NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Pria Dingin

Mengejar Cinta Pria Dingin

Status: tamat
Genre:Teen / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: vinoy

Setelah menyelesaikan tugasnya Nungky kembali ke rumahnya, namun setelah kejadian itu membuat sesuatu merubah hatinya.

Haruskah dia memperjuangkan cintanya kepada orang yang bahkan tidak pernah mengenal cinta?

Atau haruskah dia melupakan cintanya lagi sama. seperti yang dia lakukan kepada Awan?

NB: Ini Lanjutan dari Kepentok Cinta Nungky, jadi kalau bingung silahkan baca novel itu terlebih dahulu 🤭🤭

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vinoy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gagal Jalan

"Abang-abangku!" Pekik Nungky senang saat melihat ketiga pria tampan yang tengah tersenyum padanya itu.

"Hai Ky apa kabar, lama gak jumpa jadi aku datang sambil membawa bunga untukmu!" Ucap Regi sambil menyodorkan bunga mawar putih kepada Nungky.

"Aku juga bawain kamu bunga Ky, kata orang bunga mawar itu adalah tanda perasaan kita" Ucap Wahyu sambil tersenyum malu-malu dengan tangan terulur untuk memberikan bunga tersebut kepada Nungky yang sudah cengengesan seperti cacing kepanasan.

"Kalau aku bawain kamu bunga sama coklat Ky, nih coklatnya saja bentuk hati biar jelas gitu maksudnya" Ucap Alvian sambil tersenyum bangga dan ikut menyodorkan semua bawaannya kepada Nungky, Wahyu dan Regi yang melihat itu hanya tersenyum kecut dengan tingkah Alvian yang menyebalkan hanya karena dia membawa coklat.

"Aduh Abang-abang gantengku yang Nungky banggakan, Terima kasih karena sudah untuk menghibur hati yang sedang kesepian" Ucap Nungky bergaya penuh drama membuat Chika dan Desi merasa mual melihatnya."Sebagai tanda suka cita maka aku terima hadiah bunga dan coklat dari kalian" Ucapnya lagi sambil cengengesan dengan tangan terulur untuk mengambil bunga dan coklat tersebut.

Srreet

Brak

Sebelum Nungky mengambil kedua benda tersebut,  Juno dengan kejam mengambilnya lebih dulu dan melempar coklat dan bunga tersebut ke bawah, dia menatap tajam ketiga pria di hadapannya itu."Jangan sok ngasih bunga, anakku tidak sakit apalagi mati jadi untuk apa kalian memberinya Bunga banyak sekali, dasar jomblo-jomblo kurang kerjaan" Maki Juno dengan kejamnya.

"Bungaku, oh tidak coklat hatiku!" Ucap Nungky sok sedih sambil mencoba memungut kedua benda tersebut, namun tangannya dicekal oleh Juno yang membuatnya tidak bisa mengambil bunga dan coklat miliknya.

"Om tega banget sih gak ada pengertiannya, masa kita mau ngapel aja gak diterima dengan baik" Ucap Alvian menatap Juno kesal, namun saat dia melihat Nungky dia langsung tersenyum seperti dimabuk cinta.

"Iya kayak gak pernah muda aja pake bilang kita jomblo kurang kerjaan, gini ya Om  kita ini eh khususnya saya ini adalah cowok tertampan di kampus, tapi saya ini setia cintanya cuma buat Nungky seorang" Ucap Wahyu sambil memberikan ciuman jarak jauh kepada Nungky yang membuat gadis itu menjerit kegirangan sambil meronta-ronta untuk melepaskan diri dari Juno yang sayangnya malah makin erat memegang tangan Nungky.

"Astaghfirullah anakku kenapa jadi gini kayak cabe-cabean" ucap Juno dalam hati. Dia jadi takut sendiri kalau Nungky sampai menggoda para pria diluar sana.

"Ky tenang ada aku yang siap untuk menyelamatkan kamu dari ayah yang jahat!" Ucap Regi mencoba untuk menarik tangan Nungky namun dengan kasar Juno langsung menampar pipi Regi.

"Jangan coba-coba menyentuh anakku, kalau tidak aku akan mengulitimu hidup-hidup!" Ancam Juno sambil melotot membuat Regi takut dan kembali mundur sambil memegang pipinya yang terasa ngilu karena tamparan Juno.

"Gini amat ya, mau ngapel malah kena tampar" Ucap Regi pelan.

"Makanya jangan suka dekatin Nungky cukup aku saja kalian gak akan kuat!" Bisik Alvian memperingatkan keduanya.

"Enak saja aku gak mundur untuk cinta Nungky meski hujan badai sekalipun" Ucap Wahyu dengan tegas.

"Sama aku juga gak akan menyerah sampai janur kuning melengkung sekalipun, kalau kata lagu mah kutunggu jandamu, baru kena tampar belum kena tembak" Ucap Regi yang juga menolak untuk menyerah dan tetap memperjuangkan cintanya.

"Terserah kalian saja, yang jelas aku yakin yang akan menang mendapatkan Nungky adalah aku" Ucap Alvian dengan percaya dirinya. Sedangkan Regi dan Wahyu hanya memutar bola mata mereka malas.

"Sudah sebaiknya kalian pergi sekarang juga, sebelum aku melempar dan memukuli kalian hingga babak belur!" Ucap Juno mengusir ketiganya sambil mengibas-ngibaskan tangannya.

"Jangan Pa mereka datang untuk mengajak Putri cantik jalan!" Ucap Nungky mencoba untuk melarang ayahnya mengusir ketiga pria tampan di depannya.

"Diam kamu Ky jangan banyak ngomong kamu!" Bentak Juno membuat Nungky menundukkan kepalanya sedih."Mereka itu tidak pantas untuk kamu sayang, mereka ini hanya pemuda kurang kerjaan yang tahunya cuma ngabisin duit orang tua, tunggu nanti sampai ada pria mapan yang baik baru Papa ijinkan kamu, itupun kalau Papa setuju!" Ucapnya lagi menjelaskan panjang lebar. Dia tidak mau anak semata wayangnya itu menghabiskan masa mudanya hanya untuk cinta monyet yang ujung-ujungnya hanya akan membuat patah hati tanpa berujung ke pernikahan.

"Saya sudah mapan Om sudah kerja juga, saya jamin kalau Nungky sama saya dia gak akan kekurangan apapun dan pastinya itu bukan uang pemberian orang tua" Ucap Alvian bangga sekaligus menyindir dua pria di sampingnya yang sudah menatapnya kesal.

"Diam kamu, saya tidak berbicara dengan kamu!" Bentak Juno marah yang tentu saja Regi dan Wahyu tersenyum puas melihatnya."Cepat pergi sekarang juga sebelum kesabaranku habis!" Ucapnya kembali mengusir ketiga pria tampan tersebut.

"Mama tolongin!" Cicit Nungky sambil menatap ibunya yang sedari tadi diam menonton mereka bersama Chika.

"Sudah Nung biarin saja Papa kamu kalau sudah marah kan serem Ky, Mama juga takut nanti malam harus lembur buat puasin Papa kamu" Bisik Desi membuat Nungky mengerucutkan bibirnya sebal.

Di antara suasana tegang Chika berjongkok di bawah, dia sedang sibuk mengumpulkan bunga-bunga dan coklat yang lempar Juno."Lumayan buat dijual lagi!" Ucapnya sambil tersenyum senang dan mencium bunga-bunga dan coklat tadi.

"Mama jahat anaknya mau malam mingguan malah gak dibantuin" Ucap Nungky sedih."Abang-abang tunggu nanti malam ya Nungky si cantik akan keluar demi kalian!" Ucapnya lagi yang membuat ketiga pria tersebut tersenyum senang dan mengangguk-anggukkan kepala mereka dengan semangat.

"Berani kamu keluar malam-malam, Mama hapus nama kamu dari kartu keluarga!" Ancam Desi."Lagian ngapain sih kamu malam mingguan sama mereka Nung, datang cuma bawa bunga kayak jaman dulu saja, Heh besok-besok kalau mau datang kemari bawa martabak, sate sama apa saja yang penting bikin enak, apalagi kalau kalian bawa hadiah buat Tante pasti deh Tante ijinin buat jalan sama Si Nunung" Ucapnya lagi bergaya seperti ibu-ibu jaman sekarang yang suka minta jatah jika ada anaknya yang didatangi sang pacar.

"Mama!" Ucap Juno dan Nungky tidak suka namun Desi hanya cengengesan mendengarnya.

"Ayo masuk Nungky, jangan diam disini terus!" Ucap Juno sambil menarik tangan Nungky dan mengajaknya untuk masuk kedalam rumah diikuti Chika dan Desi.

"Dah Abang-abang sampai jumpa lagi minggu depan!" Ucap Nungky sambil melambaikan tangannya dan menghilang saat pintu rumahnya ditutup dengan keras oleh Juno.

Ketiga pria tampan itu menatap pintu rumah Nungky sedih, niat mereka untuk malam mingguan kini gagal total dengan penolakan keras dari Juno, ketiganya pun berbalik dan berjalan menuju kendaraan yang mereka parkirkan di depan rumah Chika dengan gontai.

Byur

"Woy siapa nih mau ngajak ribut hah, beraninya nyiram kita!" Teriak Alvian marah saat dia, Regi dan Wahyu disiram dengan air oleh seseorang di lantai dua rumah Chika. Namun tidak ada yang menyahut membuat mereka lebih memilih pergi dan berniat untuk membalas dendam dilain hari.

"Rasain kalian siapa suruh mau ngajak Bebeb Nungky malam mingguan, aku saja sebagai tetangga sekaligus pengagum Nungky belum pernah malam mingguan sama dia" Ucap Awan yang muncul setelah ketiganya pergi meninggalkan rumah Nungky, dia sengaja menyiram ketiga pria yang mencoba untuk mendekati Nungky, setelah puas Awan pun kembali masuk ke dalam rumah sambil bersenandung senang karena misinya sudah berhasil.

Tidak lama setelah kejadian itu Nungky sudah berbaring dengan manis sambil menonton drama Korea kesukaannya, sepertinya dia sudah melupakan kejadian yang mengakibatkannya gagal untuk jalan-jalan dan berakhir dengan mengenaskan di dalam kamar.

"Yuhuuu Nungky sayang Mama datang!" Ucap Desi heboh sambil berjalan memasuki kamar Nungky bersama Chika yang tengah asyik menyantap coklat milik Alvian untuk Nungky tadi.

"Berisik Ma, gak tahu apa aku lagi sibuk mesra-mesraan sama pacarku!" Omel Nungky sambil mencium si tokoh pria yang mempunyai senyuman menawan itu di layar laptopnya.

"Astaghfirullah Ky kasihan banget kamu nak, kelamaan jomblo sih jadi suka nyosor cowok di sinetron azab" Ucap Desi menatap anaknya sedih.

"Bukan azab Tante tapi drama Korea yang cowoknya kayak boneka gitu, yang Mukanya mulus-mulus kayak setrikaan" Ucap Chika menjelaskan.

"Sama aja Chik gak ada bedanya, eh gak deh kalau orang indo kan orisinil semua ya Chik" Ucap Desi sambil tersenyum dengan tangan terulur untuk mengambil coklat yang langsung dilahapnya."Eh Nung kamu mau malam mingguan gak, ayo siap-siap ganti baju mumpung Papa kamu lagi sibuk telepon sama temennya!" Ucapnya lagi sambil menatap Nungky yang langsung menoleh padanya.

"Jalan sama siapa Ma, orang Abang-abang tadi sudah pergi meninggalkan rumah, sudahlah biarkan saja aku menghabiskan malam ini dengan kesunyian!" Ucap Nungky penuh drama sok  sedih.

"Kata siapa Ky, masih ada kok yang mau ngajak kamu malam mingguan!" Ucap Desi sambil tersenyum misterius bersama Chika yang menganggukkan kepalanya dengan semangat.

1
TiSafi
/NosePick//NosePick//NosePick/
TiSafi
/Chuckle//Chuckle//Chuckle/
TiSafi
ngakak mulu
꧁𓊈𒆜🅰🆁🅸🅴🆂𒆜𓊉꧂
👍👍👍👍
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum aq hadir ya ☝️🌹
Ara25
baik
Suherni
bagus
inayah machmud
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
Wiwik Wiwik
Biasa
aisya_
pas baca kadal pdhl Kendal sumvvah ngakak😁😁
Memyr 67
huuu othor gesrek bikin cerita tegang
Susanti M.S
menghibur sekali🥰🥰🥰
Wisna Al-Khansa
ampun Thor.. aku gak kuat nahan tawa..sampe keram perut ku tuh
Reynaa Sri Wahyuni
harus nya jngan end dulu dong thor, aku tuh pengen tahu MP nungky dan ricko seperti apa🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
kata nya tempat ini hanya d ketahui nungky dan ricko. ko zahra dan chika ada d sana sih?
Reynaa Sri Wahyuni
aku gak kuat thor🤣🤣🤣🤣🤣
Reynaa Sri Wahyuni
bank kerokan pasti
Insan Rohman
pasti ceweknya.cewek jadi2an 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yass
baca ulang cerita nunung ke 4x sambil minum GoodDay😅
Rika Piliang
ke ingat masa kanak2 dulu juga nakal kayak gitu😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!