NovelToon NovelToon
Pengantin Pengganti

Pengantin Pengganti

Status: tamat
Genre:Obsesi / Dijodohkan Orang Tua / Cintapertama / Tamat
Popularitas:6.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Anindita Ningtias

PROSES REVISI KARENA BANYAK KATA YANG SALAH KETIK DAN SPASI YANG BERLEBIHAN!

Steve Fabian dan Aletta Quenby Elvina terjebak dalam pernikahan yang tak mereka inginkan. Pernikahan Steve gagal karena Clara tunangannya pergi meninggalkannya tiga hari sebelum pernikahan. Kedua orang tua Steve memilih Aletta sebagai pengantin pengganti untuk Steve.

Aletta Quenby Elvina walaupun tidak ada rasa sedikit pun terhadap Steve bagaimana pun mereka kini terikat dalam ikatan yang sakral Aletta tetap menjalankan tugasnya layak seorang istri walaupun Steve Fabian tidak seperti itu terhadapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anindita Ningtias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPISODE 22

"Kamu mau kemana?" tanya Steve melihat Aletta pagi-pagi sudah berpakaian rapi.

"Aku mau ke pasar mas" jawab Aletta tak lupa senyum sumringah yang menghiasi wajah pucatnya yang ia tutupi dengan make up tipisnya itu.

"Apa? Mau ngapain kamu?" tanya Steve membelalakan matanya menatap Aletta.

"Mau ngapain?" Aletta menatap bingung Steve karena menanyakan ingin apa dia ke pasar, Aletta pikir Steve salah mendengar ucapannya.

"Aku mau ke pasar mas" ulang Aletta

"Iya tau. Kamu ngapain ke pasar kamu kan belum sehat" ucap Steve menatap dalam mata Aletta

"Ngga bakal lama kok mas, aku hanya mau" ucapan Aletta terpotong oleh Steve

"Hanya apa?" tanya Steve menatap Aletta dengan tatapan dinginnya.

"Aku cuma mau beli kebutuhan di dapur mas" ucap Aletta menunduk ke bawah saat mendapat tatapan dingin dari Steve.

"Nanti saja kalau kamu sudah sembuh. Sekarang istirahat saja sana" perintah Steve

"Tapi mas" ucap Aletta lagi-lagi dipotong oleh Steve

"Tapi apa? Apa lagi? Aku kan sudah bilang nanti saja kalau kamu sudah sembuh" ucap Steve tak mau kalah.

"Iya mas. Itu kopinya minum dulu" ucap Aletta

Aletta masih berdiri di situ menundukkan kepalanya memainkan jari-jarinya Aletta merasa sedih ia sudah bersusah payah menahan sakit kepalanya untuk bersiap-siap tapi saat sudah selesai malah tidak di izinkan oleh Steve.

Steve merasa kasihan melihat istrinya itu wajahnya kini terlihat sedih Steve menjadi merasa sedikit bersalah saat ini.

"Tunggu aku" ucap Steve berdiri dari duduknya lalu berjalan menuju kamarnya.

Steve kini telah berpakaian rapi dengan stelan jas berwarna hitam dan kemeja putih didalamnya dan dasi berwarna merah bergaris hitam.

Steve turun dari kamarnya menuju ke tempat Aletta menunggunya. Steve menuju ke arah dapur dan di sana terlihat Aletta sedang duduk termenung menunggunya.

"Ayo aku akan mengantar mu" ajak Steve

Steve dan Aletta kini berada di dalam mobil ia mengantarkan Aletta ke pasar tak butuh waktu lama untuk Steve mengendarai mobilnya kini mereka sudah sampai di pasar raya.

"Pulanglah ke rumah saat sudah selesai berbelanja, jangan terlalu lama berada di sini. Saat pulang gunakan taksi saja jangan menggunakan ojek lagi" ucap Steve sedikit khawatir kejadian kehujanan itu terjadi lagi.

"Iyaa mas makasih ya mas" ucap Aletta

Saat ingin turun dari mobil Aletta menyempatkan menyalami Steve serta mencium tangan Steve takzim.

"Assalamualikum" ucap Aletta sebelum akhirnya turun dari mobil Steve

"Waalaikumsalam" jawab Steve.

Steve mengendarai mobilnya menjauh dari kawasan pasar. Dan Aletta saat mobil Steve sudah menjauh ia melangkahkan kakinya masuk menuju pasar.

***

Aletta kini tengah berkeliling di pasar mencari segala kebutuhan yang sudah habis di rumahnya. Aletta mulai memasuki pasar sayur, pasar ikan bahkan ruko-ruko tempat berjualan seperti perlengkapan dapur.

Bahkan Aletta juga menyempatkan dirinya membeli buah-buahan yang kini sudah habis kini Aletta tengah terduduk lemah di toko buah di dalam pasar.

Kini sudah lebih dari tiga jam tapi Aletta belum juga keluar dari pasar karena banyak kerumunan orang di sana sulit untuk Aletta bergerak cepat terlebih lagi sedang dalam kondisi seperti sekarang ini.

Saat membeli buah kepala Aletta tiba-tiba berdenyut sakit kepalanya datang kembali itu terjadi karena kerumunan banyak orang suara berisik sana-sini belum lagi bau keringat dari orang-orang yang datang berbelanja.

Aletta hampir limbung tukang jual buah yang melihat itu pun menyuruh Aletta untuk duduk terlebih dulu.

Taksi atau pun ojek tidak terlihat di sana karena Aletta berada di dalam pasar. Motor dan mobil tidak dibenarkan untuk masuk ke dalam pasar jika ingin mencari taksi atau ojek harus keluar terlebih dulu.

Karena sakit kepala yang menyerangnya Aletta pun memilih untuk istirahat terlebih dulu sebelum keluar dari sana. Kurang lebih tiga puluh menitan Aletta berdiam diri di situ untuk saja tukang buahnya orang baik jadi tidak mempermasalahkan Aletta yang duduk di sana selama itu.

Saat merasa sakit di kepalanya sudah berkurang Aletta pun pamit kepada tukang buah dan melangkahkan kakimya perlahan ingin menuju ke depan untuk mencari taksi.

Serempat jalan pandangan mata Aletta tak sengaja menangkap sosok yang tak pernah ia sangka akan berlari mencarinya seperti ini.

"Kamu kenapa belum pulang-pulang juga" ucap Steve setengah ngos-ngosan karena berlari mencari Aletta.

Flashback On#

Setelah Steve meninggalkan Aletta di pasar seorang diri dan ia melajukan mobilnya menuju kantor. Ia bekerja seperti hari biasanya hanya saja hari ini tidak ada terlalu banyak pekerjaan.

Steve kini sedang menatap komputernya mengerjakan pekerjaannya saat asyik dengan pekerjaannya pandangan matanya tak sengaja menangkap jam dinding yang sudah menunjukkan pukul sembilan pagi.

Saat melirik jam itu pikirannya melayang mengingat Aletta yang berada di pasar karena itu ia pun mencoba menghubungi Aletta tapi tidak di angkat oleh Aletta, karena itu Steve pun mengirimi Aletta Pesan.

'Kabari aku kalau sudah di rumah' tulis Steve pada pesannya.

Jujur saja Steve sedikit khawatir dengan kondisi Aletta saat ini walau bagaimana pun Aletta kini adalah tanggung jawabnya. Tapi setelah satu jam ponsel Steve tidak berdering tidak ada tanda-tanda pesan atau telepon masuk, karena itu Steve kembali menghubungi Aletta tapi nihil masih sama seperti pertama ia coba menghubungi Aletta.

Karena pekerjaannya sudah selesai rasa khawatir terhadap Aletta terus-terusan mengganggu pikirannya Steve pun beranjak dari duduknya melangkah berjalan menuju mobilnya.

Steve melajukan mobilnya menuju rumah tapi sesampainya di rumah terlihat pintu rumahnya terkunci saat ia masuk ke dalam tidak ada terlihat tanda-tanda Aletta di rumah.

Dengan tergesa-gesa Steve pun melajukan kembali mobilnya menuju pasar. Steve berlari mencari Aletta di pasar masih mengenakan pakaian kantornya.

Setelah lama berkeliling mencari Aletta pandangan matanya tak sengaja menangkap sosok yang kini tengah ia cari menatap senang ke arahnya melihat itu pun Steve langsung berlari ke arahnya.

Flashback Off#

"Mas kok di sini" ucap Aletta sedikit limbung dengan sigap di tahan oleh Steve.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Kasmawati S. Smaroni
sok2an jg si aletta sdh tau istri pengganti
Dewi Yanti
gemes ich knp g bs tegas sich jd cowo greget jd nya
Dewi Yanti
harus nya emag gt pergi ja, biasanya klo udh kehilagan baru akan menyesal. klo aletta ttp diam sj mlh ngelunjak g kan sadar" kesalahan nya
Yundari Gayosa
keren
Leew
same mind mbak, kirain bakal nyuruh ngambil sendiri wkwkw
Dewi Fuzi
aletta harus tegas itu bagus bukan nya istrinya egois klu terlalu lemah suaminya gak bakal mikir setiap ketemu mantan d rayu sedikit udah meleleh kedip"dikit kayak orang cacingan iya hayo aja lah makan ati jd istri nya mending pisah dari pada tersiksa batin tiap waktu
Dewi Fuzi
jadi lelaki harus tegas steve klu memang udah jd mantan ya simpan di tempat mantan bukan nya terus d gandeng " siapa yg mau percaya berteman dgn mantan
nana supriyatna
Luar biasa
Ririn Nursisminingsih
mkanya dari awal jujur steve klau udah ketauan gini...bisa salah paham dong
Ririn Nursisminingsih
steve ini cowok kok plin plan kasian aleta
Shifa Burhan
wanita munafik itu melaknat wanita lain yang baik dan suka pada suaminya tapi kebaperan dan memuja pria lain yang baik dan suka padanya

ini salah ciri2 wanita munafik dan kita bisa lihat dari karya nya
Shifa Burhan
pemikiran menjijikan dan munafik dari seorang wanita yang dibawa kedalam novel

*intrkasi suaminya dengan wanita lain dipandang menjijikan tapi intraksi nya dia (istri) dengan lelaki lain dibenarkan dengan berbagai alasan (menjijikan) anggap adalah, saudara lah (muak)
dan ini buktinya intraksi steve dan clara kalian laknat tapi intraksi aletta dengan reyhan kalian bela dan benarkan

*steve baik pada clara kalian laknat tapi aletta kegatelan pada reyhan kalian bela dan benarkan

*steve baik pada clara kaian laknat tapi reyhan yang menjijikan mencari perhatian pada istri orang kalian benarkan

*pelakor kalian laknat tapi pebinor kalian puja2 (ini adalah pemikiran wanita munafik), reyhan kalian spesialkam, bisa kontak fisik dengan istri orang, selalu dibela, kelakuan selalu dibenarkan, bisa memprovokasi suami orang, bebas memukul suami orang dan tidak dianggap salah,

pokoknya novel ini adalah novel wanita munafik
Siti Malika
Alhamdulillah Thor puas ceritanya bagus gak lebay sukses terus dengan karya"
Siti Malika
maaf Thor aku tidak cuma mamfir tp aku baca dengan serius maaf bukannya gak mau komen tp sedang serius
selir jansen༻
aku jg gemezz sm Steve, gk pny peny pendirian
selir jansen༻
mankanya kalo suka tu ngomong boss, sekarang jd penyesalan kan
selir jansen༻
dasar odoh
selir jansen༻
Steve kaukan CEO, kau pny it handal, pany orng2 terbaik, kenapa kau dk make mereka utk mencarinya, dasar payah
Reza Gumelang Gumelang
istrinya egois,,,ada masalah bknya ngomong mlh tinggal pergi,
Dwi Werdani Solo
nah lho ketauan bini....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!