NovelToon NovelToon
Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Legenda Mutiara Yin-Yang Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Budidaya dan Peningkatan / Mengubah Takdir
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: Bahari

Tiga tahun lalu, Lin Tian adalah jenius nomor satu di Kota Daun Merah sebelum takdir menghancurkan seluruh meridiannya. Menjadi sampah yang diinjak-injak semua orang tidak membuat pemuda ini menyerah pada nasib buruknya.
Keberuntungan berubah saat darahnya membangkitkan Mutiara Yin-Yang Primordial, pusaka kuno yang menyimpan jiwa Permaisuri Iblis seksi bernama Yue Chan. Di bawah bimbingan sang permaisuri, Lin Tian memulai jalan kultivasi ekstrem melalui pembantaian dan kultivasi ganda.
Dia bukan pahlawan suci, melainkan kultivator bermuka tebal yang sangat realistis. Jika musuh terlalu kuat, dia akan melarikan diri, menyebarkan racun, atau menikam dari belakang.
Namun, siapa pun yang berani menyentuh wanitanya akan menghadapi pembalasan paling kejam. Saksikan kisah Lin Tian menghancurkan surga dan menjadi penguasa tertinggi alam semesta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bahari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17: Menggoda Sang Manajer

​Langkah kaki halus terdengar menapaki lantai kayu cendana merah yang menuju ke arah ruang akuntansi khusus di bagian belakang panggung pelelangan. Lin Tian berjalan dengan santai sembari membiarkan ujung jubah hitam longgarnya menyapu permukaan karpet sutra yang tebal.

​Ruangan khusus tersebut didesain dengan tingkat privasi yang sangat tinggi dan dilapisi oleh jembatan formasi kedap suara di setiap sudut dindingnya. Di tengah ruangan, terdapat sebuah meja giok bundar yang di atasnya telah tersaji sekeranjang buah spiritual segar beraroma manis.

​Lin Tian langsung menduduki salah satu kursi kayu berukiran naga tanpa menunggu giliran atau izin dari pihak pengelola Paviliun Harta. Tangannya bergerak mengambil sebutir buah spiritual berwarna ungu lalu memasukkannya ke dalam mulut dengan gerakan yang sangat santai.

​Tidak lama setelah itu, pintu kayu berukir ruangan tersebut perlahan terbuka dengan menyebarkan aroma parfum bunga mawar yang sangat memikat indra penciuman. Ya Fei melangkah masuk dengan anggun sembari membawa sebuah nampan perak yang di atasnya terdapat sebuah cincin penyimpanan spasial berwarna hijau tua.

​Gaun sutra ungu ketat yang dikenakannya tampak sedikit bergeser di bagian paha, memperlihatkan sekilas kulit putih mulusnya yang laksana giok susu. Pandangan mata Lin Tian sempat terpaku selama beberapa detik pada lekukan pinggul matang wanita tersebut sebelum akhirnya dia berdeham keras demi menjaga samaran tua bangkanya.

​“Senior, ini adalah seluruh hasil keuntungan bersih dari penjualan dua butir pil ajaib milik Anda setelah dipotong komisi sepuluh persen untuk pihak paviliun,” ucap Ya Fei sembari meletakkan nampan perak itu tepat di atas meja giok.

​Sepasang mata lentik milik wanita itu tampak berkilat penuh dengan rasa ingin tahu taktis saat dia perlahan mengambil posisi duduk tepat di hadapan Lin Tian. Jarak di antara keduanya kini hanya terpaut sekitar satu meter, membuat aroma tubuh Ya Fei semakin tercium jelas oleh indra penciuman Lin Tian.

​Lin Tian mengulurkan tangan tangannya yang terbungkus sarung kain hitam untuk mengambil cincin penyimpanan spasial dari atas nampan perak tersebut. Indra spiritual jiwanya segera memeriksa bagian dalam cincin dan menemukan tumpukan batu spiritual kelas rendah yang berkilauan laksana gunung kecil.

​Jumlah total yang tertera di dalam ruang dimensi tersebut adalah sekitar sembilan ribu batu spiritual kelas rendah yang tersusun dengan sangat rapi. Angka nominal yang sangat masif ini sudah lebih dari cukup untuk membeli seluruh pasokan herbal medis di Kota Daun Merah selama satu tahun penuh.

​Ya Fei perlahan mencondongkan tubuh matangnya ke arah depan, membuat bagian belahan dadanya yang penuh tampak sedikit terekspos di bawah cahaya lampu magis. “Saya telah berkecimpung di dalam dunia perdagangan obat-obatan selama belasan tahun, namun baru pertama kali ini melihat struktur pil dengan efisiensi sekadar itu.”

​Dia menatap lurus ke arah celah kasa hitam penutup wajah Lin Tian dengan tatapan mata yang seolah-olah mampu menembus lapisan kain kasa tersebut. “Jika saya boleh tahu, apakah Senior berasal dari faksi Alkemis Laut Selatan atau mungkin murid langsung dari Sekte Pengobatan Agung?”

​Lin Tian yang merasakan embusan napas hangat Ya Fei di dekat wajahnya sama sekali tidak menunjukkan tanda-tanda kepanikan fisik sedikit-sedikit pun. Sifat aslinya justru merasa tertantang untuk bermain-main dengan manajer cantik yang sedang mencoba menggunakan umpan kecantikan ini untuk mengorek informasi pribadinya.

​‘Bocah, wanita rubah ini sedang mencoba memikat struktur mental jiwamu menggunakan teknik pesona tingkat rendah,’ suara Yue Chan terdengar mendengus geli di dalam pusat kesadaran roh Lin Tian. Permaisuri iblis itu tampak melipat kedua lengannya di atas dada rohnya dengan ekspresi wajah yang sangat meremehkan kapasitas Ya Fei.

​‘Yue Chan, tenang saja, mangsa yang datang sendiri ke depan pintu rumah seperti ini tidak boleh dilepaskan begitu saja tanpa diberi sedikit pelajaran fisik,’ jawab Lin Tian di dalam batin jiwanya sendiri.

​Lin Tian mendadak ikut mencondongkan tubuh tegapnya ke depan hingga jarak wajahnya dengan wajah cantik Ya Fei hanya tersisa beberapa inci saja. Tindakan fisik yang tiba-tiba-tiba dari Lin Tian seketika membuat manajer matang tersebut terkejut hingga tubuhnya sempat membeku selama satu detik.

​“Manajer Ya Fei begitu bersemangat untuk mencari tahu tentang latar belakang pribadi milik orang tua ini,” ucap Lin Tian dengan menggunakan intonasi suara serak yang sengaja dibuat sedikit berbisik di dekat daun telinga wanita itu.

​Dia mengulurkan jari telunjuknya yang terbungkus kain hitam untuk menyentuh sehelai rambut panjang Ya Fei yang terurai di atas permukaan meja giok. “Apakah tindakan agresif Anda ini merupakan sebuah pertanda bahwa Anda tertarik untuk menjadi pendamping jalur kultivasi ganda bersama orang tua ini?”

​Mendengar kata kultivasi ganda yang diucapkan dengan nada yang sangat berani tersebut, rona merah tipis langsung menyebar di kedua pipi mulus Ya Fei. Dia segera menarik kembali posisi tubuh matangnya ke belakang dengan tawa canggung yang sengaja dikeluarkan demi menutupi rasa malunya.

​“Senior pasti sedang bercanda, seorang ahli agung seperti Anda tentu saja memiliki ratusan selir cantik yang jauh lebih muda di dalam kediaman utama Anda,” tutur Ya Fei sembari mengipasi wajahnya menggunakan selembar saputangan sutra kecil.

​Meskipun penampilannya tampak luar tampak sedikit tersipu, mata Ya Fei sebenarnya sedang mengirimkan sinyal kewaspadaan taktis kepada sistem saraf tubuhnya sendiri. Dia menyadari bahwa sosok di depannya ini sama sekali bukan tipe orang tua bangka kolot yang mudah dimanipulasi menggunakan pesona fisik wanita biasa.

​Lin Tian kembali bersandar pada kursi kayunya sembari memutar-mutar cincin penyimpanan spasial hijau di antara sela-sela jari tangannya yang tegap. “Orang tua ini tidak suka berbicara omong kosong dengan pihak luar yang mencoba menyelidiki silsilah warisan leluhur dari sekte milikku.”

​Dia sengaja menjeda kalimatnya selama beberapa saat demi memberikan efek tekanan psikologis yang lebih mendalam pada struktur mental Ya Fei. ‘Yue Chan, pinjamkan aku seperseribu dari sisa fluktuasi esensi energi iblis primordial milikmu sekarang juga.’

​Yue Chan yang memahami rencana busuk dari murid didiknya langsung tersenyum licik dan mengalirkan seutas benang energi hitam dari dalam dimensi mutiara. Energi tersebut merembes keluar melewati pori-pori kulit tangan Lin Tian, menciptakan riak gelombang kejut tak tak kasat mata yang sangat pekat di dalam ruangan.

​Seketika itu juga, suhu udara di dalam ruang akuntansi khusus yang semula hangat langsung merosot tajam hingga ke titik membeku. Formasi batuan kedap suara yang tertanam di sepanjang dinding kayu bahkan mengeluarkan suara retakan mekanis yang cukup nyaring akibat tidak mampu menahan beban tekanan spiritual.

​Ya Fei merasakan seolah-olah ada seekor monster kuno raksasa yang baru saja terbangun dari tidur panjangnya tepat di hadapan posisinya duduk saat ini. Jantungnya berdegup dengan sangat kencang laksana dipukul oleh sebuah palu besi besar, dan seluruh permukaan punggung mulusnya seketika dibanjiri oleh keringat dingin yang pekat.

​Aura spiritual yang dilepaskan secara samar oleh Lin Tian membawa sensasi pembantaian absolut yang belum pernah dirasakan oleh Ya Fei sepanjang hidupnya. Bahkan kekuatan dari Pemimpin Kota atau Tetua Agung Sekte Pedang Langit pun tidak memiliki kualitas energi yang sedominan dan semengerikan ini.

​“Maafkan ke lancangan saya, Senior! Paviliun Harta sama sekali tidak memiliki niat buruk untuk menyinggung kehormatan agung dari faksi milik Anda!” seru Ya Fei dengan suara yang bergetar hebat sembari menundukkan kepala cantiknya dalam-dalam ke arah meja giok.

​Rasa takut yang sangat masif kini telah menggantikan seluruh rencana penyelidikan intelektual yang semula telah disusun rapi di dalam kepala manajer wanita tersebut. Dia benar-benar percaya bahwa sosok berjubah hitam di depannya adalah perwakilan dari sebuah sekte tersembunyi tingkat benua yang mampu meratakan kota ini menjadi debu dalam satu malam.

​Lin Tian menarik kembali seluruh aliran energi iblis primordial tersebut ke dalam tubuhnya dengan seulas senyuman kemenangan tersembunyi di balik topeng kasa. Dia menikmati perubahan ekspresi wajah Ya Fei yang kini tampak sangat ketakutan sekaligus memperlihatkan pesona kerapuhan seorang wanita dewasa yang sangat seksi.

​“Ingat ini baik-baik, Manajer Ya Fei, orang tua ini bersedia bekerja sama dengan tempat ini hanya karena aku menyukai profesionalisme bisnis milikmu,” ucap Lin Tian dengan nada suara yang kembali tenang namun menyimpan otoritas yang mutlak.

​Dia berdiri dari kursi kayunya lalu merapikan kembali lipatan jubah hitam longgarnya yang tampak berkibar pelan akibat sisa tekanan energi sebelumnya. “Jika di kemudian hari aku menemukan ada anjing mata-mata dari tempat ini yang mencoba mengikuti langkah kakiku, maka seluruh gedung mewah ini akan berubah menjadi kuburan massal.”

​Ya Fei tidak berani mendongakkan kepalanya sedikit-sedikit pun dan hanya terus mengangguk setuju dengan posisi tubuh yang masih bergetar menahan sisa tekanan mental. “Saya berjanji dengan menggunakan nama baik institusi Paviliun Harta bahwa kejadian penyelidikan seperti ini tidak akan pernah terulang kembali di masa depan, Senior.”

​Lin Tian berjalan melangkah menuju ke arah pintu keluar ruangan dengan gerakan fisik yang sangat mantap laksana seorang penguasa sejati. Sebelum tangannya membuka gagang pintu kayu tersebut, dia sempat memutar sedikit kepalanya ke arah Ya Fei yang masih duduk terpaku di sofa.

​“Manajer Ya Fei, bentuk tubuh fisik milikmu sebenarnya sangat indah untuk dilewatkan, pastikan kamu mengenakan pakaian yang lebih tertutup saat kita bertemu kembali di pelelangan berikutnya,” tutur Lin Tian dengan nada komedi romantis yang sengaja disisipkan di akhir kalimatnya.

​Mendengar ucapan yang tidak terduga tersebut, wajah Ya Fei seketika berubah menjadi sangat merah merona laksana buah apel matang di musim gugur. Kombinasi rasa takut yang amat sangat pekat bercampur rasa malu akibat digoda secara vulgar membuat seluruh sistem pertahanan mentalnya hancur berantakan.

​Lin Tian segera melangkah keluar dari dalam gedung Paviliun Harta melewati pintu jalur belakang khusus untuk para tamu VIP tingkat atas klan. Begitu tubuh tegapnya berhasil menyatu dengan kegelapan malam di sepanjang gang sempit kota, dia langsung mengembuskan napas panjang dengan penuh kelegaaan batin.

​‘Sialan, menggoda wanita dewasa seperti Ya Fei itu benar-benar menguras pasokan energi mental jauh lebih banyak daripada bertarung melawan puluhan murid klan,’ gumam Lin Tian sembari melepaskan kain kasa hitam penutup wajah tampannya.

​Kehati-hatian yang tertanam di dalam dirinya segera aktif sepenuhnya ketika indra spiritualnya menangkap beberapa pergerakan bayangan manusia di ujung gang. Dia tahu bahwa masa tenang pasca-pelelangan telah berakhir, dan sekelompok serigala lapar dari faksi Kota Praja kini telah bersiap untuk menyergap jalur kepulangannya.

1
septian arista
bersikap dingin dan acuh tak acuh boleh saja
tapi ini kok aku rasa keterlaluan bersikap dingin kepada semuanya walaupun orang itu baik dan benar-benar setia kepada dia
septian arista
terlalu dingin
bahkan terhadap orang yang berbuat baik kepadanya
septian arista
bagus
tak perlu membuang-buang energi hanya untuk menyelamatkan orang yang pernah mencampakkanmu dan memandang rendah pada dirimu👍👍👍
Arinto Ario Triharyanto
MC nya kebanyakan makan, di ulang2 mulu membahas makan buah doang
Sutono jijien 1976 Sugeng
jurus petarung jalanan
Arinto Ario Triharyanto
harusnya kultivasi ganda dulu bentar biar tambah joss 🤭
Blue Manusia Biasa
terlalu sombong kau Lin Tian
Arinto Ario Triharyanto
demen dah kalo kultivasi ganda 😎
septian arista
trik yang sangat licik namun memberikan hasil yang sangat apik👍👍👍🤣🤣🤣
septian arista
habis sih sampai ke akarnya jangan Sisakan satupun👍👍👍
yos helmi
tiba2 kakek sakit ??? cerita mulai ngawur.. thor jgn terlalu tolol
Bahari: Iya, saya tolol. maapin ya🙏
total 1 replies
yos helmi
😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍
yos helmi
😄😄😄😄😄
yos helmi
💪💪💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍😍😍
yos helmi
🙏🙏🙏🙏🙏
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!