Seorang panglima perang di khianati istrinya lalu di bunuh oleh kakak kandungnya sendiri. Sialnya kenapa ia baru tahu di saat detik-detik kematiannya. Di sisa nafas yang terakhir, jika ada di kehidupan selanjutnya ia akan membalaskan semua kejahatan mereka.
Tapi siapa mengira jika jiwanya malah pindah ke tubuh menantu idiot keluarga ternama yang mati karena bunuh diri, ia beruntung karena bisa hidup kembali meskipun dengan tubuh baru.
Di saat itulah ia pun bertekad membalaskan dendamnya kepada Kakak kandung dan istrinya. Ia juga bertekad membalaskan semua perbuatan orang yang sudah membuat pemilik tubuh asli menjadi idiot dan mengambil alih kekuasaan panglima perangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22
...❤️❤️❤️❤️ Bersambung ❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
Akhirnya, Aztron menemukan ada 3 orang bernama Ryan yang bekerja sebagai saksi. Meskipun sama-sama nama Ryan, mereka punya nama berbeda di belakang nama.
"Aku akan mencari mereka bertiga malam ini. kau tetap di rumah ya. Aku akan cari bodyguard untuk berjaga di rumah. Kau juga jangan keluar kamar ya," ucap Aztron cepat.
"Eh, iya." angguk Zamora menurut.
...❤️❤️❤️❤️❤️...
Saat malam tiba, Zamora menyiapkan baju untuk Aztron.
"Ini baju dan jaket kulitnya," ucap Zamora memberikan kepada Aztron yang baru saja selesai mandi. Aztron menerimanya dan mengenakannya.
Setelah siap, mereka pun keluar dari kamar. Terlihat 5 orang bodyguard yang disewa Aztron untuk menjaga rumahnya sedang duduk di sofa.
"Aku minta pada kalian, tolong jaga rumah ini dari serangan musuh, dan juga jaga istri ku dari musuh," ungkap Aztron dengan tegas dan penuh tekad. Bodyguard itu mengangguk serempak, mengerti betul tanggung jawab yang mereka pikul.
Zamora yang baru saja mendengar ucapan Aztron merasa kaget dan bingung. Sejak ia sembuh dari idiotnya beberapa hari lalu, Aztron selalu bersikap dingin dan jauh darinya. Namun kini, pria itu tiba-tiba menyebutnya sebagai istrinya di depan bodyguard yang baru mereka kenal.
Wajah Zamora bersemu merah, pikirannya menerawang jauh ke masa lalu saat Aztron masih begitu perhatian dan sayang padanya. Namun, kini semua itu seolah hilang entah kemana. Meski begitu, hati Zamora merasa hangat saat mendengar Aztron meminta orang-orang itu untuk melindungi dirinya.
"Kalian harus bekerja keras dan memberikan yang terbaik. Jangan sampai ada satu pun musuh yang berhasil masuk ke rumah ini atau mengancam keselamatan istriku," tegasnya.
Bodyguard itu kembali mengangguk, kali ini dengan lebih mantap. Mereka tahu betul, betapa pentingnya tugas yang diberikan oleh Aztron. Mereka bersumpah dalam hati untuk melindungi rumah ini, dan juga wanita yang kini menjadi istri pria yang telah memberi mereka pekerjaan dan kepercayaan.
"Baik Tuan, Anda tenang saja, kami akan menjaga dengan baik," ucap bodyguard itu.
"Baiklah kalau begitu, ayo ikut aku satu orang, sisanya jaga rumah," ucap Aztron.
"Kamu tetap di kamar sampai aku pulang, kalau ingin sesuatu minta bantuan mereka," ucap Aztron mengingatkan.
Sebelum pergi, Aztron dan beberapa pengawal lainnya memasang jebakan di beberapa titik.
Setelah semuanya selesai, Aztron pun pergi meninggalkan rumahnya.
Perlahan-lahan mobil pun melaju di jalanan untuk menuju tempat tujuan mereka u tuk mencari siapa saksi yang sebenarnya.
Mobil terus melaju, setelah beberapa menit, mereka pun sampai di sebuah rumah mewah yang berdiri kokoh di atas tanah.
Aztron pun menghampiri rumah iri dan menekan bel rumah.
Ting tong!
Ting tong!
"Siapa itu? Bi Tutu! Cepat buka pintunya!" panggil istri pemilik rumah.
Seorang pembantu membuka pintu.
Cklek!
"Ada yang bisa saya bantu?" Tanya pembantu itu menekuk alisnya saat melihat ada orang asing.
"Saya ingin bertemu dengan Pak Ryan, apakah dia ada di rumah?" Tanya Aztron.
"Hm ... Tunggu sebentar, akan saya panggilkan," ucap pembantu itu.
"Mari silakan masuk dulu Tuan," ucap pembantu itu. Aztron dan bodyguard itu masuk ke dalam dan duduk di sofa sedangkan pembantu itu menuju ke arah ruang kerja Ryan.
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️...
...❤️❤️❤️❤️ Bersambung ❤️❤️❤️❤️...
krn..ide ceritanya bagus..walopun serba terburu"...
jika saja cerita ini tamat antara 300 sd 500 cpt...
detailnya psti bagus....
oke..
congratulation thor...
kalo kalah sidang & terbukti besalah..si najiz kan ya ditahan to yaw..kok sdh dsitu duluan..emang bisa terbang. ?