NovelToon NovelToon
Billionaire Obsession Of Martine

Billionaire Obsession Of Martine

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wahyu Ela Safitri

Pengusaha muda, Kevin Martine Abraham bertemu dengan penulis novel Sarah Nicole. Kevin yang memiliki segalanya, berusaha mendapatkan hati Sarah, pria itu diam-diam mengikuti Sarah hingga membuat Sarah risih.
Mungkinkah Sarah akan menerima Kevin masuk ke dalam kehidupan sederhananya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyu Ela Safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

“gelang ini, apa kau menyimpannya?”.

“aku menyimpannya”. Sarah beranjak dari tempat duduk menuju kamarnya untuk mengambil gelang

tersebut.

Sarah membawanya kepada Barom.

“kau memang benar adikku, Nicole Marley”.

Barom kembali memeluk Sarah, namun bersamaan dengan Kevin datang dan memisahkan mereka.

“kalian pria dan wanita, tidak boleh berpelukan lama”. Ucap Kevin ketus

“apa yang salah denganmu, dia adikku”.

“ya aku tau dia adikmu, tapi kau lama tidak bertemu dangannya”.

Pandangan Barom menatap mereka berdua tajam. “kalian”.

“aku kekasih adikmu”. Ucap Kevin

“tidak- tidak, kau pasti bercanda”.

“aku memang kekasih Kevin”. Ucap Sarah yang membuat Barom tidak percaya, Barom mengenal Kevin sejak

lama, tau bagaimana sifat Kevin.

Tanpa basa-basi Barom menarik baju Sarah memeperlihatkan pundaknya dan memar.

Melihat hal tersebut, Barom manarik kerah kemeja yang dipakai Kevin.

“kau menyakitinya?”.

“sudah, aku tidak apa”.

“dia menyakitimu, kau adikku, dan dia juga menyakitiku secara tidak langsung”.

“maafkan aku”. Ucap Kevin tanpa perlawanan

“aku tidak ingin kalian berhubungan sebagai sepasang kekasih sebelum Kevin merubah sikapnya. Dan kau

Nicole, minggu depan ikut denganku ke Hongkong, aku akan mengurus semuanya”.

“tidak, kenapa aku harus ikut denganmu ke Hongkong”. Bantah Sarah

“aku ingin kau bertemu dengan paman”.

“kau berniat memisahkanku dengan Sarah”. Sela Kevin tidak terima dengan keputusan Barom

“tidak, tapi kau harus merubah kebiasaan burukmu, jangan pernah sakiti adikku atau kau akan berurusan

denganku”.

“baiklah aku akan berjanji tidak menyakitinya”.

“bagus, tapi Nicole tetap ikut denganku ke Hongkong, karena niat ku memang untuk mempertemukan

paman dengan adikku. Setelah itu dia bisa kembali ke sini”.

“baiklah”.

Barom berpamitan untuk pergi terlebih dahulu karena ada yang ingin di urusnya.

Tinggal Sarah dengan Kevin, wajah Sarah Nampak sangat bahagia dan hal itu membuat Kevin juga senang.

Walaupun Sarah jarang menunjukkan wajah sedih, tapi aura yang dikeluarkan wanita itu kali ini sangat berbeda. Entah kenapa dia penasaran dengan gelang itu, karena setahunya gelang itu dipakai Megan.

“kev, kenapa?”. Tanya Sarah yang melihat Kevin melamun

“tidak ada, aku baru tau kau juga memiliki gelang yang sama dengan gelang yang dipakai Barom”.

“ya itu gelang dari Bunda sejak aku kecil”.

“kenapa tidak pernah kau pakai?”.

“gelang ini mengingatkanku pada Megan, dia menyukai gelang ini sewaktu kita berteman di

sekolah menengah atas, dia sahabat baikku, tapi dia sudah tidak ada sekarang”.

“kemana?”.

“dia sudah tiada”.

“maaf aku tidak bermaksud mengingatkanmu”.

“tidak masalah”.

“bagaimana kalau makan malam? Kau bisa menunjukkan tempat makan yang paling kau sukai”.

“boleh, aku akan berganti pakaian terlebih duhulu”.

Sarah selesai mengganti pakaian nya dengan jeans dan kaos pendek, tak lupa jaketnya. Mereka berdua

pergi keluar untuk membeli makanan.

Sampai disebuah gang kecil, disamping gang tersebut ada sebuah kedai yang masih buka sampai malam,

kedai yang tidak mewah namun penuh dengan pengunjung, bahkan tidak ada tempat duduk. Saat mereka datang, semua mata tertuju pada mereka dan saling berbisik satu sama lain. Hingga pemilik kedai datang.

“nona Sarah, ingin makan apa? saya akan siapkan tempat didalam”.

“seperti biasanya”.

“baik, mari silakan”.

Sarah dan Kevin mengikuti langkah penjual tersebut menghiraukan tatapan memuji semua orang

terhadap nya.

Mereka berdua duduk disalah satu meja, beberapa orang mengambil foto mereka secara diam-diam untuk

di unggah di media social.

Makanan pesanan Sarah pun datang dua porsi, saatu untuk Sarah sendiri dan satunya untuk Kevin.

“terima kasih”.

“sama-sama nona”.

“makanan disini sangat enak, kau bisa mencobanya, aku bisa menjamin”. Ucap Sarah sembari meminum

minumannya.

“oke”.

Satu sendok masuk ke mulut Kevin, pria itu mengunyah perlahan, sedangkan Sarah memperhatikan

reaksinya yang sulit tertebak.

“bagaimana?”.

“enak”.

Kevin kembali memakan makanannya dengan lahap.

Viviana Nampak sangat cemas duduk sendirian di taman belakang, hingga seorang wanita cantik bertubuh

seksi menghampirinya.

Alexa, wanita tidak begitu tua memiliki anak satu bernama Aldo. Dia adalah pemilik rumah dan

beberapa kekayaan lainnya peninggalan orang tua. Alexa tinggal disana sejak melahirkan Aldo.

“apa yang kau fikirkan, bagaimana tugasmu? Aku menyuruhmu membuat menderita Sarah”. Ucap Alexa tegas

“tidak”.

“kau mulai membangkang?”.

“kenapa kau menginginkan Sarah mati, dia baik padaku”.

“kau sudah terdoktrin orang lain, ingat bahwa karena dia kau dikucilkan, kau dianggap tidak berguna,

kau lupa?”.

Viviana terdiam.

Flashback

Micella tengah berada di dapur bersama anak-anak untuk makan malam, Viviana yang sedang berada di

sekolah, harus pulang malam, karena mengikuti teater.

Viviana baru saja memasuki rumah, beberapa kali dia berteriak salam tapi tidak ada jawaban.

Langkah kakinya membawa Viviana kearah dapur, Micella dan beberapa anak makan malam bersama.

“bunda, kenapa Sarah pergi?”.

“Sarah itu pintar, dia lulusan terbaik, Sarah harus bekerja. Dari kecil Sarah sudah sangat

membanggakan, kalian juga harus seperti itu”.

“apakah Viviana juga sangat membanggakan?”.

“Viviana juga, tapi kalian harus bisa seperti Sarah”.

“apa itu tandanya Viviana tidak membanggakan untuk bunda?”.

“belum membanggakan, dia selalu menghabiskan uang untuk sekolah, berbeda dengan Sarah yang dari dulu

mendapatkan beasiswa”.

Mendengar hal tersebut, Viviana berlari keluar sembari menangis. Viviana duduk di taman depan rumah

sendirian. Memang benar apa yang dikatakan oleh Micella tapi bukan berarti mengatakan hal tersebut pada semua anak-anak di panti dan memanggakan Sarah.

Hatinya sudah kalut, mungkin beberapa kali Viviana dapat memaklumi karena Micella memang sangat

dekat dengan Sarah, tapi kali ini dia benar-benar tidak bisa berfikir jernih. Wanita itu berlari menuju jalanan menghentikan sebuah bus yang lewat dan pergi ke kota, entah tujuannya kemana, dia hanya ingin sendiri.

Bus tersebut berhenti di pemberhentian dekat stasiun kereta bawah tanah. Viviana turun dan berjalan

menuju stasiun bawah tanah. Ini kali pertama dia bertemu dengan Michael.

“apa yang kau lakukan disini?”. Tanya seorang pria tampan tak lain adalah Michael, Viviana mendongak

melihat tatapaan Michael yang tajam namun teduh untuknya. “kau baik-baik saja? Apa kau lapar?”.

Viviana mengangguk

“baiklah, ikut denganku aku akan mentraktirmu”. Michael mengulurkan tangannya pada Viviana sembari

tersenyum

Mereka Nampak sangat bahagia, dengan Viviana yang selalu tersenyum disamping Michael. Dengan penuh

keyakinan Michael mengajak Viviana ke bar miliknya yang berada di dekat stasiun, dan untuk pertama kalinya Viviana meminum wine.

“apakah tidak apa?”. Tanya Viviana takut

“kau akan baik-baik saja, masalahmu akan terlupakan dengan ini, percaya padaku”.

Pada akhirnya Viviana meminum wine tersebut, walaupun untuk pertama kali, namun dengan hal itu, Viviana sangat menyukai wine yang bisa melupakan semua masalahnya.

“bagaimana hm?”. Tanya Michael sambil merangkul pinggang Viviana posesif

“sangat membuat kepalaku pusing”.

“apa kau melupakannya?”.

“tentu saja,, siapa mereka, bukan orang penting untukku”.

Seorang wanita cantik, dengan pakaian sangat seksi menghampiri Michael dan Viviana.

“siapa kau?”. Tanya Michael menatap tubuh wanita itu dari atas hingga bawah, semuanya barang mahal.

1
Sara
Alur cerita yang menarik
yen
kereeennn..
Rhenii RA
Apalah guna kaya tapi b e g o🤣
Shifa Burhan
ini bentuk paling dari wanita mereka tidak mau, tidak rela dan tidak akan memaafka kalau mereka (wanita) ditinggal tapi mereka (wanita) dengan enteng dan gampangnya meninggalkan pasanganya dan yang paling egois lagi mereka (wanita) tidak merasa bersalah sam sekali

dan inilah yang bnyak terjadi novel2
*kalau pemeran utama wanita meninggalkan pemeran utama pria, itu dianggap bukan kesalahan, kalau pun salah minta maaf semua beres yang parah lagi mereka akan menyalahkan pemeran utama pria

*tapi jika pemeran utama pria yang tinggalkan pemeran utama wanita itu adalah kesalahn paling besar, tidak akan mudah dimaafkan, pemeran akan dibuat mengemis2 maaf
Rizka Susanto
Astaga....Sampe baca ulang aku,kirain salah baca di bagian sibambang nasehatin adeknya agar bisa jaga diri mlh sendirinya mlh seorang player 🤣😅
Tari Aja
Luar biasa
DaniMid DaniMid DaniMid
si sarah keras kepala...seperti tidak mau d atur wlopun untuk kebaikannya...g menghargai smua yg d lakukan kevin untuknya
Kalsum Ajies
mantap Thor Terbaik
silviaanugrah
mampir ya kak ke ceritaku.
silviaanugrah
15like untuk ceritamu thor! aku tunggu feedback-nya di ceritaku ya. salam kenal, smg ceritanya sukses! 🌟
🌻
lah biasa nya dinovel² cowok yg suka main cewek,cwok nya main aman dengan pakai kond*m,ini pil KB 😂
🌻
lah laki² kayak Kevin ngomongin cinta,siapa yg percaya😏
Nenk Manieez
hadeh,kevin ni yaaaa....
gk suka sama klakuannya thoooor.......suka nabur benih🤣🤣🤣
Erni Ynnn
kq bodooohhh
Destra Vajrapratama
bodoh bpdoh sarah msu maunya di jebak..sudh tau vivian jahat msh mau menolongnya
Destra Vajrapratama
visual rhorr
Destra Vajrapratama
akhirnya sarah dan baron bertemu
Destra Vajrapratama
baron kk sarah..mudah2an mereka bertemu
Ayu Hardianty
..
Hanhan
Ternyata Kevin itu Bodoh bgt Yach😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!