NovelToon NovelToon
MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

MENCINTAI ANAK MAJIKAN IBU KU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Terlarang
Popularitas:916
Nilai: 5
Nama Author: Lembayung Senjaku

Intan adalah gadis yang lugu dan baik hati, dia selalu membantu ibunya yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di sebuah rumah mewah. Intan bersama ibunya hanya orang biasa yang tidak memiliki keluarga dan beruntung mereka bertemu dengan bu Ratna yang membawa mereka kerumah nya dan bekerja di sana.

Ratna yang berusia 18 tahun itu nampak cekatan membantu ibunya. Sikap sopan dan paruhnya membantu Ratna dan suami Agung begitu menyukai Intan, 5 tahun sudah berlalu kini intan sudah beranjak menjadi gadis dewasa.
Di mana kisah yang tidak pernah dia bayangkan akan terjadi, kisah pencinta dan tanpa restu akan terlibat dalam kehidupan nya.

Saat pertemuan nya dengan anak tunggal keluarga Wicana yang sudah menampung nya dan ibunya selamat bertahun-tahun lama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lembayung Senjaku, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tante Cantik.

Pagi pagi sekali Intan sudah selesai menjemur pakaian nya dan merapikan rumah dia berniat untuk berjalan jalan ke kebun teh yang tak jauh dari rumah nya, kebun teh milik Sekhu anak bu Sari.

Bukan karena apa dia hanya bosan di rumah tidak terasa sudah hampir 2 minggu dia berada di sana, menikmati kesendirian nya yang menyenangkan. Beberapa hari lalu Mahendra menghubungi nya bertanya tentang keadaan nya dan Silla pun melakukan hal yang sama.

Silla akan datang saat pekerjaan nya selesai. Gadis itu kini sedang berada di surabaya mengadakan pertemuan dengan beberapa dokter, Intan bercerita banyak tentang keluarga bu Sari pada Silla dan tanggapan gadis itu cukup membuat Intan seneng.

Sedangkan Mahendra meminta untuk tidak terlalu deket dengan orang yang baru saja dia kenal, bukan kenapa tapi posisi nya Intan sendiri di rumah itu dan takutnya jika ada orang yang berniat buruk pada dirinya.

Intan menghirup udara seger dengan bahagia sembari melihat bunga bunga yang dia tanam sudah mulai berbunga dengan indah, beberapa kupu kupu datang menghinggapi nya dengan ramai.

" Tanteeeee, tanteeee cantikkkkk... tanteee... " Suara merdu yang begitu familiar di telinga Intan membuat gadis itu segera bergegas ke depan dan membuka pintu rumah nya.

" Hallo tante cantik... " Sapa Azzam anak laki-laki berusia 4,5 tahun itu dengan senyuman lebar menyambut nya.

" Azzam, Azzam sama siapa kesini?. " Intan celingak celinguk melihat ke jalan melihat siapa yang bersama dengan anak kecil itu.

" Azzam sendiri tante cantik, Azzam mau ke rumah om Ikhu. " Ikhu adalah panggilan Azzam pada oom nya Sekhu. Sudah 2 minggu sejak Intan bertamu ke rumah bu Sari dan anak itu datang sendiri ke rumah nya membuat nya sedikit terhibur.

" Kok Azzam pergi sendiri sih, bunda tahu Azzam pergi?. "

" Tahu kok, Azzam udah biasa kerumah om Ikhu sendiri soalnya bunda lagi sibuk sama nenek jadi aku pergi ke sana sendiri. Karena Azzam tahu ini rumah tante cantik jadi Azzam mau disini dulu, sambil nunggu om Ikhu bangun. " Intan tersenyum lebar mengajak Azzam segera masuk kedalam rumah nya.

" Rumah tante tidak berubah yah.. " Ucapnya membuat Intan heran.

" Memang Azzam pernah masuk kesini?. " Intan duduk dengan membawa beberapa makanan ringan untuk Azzam.

" Iya rumah ini dulu ada tante cantik nya juga, dulu om Ikhu sering kesini sama Azzam. "

" Oh yaaa, memang kemana sekarang tante cantik itu?. " Intna nampak serius mendengar ucapan anak bertubuh tambun itu dengan kaki yang terus bergoyang goyong.

" Nama nya tante Bella, dia pacar om Ikhu dan sekarang tante Bella pergi gak tau kemana om Ikhu sampai gak bisa tidur sama makan loh tante. " Intan terdiam yang di maksud anak itu depresi mungkin karena di tinggal oleh kekasihnya.

Pantas saja dia memiliki rumah yang jauh dari rumah lain di keliling pohon pohon teh yang rimbun. Itu lah pikiran Intan yang melalang buana jauh.

" Azzam mau tante anterin ke sana?. " Azzam yang sedang sibuk dengan cemilannya hanya mengangguk pelan.

" Abisin dulu makan nya abis itu tante anterin yah, sekalian tante juga mau jalan jalan ke arah sana. Kayaknya seru deh.. "

" Tapi om Ikhu belum bangun om Ikhu bangun jam 10 siang, kita ke sana jam 10 ya tante.. " Intan langsung refleksi melihat jam dinding nya.

Jam sudah menujukan pukul 09.55 pagi.

" Iya itu udah jam 10 kurang dikit kok, tante ambil Cardigan dulu sebentar yah. " Gumam Intan masuk kedalam kamarnya. Azzam nampak bersenandung bernyanyi lagu anak anak yang membuat Intan tersenyum mendengarkan.

" Wah Azzam pinter udah hafal lagu lagu, suaranya merduu banget sih... " Intan yang gemas mencubit kedua pipi gembul Azzam.

" Iya dong, kayak om Ikhu bisa nyanyi sama bisa main gitar nanti kalau Azzam mau belajar juga.. "Ucapnya dengan polos sembari menggandeng tangan Intan untuk berjalan ke rumah Sekhu.

Dalam perjalanan mulut kecil nya masih saja bergumam dan bercerita tentang banyak hal dari hal kecil sampai hal hal yang tidak di pikiran oleh Intan, Azzam adalah anak yang sangat periang dan penuh dengan semangat dalam setiap hal.

Intan hanya tersenyum sesekali tertawa mendengar ucapannya.

" Kebun teh ini milik om Ikhu, nanti kalau tante nikah sama om Ikhu tante yang punya kebun teh ini.. " Intan heran bagaimana anak sekecil itu bisa punya pikiran seperti itu sedangkan dirinya dan Sekhu saja baru bertemu beberapa kali.

" Kamu ini banyak bicara.. " Mereka melanjutkan perjalanan sembari bercanda gurau menyapa beberapa orang yang sedang berkerja memetik teh muda milik Sekhu.

Dari kejauhan nampak Sekhu yang berjalan sembari berbicara dengan seseorang membuat Azzam yang melihat nya segera berlari menghampiri Sekhu yang langsung menggendong keponakan nya itu.

" Hey, sama siapa kamu ke sini ha?. " Ucap Sekhu.

Azzam menujuk ke arah Intan yang berjalan pelan mendekati mereka.

" Itu gadis yang membeli rumah neng Bella kan, kok bisa sama Azzam?. " Gumam laki-laki di samping Sekhu.

" Iya, Azzam kenal sama dia tenang aja. " Gumam Sekhu yang tersenyum ramah pada Intan.

" Azzam tadi kerumah ku kata nya mau ke sini, kebetulan aku juga mau lihat lihat suasana di kebun teh jadi sekalian aja. " Seru Intan.

" Terima kasih Intan, kalau kamu keliling kebun teh yuk aku temenin sekalian aku mau kontrol juga sama Doni ada beberapa pohon teh yang sudah tidak bagus untuk produksi. " Intan tentu saja menerima tawaran itu dengan senang dan ikut berjalan bersama dengan Sekhu dan laki-laki yang bernama Doni itu.

Sekhu sama sekali tidak merasa lelah menggendong Azzam dengan badan gemuk nya itu, anak itu tidak henti berceloteh banyak hal. Intan juga kagum pada Sekhu yangan ternyata memiliki jiwa yang lembut dan penyayang pada anak anak.

" Tante cantik mau tidak jika menikah dengan om Ikhu dia baikkkk banget lo tante, bantu tante akan di beliin es cream setiap hari dan om Ikhu tidak pernah marah seperti bunda. " Ucapan polos Azzam seketika membuat kecanggungan di antar Sekhu dan Intan.

Sedangkan Doni nampak menahan tawa mendengar dan melihat ekpresi Sekhu yang tidak biasa itu, Doni memutuskan untuk berjalan lebih dulu dari pada menganggu percakapan absurd Azzam

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!