Aran Abisaka adalah pendekar dari tanah Nusantara. Dari bayi hingga dewasa ia dibesarkan oleh seorang pria tua yang kemudian ia sebut sebagai Master/Guru.
Selain mencari jati dirinya dan menjalankan tugas dari Masternya, ia juga memiliki cita-cita untuk mengelilingi dunia ini dan bisa memiliki banyak teman serta kerabat.
Cerita ini mengisahkan Perjalanannya di Nusantara yang berlanjut menyusuri lautan samudera hingga Kerajaan Malaya dan dataran tengah yang begitu luas.
Aran adalah pendekar yang sangat menjunjung tinggi nilai persahabatan dan kekerabatan.
"Siapapun didunia ini, tidak ada yang boleh menyakiti sahabat dan kerabatku. Selama mereka semua berada di jalan yang benar"
Mohon bijak dalam membaca cerita ini.
Minimal umur pembaca 18thn.
*Ini hanyalah cerita fiksi, tidak ada hubungannya dengan nama tempat dan para pemerannya*
Instagram : @yukishinamt
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuki shina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lembah Setan II
"Demon Ifris memiliki potensi yang sangat bagus, fondasinya begitu kuat. Saya setuju untuk memberikan Ginseng Roh kepada Ratu Ular Putih" Salah seorang Tetua memberikan sarannya.
"Aku tidak setuju dengan saranmu Wakil Ketua Zin, Ginseng Roh sangatlah berharga. Kita bisa mencari alternatif lain. Kalau perlu kita serang bersama Ratu Ular Putih. Aku yakin dengan kerjasama kita semua, Ratu Ular Putih dapat kita kalahkan" Salah seorang Tetua dari Fraksi Militer memberikan suaranya.
Semakin lama perdebatan semakin panas. Dalam Lembah Setan terdapat banyak Fraksi. Dari sekian banyaknya Fraksi, hanya Fraksi Militer yang paling suka berperang. Bagi mereka jalan kekerasan dapat menyelesaikan masalah. Mereka lebih suka berperang dan menindas, jalan diplomasi hanyalah untuk makhluk yang lemah.
Ketua Lembah Setan terus berdiam diri melihat ini semua.
"Diam semuanya!, lama lama kalian seperti sekumpulan bajing*n di era kuno" Ucapan Ketua yang menggunakan tenaga dalam membuat ruangan langsung sunyi.
Tekanan aura Ketua Lembah Setan membuat semua makhluk yang berada di dalam ruangan sesak nafas.
Setelah semua kembali tenang, Ketua Lembah Setan menarik kembali auranya.
"Aku sendiri yang akan pergi ke tempat Ratu Ular Putih" Ucap Ketua.
Sejujurnya semua Tetua sudah mengetahui bahwa Ketua mereka sangat menyayangi Demon Ifris, apalagi Ifris semenjak bayi sudah di rawat oleh Ketua dan sudah dianggap seperti anaknya sendiri.
Tapi mendatangi sendiri tempat Ratu Ular, sama juga pergi mengantar nyawa.
"Ketuaa!, mohon di pertimbangkan kembali"
Semua Tetua serempak berkata seperti itu. Bagi mereka kehidupan Ketua lebih penting dari nyawa mereka. Datang sendiri ke tempat Ratu Ular sama juga mengantarkan nyawa, apalagi jika sampai kepergian Ketua Lembah Setan di dengar musuh musuh mereka. Dalam hitungan menit tempat mereka akan menjadi medan perang.
Walau Lembah Setan adalah sekte yang sangat ditakuti di wilayah ini. Tapi, banyak yang sangat membenci Sekte Lembah Setan dan ingin sekali meratakan Lembah tersebut dengan tanah. Hanya satu makhluk yang di takuti oleh semua Sekte diwilayah ini, yaitu Ketua Lembah Setan.
Ketua Lembah Setan dulunya menghabisi semua makhluk terkuat di wilayah ini. Siapapun yang tidak mau tunduk akan dihabisi sampai 9 generasinya.
"Aku mengerti kekhawatiran kalian, untuk itu aku harap kalian semua yang berada diruangan ini tidak ada yang coba coba membocorkan rencanaku ini. Kalau sampai ada yang berani membocorkannya, kalian tau sendiri akibatnya"
Semua Tetua langsung menelan ludah mereka. Siapa yang tidak kenal kekejaman Ketua. Semua kekejaman Sekte Lembah Setan berasal dari ajaran Ketua. Metode penyiksaannya benar benar di luar akal. Semua yang disiksanya berharap bisa mati dengan cepat, tapi kenyataannya kematian itu tidak akan pernah kunjung datang.
"Ketua, aku akan mengirim 7 Hantu untuk menemanimu ke tempat Ratu Ular"
7 Hantu adalah pasukan elit dari Lembah Setan yang pengawasannya berada langsung di bawah Wakil Ketua. Sepak terjang pasukan elit ini sudah lama melegenda. Bahkan mereka pernah memusnahkan satu sekte dalam semalam.
Mendengar usulan dari Wakil Ketua membuat semua Tetua sedikit merasa tenang. Sangat sedikit makhluk di dunia ini yang bisa menandingi 7 Hantu.
Bagi Lembah Setan keselamatan Ketua diatas segalanya. Ribuan rakyat Lembah Setan boleh mati, tapi tidak dengan Ketua.
>>>
Keesokan harinya semua Tetua berkumpul di aula utama untuk mengantar Ketua mereka pergi.
"Semuanya aku pergi dulu. Tetua Zin, selama aku pergi tolong jaga rumah kita ini"
"Baik Ketua, 7 Hantu jaga Ketua"
Setelah Wakil Ketua berkata, terlihat 7 bayangan putih di sekitar Ketua. 7 Hantu dengan patuh langsung berlutut di hadapan Ketua dan bersama sama berkata
"Hidup dan Mati kami hanya untuk Ketua!"
Tidak ingin menunda terlalu lama, dalam sekejap mata Ketua membawa 7 Hantu menghilang dari pandangan mereka.
sukses slalu