NovelToon NovelToon
Antara Masa Depan Dan Dia

Antara Masa Depan Dan Dia

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir
Popularitas:643
Nilai: 5
Nama Author: jestimjaber

mohon dikoreksi ya teman2 mungkin ada kata atau alur yang masih kurang bagus.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon jestimjaber, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tidak tega

"Aduh bisa-bisa nya si aku kesiangan, perasaan aku tidur lebih awal deh" ujar Vara sendiri sembari berjalan terburu-buru masuk ke kantor.

namun karena ia terlalu fokus dengan barang bawaan nya sehingga ia tidak memperhatikan jalan, hingga tak sengaja ia menabrak seseorang.

Brug!

"Aw, aduh" keluh Vara sembari memegangi jidat nya yang tertabrak benda keras.

Saat mengangkat kepala nya ia melihat Zhafran yang tengah berdiri di hadapan nya sembari memperhatikan dirinya.

"Vara, kamu engak papa?" tanya Zhafran, Vara langsung tersenyum.

"bang maaf bang, saya tidak sengaja tadi saja jalan tidak lihat-lihat maafkan saya bang" percuma ia mau marah-marah orang yang ditabrak aja Zhafran.

"sakit ya, coba saya lihat" terlihat luka memar merah sedikit di jidat Vara.

"Sakit sekali?" baru saja Zhafran memegang jidat Vara tiba-tiba saja seorang perempuan sudah mendorong Vara hingga dirinya hampir terjatuh.

"Apa apaan si dis" teriak zhafran, untung nya dibelakang Vara ada tembok jadi ia tidak terjatuh.

"ya kamu ngapain pegang-pegang cewe itu, inget kamu tuh punya aku" ujar wanita tersebut, setelah mengatakan seperti itu wanita itu menatap Vara.

"Kamu lagi, seperti nya kamu sengaja ya dekat-dekat cowo saya, kenapa? Kamu suka?" rasanya hati Vara memanas menahan emosi dari tadi.

"Mba maaf ya saya engak ada maksud buat godain pacar kamu, tadi bang Zhafran cuma mau ngelia..." belum sempat menyelesaikan ucapan nya wanita tersebut sudah berbicara lagi.

"Halah ngaku aja, cewe modelan kaya kamu itu emang ganjen" Vara langsung menarik nafas rasa nya pengen ia cakar wajah wanita gila itu.

"Udah-udah ini kenapa malah debat si, Vara maaf ya, kamu beneran engak papa kan?" tanya Zhafran memastikan, Vara menggeleng.

"Kamu kenapa si khawatir banget sama dia, kamu suka sama dia?" tanya wanita itu seperti nya tengah cemburu buta.

"Apaan si kamu jangan kaya anak kecil deh" jawab Zhafran cuek.

"Saya permisi dulu bang" Zhafran mengangguk, namun saat Vara hendak pergi tiba-tiba saja wanita tersebut menarik lengan Vara hingga ia mundur dan salah satu tangan wanita itu hendak menampar Vara namun tiba-tiba saja ada sebuah tangan besar yang mencegah nya.

"Engak usah kurang ajar kamu ya" suara berat itu membuat ketiga orang itu langsung menoleh.

"lu bisa jaga cewe lu engak si mas, dia itu terlalu manja posesif engak jelas kalo emang lu engak boleh deket-deket sama cewe lain udah lu dirumah aja, bahayain banget nyawa orang cewe kaya gitu" ujar pria tersebut.

Ya, pria tersebut adalah Kenzo ia sengaja pagi itu datang ke kantor untuk bertemu dengan Sena karena besok ia akan ada tugas ke luar kota dan ada beberapa kepentingan yang harus ia sampaikan secara langsung kepada Sena, namun saat ia baru saja tiba dikantor ia melihat Vara yang tengah di tarik oleh wanita itu.

Kenzo langsung lari untuk mencegah nya, dan untung nya ia terburu untuk mencegah wanita itu menyakiti Vara.

"dan lu, lu jadi cewe mikir dikit bisa engak si engak harus apa-apa dicemburuin engak semua wanita itu suka sama cowo lu, lu udah dewasa bukan anak TK lagi yang dikit-dikit ada masalah main tangan, apa lagi sama Vara" Kenzo sudah terlalu kesal ia pun berbicara sesuai isi otaknya saja.

Seketika mereka semua terdiam, Zhafran bahkan tidak berani angkat bicara ya karena memang ia yang salah.

"Permisi" Kenzo langsung menarik tangan Vara untuk masuk, Vara yang hanya terdiam nurut saja.

Kenzo pun membawa Vara keruangan nya, lalu menundukkan nya di sofa ruangan Vara.

"Makasih pak" Vara baru membuka suara ketika Kenzo hendak pergi dari ruangan nya.

Kenzo langsung terhenti dan menoleh sembari menganggukan kepala, dari tadi mereka berdua benar-benar tidak ada pembicaraan apapun selain kata terimakasih yang keluar dari mulut Vara itu pun hanya di jawab anggukan oleh Kenzo.

Lalu setelah itu Kenzo pun langsung pergi dari ruangan Vara namun setelah menutup pintu ruangan Vara Kenzo terdiam sebentar sembari menatap pintu.

_kamu harus bisa jaga diri baik-baik var, saya engak mau ngeliat kamu disakiti orang lain kaya tadi, engak tega saya_

Ujar Kenzo dalam hati, setelah itu Kenzo pun langsung pergi menuju ke ruangan Sena.

...****************...

1
nana bubu
lanjut dong min 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!