Asyifa adalah seorang gadis yatim piatu yang hidup bertiga dengan kedua adiknya. Sebagai anak sulung, dia bertanggung jawab membesarkan kedua adiknya, setelah ayah dan ibunya meninggal akibat kecelakaan hebat saat pulang dari berjualan.
Suatu hari dia terlibat skandal dengan teman satu kelasnya, teman yang juga dia kagumi dalam diam.
Sebab skandal tersebut, dia harus kehilangan beasiswa dan menuntutnya untuk keluar dari sekolah favorit tersebut.
5 tahun kemudian, dia dipertemukan dengan teman sekelasnya dengan kondisi yang berbeda.
Tetapi cinta yang dulu pernah singgah... ternyata masih tetap menetap tanpa bisa terungkap.
Bagaimana kisah selanjutnya...
selamat membaca guys... semoga kalian terhibur...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RASA YANG TERTINGGAL
Arka sampai di rumah tengah malam, rumah sudah sepi pertanda adik adik iparnya sudah pada tidur.
Kik.
Arka membuka kamarnya, suasana kamar redup... sebab Asyifa hanya menyalakan lampu kecil.
Tapi... Asyifa tidak ada di kamar, lalu Arka kembali keluar mencari Asyifa. Ternyata ... Asyifa tertidur di taman belakang rumah.
Arka berdiam memandangi wajah Asyifa, kelopak mata sedikit membengkak memperlihatkan dia habis menangis.
Arka mendekat... Pergerakannya membangunkan Asyifa. cup... Arka mencium kening Asyifa.
" Ayo masuk ke dalam... Jangan tidur di sini" Arka menggandeng tangan Asyifa.
Asyifa mengangguk... Dia tidak ingin bertanya apapun, melihat suaminya pulang dengan selamat saja sudah sangat bersyukur.
Tidak ada perselingkuhan... Tidak ada KDRT.... Hanya rasa yang.... Hambar.
Hampir setiap malam Arka mengigau... Memanggil nama seseorang yang bahkan Asyifa tidak tahu wajahnya.
Asyifa tahu... Arka pun tidak menyadari jika dia mengigau, semua terjadi di bawah alam sadarnya. Tetapi... mimpi yang datang sampai mengigau adalah ungkapan sesuatu yang terpendam dengan sangat dalam.
Selama dua tahun pernikahan, tidak sekalipun Arka menyebut nama seorang wanita selain mama dan kakak kakaknya.
Arka memberikan semua gaji bulanan padanya, bahkan... sebagian hasil bengkel pun dia terima.
Dalam keadaan sadar... Arka memberikan perhatiannya, pulang kerja selalu membelikan makanan atau cemilan untuknya dan adik adiknya.
Tetapi.... Ketika malam menjelang, saat mata tertutup... Alam bawah sadar Arka seolah membawanya pada kenangan yang mendalam bersama seorang... Wanita.
Satu nama yang tidak pernah dia sebut saat sadar... tetapi seolah terpatri jauh di dalam lubuk hatinya... Hingga nama itu selalu tersemat lirih... Dalam igauan seorang... Arka.
Tidak ada kata sayang di setiap percakapan... Bahkan ketika dua tubuh sedang berbagi peluh sekalipun...
Saat sedang menikmati surga dunia... Ketika Arka akan mencapai puncaknya... Mulutnya tertutup rapat.. Seolah Arka takut kelepasan menyebut nama yang berbeda dengan yang ada di bawah kungkungannya
Dan setelahnya... Ketika malam sunyi bertabur keringat... Lelah yang membuat mata terlelap... Pasti terdengar suara lirih... Suara yang menyebut nama... Luna.
" Luna... Maaf sayang... Luna... Luna... tidak bisa luna... Luna..." suara lirih itu yang Asyifa dengar selama dua tahun pernikahan.
" Luna... Aku mencintaimu. Tapi... Aku tidak bisa... Luna..." bahkan tidak jarang Asyifa mendengar suara lirih ungkapan hati tersebut.
Lalu... Apakah dia harus bertahan dengan seorang pria yang belum selesai dengan masa lalunya???
Sakit... Pasti. Asyifa mencintai Arka sejak bertahun tahun lalu, bahkan ketika rasa itu sering di kata cinta monyet, nyatanya rasa itu tetap ada, bahkan ketika dia sudah menjauh sekalipun.
Komitmen belajar saling mencintai terikat dalam pernikahan... Tetapi samudra hati manusia tidak ada yang bisa mengukurnya.
Ketika rasa yang mendalam tidak mampu di ungkapkan... Yang ada hanya saling menyiksa dalam diam. Sungguh... Mencintai sendirian itu sakit dan sulit.
Lama dua insan terdiam dalam temaram kamar, sesekali Arka melirik istri yang dia nikahi tanpa cinta.
" Asyifa.... sungguh, aku tidak pernah berniat atau bahkan sekedar keinginan kita bercerai. Aku tetap ingin mempertahankan rumah tangga kita" kata Arka dengan memegang bahu Asyifa.
" Tapi buat apa mas... Jika seluruh hati dan pikiranmu bukan aku, cinta di kehidupan rumah tangga memang bukan yang utama, tetapi hanya dengan cinta rumah tangga menjadi nyaman dan tenang." jelas Asyifa.
Arka terdiam dan membenarkan ucapan Asyifa.
" Tetapi bercerai juga bukan solusi dari masalah kita Fa. Akan banyak pihak yang kecewa jika perceraian terjadi. " kata Arka.
" Tidak mas... Aku tidak memiliki keluarga selain adik adikku, dan keluargamu pasti akan sangat memahami, bahkan mama mengetahui bagaimana keadaan rumah tangga kita." Asyifa tetap mempertahankan pendapat.
"kamu cerita?" tanya Arka.
" Tidak!! Aku tidak pernah bercerita atau mengadu apapun pada mama." tegas Asyifa.
Arka melepaskan pegangan tangan dari bahu Asyifa, lalu grepp.... Memeluk tubuh istrinya.
"Beri aku kesempatan lagi Syifa... Aku akan tetap belajar mencintaimu.. " kata Arka.
" Sampai kapan mas... Sampai kapan aku harus hidup dalam bayang bayang masa lalumu? Yang bahkan masih bersemayam dengan tenang di dasar hatimu." jawab Asyifa.
Arka terdiam... Dia tidak bisa menjawab, hanya mengikis jarak lalu melumat bibir istrinya.
Arka memperdalam ciumannya, bermain main di dalam rongga mulut istrinya, dan tangannya memainkan dada yang selalu kenyal, meski sudah menjadi mainannya selama dua tahun ini.
Arka selalu berhasil membuat Asyifa melayang di samudra kenikmatan tanpa cinta balasan.
Suara desahan kenikmatan menggema... Bahkan Arka tidak pernah absen bermain di area sensitif paling bawah....
Tetapi... Setelah bertukar saliva... Berbagi peluh bersama... lagi dan lagi terasa hambar... tidak ada ungkapan cinta... Apalagi sekedar memanggil nama.
Ketika rasa memuncak... Lahar keluar bersama jutaan benih, mulut seorang Arka tetap tertutup rapat... seolah takut salah menyebut nama...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat membaca ya manteman... Doa saya selalu dan selalu bersama kalian. Semoga sehat selaku dan lancar rizkinya. Aamiin...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya... Like, komen dan follow. Terimakasih...
syifa sdh mngatakn ber kali".... untuk mnyudahi prnikahan kalian... agr kalian tak saling mnyakiti....
up bnyak"
capek mncintai sendirian... wloupun arka sbg suami sangt bertanggung jawab.....
untuk arka.... yakin km bneran g ada cinta untuk syifa.... yakin cinta sdh g pnting.....
ms iya km bisa mnjalani prnikahan dgn syifa smpe saat ini tnpa km merasakn cintamu untuk syifa🤔🤔🤔