NovelToon NovelToon
Gara-Gara OPEN B.O

Gara-Gara OPEN B.O

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:280.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Sheninna Shen

“Pilih melayaniku atau … kuberitahukan pada semua orang kalau kamu Open B.O?”

Sasha terjebak dengan tindakan yang ia ambil tanpa berfikir panjang.

Sasha. Gadis berusia 18 tahun tersebut menolak mentah-mentah bantuan dari Austin, Si Ketua Geng Motor yang merupakan penyebab ayahnya koma dan tak bisa bangun entah sampai kapan. Ia memutuskan untuk Open B.O dan menjual mahkotanya dengan imbalan uang demi membayar biaya rumah sakit Sang Ayah.

Sebelum mahkotanya direnggut, Sasha memutuskan untuk membatalkan transaksi gelap tersebut. Sayangnya, saat ia tahu bahwa Austin lah yang mem-bookingnya, bukan hanya tak bisa membatalkan transaksi tersebut … Austin juga memaksanya melakukan hal-hal yang bertolak belakang dengan kesehariannya.

Penasaran hal apa saja 'kah yang mereka lalui berdua?

Ikuti kisah Sasha dan Austin dengan meng-subscribe novel ini! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seutuhnya Milikku!

...“Detik ini juga, kamu seutuhnya menjadi milikku. Jadi … jangan berharap kamu bisa lepas dariku.” – Austin Xaquille Mendes...

...💨💨💨...

Di dalam kamar mewah milik Black Moon tersebut, Austin dan Sasha terlihat saling bertatap-tatapan.

Sasha menatap Austin dengan perasaan aneh dan penuh tanda tanya. Ada sesuatu yang ingin ia ungkapkan kepada pria tersebut. Sesuatu yang membuatnya merasa tenang dan nikmat. Hanya saja ia tak berani mengutarakannya.

Sedangkan Austin? Pria itu menatap Sasha dengan sudut pandang hewan buas yang sedang kelaparan dan siap ingin menerkam mangsanya. Ia ingin bergegas menyiksa gadis itu dan melahap gadis itu tanpa ampun.

“K-Kak …” ucap Sasha saat menyadari ada benda tumpul dan keras yang mengge.sek-ge.sek organ ke.wa.ni.ta.annya. Sekujur tubuh gadis itu bergetar dengan hebat dan terasa begitu … nikmat. Meskipun ia mencoba mengontrol akal sehatnya, tetap saja kalah dengan nafsunya yang kini sedang di bawah pengaruh obat perang.sang.

“Hmm?” dehem Austin menyahut panggilan Sasha.

Di saat yang sama, Austin menyingkap kaos hitam Sasha dan melepaskannya ke atas. Kini, terpampanglah sebuah kacamata hitam yang indah dan sangat menyilaukan mata. Bukan kacamatanya yang indah, tapi … sesuatu yang bulat dan padat. Sesuatu yang membuat Austin terpaksa menelan salivanya berkali-kali. Terlebih lagi, tubuh gadis itu begitu putih dan mulus.

“Mhh…” de.sah Sasha saat kedua tangan Austin mulai mer.emas kedua benda sintal miliknya.

Tak dapat Sasha pungkiri bahwa saat itu ia merasa kenikmatan dan nyaman saat organ bagian bawahnya mendapat ge.sekan lembut, terlebih lagi kedua gunungnya juga dipi.jat dengan lembut dan perlahan secara bersamaan. Sungguh kenikmatan yang tak pernah ia dapatkan selama ia hidup delapan belas tahun di dunia ini!

“Ck!” Austin berdecak sebal saat melihat wajah Sasha. Jelas sekali tergambarkan di wajah gadis itu bahwa ia sedang mendapatkan kenikmatan yang membuat ia melayang dan mengawang tinggi. Padahal, sebelumnya gadis itu selalu menolak bukan?

Tanpa berlama-lama, Austin mendekatkan wajahnya ke wajah Sasha. Kemudian, tanpa sadar ia mengecup dan mengem.ut bibir gadis itu dengan penuh penghayatan. Entah kenapa, bibir gadis itu begitu manis dan gurih. Rasanya begitu meleleh saat bibirnya menyatu dengan bibir Sasha.

Seketika, Austin mendadak terbelalak saat ciumannya di balas oleh Sasha. Padahal, bibirnya belum lama mendarat dan menge.mut bibir bawah gadis itu, tapi entah kenapa kini bibirnya yang dilahap balik oleh Sasha. Akibat ulah Sasha yang sedang dipengaruhi obat perang.sang tersebut, seketika naluri lelaki Austin meledak-ledak dan tak lagi dapat tertahankan.

“Aku bisa! Ya! Aku bisa!” ujar Austin dalam hati. Ia mengumpulkan keberaniannya untuk menerobos mahkota gadis itu dan mengambil mahkota tersebut agar menjadi miliknya seuntuhnya!

Setelah meyakinkan dirinya dan menghilangkan kegugupan, Austin mengarahkan benda keras miliknya yang sejak tadi sudah meronta-ronta ke arah pintu masuk goa milik Sasha. Sembari ia mengalihkan fokus Sasha dengan kedua tangannya yang mere.mas dada gadis itu, di saat yang sama juga ia menekankan pinggulnya sehingga sedikit demi sedikit benda sakti miliknya masuk ke dalam lobang yang hangat dan sempit itu.

“K-Kak …” Sasha mendadak terbelalak dengan bibir yang berhenti melahap bibir Austin. Tenggorokannya mendadak tercekat dengan tangan yang mencengkeram bahu lebar milik Austin.

“S-sakit.” Ucap Sasha dengan mata yang berkaca-kaca. Airmata sudah begitu penuh di dalam mata tersebut dan berdesak-desakan ingin keluar.

“Sakitnya sebentar aja,” bujuk Austin dengan tutur kata yang sangat lembut. Satu tangannya ia gunakan untuk mengelus-elus rambut Sasha, satu tangannya lagi ia gunakan untuk membelai lembut dada gadis itu guna mengalihkan fokus Sasha agar rasa sakit itu tak begitu menyiksanya.

“Setelah ini, kamu akan merasa nikmat.” Imbuhnya.

Austin merasa gugup namun bersemangat. Apalagi miliknya belum setengah yang masuk ke dalam goa tersebut. Ia mendaratkan bibirnya ke leher jenjang Sasha. Dike.cupnya leher jenjang gadis itu sambil memberikan tanda cinta. Di saat Sasha mulai lengah, Austin kembali menekankan pinggulnya dengan sekali hentakan sehingga semua miliknya masuk dan habis di lahap oleh goa sempit gadis itu.

“Arrghhhhh!!!” pekik Sasha di saat yang sama. Kedua matanya melotot dengan kepala yang sedikit terangkat dan mulut yang sedikit terbuka. Kedua tangannya tanpa sengaja mencakar punggung Austin saat ia merasakan rasa sakit yang luar biasa mencabik-cabik sesuatu miliknya yang berharga.

“Detik ini juga, kamu seutuhnya menjadi milikku. Jadi … jangan berharap kamu bisa lepas dariku.”

Austin menghela nafas lega. Akhirnya, ia berhasil merenggut mahkota gadis itu. Ia tersenyum puas sambil merasakan sempit dan hangatnya lembah tak tersentuh gadis itu.

“Aku akan bergerak perlahan,” bisik Austin ke telinga Sasha. “Ini akan nikmat untuk kita berdua.”

Austin menggerakkan tubuhnya dengan perlahan agar lembah sempit Sasha terbiasa dengan benda asing milik Austin. Namun, itu tak bertahan lama. Pasalnya, Austin mulai buas dan dikuasai nafsu. Ia tak lagi bisa mengontrol nafsu binatang yang ada dalam tubuhnya.

“Mhh… ahh… nghh…”

Deruan nafas Austin terdengar begitu kasar di sela-sela aktifitas olahraga kasur yang sedang ia lakukan saat ini. Begitu juga Sasha, len.guhan dan des.ahan tak henti-hentinya keluar dari bibir gadis itu.

Sasha yang semula kesakitan, kini mulai tenang dan menikmati hentakan demi hentakan yang Austin berikan pada tubuhnya. Tubuhnya bergerak dengan sendiri saat menerima hentakan cinta dari Austin. Bahkan, ia memeluk Austin dengan sangat erat dan dengan sengaja ia melebarkan kedua pahanya agar Austin lebih berleluasa dalam bercocok tanam.

Tak membutuhkan waktu yang lama, Austin tak lagi mampu menahan pelepasannya. Pasalnya, lembah gadis itu benar-benar sempit dan nikmat! Dengan nafas yang memburu, Austin mempercepat gerakan pinggulnya. Tak lama kemudian, ada sesuatu yang mendesak dan ingin meledak dari dalam tubuhnya. Ia menekan pinggul sekaligus benda sakti miliknya dengan sangat dalam ke dalam lembah milik Sasha.

“Arghhh!!!” pekik Sasha dan Austin secara bersamaan.

Di saat yang sama, kedua tubuh Sasha dan Austin menegang bersamaan saat pelepasan. Austin memuntahkan seluruh laharnya ke dalam lembah sempit milik Sasha. Semburan hangat yang banyak milik pria itu benar-benar membuat rahim Sasha mendapat sebuah sensasi baru yang menggelitik namun nikmat.

“Gila! Ini benar-benar gila!” geram Austin dalam hati. Ia merasakan kenikmatan yang luar biasa yang tak pernah ia rasakan saat dulu melakukan penyatuan dengan gadis lain. Tapi, kenapa kali ini berbeda?

Akibat kenikmatan yang luar biasa itu, Austin tak lagi mampu menopang tubuhnya sendiri. Sesaat kemudian, tubuhnya jatuh terjerembab ke atas tubuh Sasha dengan dengan nafas yang terengah-engah karena kelelahan. Keringat yang mengucur membasahi seluruh tubuh mereka.

Ruangan hotel yang sebelumnya begitu bising serta penuh dengan suara Sasha dan Austin, kini mendadak hening dan tenang.

...💨💨💨...

BERSAMBUNG…

...💨💨💨...

1
لا تفوت أي رجل
sampai 6x, kayak apa itu bibir kerang 🤭🤣🤣
rarr
sakit sih jd austin😭🥺
Syifa Azhar
ini novel cuma sampai sini Thor???beneran gak dilanjut nih?😔
Syifa Azhar
mantap,👍👍 saatnya merajut masa depan yang lebih baik Austin 😀
Syifa Azhar
oeee....nikah belum dah bilang istri aje bang😂😂😂
Syifa Azhar
ini namanya nila setitik rusak susu Sebelanga, Austin 😀
Syifa Azhar
Austin kamu maniak apa hyper??masak udah 6ronde masih one more lagi😂😂😂
Syifa Azhar
ulu...ulu....bualan buaya buntung 😂😂
Syifa Azhar
makanya jangan suudzon Mulu jadi orang, ditinggal beneran tau rasa😏
Syifa Azhar
maaf,q tim pembaca tp gak berkomentar ya kak🙏
tp sejauh q membaca ceritamu semua bagus-bagus 👍😀
sabrina saqi
kak Thor sehat selalu ya,...
lanjutin dong novel2 nya,
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
noah kok gak muncul?katanya mo bantu
Maulida
bagus alur ceritanya, Bikin penasaran
semoga segera di lanjut, karena sudah mampir nech
Nabil Az Zahra
lha sasha dri orok hdup di lingkungan austin, msa gak tau sdikitpun khidupan austin mski gak serumah tp psti sesekali prnah lah denger mreka gmna,
@Al**
/Good/
nobita
begitu kan lebih baik Shasa... bersama dengan Austin
nobita
benar Jason berurusan dengan cinta jadi ribet dan melelahkan
nobita
dilema kan buat Adam...
nobita
Egois kamu Sha..
nobita
kapokk kamu Austin.. berfikir negatif teruss sama Shasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!