NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir / Aliansi Pernikahan
Popularitas:20k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Yvaine, ratu es yang legendaris di pasukan khusus, mengalami pengkhianatan dalam misinya. Dua tembakan menghantam tubuhnya, dan dia jatuh tak bernyawa di tempat.

Namun, ketika Yvaine membuka matanya lagi, dunia telah berubah. Kini dia menjadi nyonya rumah dari keluarga besar yang menyepelekan dirinya, seorang istri yang marah tapi diabaikan suaminya, dan seorang ibu yang anaknya juga tak pernah memperhatikannya.

“Kalau aku tidak salah, kita sudah bercerai. Sekarang kamu malah masuk ke rumahku, mantanku tercinta,” suara dingin sang mantan terdengar.

Yvaine mengangkat dagu, duduk di ujung sofa dengan kaki terlipat, menebarkan aura sombong yang tak terbantahkan. “Kalau begitu… kita bisa menikah lagi,” ujarnya dengan tenang tapi penuh tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 26

Sementara itu, di tempat lain..

Yvaine dan Joy keluar bersama dan menikmati hari baru dengan suasana yang jauh lebih hangat.

Matahari pagi terasa lembut. Lingkungan sekitar kondominium mereka sangat nyaman.

Beberapa pusat perbelanjaan besar bahkan bisa dijangkau dengan berjalan kaki.

Bagi Joy, semua ini adalah dunia baru, karna selama hidupnya, ia tidak pernah keluar dari rumah keluarga Raguel.

Ayahnya tidak peduli dan ibunya dulu juga tidak. Ia hanya tinggal sendirian di dalam rumah. Namun sekarang semua terasa berbeda. Ia menatap setiap sudut jalan dengan penuh rasa ingin tahu.

Matanya berbinar. Kadang ia berseru kecil. Kadang ia hanya terpaku.

Yvaine memperhatikannya dengan sudut bibir yang terangkat. Namun di balik senyum itu, ada rasa perih karna seharusnya dia sudah mengalami ini sejak lama..

Ia menarik napas pelan. Lalu menggenggam tangan kecil itu lebih erat. Mereka masuk ke pusat perbelanjaan.

“Joy,” panggilnya lembut. “Kamu mau beli apa?”

Anak itu mendongak.

“Apa saja?”

“Iya. Apa saja.”

Mata Joy langsung berbinar. Ia menarik tangan Yvaine dengan semangat.

Mereka berkeliling. Namun anehnya, setelah berputar cukup lama, Joy tidak memilih apa pun.

Semangatnya perlahan meredup.

Yvaine berhenti. Ia berjongkok di depan anak itu. “Tidak ada yang kamu mau?”

Joy menunduk. Lalu menggeleng pelan.

Saat itulah suara gonggongan terdengar.

“Guk! Guk!”

Joy langsung menoleh. Matanya melebar mendapati bahwa tidak jauh dari sana ada seorang wanita sedang menggendong seekor pudel kecil.

Bulu putihnya lembut, tampak begitu lucu dan menggemaskan.

Mata Joy berbinar penuh kekaguman. Seolah ia baru saja menemukan sesuatu yang sangat indah.

Yvaine memperhatikan perubahan kecil di wajah putranya yang sangat halus, tapi jelas.

Tatapan mata Joy yang biasanya tenang kini dipenuhi cahaya yang berbeda. Rasa ingin tahu, harapan, dan sesuatu yang lebih dalam.

Hanya dalam satu detik, Yvaine langsung mengerti bahwa Joy menginginkan seekor peliharaan.

Ia tersenyum tipis, lalu bertanya lembut, “Joy, kamu suka binatang kecil?”

Joy tampak ragu sejenak. Ia melirik ke arah anjing kecil di kejauhan, lalu kembali menatap ibunya. Bibir kecilnya sedikit bergerak, seolah ia takut mengatakan keinginannya.

Namun akhirnya, ia mengangguk pelan.

“Mom.." suaranya lirih, hampir seperti bisikan. “Bolehkah aku pelihara anak anjing?”

Pertanyaan sederhana itu membuat Yvaine terdiam.

Sejujurnya, ia tidak pernah setuju anak kecil memelihara hewan, apalagi Joy masih terlalu kecil.

Anak seusianya belum benar-benar mengerti kebersihan, belum paham risiko bakteri, belum bisa menjaga diri sepenuhnya. Apalagi jika harus memeluk, mencium, atau bermain terlalu dekat dengan hewan.

Namun saat ia melihat mata yang begitu polos dari Joy, Yvaine menjadu tidak sanggup menolak. Ia menghela napas pelan.

“Coba bilang ke Mommy.. kenapa kamu ingin punya anak anjing?”

Joy tampak terkejut dengan pertanyaan itu. Ia menunduk, jari-jarinya saling menggenggam dan bibirnya tergigit pelan.

Butuh waktu beberapa detik sebelum akhirnya ia berani menjawab.

“Agar aku punya teman..” suaranya makin pelan. “Kalau Mommy tidak di rumah.."

Kalimat itu seperti sesuatu yang menghantam langsung ke dada Yvaine. Ia tertegun, tak pernah terpikir olehnya bahwa alasan Joy sesederhana itu.

Bukan karena lucu, bukan karena ingin bermain, tapi karena kesepian.

Yvaine menatap anak itu yang terlihat seperti anak anjing kecil yang takut ditinggalkan. Tatapannya hati-hati, seolah takut jika jawaban itu membuat ibunya kecewa.

Hati Yvaine terasa sesak. Ia mengulurkan tangan, mencubit lembut pipi bulat itu.

“Joy..” ucapnya pelan.

Lalu ia tersenyum. “Di sini tidak ada yang jual anak anjing. Tapi besok Mommy akan ajak kamu ke toko hewan, ya.”

Joy langsung mengangkat kepala. Matanya membesar.

“Benarkah?”

Yvaine tertawa kecil. “Kapan Mommy pernah bohong sama kamu?”

Ia mengusap kepala kecil itu.

“Sekarang kita bayar dulu belanjaan kita. Habis itu pulang, beres-beres rumah. Besok.. kita pilih anak anjing yang imut, sama seperti kamu.”

Senyum Joy langsung mengembang. Ia mengangguk cepat, penuh semangat.

Sepanjang perjalanan ke kasir, ia mengikuti Yvaine dengan patuh, mendorong troli kecil yang hampir penuh dengan berbagai kebutuhan rumah.

Hari itu adalah akhir pekan.

Pusat perbelanjaan penuh sesak. Namun di tengah keramaian itu, sosok Joy yang kecil, rapi, dan penurut justru menarik perhatian banyak orang.

Beberapa wanita tak bisa menahan diri.

“Anaknya lucu sekali..”

“Imut banget.."

Mereka bahkan mencoba mengajak Joy bicara dan Yvaine hanya tersenyum sopan.

“Terima kasih.”

Namun di dalam hatinya ada rasa bangga yang tak bisa disembunyikan.

Setelah semua selesai, mereka berjalan pulang.

Joy tampak jauh lebih ceria dibanding sebelumnya. Namun kebahagiaan itu tidak berlangsung lama.

Langkah Yvaine tiba-tiba terhenti. Di depan gerbang kompleks, sebuah sedan hitam terparkir.

Awalnya, ia hanya merasa mobil itu familiar. Namun saat pintu mobil terbuka dan dua orang turun, wajahnya langsung berubah dingin.

Itu adalah Laura dan Harris.

Ayah kandung Vaine, serta wanita yang merebut posisi ibunya.

“Yvaine!” suara Laura terdengar manis, dibuat-buat. “Kamu sudah pulang?”

Ia bahkan berpura-pura terkejut melihat banyaknya barang.

“Aduh, kenapa kamu bawa banyak sekali? Tidak minta bantuan? Paman Fu, cepat bantu Nona!”

Seorang pria paruh baya langsung maju. Namun sebelum sempat menyentuh barang itu, Yvaine menghindar.

Gerakannya tegas tanpa keraguan, itu membuat tangan pria itu menggantung di udara.

“Nona?," Pria itu menatapnya dengan bingung, sementara Yvaine tidak menatapnya, ia menoleh ke arah dua orang di depannya.

Tatapannya dingin.

“Ada apa kalian ke sini?” Nada suaranya datar, tanpa hormat.

Harris langsung meledak. “Apa maksudmu bicara seperti itu?!” bentaknya. “Kami orang tuamu! Salah kalau kami datang?!”

Yvaine tidak menjawab. Namun Laura segera masuk.

“Harris, jangan marah,” katanya lembut, menepuk dada suaminya. “Yvaine hanya kaget kita datang. Ya kan, Yvaine? Jelaskan ke ayahmu, jangan buat dia marah.”

Nada suaranya lembut. Wajahnya tenang. Benar-benar seperti ibu yang penuh pengertian.

Namun semua itu hanya topeng.

Yvaine menatap mereka, matanya dipenuhi ejekan.

'Orang tua? Lucu sekali.'

1
Uthie
rasain tuhhhh si Tobias 😆
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut , dan semangat 💪
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yah terus menggali kisah mantanmu talitobiss
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lain kali bagi sekalian dengan tendangan maut
Uthie
Lanjut 👍😆
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kalau tolitabiss tu tak mengalah dengan anak dia urmm tak tahu la
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Lynn_: Iya.. makasih sudah mendukung🙏😇
total 1 replies
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat 💪
BONBON: serigala kah itu awokawok 🤣
total 1 replies
Uthie
Belum tau mereka Vaine yg baru sekarang 😏😏
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yang "mengintai" menjadi banyak!!! seru
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Uthie
dasar wanita licik 😡
Nurmalasari
Luar biasa
Uthie
Wahhhh.. ada pemeran yg lainnya juga niii 😏
Uthie
keren gan 👍👍👍🤩😁
Uthie
Lanjutttt Vain👍😂
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
fayya_naz
suka karakter wanita nya sat set ga menye2
cerita nya bagus
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lalalala🎼🎼🎶lalalala🎼🎶🎶🎼
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!