NovelToon NovelToon
Princess Of 100 Talents

Princess Of 100 Talents

Status: tamat
Genre:Tamat / Fantasi Timur / Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Kelahiran kembali menjadi kuat / Fantasi Wanita
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: xialin12

100 tahun yang lalu, seorang wanita bernama Xia Lin Yao, wanita yang memiliki banyak bakat, bahkan memiliki perguruan yang begitu besar. Pada suatu hari beberapa pembunuh bayaran berhasil menyelinap ke dalam perguruannya, saat dia sedang bermeditasi. Dan dia pun berhasil di tangkap oleh mereka.

Namun saat berhadapan dengan orang yang memerintahkan pembunuh bayaran itu, dia meledakan diri untuk membunuh semua musuhnya, dan saat dia terbangun, dia sudah berada dalam tubuh seorang wanita yang begitu lemah.

"Dimana aku? Kenapa aku berada di dalam tubuh wanita yang lemah ini?

**
Jangan lupa untuk mendukung cerita Xia Lin 😊😊

Dan di mohon untuk tidak melakukan plagiat pada karya orang lain. Terima kasih 🙏😊.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon xialin12, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab #22

Di dalam kamar, Feng Ying meletakan semua barang-barang yang Lin Yao beli dari pasar, di atas meja.

Lin Yao dan Feng Ying sempat pergi ke toko yang menjual khusus barang-barang bagi wanita, dan Lin Yao membeli pemerah bibir juga bedak.

"Pemerah bibir dan bedak ini.. Kenapa aromanya seperti bunga teratai pagi?" Gumam Lin Yao saat mencium aroma bedak dan pewarna bibir yang ada di depannya.

Lin Yao menatap Feng Ying.

"Feng Ying, coba hirup aroma bedak dan pewarna bibir yang aku beli ini. Dan beritahu padaku aroma apa itu?" Ucap Lin Yao.

Feng Ying mengangguk lalu berjalan mendekati Lin yao.

Satu per satu Feng Ying mencium aroma dari pewarna bibir dan bedak itu.

"Ini adalah aroma dari mawar putih, dan pewarna bibir ini seperti aroma buah persik." Ucap Feng Ying setelah mencium aroma pewarna bibir dan bedak itu.

"Benarkah? Bukankah mereka lebih mirip dengan aroma bunga teratai pagi?"

"Bunga teratai pagi? Itu merupakan bunga langka yang saya dengar hanya tumbuh 100 tahun sekali, bagaimana anda tahu tentang bunga itu, nona?"

Lin Yao terdiam, dia tidak tahu harus memberi alasan apa pada Feng Ying. Karena dia lupa, jika saat ini telah berenkarnasi pada tubuhnya di 100 tahun kemudian.

" Em, aku pernah mencium aromanya. Dan seseorang memberitahuku aroma itu adaalaah aroma dari bunga teratai pagi." Ucap Lin Yao berbohong pada Feng Ying.

Feng Ying hanya mengangguk mendengar alasan nonanya.

"Baiklah, kita bereskan semuanya. Dan kau hitung uang yang akan kita berikan untuk membeli toko tadi." Ucap Lin Yao.

"Nona benar-benar akan membeli toko itu?"

"Tentu saja Feng Ying, jika kita ingin menjual sesuatu. Bukankah kita membutuhkan tempat untuk menjualnya?"

Feng Ying mengangguk "Nona benar, tetapi 30 keping emas, bukanlah jumlah yang sedikit nona."

"Apa yang sedang kalian bicarakan, ada apa dengan 30 keping emas yang Feng Ying katakan?" Ucap nyonya Liu yang baru saja datang.

"Ibu."

"Nyonya."

Lin Yao dan Feng Ying berkata secara bersamaan seraya menoleh ke arah nyonya Liu.

Nyonya Liu masuk ke dalam kamar Lin Yao, lalu duduk di samping kursi yang Lin Yao duduki.

"Katakan pada ibu, ada apa dengan 30 keping emas yang sedang kalian bicarakan tadi." Ucap nyonya Liu Lin Yao.

Lin Yao tersenyum "Ibu, tidak ada apa-apa. Aku dan Feng Ying hanya sedang...."

"Lin'er, katakan pada ibu. Ibu tidak akan melarangmu melakukan apa yang ingin kau lakukan, selama itu tidak berbahaya bagimu."

Lin Yao diam sejenak, dia lalu menatap kedua mata ibunya.

"Ibu, Lin Yao ingin membeli sebuah toko. Dan berencana ingin membuka toko obat." Ucap Lin Yao dengan pelan.

"Kau... Ingin membuka toko obat?"

Lin Yao mengangguk "Benar ibu. Ibu sudah tahu keahlian Lin'er dalam pengobatan. Lin'er tidak mau menyimpan keahlian ini tanpa menggunakannya untuk menolong orang lain ibu."

"Tetapi Lin'er....."

Lin Yao meraih tangan ibunya "Ibu, kita tidak mungkin terus bergantung pada ayah. Saat ini kita sudah tinggal di luar kediaman Liu. Lin'er yakin, ayah tidak akan lagi memberikan kita uang. Jika kita tidak berusaha sendiri, kita hanya akan di tindas oleh mereka lagi."

Nyonya Liu menatap Lin Yao.

"Ibu, percaya pada Lin'er. Lin'er akan membuat orang-orang yang dulu mengatakan Lin'er wanita tidak berguna dan menghina kita akan tertegun, dan berbalik mengagumi juga menghormati kita." Ucap Lin Yao lagi.

Nyonya Liu menatap Lin Yao "Banyak sekali yang sudah kau rencanakan Lin'er. Ibu merasa sangat bersalah padamu karena tidak bisa melindungi mu dengan baik."

"Ibu, jangan berkata seperti itu. Ibu sudah melakukan banyak hal untuk kebahagiaan Lin'er. Sekarang Lin'er yang akan membuat ibu bahagia."

Nyonya Liu mengangguk lalu memeluk putri satu-satunya itu.

"Terima kasih."

Lin Yao mengangguk "Ibu, aku akan selalu melindungi dan membuat ibu bahagia. Dan aku juga akan membuat mereka yang menindas kita merasakan akibatnya."

Nyonya Liu melepaskan pelukan mereka lalu menatap Lin Yao.

"Kau bisa memakai uang yang ibu miliki untuk membeli toko itu, ibu yakin uangnya akan cukup." Ucap nyonya Liu.

"Tetapi ibu..."

"Tidak apa-apa, uang itu ibu kumpulkan juga untuk mu. Jadi kau bisa memakainya."

"Terima kasih ibu, Lin'er akan mempergunakan uang itu dengan baik."

"Iya, ibu percaya padamu."

Lin Yao mengangguk dan mereka berdua tersenyum bersama.

1
Erlina Ibrik
Luar biasa
Erlina Ibrik
Hai Author ,aku baca cerita ini utk yg semiannual kalinya /Drool/
Erlina Ibrik: sekian kalinya*
total 1 replies
Sintia Sinta keyla
w cukup sampai disini.
w gak dapat motivasi hidup apapun dr cerita ini.
sekian. terima kasih
Sintia Sinta keyla
w murka, kalo wanita cantik tapi gak punya otak.
MC kaga sempurna Dimata w.
Desi Manis
rumah bordil yg benar itu thor ......
rumah bordil = rumah tempat pelacuran
rumah bordir = tempat untuk bordir ( semacam sulam ) untuk kain sebagai hiasan ataupun sebagai badge atribut
Leni Ani
ayo tu tanda2 permaisuri hamil😊
yee akan laucing pangeran kecil😊😘
Neng Alifa
habisin aja perdana menterinya
Neng Alifa
kok aku ngerasa lin'er ini kaku.membosankan.flat .ky gak ada mnja manisnya gitu ngomongnya juga masih saya ,yng mulia terus /Grimace/
Neng Alifa
rebusin kunyit pake madu /Grin/
Neng Alifa
ambeyen kayanya
Neng Alifa
njirr lebaran gak tuh /Grin/
Siti Hadijah
Luar biasa
Leni Ani
😆😆😥😥😁
fitri
Luar biasa
oktaa
polos sekali 😭
oktaa
oon
Leni Ani
itu kayak nya anak selir kan yin fang🤔🤔
Vea Love
/Rose//Rose/
oktaa
percaya diri banget lu kadal afrika
oktaa
to the poin banget ye bang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!