NovelToon NovelToon
Menjerat Sang Pengawal

Menjerat Sang Pengawal

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Obsesi / One Night Stand / Paksaan Terbalik / Tamat
Popularitas:1.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Itta Haruka07

Terbiasa hidup dijaga oleh pengawal pribadinya yang tampan, membuat Ellena diam-diam menaruh hati pada pria itu. Namanya Marco, dan usianya jauh lebih matang dari Ellena.

Saat tahu pengawalnya sudah dijodohkan, Ellena menyusun rencana licik untuk menjebak Marco agar menikahinya. Akankah Ellena berhasil menjerat Marco dengan tali pernikahan impiannya itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itta Haruka07, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MSP # Bab 22

Ada yang bilang, kita baru akan menyadari arti seseorang saat orang itu sudah pergi meninggalkan kita. Itu juga yang saat ini dirasakan oleh Marco. Laki-laki itu sedang melamun sendirian memikirkan arti Ellena dalam hatinya.

Marco menyuruhnya pergi dari rumah sakit, tetapi wanita itu malah pergi dari rumah mereka. Marco lupa bahwa istrinya masih sangat labil. Ellena bahkan masih terlalu muda untuk menjadi seorang istri. Usianya yang belum matang membuat pola pikirnya juga belum dewasa sepenuhnya.

“Kamu di mana sekarang, El? Apa kamu baik-baik saja di sana?”

Sejak tadi Marco hanya bersandar di dinding kamar sembari menatap wajah ayu istrinya di ponsel. Dalam foto itu, Ellena masih mengenakan seragam SMA saat memaksa Marco untuk memotretnya. Saat itu dia bilang sedang sangat cantik dan minta difoto pengawalnya itu.

“Kak Marco pasti nggak punya foto aku, ‘kan? Sekarang fotoin aku mumpung aku lagi cantik banget ini!” kata Ellena pada sang pengawal kala itu.

“HP-nya Nona di mana? Bukankah setiap hari Nona Ellena selalu cantik!” balas Marco.

“Aku mau coba kamera Kak Marco, sudah deh jangan banyak omong Kak Marco, ayo kita foto bersama juga!”

Mata Marco terpejam mengingat kepingan memori yang mendadak muncul di ingatannya. Ellena sudah mencintai Marco sejak awal perkenalan mereka, dan itu artinya sudah sangat lama.

“Ellena. Bisakah kita bertemu dan membicarakan masalah ini baik-baik? Maafkan aku yang masih sulit mengatur emosiku, aku tidak ingin kehilanganmu, El!”

***

Ellena sudah tiba di London, tepat persembunyiannya sementara ini. Wanita itu terlihat sedang melamun di tepian sungai Thames, tepatnya di sisi selatan sungai Thames yang diberi nama Queen’s Walk. Dia sedang menatap jam raksasa bernama Big Ben sembari merenungkan semua masalah yang terjadi karena ulahnya.

“Jika saja waktu bisa aku putar, aku ingin kembali di masa sebelum Kak Marco dijodohkan. Aku akan berjuang dengan cara yang baik untuk mendapatkan hatinya. Jika saja aku bisa!” gumam Ellena yang terus memandangi jam raksasa itu.

Dia sedang menyesali kesalahannya dan sangat berharap Marco akan menemukannya di tempat ini dan membawa Ellena pulang.

“Apa mungkin Kak Marco mau mencariku? Dia pasti sedang menunggui wanita itu di rumah sakit. Apa aku benar-benar bisa ikhlas melepaskannya?”

Ellena tidak sendirian di tempat itu. Dua orang pengawal menjaganya dari jarak yang aman. Sang ayah tidak membiarkannya sendirian karena tidak ingin terjadi apa-apa dengan putri kesayangannya itu.

***

Marco terus mencari tahu keberadaan Ellena, tapi Ellena menghilang bersama sang ayah. Semua akses untuk menghubunginya tertutup, dan Tuan Aland juga tidak mau memberi tahu keberadaan sang putri. Sampai akhirnya, Tuan Aland kembali karena ada masalah penting dalam perusahaannya.

Marco melihat mertuanya keluar dari mobil dan memasuki area lobi kantor. Dengan cepat Marco menghampiri Tuan Aland yang sedang memasang wajah yang kurang bersahabat.

“Pa, Ellena mana?” tanya Marco yang langsung ditahan oleh pengawal Tuan Aland.

“Urus dia! Saya mau ada rapat penting!” perintah Tuan Aland yang sudah tiga minggu menghilang bersama Ellena.

“Pa! Jawab dulu! Di mana Ellena!” teriak Marco yang sudah tidak bisa bersabar lagi.

Dua minggu bukan waktu yang singkat untuk menunggu sang istri. Ellena pergi dan membuatnya merasa kehilangan yang sebenarnya.

“Tunggu saja di sini! Jangan membuat keributan, Tuan Aland sedang dalam masalah besar dan mungkin saja nyawa Nona Ellena akan terancam karena masalah ini!” nasihat salah seorang pengawal yang sudah mengenal Marco sangat lama, dan dia paham posisi Marco saat ini.

Marco memicingkan mata dan mencoba mencerna dengan baik apa yang dikatakan oleh kawannya itu.

“Ma-maksud kamu apa? Di mana Ellena sekarang?” tanya Marco semakin tidak sabar.

“Nona di luar negeri, di London tapi aku tidak bisa memberitahumu di mana persisnya. Sekarang ini orang yang sudah mencelakai istri dan putra pertama Tuan Aland kembali muncul. Penjahat itu masih hidup dan kekuatannya kian bertambah! Bisakah kamu sedikit tenang dan tahan emosi? Tuan Aland juga sangat pusing, dia pasti butuh kamu karena sebenarnya kamu yang sangat diandalkan, tapi sekarang Tuan Aland sedang mengurus perusahaan jadi kamu diam saja dulu!”

Marco benar-benar bingung, tapi dia menurut dan hanya diam sembari menunggu mertuanya itu menyelesaikan masalahnya.

“Ellena di London? Apa di rumah tantenya?” tanya Marco mulai mendesak.

“Marco! Kamu suaminya, kamu berhak tahu, kamu bisa tanya itu sama mertuamu. Pahami juga posisiku yang sekarang hanya pengawalnya Tuan Aland. Aku tidak bisa memberitahumu, tapi kamu bisa berusaha mencaritahunya!”

Pengawal itu benar, biar bagaimanapun Marco harus berusaha meminta maaf pada mertuanya dan menemui Ellena sebelum mara bahaya mendatanginya.

Marco benar-benar tidak bisa tenang. Dia menunggu mertuanya dengan gelisah. Sampai akhirnya Tuan Aland selesai rapat dengan para stafnya dan Marco langsung mengejarnya.

Tanpa banyak bicara, laki-laki itu berhasil duduk di mobil mertuanya setelah mengalahkan pengawal yang menjaga ketat Tuan Aland, tentu saja dengan bantuan sahabatnya tadi.

“Kamu!” Tuan Aland yang juga baru masuk mobil terkejut dengan kemunculan Marco yang tiba-tiba sudah ada di dalam mobilnya.

“Pa, apa yang terjadi dengan Ellena?” tanya Marco penuh penekanan.

“Jackson kau ....” Tuan Aland menatap pengawal kepercayaannya yang juga sahabat Marco. Dia tahu bahwa Marco ada di mobil ini juga berkat bantuan Jackson. Bahkan Jackson juga yang mengunci mobil setelah Tuan Aland dan Marco masuk secara bersamaan.

“Maaf Tuan, Marco terus memaksa!” Jackson menundukkan kepala.

“Papa aku masih suami Ellena. Tolong beritahu aku, di mana istriku?” Emosi Marco semakin tidak tertahan, apalagi jika mengingat Ellena sedang dalam bahaya.

Tuan Aland menghela napas, gelisah. Sembari merapikan jas dan dasinya, papa Ellena itu menjawab, “Vincen yang dulu membuat ibu dan kakaknya Ellena meninggal, ternyata masih hidup. Dia ada di negara ini dan membuat masalah besar dengan mengacaukan perusahaan kita.”

“Lalu Ellena di mana? Tolong kasih tahu aku, Pa. Aku akan menjaga Ellena, aku mohon!” pinta Marco kian khawatir.

“Sebenarnya Ellena sedang menenangkan diri, dia dijaga banyak pengawal,” jawab Tuan Aland, memalingkan wajah dari Marco.

“Aku ingin bertemu Ellena dan meminta maaf, Pa. Tolong kasih tahu aku!”

Belum sempat Tuan Aland menjawab, dering ponselnya mengalihkan perhatian semua yang ada di mobil itu.

“Halo Tuan, ada masalah besar. Kami diserang dan Nona ....”

“Ellena kenapa?” bentak Tuan Aland yang seketika membuat Marco ikut panik.

“Nona dibawa oleh beberapa orang dengan mobil!”

“Dasar tidak beecus! Bagaimana cara kalian menjaganya?”

***

kan yang harusnya jaga Ellena itu Marco Om. bukan mereka 🌝🌝

Kembang kopinya jangan lupa ya 💋💋

1
nobita
keputusan yg bener papa Arland
nobita
merebutkan kamu Marco
nobita
Naina mungkin yg datang.. tunangannya Marco
nobita
tuhhh kan berhasil... ayah dan anak kompak.. menjebak Marco
nobita
aku mampir kak
Linda Liddia
Jgn mewek harus kudu ikhlas kan salah lo sendiri yg udah jebak marco
Linda Liddia
Ini nih versi cewek tolol kalo gak mau kebohongannya ketauan aturan noda darah itu ia tutupin jgn sampe Marco tau lah ini kagak ada persiapan apa2 syukurin tanggung resikonya dari ketololan hakiki
Linda Liddia
Egois bnr ellena ini gak sabar lg kayak mana kalo marco tau kebenarannya
Linda Liddia
Siap2 ya elena resiko yg kamu tanggung nyonya setelah kebenaran terungkap pasti Marco kecewa bgt sm kamu & ayahmu gegara permainan licik kamu,,Marco harus bertengkar & di usir oleh ortunya
Heriyani Lawi
emang obat perangsang ada dijual di apotikkah?
Dandelion
hmmmm
Si Memeh
Luar biasa
Kurnaesih
mantap Thor 🥰
Kurnaesih
berhasil hore🥳
Kurnaesih
belum kelar ngulang baca Nathan ..pindah lagi ke El ..kangen karya kanitta selalu simpel bga banyak tapi bagus banget 🥰 sehat 2 ya KA🥰😘💪
Sweet Girl
Wes ojok ngeyel koe Gib...
sana sama Otor aja... pasti mau dia...
Sweet Girl
Lllhaaaa mosok thoooo, kok aku gak ro ....
Sweet Girl
kecil dong... klo belut...
Sweet Girl
Sopo Mane....???
Sweet Girl
Bisa semakin dendam nieee si pincen.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!