Trea Desmond seorang wanita 23 tahun kembali ke tanah airnya dengan misi mencari ayah biologis kedua anak kembar nya.
Dalam pencarian itu dia menemukan fakta bahwa gigolo yang dulu ia sewa ternyata adalah bosnya sendiri yang memiliki sifat kejam kepada musuh, terlebih-lebih kepada wanita yang mengaku mengandung benihnya.
Tree terpaksa dan harus bisa membuat pria kejam itu untuk menghamili dirinya, demi sebuah plasenta bayi yang bisa menyelamatkan kedua anaknya sekarang.
Apakah misi Tree mendapatkan anak lagi dari ayah biologis kedua buah hatinya akan tercapai?
Atau sebaliknya?
Tree memilih mundur dan memilih opsi lain untuk menyelamatkan nyawa salah satu dari anaknya.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Liana kiezia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kehamilan Esia
Hay para kesayangan nyai...
Dimana pun kalian berada semoga sehat selalu 🤗
Selamat datang di RUMAH KARTU PERDANA 😘😘😘
Glodok... Glodok... Jedaarrrrr...
Bunyi petir terdengar nyaring di langit rumah sakit Muara bunting. Hembusan angin kencang terasa menusuk kulit hingga merasuk dalam sendi-sendi manusia yang berada di luar ruangan. Saat ini seakan semesta tengah menunjukkan ke kemarahannya.
Semua orang di luar sekitar rumah sakit bodong-bodong memasuki bangunan untuk berlindung.
Akan tetapi berbeda pula dengan seorang pria berusia 21 tahun yang masih diam di taman rumah sakit itu. Pria itu enggan beranjak dari tempat duduknya. Ia terdiam tak bergeming seakan ia menantang kemarahan sang semesta yang siap menurunkan hujan badai memporak porandakan buminya.
Sudah satu minggu ia selalu datang ketempat itu. Meski tak pernah satu kali pun ia menginjakkan kakinya ke dalam rumah sakit, seakan taman rumah sakit baginya taman hiburan.
Pria itu memandang gelapnya langit di siang hari yang tengah gelap layaknya malam hari. Tak ada raut ketakutan sedikit pun ketika gemuruh petir terdengar nyaring di gendang telinga. Seakan pria itu menikmati sebuah musik rok yang sangat menyenangkan.
Tess... Tesss.... Tetesan air hujan perlahan jatuh.
“Tuhan, kenapa kau ambil dia yang paling aku sayangi melebihi apapun di dunia ini?" kata pria itu memandang langit.
Pria itu adalah Aston 20 tahun. Hari ini genap sudah satu Minggu sang adik di renggut oleh sang pencipta.
Mata pria itu memerah, tetesan air mata itu luruh bersama hujan mulai turun.
“Tuhan kenapa berpisah selama nya itu begitu menyakitkan?”
“Bukanya setiap nyawa manusia akan Kemabli ke pangkuan mu?”
“Tapi kenapa kau tak memberikan kesempatan ku untuk melakukan bakti ku untuk menjadi seorang Kakak lebih lama lagi? Ayah kami telah pergi dan sekarang kau renggut terlalu cepat Adikku!” Begitulah kata-kata yang selalu Aston ucapkan ke pada Tuhan sambari memandangi langit.
Tiba-tiba...
Sebuah payung besar menghalangi mata Aston yang memandang cakrawala yang gelap gulita.
Pria itu marah ketika ada orang yang mengusik ketenangan. Dua tangannya terkepal siap menghajar si pengganggu.
“Kak, apakah kau sedang bersedih?” tanya seorang gadis kecil berusia 11 tahun hampir memasukinya 12 tahun.
“Heh, bocah pergi sana, kau sok kenal dan sok akrab dengan ku!” Aston mendorong gadis kecil itu hingga jatuh ke tanah yang basah.
Gadis kecil itu tersenyum dan bangkit lagi.
“Aku hanya ingin memberikan ini kepadamu. Jangan pernah bersedih, kata Kakek orang yang kembali ke sisi Tuhan akan terhalang jalannya jika kita yang di tinggalkan belum mengiklankan.” menyodorkan payung ke arah Aston dan entah kenapa pria itu mengambil payung yang di sodorkan si gadis kecil.
“Aku selalu melihat mu di sini selama satu Minggu ini, dan hari ini aku tak akan melihat mu lagi, sebab aku telah di perbolehkan pulang oleh pak dokter. Aku harap kakak jangan sedih lagi ya,” kata gadis kecil itu bijak.
Cuppp... Tree mencium pipi Aston dengan cepat, sebelum lari meninggalkan Aston yang diam membeku.
“Apa yang di katakan gadis benar tuan muda. Anda harus mencontoh gadis kecil itu tentang mengikhlaskan!” kata seorang pedagang cilok yang setiap hari selalu nangkring di tempat itu.
“Apa maksud anda?” tanya Aston Bingung.
“Sebulan yang lalu gadis itu datang ke rumah sakit ini dengan lumuran darah serta jasad ke dua orang tuanya!” kata si pedang cilok semakin mendekat.
“Satu Minggu yang lalu ia baru sadar dari koma dan gadis itu hari ini baru mendengar bahwa kedua orang tuanya telah bertemu dengan sang Khaliq, aku begitu kagum dengan gadis itu masih sempat menghibur anda!” kata si pedang cilok seakan sangat mengenali sosok Tree kecil.
“Kenapa anda tau tentang gadis itu?" tanya Aston Bingung.
“Karena dia adalah pelanggan saya yang paling unik tuan muda, ia mudah kasihan terhadap orang dan tanpa berpikir dua kali mengulurkan bantuan terhadap orang yang membutuhkan tapi dengan cara kurang tepat juga. Bisakah anda memberikan payung saya?” kata si pedang cilok.
Ternyata Tree mengambil payung besar berwarna merah kuning hijau yang biasa di miliki pedang kaki lima untuk ia berikan terhadap Aston.
“Loh ini pemberian gadis itu!" kata Aston.
“Betul, tadi ia membeli cilok, melihat anda sedih ia langsung mengambil payung saya, padahal saya butuh untuk berjualan. Sungguh anak nakal yang menggemaskan bukan tuan muda, saya permisi, saya takut cilok saja memiliki kuah air hujan karena hujan semakin besar.” pedagang itu menyodorkan tangannya ke arah Aston.
Aston tak memberikan payung itu, melainkan ia merogoh tas nya lalu mengambil sebuah amplop coklat, lalu memberikan kepada pria pedangan cilok tersebut.
“Didalamnya ada uang 100 juta, pulanglah, aku membeli payung mu!” kata Aston kepada si pedang cilok.
“Bebenar kah ini tuan muda?” tanya pria itu gagap dan tangannya gemetar.
“Pergilah dari sini!" perintah Aston dan orang itu berlari ke arah motornya yang telah basah akibat kehujanan.
“Kau masih kecil tapi jiwamu tegar, mulai saat ini aku berjanji akan memiliki mu pada saat usia mu telah pantas ku jadikan milikku!” gumam Aston.
....
“Tuan .... Tuan muda ...,” panggil asisten Aston.
“Hem!” pria itu membuka matanya.
“Tuan pesawat telah mendarat dengan sempurna!” lapor Asisten Aston.
Baru tiga hari kita berpisah aku telah memimpikan mu, kenangan yang mempergunakan kita sungguh tak membuatku gagal move on. Batin Aston.
Cerita di atas adalah awal mula kisah cinta Aston untuk Tree, selatan 8 tahun pria itu mengikuti perkembangan Tree...
Sekilas tentang Aston.
Aston Nukia ZU, pria 28 tahun pewaris satu-satunya ZU grup yang memiliki kekayaan nomer 10 ni negara ini. Di balik seorang pewaris keluarga kaya Aston merupakan seorang mafia yang di takuti.
Pada suatu hari adik Aksia meninggal karena bunuh diri akibat pelecehan seksual yang di alami gadis 16 tahun itu.
Karena rasa belum iklas Aston setiap hari datang ke rumah sakit dimana sang adik menghembuskan nafas terakhirnya.
Semenjak pertemuan nya dengan Tree, Aston perlahan-lahan memiliki ketertarikan sebagai lawan jenis. Hingga semakin lama cinta Aston semakin besar terhadap Tree.
Karena cinta butanya ia melamar menjadi guru dimana Tree mengenyam pendidikan hanya untuk menjaga si gadis agar tak di ambil pria lain.
Aston tak segan-segan menyingkirkan penghalang yang akan menganggu hubungannya dengan Tree.
....
....
“Selamat datang tuan muda!” sambut asisten Aston.
“Hem, mampir ke toko bunga, aku ingin mengunjungi kekasihku!" perintah Aston.
“Baik,” jawab supir Aston.
....
...
Mobil melaju membelah jalan, saat ini pria itu tengah memegang sebuket bunga, beberapa kali ia mencium bunga itu membayangkan senyum sang kekasih.
Aston membuka ponselnya untuk mencari keberadaan sang kekasih.
Klontang... Sebuah pesan dari Esia tertera di ponsel pria itu.
Dengan malas ia membuka pesan itu.
Aku tahu kau sudah pulang hari ini. Sebab bunda memberi tahu kepada mu. Bisakah kita bertemu. Aku hamil As, lihat garis dua pada testpack ini.
Sebuah gambar tespek garis dua di kirim Esia.
Pria itu meremas ponselnya.
“Setelah ini aku akan membunuh nya!” geram Aston.
“Cepat kemudikan mobilnya, ke restoran Lontthe sekarang juga!” teriak Aston.
Tak lama kemudian Aston telah sampai di restoran tersebut, ia begitu heran dengan wanita itu sebab seorang Esia makan di lantai 1 bukan ruangan VIP.
“Duduklah Aston, sory VIPnya penuh!” kata Esia dengan nada bersalah.
“Katakan apa mau mu?” tanya Aston to the poin, pria itu tidak ingin terlalu berbasa-basi sebab ia telah merindu terhadap sang kekasih.
“Aku mau kau menikahi ku untuk anak kita Aston!” pinta Esia.
“Samapi kapan pun aku tak akan menikahi mu! Karena istriku hanyalah Tree!” Kata Aston blak-blakan.
“Dia tak akan pernah memberimu anak Aston, kekasihmu mandul, mending kau menikah dengan ku maka akan aku berikan anak yang banyak untuk mu dan ibumu!” kata Esia sedikit meninggikan suaranya.
“Stop! Aku punya solusi baru untuk anak ini Esia. Kau lahirkan anak yang ku kau kandungan setelah itu berikan dia padaku dengan imbalan semua saham ku di Perusahaan Sungsang aku berikan padaku, aku tau selama ini kau mendekatiku kerena saham itu. Tapi setelah itu kau tak boleh mengakui anakku, biarkan dia menganggap bahwa ibu dan ayahnya adalah aku dan Tree!” putus Aston tegas.
“Sayangnya aku tak setuju Kak, aku tak akan menjadi wanita jahat yang memisahkan anak dan ibunya. Mungkin kita memang di takdir kan tak saling Memiliki satu sama lain!” kata Tree yang tiba-tiba berada di tengah-tengah pasangan itu.
^^^To Be Continued^^^
Sory nyai slow up karena lagi sibuk RL🙏
Selalu long eps ya 🤗
uthornya konyol🤣🤭