NovelToon NovelToon
TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

TERJERAT CINTA SECURITY CANTIK

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Enemy to Lovers / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Kantor / Office Romance / Tamat
Popularitas:9.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: LichaLika

Sequel Pernikahan Rahasia Anak SMA

*
*

Luna, seorang security cantik yang berhasil menggaet hati seorang putra dari CEO Perusahaan besar ternama Melviano Ar Rayyan.

Ray anak dari bos Luna, tempat dimana Ia berkerja. Ray sangat tergila-gila dengan sosok Luna, namun siapa sangka, Luna adalah anak dari wanita yang paling di benci oleh Ray.

Siapakah sebenarnya Luna? Security cewek yang berhasil membuat Ray tergila-gila?


Ikuti kisah mereka yang mengandung cinta, emosi dan airmata 😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LichaLika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ray membenci mereka

Ray menggenggam nama dada milik Luna dan menyimpannya, sementara dirinya perlu menenangkan diri sejenak dengan memijit pelipisnya.

"Ya Tuhan apa yang sudah aku lakukan, kenapa aku begitu memainkan perasaanku terhadap gadis itu, aku belum mengenal dia sebelumnya, tapi wajahnya seperti tidak asing lagi bagiku" Ray mengusap wajahnya kasar, kemudian ia mengambil kembali jas yang sudah ia lepaskan tadi dan memakainya kembali. Setelah itu Ray turun dari mobilnya dan kembali ke dalam Butik dan bertemu dengan mamanya.

Sementara itu Luna sudah sampai di dalam butik, Luna membuka pintu kaca yang menjadi pintu utama Butik tersebut, terlihat Shesa sudah berada dibalik pintu yang sedang mencari keberadaan Luna.

"Deg"

"Bu Shesa" ucap Luna sangat terkejut saat Shesa sudah berdiri di depannya.

Shesa melihat Luna yang sedikit kacau, terlihat matanya yang sedikit sembap seolah Luna baru saja menangis.

"Luna! Kamu dari mana? Dan kenapa kamu terlihat sedih?" pertanyaan Shesa membuat Luna salah tingkah, ia bingung harus menjawab apa.

"Sa_saya Saya dari..." belum selesai Luna melanjutkan kata-katanya, tiba-tiba saja Ray memotong pembicaraan Luna.

"Dia tadi menolong Ray, Ma" sahut Ray yang tiba-tiba saja berada di belakang Luna. Sontak kedatangan Ray membuat Luna terkejut dan menatap pria yang baru saja ingin menyentuhnya.

Shesa terkejut melihat kedatangan putranya

"Ray...kamu disini?" tanya Shesa yang terkejut sekaligus senang melihat kedatangan putra bungsunya itu.

"Security Mama hebat, Dia wanita yang luar biasa, tadi dia menolong Ray dari gangguan beberapa preman di sekitar parkiran, jadi maklumlah kalau dia terlihat sedikit kacau" ucap Ray beralibi. Tampak Luna mengerutkan dahinya saat Ray beralasan seperti itu.

"Apa lagi yang pria ini rencanakan?" gumam Luna dengan tatapan seriusnya.

Mendengar hal itu Shesa ikut senang, ternyata dia tidak salah pilih orang.

"Benarkah itu Luna?" tanya Shesa kepada Luna yang tampak melamun.

"Luna...Luna!" panggil Shesa sekali lagi.

Dan akhirnya Luna terkesiap saat Shesa berkali-kali menyebut namanya. Sementara Ray hanya menatap sang gadis penuh makna.

"Oh...Iya Bu Shesa, siap...Itu memang benar!" jawab Luna terpaksa mengikuti permainan Ray.

"Baiklah Ibu berterima kasih sekali lagi sama kamu, karena kamu sudah menyelamatkan dua kali anak-anakku dari orang jahat!" ucapan Shesa membuat Luna tersenyum paksa.

"Aissss kenapa cowok ini bilang kalau aku sudah menyelamatkannya, padahal dia mau berbuat macam-macam sama aku, hiiii...kesel banget hari ini, kenapa sih harus ketemu dia lagi, bikin pusing aja" umpat Luna dalam hati.

"Ya sudah, Luna kamu lanjutkan pekerjaanmu, dan Ray apa yang membuatmu datang ke Butik mama? Bukankah hari ini kamu harus ke kantor?" tanya Shesa kepada Ray.

"Siap bu Shesa" jawab Luna, sementara itu Ray mengikuti langkah Shesa untuk masuk kedalam ruangan kerja Shesa, tampak Ray berjalan dengan memasukkan kedua tangan pada kantung saku jas yang ia kenakan, sembari melirik kearah Luna dengan tersenyum Smirk.

Luna melihat pandangan Ray yang tertuju padanya, lantas Luna segera membuang wajahnya.

"Hiiiihhhh...males banget lihat mukanya" gumam Luna yang masih diselimuti kekesalan.

******

Setelah sampai di dalam ruangan kerjanya, Shesa mempersilahkan putranya untuk duduk.

"Duduklah Ray!" seru Shesa dan Ray pun duduk di depan meja kerja ibunya.

"Katakan ada apa? Kenapa tiba-tiba kamu datang ke Butik Mama?" tanya Shesa menyelidik.

"Ray minta pendapat mama, karena sebentar lagi Ray akan mengembangkan bisnis properti kita, Ray sudah mempunyai banyak penanam modal untuk ikut bergabung dengan rencana Ray" ungkap Ray.

"Terus? Apa hubungannya dengan Mama?" tanya Shesa sekali lagi.

Ray menghela nafasnya, berharap sang Mama akan menyetujui rencana Ray untuk memperluas lahan propertinya.

"Ray berencana untuk membeli seluruh lahan di daerah Dukuh Tengah, karena tempat itu akan Ray jadikan lahan bisnis kita Ma, kita akan membangun pusat perbelanjaan dan perumahan di lokasi itu" ucapan Ray membuat Shesa keberatan, pasalnya di tempat itu adalah rumah orang tua sahabat Shesa saat masa SMA, yakni rumah Mita dan Nabila.

"Mama tidak setuju kamu membangun perumahan di kawasan itu, cari tempat yang lain saja, tapi jangan di Dukuh Tengah" ucap Shesa protes.

"Benar kata Papa, Mama tidak semudah itu menyetujui lokasi itu untuk perluasan bisnisku"

gumam Ray.

"Tapi kenapa Ma? Ray akan membeli tanah mereka dengan harga jual tinggi, Mama tidak usah khawatir akan kesejahteraan warga, mereka akan mendapat jaminan tinggi Ma" ucap Ray mencoba meyakinkan Shesa.

"Bukan masalah itu Ray, tempat itu memberi kenangan yang indah untuk Mama, dulu Mama sering menghabiskan waktu Mama bersama mereka, sahabat-sahabat Mama, meskipun sudah puluhan tahun Mama sudah tidak menginjakkan kaki di tempat itu, tapi kenangan bersama mereka masih membekas di ingatan Mama" ungkap Shesa yang teringat akan ketiga sahabatnya.

"Sahabat Mama yang sudah membuat Mama malu? Sahabat Mama yang sudah memfitnah mama waktu itu?" ucapan Ray membuat Shesa terkejut.

"Apa maksudmu Ray?" tanya Shesa serius.

"Sudahlah Ma, Ray sudah tahu semua kisah Mama waktu sekolah, Mama lupa ya kalau Ray adalah alumni yang sama dengan sekolah Mama, kisah Mama itu sudah melegenda Ma, semua teman-teman Ray juga tahu, mereka bilang sahabat Mama itu sudah jahat, sahabat Mama itu sudah membuat Mama terluka, dan kini untuk apa Mama mengingat mereka lagi, Ray ikut merasakan apa yang mama rasakan, sahabat Mama membuat Ray muak, sahabat macam apa mereka" umpat Ray penuh kebencian.

"Ray cukup! Mama tidak mau dengar kamu ucapkan kata-kata itu lagi, bagi Mama mereka tetap sahabat Mama" seru Shesa.

"Ma...dua Sahabat Mama itu secara tidak langsung juga menghina Ray, Ma...karena waktu itu Ray masih dalam kandungan Mama, mereka menuduh Ray, jika Ray ini adalah hasil menjual diri...ciihhh Ray bersumpah, tidak akan memaafkan mereka berdua, sampai pada anak-anak mereka, Ray akan buat menderita" ucap Ray yang begitu emosi.

"Ray...Mama tidak pernah menganjarkanmu balas dendam, Mama tidak suka kamu seperti itu, Mama peringatkan jangan usik mereka, jangan pernah menjamah lokasi itu, kalau kamu sampai datang ke lokasi itu, Mama akan sangat kecewa sekali denganmu, Desa itu tempat mereka mencari sumber rejeki, mereka hanya petani biasa, Mama mohon kamu unrungkan niatmu untuk membeli lahan mereka, karena sampai kapanpun Mama tidak akan menyetujuinya, mengerti" Shesa mencoba menenangkan dirinya, dia duduk di kursi kebesarannya dan sesekali memijit pelipisnya.

Ray melihat sang Mama yang tampak pusing, kemudian Ray menghampiri sang Mama dan duduk bersimpuh di bawah kaki Shesa.

"Maafkan Ray, Ma...Ray sudah membuat Mama sedih, baiklah kalau itu keinginan Mama, Ray akan membatalkan lokasi tersebut sebagai lahan bisnis kita, Ray akan mencari tempat lain" ungkap Ray sambil memegang tangan Shesa.

Shesa tersenyum pada putranya.

"Mama senang, akhirnya kamu bisa mengerti Mama, terima kasih nak" ucap Shesa senang.

"Aku akan melakukan apa saja untuk Mama, aku rela memberikan hidupku untuk Mama, tapi untuk membenci dua orang sahabat Mama, Ray tidak bisa menghapusnya begitu saja, karena mereka sudah menghina Ray sejak Ray masih dalam perut Mama, Ray sayang Mama"

gumam Ray sembari tidur dipangkuan mamanya.

BERSAMBUNG

❤❤❤❤❤❤

...Hmmm...gimana Nih? Ray ikut membenci kedua sahabat Shesa itu...

...Terus pantau kisah mereka ya, dan jangan lupa dukungannya❤🙏...

...Like komen beri hadiah dan tak lupa vote kalian, so gaes nantikan update selanjutnya 🙏...

1
Ermi Suhasti
mulianya hati menantu, walau disakiti mertua ..
Ermi Suhasti
Siska sudah berubah lho ...
Ermi Suhasti
menantu idaman 🥰
Ermi Suhasti
ibu2 di desa ada yg genit juga ya ..
Ermi Suhasti
cemburu tanda c***a
Ermi Suhasti
saling cinta
Ermi Suhasti
next thor
Ermi Suhasti
Semangat Ray ...
Sugiartanti Sugiartanti
Pas cantiknya
Novano Asih
🤣🤣🤣
Novano Asih
ini anknya Siska sama Jack Matilda
Novano Asih
Sulung mom bukan bungsu
Abu Abdullah
cerita bagus sih namun thorx lagi blenk
bayangkan cerita awal sendiri si lunabuat para preman bonyok
eh begitu brrhadapan dgn Rey jadi melempem
Ike Chotimah
Luar biasa
Trisna
sepertinya ini Luna anak salah satu sahabatnya sesha waktu SMA.
yang dulu kena hasut ibu siska
Efratha
Luar biasa
Sussy Lowati
seru
Rofii Ayu
gerah Thor 🔥
kipas sayang kipas 🤣😂🤣
Rofii Ayu
belum author sayang 😘
Rofii Ayu
makan gratis lagi dong Thor di pernikahan nya bara dan olive
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!