NovelToon NovelToon
Autumn Girl

Autumn Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Sudah Terbit / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 5
Nama Author: Alana Kanaya

Jodoh tak mengenal batas dan jarak, walau berbeda negara dan benua tapi Tuhan memiliki skenario sendiri untuk mempertemukan keduanya yang tak mungkin bisa dihindari umatnya.

Begitu juga dengan Dr. Steven Lee dan Anna Wibisana, yang dipertemukan di sebuah desa kecil di Perancis ketika keduanya sama-sama terlula oleh cinta. Tertatih mereka berdua saling mengisi untuk mencoba kembali bangkit dari kesalahan masa lalu yang kelam, sampau akhirnya retakan di hati mereka perlahan mulai kembali utuh.

Tapi, masa lalu kembali menghancurkan hati salah satu dari mereka.

Yours best teacher is yours last mistake.
-Autumn Girl-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alana Kanaya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

“Dokter, kita tak bisa melakukannya,” ucap Anna sambil menggelengkan kepala dengan yakin.

“Kenapa?” Tanya Dr. Lee sambil berjalan lalu duduk di samping Anna di atas tempat tidur.

“Karena… kau tak bisa menikahiku!” Seru Anna terlihat putus asa.

Erik kini telah masuk ke dalam kamar, berdiri sambil bersidakep bersandar pada bingkai jendala menatap mereka dengan serius, begitu juga dengan Jason yang telihat sedang mengamati keduanya.

“Kenapa aku tak bisa menikahimu?”

Anna kembali terlihat putus asa, dia terdiam beberapa saat sebelum menjawab pertanyaan itu.

“Karena kau tidak mencintaiku,” jawab Anna putus asa.

Dr. Lee terdiam beberapa saat sambil menatap perempuan di hadapannya yang terlihat begitu lelah dengan permasalahan kehidupan yang harus dia hadapi.

“Bukankah kau pernah mengatakan tidak masalah untuk menikah tanpa cinta?”

Anna mengambil napas dalam-dalam, mata hitamnya menatap mata tajam milik sang dokter.

“Tapi tidak denganmu.”

Jawaban Anna itu membuat semua orang di dalam ruangan itu terdiam.

“Kenapa tidak denganku?” Tanya Dr. Lee sambil menatap Anna, dan sedikit rasa kecewa dalam sorot matanya.

“Dokter, kau adalah pria yang sangat baik, kau masih muda dan juga… tampan,” ucap Anna berusaha menjelaskan maksudnya, “Karena itulah kau berhak untuk bahagia, kau harus menikah atas dasar cinta, kau berhak untuk mencintai dan dicintai… jangan hancurkan masa depanmu karena masalah yang sedang aku hadapi.”

Semua orang terlihat tertegun mendengar alasan Anna yang tak bisa menikahi dokter specialis bedah itu.

“Dan bagaimana dengan kekasihmu yang sedang menunggumu di Korea, bukankah kau sangat mencintainya? Apa kau mau mengkhianatinya?” lanjut Anna membuat Dr. Lee seketika teringat akan gadis bermata bulat yang selama ini ia cintai, dan entah kenapa akhir-akhir ini sosok itu tak pernah singgah kedalam pikirannya.

“Ayumi,” ucap Erik dengan lirih ada kesedihan dan kerinduan dari suaranya yang membuat semua orang kini menatapnya.

“Bukankah kau bilang hanya memberinya waktu untuk sendiri, sebelum kau kembali kepadanya?” lanjut Erik menggunakan bahasa Korea sambil menatap Dr. Lee dingin tanpa ekspresi.

“Tapi dia tidak mencintaiku, dan kita berdua tahu siapa yang sebenarnya yang dia cintai,” jawab Dr. Lee lemah masih menggunakan bahasa Korea yang membuat Erik terbelalak.

“Wow.. wow.. tunggu.. tunggu sebentar!” seru Jason yang terlihat bingung.

“Kau memiliki kekasih tapi dia mencintai pria lain?” tanyanya dengan bahasa Korea dan nada tak percaya. Dr. Lee hanya menatapnya sekilas lalu membuang napas berat yang secara langsung menjawab pertanyaan itu.

”Dan pria itu adalah…” ujar Jason sambil perlahan menatap Erik yang hanya terdiam dengan wajah dingin seperti biasanya. Dan akhirnya pria yang berprofesi sebagai cheft itu-pun hanya biasa terbelalak ketika menyadari apa yang sebenarnya terjadi.

Tak ada suara yang terdengar dari ruangan itu, Dr. Lee dan Erik terlihat terdiam menerawang, Jason masih terlihat belum sadar dari keterkejutannya, sedangkan Anna terdengar membuang napas berat.

“Kau lihat, bagaimana bisa kau menikah denganku sedangkan kau sendiri masih mencintai perempuan lain,” ucap Anna sambil menatap Dr. Lee yang menatapnya.

“Karena aku ingin menolongmu,” ucap Dr. Lee dengan penuh kesungguhan.

“Dengan mengorbankan kebahagianmu sendiri dan mengkhianati kekasihmu?” Tanya Anna membuat Dr. Lee terdiam, semua orang larut dalam pikiran masing-masing. Erik menundukan kepala sambil memejamkan mata, sampai akhirnya ia mengangkat kepalanya menatap Anna dan Dr. Lee yang masih terdiam, ia mengambil napas dalam-dalam sebelum mengutarakan pikirannya.

“Kenapa kalian tidak kawin kontrak saja?”

Semua orang kini menatapnya dengan mata terbelalak mendengara ide itu, Anna bahkan menganga tak bisa berkata-kata.

“Satu-satunya jalan keluar adalah kalian berdua menikah, semua orang di Ribeauville sangat mengetahui bagaimana Soo Hyuk menyayangi Alice, juga sebaliknya, tak akan ada yang meragukan kasih sayang tulus di antara keduanya dan mereka bisa bersaksi tentang itu di pengadilan kalau dia akan menjadi ayah yang baik bagi putrimu.”

Anna terdiam dengan kebenaran itu, seperti yang telah dijelaskan oleh pengacaranya dulu kalau itu akan menjadi satu keuntungan bagi Anna untuk memenangkan pertarungannya di pengadialan.

“Itu ide yang bagus!” Seru Jason dengan semangat, “Kalian tak memerlukan cinta untuk pernikahan ini, Anna, kau bisa mendapatkan hak asuh putrimu dan dia bisa kembali kepada kekasihnya setelah ini berakhir, hmmm.. anggap aja pernikahn kalian hanya selama Soo Hyuk tinggal di sini, bukankah itu hanya tersisa beberapa bulan lagi? Dan ketika dia kembali ke Korea kalian bisa mengakhiri pernikahan ini.”

Dr. Lee menatap Anna yang masih terlihat berpikir.

“Anna, itu adalah solusi yang baik kita hanya menikah di atas kertas, kontrakku hanya tinggal 4 bulan setelah itu berakhir aku akan kembali ke Korea, dan saat itu juga pernikahan kita berakhir… tak akan ada yang tersakiti di sini, kau bisa mendapatkan hak asuh Alice dan aku… bisa kembali ke Korea dengan tenang.”

Anna menatap Dr. Lee beberapa saat, “Entahlah... apa ini benar-benar jalan keluar yang terbaik?” ujar Anna masih terlihat ragu.

“Iya!” Seru ketiga pria yang kini menatapnya yakin dan membuat Anna membuang napas berat tanda menyerah.

Layaknya semua perempuan di seluruh dunia yang memimpikan pernikahan mereka, begitu juga dengan Anna kecil yang berimajinasi kalau dia akan melakukan pernikahan bak cerita-cerita di negri dongeng lengkap dengan pangeran berkuda putihnya. Tapi mimpinya berubah ketika beranjak dewasa, dia selalu membayangkan pernikahannya dengan tema pesta taman yang dihadiri semua teman dan sanak saudaranya, dengan hidangan mewah, ia akan mengenakan gaun pengantin putih yang cantik dan bersanding dengan pria yang dicintai dan juga mencintainya.

Dan setelah melahirkan Alice mimpi-mimpi itu berguguran, ia tak pernah membayangkan sebuah pesta pernikahan mewah lagi, ia hanya ingin menikah dengan pria yang mencintai dan menerima dirinya apa adanya, pesta sederhana yang lebih mementingkan kekhidmatan dari acara sakral mengikat janji sehidup semati dalam suka dan duka, pesta sederhana yang hanya dihadiri keluarga terdekat mereka yang memberi restu atas ikatan suci itu.

Tapi kini mimpi sederhana itupun harus terbang tertiup angin tak berbekas, ia hanya akan menikah kontrak bukan atas dasar cinta tapi lebih karena belas kasihan dari seseorang yang mengharapkan kebahagiannya. Tak ada gaun pengantin cantik yang selama ini ia impikan, ia hanya mengenakan pakaian sederhana berupa dress selutut berlengan panjang berwarna merah yang Dr. Lee pilihkan kemarin, dan sebisa mungkin ia memulas wajahnya dengan make up seadanya, bagaimanapun hari ini adalah hari pernikahannya jadi ia harus tampil cantik.

Anna menatap pantulan wajahnya di atas cermin, matanya terlihat basah dengan buru-buru ia mengambil tisu sebelum airmatanya menghapus make up yang sudah susah payah ia kerjakan.

“Jangan menangis, Anna.” Ia berusaha menghibur dirinya sendiri, bagaimana ia tidak sedih, ini adalah pernikahannya tapi orangtua dan keluarganya tak ada di sana untuk memberi restu atau sekedar ucapan selamat. Disaat seperti ini ia sangat merindukan ibu, adiknya bahkan… ayahnya.

“Ayah, Mamah… Anna akan menikah.” Suaranya bergetar dengan airmata yang kembali bergulir, ia menatap pantulan seolah-olah tengah meminta restu kepada kedua orangtuanya.

“Ayah pasti akan sangat marah dan Mamah akan sangat sedih kalau mengetahui ini hanya pernikahan kontrak saja, tapi Ayah jangan marah kepada calon suami Anna, dia adalah seorang pria yang sangat baik yang rela berkorban untuk kebahagian Anna… Ayah pasti akan menyukainya.. dia seorang dokter yang sangat tampan,” ucap Anna sambil tersenyum bangga, tapi senyuman itu tak menghentikan laju air matanya.

“Mamah juga tak boleh sedih… Anna janji, Anna akan bahagia dipernikahan Anna yang singkat ini.” Kali ini airmata dengan deras membasahi pipinya, tapi ia tak peduli kalau itu akan merusak riasan wajahnya, “Anna akan menjadi istri yang berbakti dan patuh kepada suami Anna, seperti Mamah yang selalu berbakti dan patuh kepada Ayah… ini memang sebuah pernikah kontrak, tapi seperti yang selalu Mamah ajarkan kepada Anna kalau pernikahan adalah sebuah ikatan suci yang tak boleh dipermainkan, jadi Anna akan benar-benar melakukan peran Anna sebagai seorang istri yang baik… Ayah dan Mamah hanya perlu mendoakan kebahagian untuk Anna dan suami, juga kebahagian Alice, cucu Ayah dan Mamah.”

Anna terdiam beberapa saat menatap pantulan dirinya di depan kaca yang kini terlihat berantakan dengan make up yang telah luntur oleh airmata, untuk terakhir kalinya ia tersenyum sambil menatap pantulan dirinya seolah kedua orangtunya tengah menatapnya sebelum akhirnya ia berjalan kekamar mandi untuk kembali mencuci muka dan berharap dinginnya air bisa membuatnya sedikit merasa tenang.

Anna dan Dr. Lee kini tengah duduk di hadapan seorang petugas Kedubes Korea Selatan yang ada di Paris, ditemani Erik dan Jason sebagai saksi. Mereka hanya memerlukan waktu beberapa menit saja untuk mendaftarkan pernikahan. Yang mereka lakukan hanya menandatangi beberapa dokumen dan semua selesai, ia kini telah resmi secara hukum sebagai istri dari Lee Soo Hyuk. Tak ada prosesi keagamaan yang membuat pernikahan itu berasa sakral dan khidmat, semua benar-benar hanya di atas kertas dan itu membuat hati Anna kembali dirundung rasa kecewa, tapi ia tak boleh kecewa karena mungkin hanya dirinyalah yang menganggap pernikahan ini suci, tapi tidak dengan Dr. Lee yang terlihat santai bahkan ia juga mengenakan pakaian sehari-harinya, walaupun tetap terlihat menawan tapi jujur saja Anna berharap pria itu minimal akan mengenakan pakaian yang lebih formal.

“Mungkin dia tak membawa pakaian formal,” bisik Anna dalam hati mencoba menghibur diri sendiri.

“Kalian sekarang sudah resmi menikah, apa rencana kalian?” Tanya Jason dengan senyum menggoda menyadarkan lamunannya.

“Kembali ke Ribeauville,” jawab Dr. Lee santai membuat Jason mengeluarkan suara “Eeiii.” Sedangkan Erik terlihat tersenyum miring membuat pipi Anna memerah dan Dr. Lee berdehem.

“Baiklah, semua sudah selesai… sebaiknya kau segera menghubungi pengacaramu di Korea untuk mendaftarkan Anna dan putrinya ke dalam keluargamu,” ucap Erik yang mendapat anggukan dari Dr. Lee.

Pria berhidung mancung itu menatap sebuah amplop coklat yang di dalamnya terdapat dokumen pendaftaran pernikahan dirinya dan Anna. Ia menatap perempuan di sampingnya yang sekarang notabanenya adalah istrinya sendiri, Anna terlihat cantik dengan pakaian sederhana dan riasan wajah yang terkesan alami. Ia tahu kalau perermpuan yang hari ini lebih banyak diam itu telah memersiapkan yang terbaik untuk hari ini, ia memakai pakaian terbaiknya, bahkan ia berdandan supaya tampil lebih cantik untuk hari istimewa mereka. Dalam hati ia menyesal karena tak memersiapkan apapun untuk hari ini, seharusnya ia tahu pernikahan untuk seorang perempuan tetaplah menjadi hari istimewa walaupun itu hanya sekedar pernikahan formalitas di atas kertas.

*****

1
adisty aulia
Ka Alana K.. lopyu.. 🤩🤩🤩
karyamu selalu menghibur..
Miqolatte
Wow gilak sih part ini swipe emosinya mulus semua 👏🏻👍🏻
Ana Setya Diningsih
Kangen karya terbaru ka Alana, pindah ke lapak mana ka?
Putri Nurmala Sari
membaca novel ini berulang tetap membuat ku mengisi tersedu dan tersenyum malu2😍
arniya
luar biasa kak, ngabisin banyak tisu
arniya
cinta terbalas ,...
arniya
semakin dalam luka yang akan ditinggalkan dr Lee
arniya
dr.lee php
arniya
keren..... tepat sasaran
arniya
rumit.....
Diandari😍
Luar biasa
Qin one
ternyata masih nyambung sama Ayumi-Erik
untung gw baca Ayumi -Erik duluan,jadi paham alurnya
sami
baca ulang..kembali ke masa awal baca cerita teh al 🤗
Rian Sista
bagus semua novelnya, dari cerita kirana lanjut asoka dan akhirnya satu persatu dibaca semua, ah bagus semua thor ceritanya. luar biasa
Yessy Agata Putri
Ternyata Erik menghilang selama 3 tahun dari Ayuni berada di Perancis
Yessy Agata Putri
gpp pernikahan sederhana Anna... yg penting kau bisa mempertahankan hak asuh Alice
Yessy Agata Putri
sangat bagus
Sandisalbiah
siapa ayah Minami??
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
buah dr kesabaran Anna selama ini.. usia boleh mudah, pernah melakukan kesalahan fatal yg menghancurkan cita² dan masa mudanya.. tp dia bersikap bijak dan dewasa dgn menjadi manusia bertanggung jawab dan memperbaiki diri dr kesalhannya.. dan hasilnya.. happy ending yg ia dapatkan.. suami yg baik, keluarga yg mendukung dan menyayanginya... intinya.. harapanya utk hidup bahagia, dicintai dan mencintai akhirnya terwujut... KEREN
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!