NovelToon NovelToon
Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Jodoh Online : Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Nikahkontrak / Duda / Tamat
Popularitas:485.7k
Nilai: 5
Nama Author: Kumi Kimut

Selamat membaca!!!

Kisah Duda Kere[N] Vs Gadis Somplak™

Namanya Chika, gadis dengan hobi nyleneh dari gadis seusianya. Dia suka memancing bersama teman-temannya, bahkan sering ikut kontes dan selalu juara satu dengan hadiah jutaan rupiah.

Dia gadis yang anti dengan duda, apalagi duren alias duda keren. Menurutnya, duda adalah status yang menyeramkan baginya, statment Chika tentang duda adalah pria dewasa yang kurang belaian dari seorang wanita.

Tapi nasib berkata lain, Chika mendapatkan kesialan bertubi saat harus menerima perjodohan online yang sangat merugikan dirinya.

Kedua orang tuanya, telah menentukan nasibnya yang harus berjodoh dengan duren!

Astaga! kek mana tuh?

Apa Chika mau ya nikah sama duda? secara dia tuh anti gitu?

Penasaran?

Yuk baca novel baruku ini, jangan lupa like, komen, fav dan vote.


Mari ber-haha hihi dengan neng othor 😂😂😎

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kumi Kimut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Waktunya menikah!

Satu jam kemudian...

Ruang rias...

Chika telah siap untuk di rias, dia duduk di depan cermin yang memantulkan bayangan dirinya. Di sana, dia melihat sosok yang selama ini bermain kail, slengekan, selain rumah, kolam ikan dan kampus, tidak ada tempat lain yang ia kunjungi.

Memang benar dia melakukan pernikahan ini dengan terpaksa. Namun, pada kenyataannya, dia juga yang akan menjalani peran sebagai seorang isteri dari pria yang baru saja ia kenal. Peran yang belum ingin ia lakoni.

Pernikahan kilat melalui perjodohan online berbayar membuatnya mengalami banyak hal. Masalah terbesarnya ialah, dia menelan ludahnya sendiri. Chika mati-matian menghindari pria berstatus duda, tapi Tuhan justru mempertemukannya dengan seorang duda patah hati yang mengenaskan. Dante Miquel namanya, seorang pria yang masih mencintai mantan isterinya, pria yang memiliki kisah yang belum usai di masa lalu.

"Nona? apa kau melamun?" tanya sang perias yang heran kepada Chika.

"Oh, tidak, aku hanya sedang memikirkan suatu hal, apakah aku sudah cantik?" Chika menata sedikit riasan rambutnya, kemudian mengambil bucket bunga yang ada di meja rias tersebut.

"Sangat cantik nona!" jawab sang perias yakin.

Sang perias mendampingi Chika keluar dari ruangan itu.

KLEK!

Saat pintu ruang rias di buka, mata semua orang tertuju kepada Chika.

Riasan rambut yang tertata rapi, gaun pengantin berwarna putih yang indah, serta senyum manis yang terpancar, membuat penampilan Chika semakin paripurna.

"Wow apa ini gadis kail?" Minho selalu yang terdepan dalam hal mengejek sang adik.

Dante terpesona dengan penampilan Chika yang lebih manis dari sebelumnya, dia menghampiri jika dan langsung menggandeng tangannya.

"Jangan ganggu dia kak Minho, dia adalah calon isteriku."

Semua orang tersenyum bahagia melihat Dante begitu menyayangi sang calon isteri. Apalagi sikap manis yang Dante perlihatkan, kedua orang tua mempelai sudah meyakini jika mereka berjodoh.

Padahal sebenarnya, Dante lakukan hal itu karena dia ingin segera menyelesaikan drama pernikahan kontrak ini. Om duda sudah menunggu terlalu lama, bahkan sampai 1 jam lamanya.

Keduanya berjalan beriringan menuju mobil pengantin yang akan mengantarkan mereka menuju tempat resepsi pernikahan yang berada tak jauh dari rumah om duda.

Di dalam mobil, mereka berdua tak mengatakan sepatah kata pun. Entah apa yang terjadi, padahal biasanya mereka akan bertengkar hebat di sebabkan kelancangan Dante menggandeng tangannya secara tiba-tiba.

Namun, kali ini ada aja berbeda. Chika merasa terbebani dengan pernikahan kontrak ini, di dalam hatinya dia merasa bersalah dengan kedua orang tuanya.

"Apa kita batalkan saja ya pernikahan ini?" Chika merasa ragu sambil menggenggam erat buket bunga mawar di tangannya.

"Kita jalani saja, aku akan membantumu melalui hari-hari yang sangat sulit ini. Kau bisa jadi kekasih Gio." Dante menghibur calon isterinya yang telah gundah gulana.

"Tidak perlu Dan, Sampai detik ini 'pun aku tidak percaya kau mampu menyatukan kami berdua. Tapi paling tidak dengan pertemuan kita yang mendadak ini, membuat keluarga besar kita bahagia." Sang gadis kail menengahi masalah yang ia hadapi. Dia itu tidak terlalu mengeluh, apalagi berharap hal yang lebih, seperri bersatu dengan pria idamannya. Tujuan hidupnya kali ini adalah menghabiskan waktu 6 bulan yang menyebalkan menjadi menyenangkan.

"Tapi kau terlihat cantik memakai baju itu," celetuk Dante yang membuat wajah gadis itu bersemu merah tetapi dia berusaha menyembunyikan perasaannya dengan tetap bersikap masa bodoh di depannya.

"Cih! kau hanya ingin membuatku besar kepala, setelah itu kau akan menjatuhkanku, benarkan yang aku katakan?" Chika berani menatap wajah Dante yang sok cool itu.

Dante baru menyadari jika dirinya mengatakan hal yang benar. Dengan cepat, dia segera mengubah pendapatnya tentang Chika.

"Haha, mulutku kepleset saat mengatakan jika dirimu memiliki wajah yang cantik," ucap Dante sembari menahan tawa, dia baru saja menyadari jika dirinya justru mengagumi gadis kail yang menyebalkan itu.

Perdebatan terus saja berlanjut, sang sopir sampai pusing mendengar keduanya berisik.

"Kalian ini kucing dan tikus ya? dari tadi bertengkar saja!" Sang sopir begah menghadapi kedua orang yang akan segera menikah itu.

"Dia yang membuat keributan terlebih dahulu, bukan aku!" Chika membela diri, tidak sepantasnya ia di salahkan.

Dante tetap tidak mau kalah, dia masih saja keukeuh dengan pendiriannya.

"Hey! kau yang berisik. Dia pak sopir, gadis kail ini yang membuat keributan terlebih dahulu! aku dari tadi diam saja." Dasar Dante, dia benar-benar mengimbangi sifat childish Chika.

"Terserah kalian saja! tugasku hanya mengantar calon mempelai ke tempat resepsi. Lanjutkan pertengkaran kalian, aku akan mendengarkan musik." Pak sopir memasang headset di telinganya, dia begitu menikmati alunan musik yang kini memenuhi alat pendengarannya.

Sedangkan Dante dan Chika masih sibuk dengan perdebatan yang tidak penting, mereka saling tatap. Ada banyak dendam di kedua mata tersebut, namun bukan Dante namanya jika belum jahil.

"Awas saja nanti kau cinta padaku," celetuk Dante penuh percaya diri.

"Cih! tidak akan! dasar duda menyebalkan, berisik, kurang belaian, budak cinta mantan isteri!" Chika mengeluarkan uneg-uneg yang ada di hatinya. Rasanya puas bisa mengumpat di depan pria yang menyebalkan.

"Kau? memangnya kau lebih baik dariku? seorang gadis yang mengagumi badboy, namun hanya bisa mencintai dalam diam. Haish! gadis aneh," Dante semakin menjadi, namun Chika tidak menggubris.

Gadis itu melemparkan pandangan keluar jendela, dia memikirkan apa yang om duda katakan.

Apa yang Dante katakan ada benarnya, jika dia ingin mendapatkan Gio, harusnya mengatakan langsung. Apapun keputusannya akhirnya, yang terpenting, dia sudah mengungkapkannya. Urusan ditolak adalah hal yang tidak terlalu dihiraukan.

"Kau memberikan ide yang cemerlang, aku akan katakan kepadanya jika aku menyukainya sejak dulu. Aku pastikan rasa ini akan segera mendapatkan jawabannya, woh! kau memang cerdas om! bagus! semua misteri sudah terpecahkan!" Chika tersenyum bahagia, tidak ada ganjalan lagi di dalam hatinya.

"Mendengarmu mengatakan hal itu membuatku curiga, kau akan kabur dari pernikahan ini?" Dante kembali menggoda sang calon isteri, meskipun sebenarnya dia cemas jika sang gadis kabur tepat di acara pernikahan.

"Tidak, tenang saja! aku akan mengungkapkannya lain waktu, pernikahan ini akan terjadi. Kau jangan cemas, semua akan baik-baik saja Dan!" ucap Chika sembari menepuk pundak Dante dengan senyum termanisnya.

Diam-diam Dante mencuri padang ke arah Chika, dia menemukan suatu hal yang berbeda dari gadis itu.

Kali ini, dia merasa yakin untuk menjalani enam bulan pernikahan bersama Chika.

'Dia sebenarnya gadis baik dan lugu, mungkin aku saja yang belum mengenalnya. Semoga setelah ini aku akan selangkah lebih dekat dengan Chika dan tidak menutup kemungkinan untuk *b*erpaling kepadanya,' batin Dante bergemuruh, ada rasa aneh di dalam hatinya, semacam getaran tak terduga saat ia dekat dengan Chika.

Apakah ini cinta?

1
wijay chanel
Lumayan
Mari Anah
seru bgt thor cerita y,sukses trs thor bwt karya y
KumiKimut: makasih kak udah mampir di ceritaku,🤭
total 1 replies
Lenny Tumbol
Luar biasa
Veronica Subini
Pasti banya inspirasi dan motivasi /Drool/
MFay
serem klo berurusan ma orgil 😱
MFay
wah, g' sabar nunggu moment om Dante kepincut ma Chika nih 🫣
Malick Piscesa
keren
Sugiarti
ok
Eka Mulyati
bosen baca y
KumiKimut: oke kak terimakasih 😁
total 1 replies
"Candy75
bukan level gak tau aturan, ngeles papan atas? ada 2 aja istilah mu thor
KumiKimut: main juga ke fizzo kka, ada novelku disana ketik ada Kumi.Kimut, nanti muncul 4 novelku
total 1 replies
Jeng Anna
Terpesyona sama ceritanya sampek lupa komeng 😄
KumiKimut: mksh kak 😘😘
total 1 replies
Wiwik Wakidjo
semangat Thor💪💪💪🥰🥰🥰
Sri Yani
gokilll
Sri Yani
maju terus pantang mundurrrr .suka Ama cerita nya maaf kalo gk komen komen tp aq slalu kasih jempol.baru mampir hari ini thorrre.semangat
KumiKimut: siap kak
total 1 replies
Yuli Astuty
hadeuh ada kutil nongol
Yuli Astuty
double up y kk
KumiKimut: iy kak maaf ya belum aku revisi 🙈
total 1 replies
Yuli Astuty
Chika Ojo ngono lah
Yuli Astuty
cie cie cie curhatan hati Chika😊😊😊
Yuli Astuty
maksudnya 4 jempol termasuk jempol kaki🤭🤭🤭🤭
Yuli Astuty
AQ mau...AQ mau..AQ mau
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!