NovelToon NovelToon
My Secretary

My Secretary

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / One Night Stand / Chicklit / Tamat
Popularitas:6.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: RR Maesa

"My Secretary"

Elsa adalah seorang sekretaris yang ditakdirkan menikah dengan atasannya karena hal buruk yang menimpanya.

Edward adalah CEO muda tampan yang besar di London, memiliki sifat temperamen dan pergaulan yang bebas.

Apakah pertemuannya dengan sekretarisnya akan membuat hidupnya berubah?

Follow IG@rr_maesa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RR Maesa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22 Elsa sembuh dari depresi

Setelah cukup lama mereka berpelukan, ibu Elsa melonggarkan pelukannya, menatap putrinya di sela air matanya yang seakan tidak ada habisnya.

“ Kau sembuh, nak “ ucap ibu Elsa tak percaya.

“ Iya bu, aku sudah ingat semuanya “ Jawab Elsa, kembali memeluk ibunya.

Ibunya mengajak Elsa duduk diteras, tangannya terus memegang tangan Elsa.

“ Ceritakan pada ibu, apa yang sebenarnya terjadi ? Kau datang bersama suamimu "

“ Suami ? “ tanya Elsa.  Jadi Edward dari awal memang memperkenalkan dirinya sebagai suami.

“ Tentu saja, pria itu menunjukan buku nikah kalian “ ujar Ibu.

Elsa mengingat ingat, kapan dia menikah dengan Edward. Rasa sedih, trauma yang dirasanya, membuatnya merasa frustasi putus asa, sehingga tidak peduli dengan sekitarnya, mungkin sedikit sedikit dia akan ingat kalau terus mencoba mengingatnya.

“ Apa yang dikatakan Edward pada ibu ? “ tanya Elsa, dia ingin tau terlebih dulu, dia tidak ingin kalau ibunya tau dia diperkosa Edward saat mabuk. Dan dia yakin laki laki pengecut itu tidak mungkin mengatakannya.

“ Pria itu bilang kau sakit karena trauma dia memeprkosamu saat mabuk “

Jawaban ibunya membuat Elsa kaget, jadi laki laki itu benar benar mengatakan yang sebenarnya.

“ Ibu serius, dia mengatakannya ? “

Ibu Elsa mengangguk. “ Apa itu benar nak ? “ tanyanya, penasaran.

Elsa mengangguk, “ iya bu, dia mabuk waktu itu, dia dipaksa bertunangan dengan   wanita pilihan ayahnya, kalau tidak dia tidak mendapat warisan apapun, dia sangat terpukul. Tetapi seharusnya dia tidak memeperlakukanku dengan buruk, seandainya dia tidak mabuk, mungkin semua ini tidak akan terjadi padaku  “

Ibu Elsa mendengarkan, “ Jadi dia mencintaimu ?  Kalian pacaran ? “

“ Tidak bu, aku tidak tau hubungan kita seperti apa, aku tidak mau merasa geer kalau dia tidak mengatakannya, “

“ Dia menikahimu dengan sah, “

“ Aku tidak begitu mengingatnya dengan jelas bu, hanya saja dua cincin ini ada  di tanganku “ Elsa

memperlihatkan cincin di tangannya, yang satu cincin saat Edward mengajaknya menikah, yang satu saat mereka menikah.

“ Kau mencintainya ? “ tanya Ibu Elsa, menatap mata Elsa, yang akhirnya menunduk.

“ Tidak tau bu, sebenarnya ini sangat membingungkan. Aku masuk dalam masalah orang kaya yang rumit “

“ Apa ayahnya benar benar mengusirnya ? “ tanya ibu Elsa.

“ Katanya dia tidak punya uang dan pekerjaan “ lanjut ibu.

“ Sepertinya begitu, makanya dia membawaku pulang. Tapi aku bahagia bu, aku bisa bertemu ibu, hanya saja bagaimana dengan perekonomian kita ? Adik adik masih sekolah “

“ Kau jangan takut soal itu, uang yang kau kirim ke ibu waktu itu sangat banyak, dan ibu sudah membayarkan biaya kuliah adik adikmu sampai lulus “

“ Uang ? Uang apa ? “ Elsa mengerutkan kening. Bahkan dia ingat semua uangnya digunakan untuk membayar ganti rugi pada Edward.

Ibunya menatapnya, “ jadi kau tidak mengirim uang ? “

“ Tidak bu, aku tidak punya uang banyak “

“ Mungkin suamimu yang mengirim, bahkan ada pesan dari nomormu . Ibu heran waktu itu kenapa uangnya banyak sekali, katamu itu semua tabungan yang kau kumpulkan bertahun tahun termasuk  bonus bonus, meskipun masih tidak masuk akal, karena uang itu sangat banyak “

“ Sepertinya diam diam Edward mengirim uang pada ibu “

“ Sepertinya, dia anak yang baik, bukan ? “ tanya ibunya. Elsa terdiam.

“ Baik, baik apanya ? “ batinnya. Ibunya tidak tau bagaimana kehidupannya sebelumnya.

“ Apa Edward tau kalau ingatanmu telah kembali ? “

“ Belum Bu, tolong jangan beritau dia dulu bu. Aku ingin sedikit memeberinya pelajaran “  lanjut Elsa. Ibu Elsa tercenung lalu mengangguk.

“ Kau lihat, suami tampanmu berkeja memetik daun teh “ ujar Ibu Elsa sambil terkekeh, yang di angguki Elsa yang tersenyum mengingat kembali penampilan Edward berangkat kerja tadi.

Sore harinya, Elsa sudah berdandan sangat cantik, tentu saja sekarang dia mandi sendiri, Edward pasti berfikir ibunya yang memandikannya. Adiknya sudah kembali ke kota untuk kuliah jadi tidak mungkin memandikannya.

Dari kejauhan pria tampan itu datang, melihatnya lusuh berkeringat seperti itu, membuat hati Elsa merasa kasihan juga, tapi dia memang harus memberinya pelajaran.

Edward melihat istrinya sudah berdandan cantik berdiri menggunakan gaun berwarna nude yang lembut, rambutnya tergerai di samping bahu kirinya. Tidak lupa menggunakan riasan wajah yang semakin mempercantik

penampilannya. Dia merasa semakin mencintai istrinya itu.

“ Honey, kau sudah menungguku ? “ tanyanya sambil menyimpan keranjang di teras.

Edward berjalan mendekat, “ kau terlihat semakin cantik “ pujinya lalu mencium pipi Elsa. Elsa mengernyitkan matanya.

“ Kenapa ? Aku bau ya ? hari ini matahari terik sekali “ ujar Edward.

“ Aku senang kau menungguku dengan sangat cantik, tapi aku kecewa  tidak mendikanmu “ bisiknya pada

telinga Elsa, membuatnya bergidik, untungnya dia cepat sadar jadi tidak perlu selalu dimandikan Edward.

“ Aku ingin cepat mandi Honey, badanku sangat lelah “ keluhnya sambil menggandeng Elsa masuk rumah.

Mereka makan bertiga saja, seperti biasa Edward menyuapi Elsa, ibu elsa memperhatikannya tersenyum senang, sepertinya menantunya sangat mencintai anaknya.

“ Ibu, ada yang ingin aku bicarakan “ ujar Edward, menatap ibu Elsa.

“ Bicara saja , soal apa ? “

“ Soal perkebunan bu ! “

Ibu Elsa tampak kaget begitu juga dengan Elsa.

“ Ada apa dengan perkebunan ? “ tanya ibu Elsa

“ Aku dengar kalau perkebunan ini milik ayah Elsa, kemudian sesuatu terjadi dan bangkrut meninggalkan banyak hutang, apa benar begitu ? “

Ibu Elsa mengangguk, “ orang orang memberitahumu ? “

“ Iya bu, dan aku ingin mengembalikan itu semua pada kalian “ucapan edward semakin membuat kaget.

“ Aku tidak mau kalian susah, bukankah kalian sekarang jadi keluargaku ?  “

Perkataan Edrwad semakin membuat hati Elsa meleleh, Begitu perhatiannya pria itu pada keluarganya.

“ Kita tidak punya uang untuk membayar utang utang itu “ ujar ibu Elsa.

“ Aku ingin tau perkebunan sekarang milik  siapa dan berapa hutang yang harus dibayar dan beberapa hal lainnya. Kita bisa membuat investigasi kenapa kebangkrutan itu terjadi “ lanjut Edward.

Membuat Elsa tersenyum, sepertinya rasa CEO nya sudah kembali. Edward tidak sengaja melihat Elsa tersenyum.

“ Hei, kau tersenyum tadi, apa kau senang kalau perkebunan kembali ke tangan kalian ? “Edward tampak berbinar, mengelus punggung Elsa dan mengecup pipinya. Ingin sekali Elsa menepuk tangan pria itu yang asal cium cium saja.

“ Aku yakin kau akan cepat sembuh, Honey “ ucapnya lagi tulus, menatap sedih wanita itu. Melihat reaksi Edward membuat Elsa merasa sedih dan terharu, ingin sekali memeluk pria itu.

“ Aku akan memberikan nomor telpon mantan pengacaraku “ ujar ibu Elsa.

Edward mengangguk, menoleh pada Elsa,akan membawa istrinya ke kamarnya.

“ Oh iya bu, apakah aku bisa menggunakan komputer Elsa ? “ tanya Edward sebelum beranjak.

“ Sepertinya begitu, komputer itu sudah lama tidak di pakai “ jawab ibu Elsa sambil melirik pada Elsa,  tidak tau apakah sesuai dengan keinginan Elsa.

Di dalam kamar, Edward duduk di meja belajar Elsa, menyalakan komputer, mengambil beberapa kertas hvs, menelpon banyak orang, menuliskan sesuatu, mengetikan sesuatu, begitu serius.

Elsa memperhatikannya sambil berbaring di tempat tidur. Dia begitu terharu dengan ketulusan Edward membantu keluarganya. Dia tidak mungkin membiarkannya berjuang sendiri bukan ?

Perlahan dia bangun dan menghampiri Edward yang sedang serius menulis.

Elsa memeluk lehernya dari belakang dan mencium pipi Edward.

Pria itu begitu kaget, “ Honey “ panggilnya sambil menoleh pada Elsa dan memegang tangan di lehernya.

“ Kau sudah lebih baik ? “ tanyanya.

“ Terimakasih “ ujar Elsa, semakin membuat Edward kaget dan membalikan badannya, berdiri berhadapan dengan Elsa.

“ Kau sudah sembuh ? “ tanyanya.

Elsa mengangguk. Edward masih tidak percaya dan menatapnya dalam dalam.

Cuma begitu reaksinya ? batin Elsa kecewa. Apa dia lebih suka aku sakit ? gerutunya dalam hati.

Belum juga Elsa bicara lagi, mulutnya sudah tidak bisa digerakkan, pria itu menciumnya dengan ganas, mencium bibirnya, keningnya, pipinya wajahnya habis diciumi Edward, bahkan pria itu menitikan air matanya, menangis.

“ Aku benar benar merasa bersalah, tolong maafkan aku honey “ itu kata kata yang pertama di ungkapkan Edward.

“ Kau fikir aku akan memaafkanmu begitu saja ? “ gerutu Elsa.

“ Aku akan melakukan apapun, asal kau  tidak membenciku, Aku sangat menyesal “ ucap Edward dengan tulus.

Dalam hati Elsa merasa lucu, pria yang banyak diinginkan wanita ini memelas padanya.

“ Tentu saja kau tidak akan dengan mudah mendapat maaf dariku “ Elsa memberengut.

“ Katakan apa yang harus aku lakukan ?”

“ Nanti aku fikirkan dulu “ jawab Elsa, kembali ke tempat tidur, memakai selimutnya.

Edward mengikutinya masuk dalam selimut.

“ Kau sedang apa ? “ tanya Elsa

“ Tentu saja tidur, honey “

“ Kenapa kau tidur di ranjangku ? “

“  Aku ini suamimu Honey, tentu saja aku tidur bersamamu “

“ Sejak kapan aku menikah denganmu ? “ goda Elsa

“ Tentu saja waktu itu kita menikah, kau lihat cincin dijarimu ? itu cincin pernikahan kita “ jelas Edward, putus asa atas penolakan Elsa.

“ Kenapa cincin ini ada disini ? “ Elsa mau melepas cincinnya.

“ Apa yang kau lakukan ? “ Edward menarik cincin itu masuk kembali ke jarinya.

“ Aku tidak merasa ada yang memasangnya di jariku “

“ Tentu saja aku, masa orang lain. “

“ Aku tidak mau “ Elsa mau kembali melepas cincinnya, Edward menahannya, mereka malah jadi tarik tarikan cincin dan tidak terasa Edward sudah berada di atas tubuh Elsa, memegang tangan Elsa ke atas supaya tangan satunya tidak melepas cincinnya.

“ Aku tidak mau kau  melepas cincin pernikahan kita “ Edward menatap Elsa.

“ Kenapa ? “ tanya Elsa, balik menatapnya.

“ Karena aku mencintaimu “ jawab Edward dengan mantap. Hati Elsa berbunga bunga mendengarnya dan juga merasa malu karena Edward menatapnya begitu  dalam, sampai dia merasa gugup.

Elsa tidak bicara lagi saat pria itu mencium bibirnya dengan lembut.

“ Aku menginginkannya “ bisik Edward, membuat Elsa berkeringat dingin, semakin gugup, dia masih takut dengan perilaku kasar Edward waktu itu.

Belum sempat Elsa menolak, pria itu kembali menciumnya dengan lembut, sangat lembut, membuat Elsa semakin terbuai, bahkan saat tiba tiba Edward menyentuh dadanya. Tangan Elsa menahannya.

“ Kenapa  ?”

“ Bukankah katamu kecil “ ucap Elsa pelan

Edward diam, kenapa Elsa tau ucapannya, kemudian dia menundukan kepalanya ke dada Elsa, “ aku lupa bilang kalau aku menyukainya, “ rona muka Elsa semakin merah.

“ Hei, kenapa kau tau ucapanku ? jangan kau katakan waktu itu kau sudah sembuh kan ? “ seru Edward tiba tiba menghentikan gerakannya.

Elsa terkekeh, Edward menggeleng geleng.

“ Kau nakal, dan kau takan lepas  dari hukumanku “

“ Hukuman apa maksudmu ? “

“ Menjadi miliku malam mini “ ucapnya, kembali mencium bibir Elsa dengan lembut.

Elsa benar benar merasa gugup, takut dan khawatir, bayangan kejadian itu muncul lagi, dia semakin takut. Tapi kekhawatirannya tidak terbukti, pria itu justru memperlakukannya dengan baik dan lembut, sangat lembut , Edward berusaha supaya istrinya itu jangan sampai kembali trauma. Dia melakukannya dengan penuh kasih sayang dan cinta.

 

 ***********

 

Pagi ini Edward sudah berdandan rapih, bahkan memakai kemeja, berdasi dan berjas. Tangannya menyentuh bahu istrinya.

“ Honey, aku ada janji hari ini, apa kau masih ingin tidur ? “ ujar Edward, membelai rambut istrinya.

“ Aku masih ngantuk “ Elsa menjawab dengan malas, terpaksa membukakan matanya, matanya langsung terbelalak mlihat Edward berdandan seperti itu, tidak lagi berkaos lusuh.

“ Kau mau kemana serapih ini ? “ tanyanya, sambil duduk, menutup tubuhnya dengan selimut. Melihat suaminya setampan ini, dia menjadi takut akan banyak wanita menggoda Edward.

“ Aku ada janji dengan mantan pengacara ayahmu. Dan aku juga membeli sebuah mobil yang murah”

“ Bukankah katamu kau tidak punya uang ? “

“ Aku membeli dari temanku, bayarnya kapan kapan “ jawabnya sambil tersenyum.

Huh. Orang kaya gampang sekali membeli mobil yang bayar kapan kapan, dia saja nabung terus ga kebeli kebeli.

“ Aku sudah sangat terlambat, hari ini kau terpaksa mandi sendiri “ ujarnya dengan serius. Elsa mencibir, siapa yang mau dimandikan dia, tubuhnya serba di komentari.

“ Mungkin aku akan pulang larut, jangan menungguku “ Edward mendekatkan wajahnya mencium bibir Elsa. Lalu beranjak keluar kamar. Entah kenapa hatinya begitu berat melepas suaminya. Apakah ini pertanda buruk ?

Seharian tanpa Edward membuat hatinya resah, ini hari pertama  dia ditinggalkan Edward, kenapa begitu merasa takut kehilangan. Padahal suaminya sudah bilang jangan menunggu, tapi Elsa tetap menunggunya pulang.

Dilihatnya jam sudah menunjukkan pukul 12 malam, tapi sepertinya tidak ada tanda tanda Edward akan pulang. Di sudah menelponnya berkali kali bahkan ratusan kali tapi hp suaminya tidak aktif.

Apa yang sebenarnya terjadi ? Kenapa Edward tidak bisa dihubungi ? Apakah sesuatu terjadi padanya ? Hati Elsa benar benar gelisah, merasa khawatir yang amat sangat, meskipun Edward bilang akan pulang terlambat, tapi dengan dia tidak bisa dihubungi, benar benar membuatnya putus asa.

 

**********

1
Mystera11
aq suka sm alurnya walaupun pasti ada yg pro dan kontra,,, jarang2 ada novel yg menceritakan tokoh utama wanita dicintai oleh 2 pria skligus apalg sampe mnikah dan mempunyai anak,,, ada sih yg pnh kubaca tp itupun sekedar menikahi tanpa mnyentuh apalg sampe hamil oleh tokoh pria ke 2. nyesel dlu bacanya sempat brhnti krn nunggu slsai tamat dlu biar ngga pnasaran,, tp trnyata aq kelupaaan krn pindah baca di aplikasi lain. akhirnya skr aq marathon bacanya,, 😌
Mystera11
Luar biasa
Mystera11
udah baca yg ke2 kali krn pingin baca yg season 2 dan 3 nya tp lupa sama alurnya cerita ini...
melting_harmony
Luar biasa
Franki Lengkey
seharusnya elsa tdk kerja masa suami pemilik perusahaan istri cari kerja di luar
Franki Lengkey
thor ......
Franki Lengkey
ini awal yg tdk baik...aku sudah membaca novel ini dan ini kali ke dua
Franki Lengkey
wow aku suka
Franki Lengkey
aduhh jahatt sekali olivia
Franki Lengkey
thor tdk di jelaskan apa yg dilakukan elsa dan edwart selanjutnya
Franki Lengkey
kalau cincinya kekecilan di kasih sama saya aja ya bole?
Franki Lengkey
aduh di mana mereka ya kok berhari2
Franki Lengkey
edwart elsa sabar ya belum saatnya kalian bersatu kembali
Franki Lengkey
hmmmmm mantul 10x jempol 10x 👍🏻
Franki Lengkey
cepat sembuuh dady edwart
Franki Lengkey
ha ha ha ha ternyata edwart ongat kalau babak belur kedua kalinay
Franki Lengkey
kasihan elsa kalau amnesia edwrt lama2
Franki Lengkey
ha ha ha ha ha tingkah dedy edwart bikin aku tambah suka
Franki Lengkey
semangat thor aku suka ceritanya mantap
Franki Lengkey
pasti edwart akan segera mengingat kembali siapa elsa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!