NovelToon NovelToon
Mr Billioneire Wife

Mr Billioneire Wife

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / One Night Stand / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:16.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: evii_

plagiat dilarang mendekat!🔥🔥

aku tidak tahu apakah ini depresi. maksudku aku tidak sedih,tapi aku juga tidak bahagia. di saat langit terang aku tertawa dan bercanda gurau. dan disaat malam aku lupa cara untuk tersenyum. ~ Grace Elisha Elard

aku akan menyembuhkan semua lukamu dengan cinta yang kumiliki. ~ Damian Efrat Wilson.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon evii_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berhenti memberontak (Revisi)

Sampai di bandara,

Kami bergegas masuk kedalam pesawat. Malam ini juga kami berniat kembali ke New York. Aku tidak ingin membuang-buang waktu. Pekerjaan kantor masih menumpuk dan harus segera di selesaikan.

Kini pikiran ku melayang kemana-mana, mencari ide untuk membuat Grace patuh dan tidak bisa melarikan diri lagi. Aku tidak ingin Grace pergi untuk yang kedua kali.

Kebahagiaan seakan mengelilingiku kini. Entah bagaimana reaksi Grace saat melihat ku nanti, mungkin saja dia akan terkejut dan memberontak.

Tidak masalah aku punya banyak cara untuk menjinakkannya. Kali aku tidak akan tertipu dengan sikap manisnya lagi. Aku bisa menjamin itu.

Begitu pintu terbuka, mata ku menangkap sosok Adam tengah bermain bersama putra ku. Aku berjalan menghampiri mereka dan mengambil alih Xavier dari gendongan Adam.

Xavier terbangun sejak aku datang menjemputnya. Menggemaskan, aku masih tidak menyangka di usia sekarang sudah menjadi seorang ayah.

Tampan, kau mungkin menyaingi ketampanan ayah mu nanti. Berulang kali aku mendaratkan kecupan, Xavier bergumam cepat. Membuatku tersenyum tanpa sadar.

"Aku ada urusan, tolong jaga Xavier sampai aku kembali!" kata ku. Adam sedikit terkejut saat mendengar ku meminta tolong.

"Baik sir!" Adam menjawab setelah terdiam beberapa saat. Aku kembali menyerahkan Xavier dan masuk kedalam kamar. Bersiaplah Grace, aku akan menghukum mu!

Author POV.

Damian memutuskan kembali ke kamar. Begitu pintu terbuka matanya menetap pada satu objek. Grace yang tertidur nyaman di atas ranjang.

Alih-alih terganggu akan kedatangan sang suami, Grace malah semakin tidur nyenyak. Terbukti oleh dengkuran-dengkuran halus yang keluar dari sela-sela bibirnya. Seolah tidak merasakan firasat buruk apapun.

Damian tidak ambil pusing, memilih berjalan mendekat dan duduk di sofa yang terpampang jelas di depan ranjang. Damian duduk termenung sembari melemparkan tatapan lapar ke arah ranjang. Seolah ada hidangan lezat tersaji untuk di nikmati.

Dua tahun, Damian menekan rasa rindu, ingin meluapkan perasaan itu dengan menyentuh tubuh Grace sekarang. Sayangnya, wanita itu masih tidur dengan nyamannya.

Haruskah Damian meminta haknya sekarang tidak peduli jika Grace menolaknya. Tidak-tidak, Grace mungkin semakin membencinya. Tapi, Damian berhak atas tubuh rapuh itu.

Lakukan saja sekarang, anggap semua ini hukuman karena telah lancang pergi meninggalkannya tanpa izin.

Damian merangkak naik ke atas ranjang. Mengungkung Grace di bawah tubuhnya. Damian menanggalkan satu persatu pakaian Grace dan melemparkannya ke sembarangan arah. Perlahan Tapi pasti. Dia Tidak ingin membangunkan Grace.

Selesai dengan perbuatan gilanya, kini giliran Damian yang melepaskan pakaian. Mulai dari jas dan kemeja semua Damian tanggalkan.

Indah, tubuh mungil Grace membuat Damian bergairah. Tak ambil pusing Damian mulai menjalankan rencana. Mengambil ikat pinggang dan melilitkannya pada pergelangan tangan Grace. Tak lupa menutup mata Grace dengan menggunakan dasi.

Let's play!

Damian mendaratkan kecupan ringan pada mulanya. Namun, lama-kelamaan kecupan itu berubah menjadi ciuman panas dan sangat menuntut. Grace yang mendapatkan serangan mendadak langsung gelagapan.

Sadar dari alam mimpi dan berusaha melepaskan diri. "Siapa kamu, lepaskan!" sentak Grace, menendang-nendang-kan kakinya di udara. Mencoba menyerang Damian.

Damian tidak menjawab, hanya menyunggingkan senyum licik dan kembali melanjutkan aksi. Setiap inci tubuh Grace Damian rasakan. Tidak memperdulikan umpatan dan penolakan yang keluar dari bibir seksi itu.

Lagi pula bukan hanya Damian yang menikmati pergumulan itu. Grace juga ikut menikmati meskipun kata tidak selalu terdengar di setiap rintihannya.

Erangan demi erangan terdengar bersahutan entah berasal dari Damian atau Grace, namun saling bersahutan menandakan keduanya menikmati pergumulan.

"Ini hukuman karena kau pergi tampa izin dari ku Grace!" bisik Damian sebelum akhirnya ambruk di samping Grace.

Keduanya tidur dalam selimut yang sama. Damian melepaskan ikat pinggang yang menahan tangan Grace. Alhasil keduanya tidur dengan saling berpelukan.

...🦋🦋🦋🦋...

Kota New York.

Dahi Grace berkerut, terganggu oleh cahaya lampu yang menggantung indah di atas langit-langit kamar. Grace terbangun dari tidurnya, memegang kepala yang terasa berdenyut nyeri.

Grace menyandarkan tubuhnya di atas kepala ranjang. Membiarkan matanya bergerilya ke sana-kemari mengamati kamar.

Mewah, luas, bersih, tunggu, kamar siapa ini? dan kenapa tubuhnya terasa sangat lelah. Seolah rasa lelah itu mendera ke seluruh tubuh.

Seingatnya, semalam seseorang memperkosanya. Tunggu, apa dirinya di culik? pikiran negatif mulai berseliweran di kepalanya. Grace panik dan takut.

Kabur, Grace harus keluar dari sini dan meminta bantuan orang-orang setempat. Tetapi, baru Grace berdiri tiba-tiba saja Grace terjatuh. Kakinya gemetar dan lemas.

"Aduh!" keluh Grace. Bibirnya meringis, menahan sakit di **** *************.

"Sudah bangun sayang?" suara berat seseorang membuat Grace mematung. Bibirnya merapat, tidak bisa berkata-kata.

Suara ini, suara yang sangat Grace kenal. Sial, aku tertangkap. Dengan keberanian yang tersisa, Grace mendongakkan kepala. Menatap seorang pria yang berdiri tegap di ambang pintu.

Tampan, Damian masih sama. Tidak ada perubahan, wajah datar, tatapan tajam, dan aura berwibawa itu seakan melekat pada dirinya.

"Selamat datang kembali di rumah mu sayang!" serunya dengan suara meremehkan Memprovokasi Grace, berharap wanita itu merasa bersalah dan minta maaf. Mungkin Damian masih bisa memberinya maaf.

Masih diam, Grace masih tidak percaya dirinya tertangkap dalam waktu sesingkat ini. "Puas dengan kebebasan mu, sayang?" Damian berjalan maju, menatap Grace dengan sorot mata tajam. Membuat Grace merasa terancam dan beringsut mundur.

Pandangannya beralih pada anak laki-laki berusia satu tahun kini. Xavier terlihat senang di gendongan sang ayah. Seolah tidak memerlukan kehadiran ibunya lagi.

"Kau yang memperkosa ku semalam?" tanya Grace. Memperlihatkan wajah garang, Damian yang menyadari hanya bisa tertawa dalam hati. Tidak ingin merusak imagenya sebagai pria tampan yang menakutkan.

"Itu hanya hukuman kecil, tidak usah berlagak seperti korban pelecehan. Aku suami mu berhak atas tubuh mu."

Grace menggaruk tengkuknya yang tidak gatal. Malu. Sebenarnya dia tidak membenci Damian. Yang Grace benci dari sosok Damian adalah sikapnya yang suka memaksa.

"Sebenarnya apa yang kau inginkan dari ku Dam. Kenapa kau menargetkan aku, masih banyak wanita di luaran sana yang menunggu lamaran mu. Jadi biarkan aku pergi dan serahkan Xavier pada ku." teriak Grace kesal.

"Aku tidak akan memberikan Xavier sebelum kau menyadari kesalahan mu. Untuk sekarang kau tidak boleh keluar dari kamar ini."

"Renungkan kesalahan apa yang telah kau perbuat. Jangan berpikir kau bisa melarikan diri kali ini, karena aku tidak akan membiarkannya!" tegas Damian memperingatkan.

"Sebentar lagi Ellie datang dan membawakan mu makan siang. Berhenti memberontak atau aku akan memaksa mu dan bertindak tegas. Kau mengerti!" peringat Damian sebelum berlenggang pergi, meninggalkan Grace sendiri.

Haruskah Grace menangis tersedu-sedu sekarang. Semua perkataan Damian benar adanya, Grace adalah istri sah Damian secara hukum dan agama. Sudah seharusnya Grace tinggal bersama di penjara mewah ini.

Sial, aku harus bagaimana sekarang?

TBC

warning!

cerita ini hanya fiksi yang author buat sesuai dengan imajinasi author jadi mohon untuk tidak dianggap serius. 🙏!!!!!!

1
ollyooliver🍌🥒🍆
hmmm.apakah nanti akan seperti cerita novel yg membosankan lainnya yang ujung"nya bapaknya dimaafkan lalu diterima kembali..😌
Asih Sudarsih
aku curiga peter yg membuat belle hamil dan punya anak
Aba Bidol
Kerennnnn 👍❤️
Jessica Xie
halo othor
apakah dh boleh d rilis novel barunya
koq dari tahun 2022 sampe tahun 2024 masih belum liris sih
muhammad daffa: kak kpn update novel baru nya versi anak anak " damiyan & Peter
total 1 replies
PANJUL MAN
alurnya menarik
PANJUL MAN
bagus
PANJUL MAN
menarik
PANJUL MAN
apa obat peransangnya bereaksi koq gak kita gak tau ,tiba2 saja udah selesai, ada adegan yg hilang?
PANJUL MAN
lanjut komandan !
PANJUL MAN
lanjut
G.Lo
Cerita bagus...sangat bagus cuman kok sosok Damian kasar yach...harusnya istri disayangi bukan dikasarin kecuali perbuatannya melanggar itu baru terserah anda...
Imam Sutoto Suro
mantap thor lanjut
Imam Sutoto Suro
top deh lanjut thor
Imam Sutoto Suro
wooow keren lanjut thor
Imam Sutoto Suro
beneran super duper novel lanjutkan thor
Imam Sutoto Suro
beneran keren thor lanjutkan
Imam Sutoto Suro
amazing story
Imam Sutoto Suro
joosss tenan lanjutkan thor
Imam Sutoto Suro
wooow amazing story thor lanjutkan
Imam Sutoto Suro
good luck thor lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!