NovelToon NovelToon
Cinta Bersemi Diujung Musim

Cinta Bersemi Diujung Musim

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:603.2k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Rahayu

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Fatimah yang biasa di panggil Fatim berasal dari keluarga yang cukup berada namun sangat tomboy dia anak semata wayang yang tak pernah menyukai laki - laki karena menganggap semua lelaki adalah sama seperti ayahnya yang menurutnya berengsek karena tega meninggalkannya dan ibunya sewaktu ia masih kecil.

Akankah semuanya berubah sejak ia mengenal sosok Abas lelaki sederhana murid pindahan yang sekarang sekelas dengannya.

Apakah Fatim akhirnya akan merasakan jatuh cinta dimasa SMA nya???
Siapakah lelaki yang dapat memenangkan hatinya??? ikuti kisah selanjutnya ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Rahayu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TEROPONG BINTANG

Setelah mobil yang membawa lelaki yang bernama Abas berlalu Fatim dengan segera menghampiri pak sopir Bus untuk menyerahkan bantuan ban yang dia dapat. Sementara teman - temannya tidak ada yang tahu sebenarnya kendala yang dihadapi mereka sangat berat seandainya Fatim tidak bisa mendapatkan ban pengganti untuk mobil yang mereka tumpangi .

"Pak, ini bannya semoga cocok ya, "Sambil menyerahkan ban mobil yang dibawanya.

"Wah alhamdulillah kamu hebat nak, bapak tidak bisa membayangkan kalau ban ini tidak ada maka kita tidak akan bisa sampai ditempat tujuan dengan tepat waktu." Ucap pak sopir sambil menerima ban yang Fatim berikan.

Setelah menerima ban tersebut pak sopir segera memasangnya dengan segera agar tidak banyak waktu yang terbuang.

"Alhamdulillah nak sekarang sudah selesai dan kita bisa melanjutkan perjalanan lembali."

"Alhamdulillah pak, akhirnya." Ucap Fatim sambil mengusap kedua tangannya kewajahnya sebagai ungkapan syukur.

"Nak sebaiknya kamu segera memanggil teman - temanmu untuk segera masuk kembali kedalam mobil, karena takut kita sampai tidak sesuai jadwal."

"Oke pak, siap, " Sambil mengangkat tangan sikap hormat.

Melihat tingkah Fatim yang lucu membuat pak sopir tersenyum.

"Duh cah ayu ini sangat cantik dan baik, kalau aku punya anak lelaki dah ku ambil mantu tu anak."Gumam pak sopir sambil segera membereskan peralatan yang telah dipakainya tadi.

Fatim berjalan mendekati Rangga yang sedang asyik bercengkerama dengan Yati dan teman - teman lainnya, tampak Yati wajahnya sangat bahagia karena ia sangat ngefans sama Rangga sang ketos, dan kali ini ia merasa sangat beruntung karena bisa sedekat ini dengan ketosnya.

"Permisiiiiii, maaf kalau mengganggu , kak Rangga kata pak sopirnya semua sudah bisa naik kembali ke mobil supaya bisa sampai tepat waktu."Ucap Fatim dengan sedikit berteriak karena candaan teman - temannya sangat berisik.

"Eh iya Fatim terima kasih ya, akan segera kakak umumkan sekalian daerah tujuan kita ini sudah dishare sama kepala sekolah kita."

"Halo - halo perhatian semuanya harap segera naik kembali kedalam bus, dan tujuan kita kali ini adalah desa Lembang tetapi kita bukan menginap dihotel ya melainkan dirumah - rumah penduduk."

"Ayo semua lekas naik."Ucap Rangga tegas.

Semua kembali masuk kedalam bus yang mulai bergerak menuju ke desa Lembang. Disana nantinya mereka akan mengunjungi sebuah tempat wisata edukasi yaitu Observation Atorium Bosscha atau yang lebih bekennya Teropong Bintang Bosscha yang telah berdiri sejak tahun 1923 yang menjadi tempat wisata edukasi ,dimana ini merupakan Teropong Bintang tertua di Indonesia. Masyarakat sekitar mengenalnya dengan istilah Sterwah yaitu tempat mengamati benda langit. Selain indah tempat karya wisata edukasi yang beralamat di Jalan Teropong Bintang Lembang ini sangat murah hanya Tujuh Ribu Lima Ratus Rupiah saja per orangnya.

Suasana didalam mobil kembali hening, hari sudah mulai sore dan anak - anak yang lain mulai sibuk dengan urusan masing - masing rencananya nanti mobil akan berhenti disebuah masjid yang dijumpai untuk mandi dan sholat asyar, dan setelah selesai mereka akan lanjut lagi.

Selama perjalanan Fatim dan Yati jarang berinteraksi itu karena jarak tepat duduk mereka yang berjauhan, terapi saat makan mereka akan makan bersama.

Kini tak terasa telah masuk waktu magrib mereka memutuskan untuk beristirahat dulu untuk solat magrib dimasjid yang mereka jumpai dan setelahnya akan makan malam bersama.

Perjalanan panjang ini kembali dilanjutkan karena sudah jauh malam udara dingin semakin menusuk tulang, semua penghuni sudah terlelap ke alam mimpi tak terkecuali Fatim dan Rangga, dan tak ada yang menyadari sedari mereka berangkat ada sebuah mobil avanza hitam yang selalu mengikuti mereka, yah mobil itu adalah oramg suruhan Gladis untuk menculik Fatim dan membuangnya kehutan jauh dari rombongannya.

Hari sudah menjelang pagi dan pak sopir memarkirkan kendaraannya tepat disebuah masjid yang cukup besar dan ramai untuk solat Subuh, mereka kini sudah sampai diBandung, kurang lebih tiga atau empat jam lagi mereka tiba diLembang. Semua siswa yang sholat sudah turun begitu juga dengan Fatim.

"Fatim loe ikut turun." Tanya Rangga dengan suara serak khas orang bangun tidur.

"Iya kak tapi kali ini gue sedang nggak sholat, cuma mau membersihkan diri saja ke toilet, permisi. "Ucap Fatim segera turun.

Melihat Fatim yang berjalan sendirian Yati segera menghampiri sahabatnya itu.

"Frenn."Sambil memeluk Fatim erat.

"Aduhhh Oneng gue nggak bisa nafas ini, sesak."

"Maaf frenku abisnya gue kangen hampir seharian kita nggak ngobrol."

"Iya nanti kita bakalan ngobrol sampai puas kalau sudah sampai sekarang gue mau ke toilet dulu loe mau ikut?"

"Ogah gue, masih dingin subuh aja belum."Sambil memoncongkan bibirnya.

Fatim yang melihat tingkah lucu Yati hanya tertawa dan segera berlalu menuju toilet perempuan yang letaknya ada dibelakang Masjid.

Orang yang mengikuti Fatim segera bertindak saat melihat ada kesempatan Fatim sedang sendiri. Dengan cepat mereka berdua menghampiri Fatim dan hendak membekap mulut Fatim namun dengan sigap Fatim menghindar dan terjadilah baku hantam sampai "Kress." Sebuah jarum mendarat tepat dileher Fatim.

Tubuh Fatim seketika membeku karena obat bius yang ada dijarum telah bekerja dengam cepat dan " Bugh. "Tubuh Fatim ambruk.

"Cepat angkat, bawa tubuh gadis itu ke mobil, obat bius itu hanya akan bertahan satu atau dua jam, maka kita harus cepat." Ucap salah satu dari orang tersebut.

Salah satu dari mereka segera menelepon Gladis.

"Halo selamat pagi nona, kami sudah berhasil melumpuhkan target tenyata kali ini kami agak sudah melumpuhkan target terpaksa kami melepaskan jarum bius, apa yang harus kami lakukan padanya nona?"

"Ehmm kalian buang saja gadis itu jauh dari rombongannya agar dia tidak berada didekat kekasihku." Ucap Gladis tersenyum sinis dipagi hari.

Akhirnya hidup loe akan kelar Fatim, makanya jangan suka ikut campur urusan orang lain dengan tersenyum sinis.

Dengan cepat kedua orang itu membawa tubuh Fatim yang sangat menggoda dan hampir sempurna untuk seorang gadis membuat keduanya berpikiran jorok.

"Bro sepertinya sayang kalau kita langsung membuang gadis ini ada bagusnya kalau kita nikmati dulu baru kita buang."

"Gue nggak mau kalau loe mau yah silahkan gue nggak, karena gue juga punya anak gadis seumuran dengan nih anak, berasa ngerjain anak sendiri gue, nggak mau gue."

"Ya udah kita jalan yuk makin nggak sabaran gue lihat moleknya nih perawan."

Mobil avanza hitam itu segera meninggalkan rombongan Fatim menuju ke arah yang berlawanan Dengan Lembang yang menjadi tujuan Karya Wisata Kelompok Fatim.

Semua rombongan sudah kembali melanjutkan perjalanan, karena Rangga masih mengecek anggotanya dari barisan depan, maka dia terlambat menyadari Fatim tidak bersama mereka.

Saat sampai dibarisan belakang barulah Rangga terkejut karena kursi Fatim kosong, dan ia segera menanyakan keberadaan Fatim pada semua anggotanya.

"Heh loe Yatikan, mana Fatim apa loe tahu?"

"Loh emang Fatim belum naik ya, tadi dia permisi ke toilet."

"Belum Fatim nggak ada dikursinya."

Yati tampak gelisah tetapi dia tidak tahu harus berbuat apa.

"Halo apa yang lain ada yang lihat Fatim?" Tanya Rangga mulai panik.

Namun semua menggeleng, dan ini membuat Rangga semakin gelisah.

"Kenapa dek, ada yang tertinggalkah?"Tanya pak sopir.

"Iya pak teman kami, anak perempuan yang tadi duduk dengan saya."

"Oooh gadis yang kepang dua itu ya?"

"Iya pak, apa bapak tahu?"

"Sepertinya tadi bapak lihat dia dibawa oleh dua orang pria naik mobil avanza."

"Apa bapak yakin?"

"Iya nak yakin bapak."

Rangga kembali ke Yati untuk memastikan.

"Yati apa Fatim punya mobil?"

"Iya kak warna hitam."

Apa yang dua orang itu pengawalnya Fatim ya, apa dia benar orang kaya ya, ah semoga saja itu benar setidaknya gue bisa sedikit tenang.

Akhirnya mobil bus rombongan Karya Wisata itu tetap melaju menuju Lembang tanpa Fatim, dan sekarang mereka sudah sampai di desa Lembang.

Sementara ditempat lain....

Mobil yang membawa Fatim menuju kearah hutan yang berlawanan arah dengan Lembang. Dan mereka telah sampai dipinggir hutan.

"Cepat bawa gadis ini, loe bantu gue, meski langsing terasa berat juga."

"Baiklah tapi bisakah kau tidak melakukan aksi bejatmu pada gadis ini, tidak kah kau kasihan kalau nanti dia hamil lalu bunuh diri karena merasa hancur?"

"Gue nggak perduli yang gue tahu hanya memenuhi hasrat lelaki gue yang sudah memuncak melihat semua yang melekat ditubuhnya sangat menggiurkan."

"Cepatlah bantu gue."

Akhirnya dengan terpaksa teman yang Satunya membantu membawa tubuh Fatim ke tengah Hutan.

Sementara dijalan raya yang melintasi hutan tersebut, sebuah mobil berhenti karena merasa heran dengan adanya mobil yang terparkir dipinggir jalan mesin mobilnya masih masih menyala tetapi penghuninya tidak ada , dan ini membuat si sopir mobil penasaran.

"Abi... kita berhenti dulu ya, sepertinya mobil ini sedikit mencurigakan."

"Iya, hayu kita segera turun untuk mengeceknya."

Kedua orang lelaki itu turun dari mobil dan segera menyusuri jalan yang dilewati penculik Fatim. Perlahan mereka semakin masuk kedalam hutan.

Kedua penculik itu sudah meletakkan tubuh Fatim diatas hamparan rumput.

"Loe beneran nggak mau nikmatin tubuhnya nih bocah hah."

"Iya gue nggak mau."

"Ya sudah loe pergi sono jangan gangguin gue mau showtime."

Dengan segera penculik yang satunya pergi, namun ia merasa semakin bersalah saat meninggalkan Fatim.

Gue nggak tega sama gadis itu, masa depannya akan hancur, gue akan kembali.

Dengan cepat penculik yang satunya berlari memuju ke tempat temannya tadi, dia tidak mau sampai terlambat. Saat datang temannya sudah bertelanjang dada, dan mulai membuka kancing kemeja Fatim.

"Heh bro hentikan!"

"Kenapa loe mau?"

"Gue kasihan sama tu gadis."

"Ahhh gue nggak perduli. "

"Buck."Wajahnya ditinju oleh teman.

"Heh apa maksud loe, ngajak ribut loe."

Saat keduanya sedang asyik saling tonjok, Fatim mulai tersadar perlahan meski masih sangat pusing.

"Akhh kepala gue sakit banget."

Fatim mengedarkan pandangannya ke. sekeliling.

"Hutan." Sambil mengernyitkan dahinya.

Melihat Fatim yang sudah tersadar keduanya. berhenti dan berteriak dengan serentak.

"Heh loe diem ditempat jangan kabur ya."

Mendengar kata jangan kabur barulah membuat Fatim ingat kalau dia sedang diculik, mata Fatim terbelalak melihat seleting jinsnya sudah terbuka meski masih utuh, dan kemejanya sudah terbuka semua meski didalamnya masih ada baju kaos yang sudah sedikit tersingkap.

Astagfirullah ya Allah, apakah aku... akhh yang penting gue harus segera kabur.

Dengan tertatih Fatim bangun dan segera berlari ia masih sangat pusing karena pengaruh obat bius yang ditubuhnya masih ada.

Fatim berusaha lari dengan sekuat tenaganya dan akhirnya "Brukkk." Tubuh Fatim menabrak seseorang yang membuat keduanya terjatuh.

"Loh kamu."

"Tolong gue."Langsung kembali pingsan.

"Abi... tolong gadis ini."

"Kalau dalam kondisi darurat kita boleh menyentuhnya."

"Ayo gendong gadis itu dan masukkan ke mobil kita bawa dia kerumah sakit."

"Baik bi."

Jantung Abas berdetak sangat cepat seakan sudah berlari ratusan kilo, saat ia menggendong tubuh Fatim.

Ya Allah mengapa jantungku bisa berdetak lebih cepat seperti genderang perang padahal aku sudah sering bertemu banyak gadis tapi jantungku nggak pernah berdetak seperti ini. Detak ini rasanya pernah aku rasakan belasan tahun silam pada gadis kecilku Loli yang dulu adalah tetanggaku, dia sangat senang makan permen lolipop sehingga aku memanggilnyan Loli dan dia memanggilku kak Pop jadi kalau digabung kami akan jadi Lolipop, dan sekarang entah dimana, dia pasti tumbuh menjadi gadis yang cantik secantik gadis ini, Astagfirullah ya Allah mengapa pikiranku kemana - mana, gadis ini secantik bidadari. Dan jantungku deg... deg.. deg..

1
Andi Fitri
bagus banget karya kmu Thor..tpi ko udh ga ada up nya
Bu Fit: insyaaAllah ini mau segera dilanjut setelah lama hiatus. maaf membuat kalian menunggu
total 1 replies
Andi Fitri
Yati tiap lht cowok ganteng lgsg jatuh kecentilan..😁
Andi Fitri
pak dokter alasan aja anggap adek padahal lain di bibir lain di hati
Andi Fitri
pak dokter jgn terlalu pede fatim tdk suka sama laki2 yg terlalu pede Krn dia sudah jdi calon istri lelaki Sholeh..
Andi Fitri
pasti putra atau gladis...
Andi Fitri
lah pak Komar pamer anakx hafalan 30 jus tau agama tpi ko maksa..tau agama tdk suka pamer dan memaksakan kehendak..🤭
Andi Fitri
sdh aku duga pelakunya putra sengaja dia rusak motor agar bisa mengajak Fatim di mobilnya..
Andi Fitri
ya Rabb msh ada kh manusia tulus seperti Nadya dan fatim di dunia nyata..
Andi Fitri
gladis baru jdi anak kepsek aja udh belagu blm tau siapa fatim..
Andi Fitri
author bikin air mata meluncur dgn sendirinya..😭😭
Andi Fitri
Yati jgn terlalu pede jual mahal dikit sm cowok dong..
Andi Fitri
karya2 author mmg sllu bikin hati tertampar tpi bikin adem dgn pesan2 agamanya ..👍👍👍
Andi Fitri
karya author memang sllu bikin terharu dan byk pelajaran yg bisa kita ambil..👍👍👍
Nata
thor saya SDH nunggu hampir 2 tahunan lohhh....

semangat Thor,, sehat selalu
Bu Fit: insyaaAllah aku udah kembali, izin melanjutkan kisah yang terlerai
total 1 replies
Ila Lain
kapan dilanjutin Thor???
Qina Zahra
jangan lama thor aq suka banget segera temukan lagi abas ma fatim
Agus Rachmad Riduwan
moga tetap semangat berkarya
Rasni 01
mampir kesini Krn rekomendasi dr KK fit.(cinta untuk dokter nisa)
maura shi
layangan putus nih
Hidayati Rizkia
up tiap hari dong......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!