NovelToon NovelToon
MUNGKINKAH KAU JODOHKU

MUNGKINKAH KAU JODOHKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Romansa-Percintaan bebas / Tamat
Popularitas:103.3k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurul Basyiroh

Andini dan Reza harus menjalani hubungan jarak jauh, Reza yang harus melanjutkan pendidikannya di luar negeri harus terima berpisah sementara dengan Andini.


akankah Reza tetap menjaga perasaannya terhadap Andini atau sebaliknya dia mulai melupakan perasaan yang ada terhadap Andini.



Apakah Andini sanggup jika harus berpisah dengan Reza?


akankah mereka berjodoh walau banyak rintangan yang menghadang?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Basyiroh, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21 LOMBA

Hari ini adalah hari terakhir murid-murid SMA Pertiwi mengikuti ujian semester pertama, mereka bersorak gembira karena sebentar lagi akan liburan semester. Mereka sudah ada yang merencanakan untuk berlibur bersama, sama seperti Andini dan teman-temannya yang akan berlibur di puncak setelah dia menyelesaikan lombanya.

"Liburan kali ini kita kemana?" tanya Meli sambil memakan baksonya saat jam istirahat.

"Aku sih maunya kepuncak saja yang dekat terus juga tempatnya sejuk," ucap Andini sambil membayangkan bagaimana berada di daerah puncak.

"Aku sih setuju saja, Kak Reza kamu ajak tidak Din?" tanya Bela sambil mengaduk minumannya.

"Tidak tahu aku belum tanya sama dia, nanti saja tanyanya," ujar Andini yang memang tidak tahu kapan mereka akan berangkat.

Tak lama Reza dan teman-temannya datang ke meja yang sedang Andini dan yang lainnya tempati, dia langsung meminum jus milik Andini.

"Bagi sedikit kenapa sih, cemberut gitu minumannya aku minta dikit," ujar Reza sambil mencubit pipi Andini karena gemas melihat sikapnya yang cemberut saat Reza meminum jusnya.

Reza berjalan kearah tempat penjual jus untuk mengganti jus Andini yang barusan dia minum.

"Ini sayang jusnya aku ganti, jangan cemberut lagi dong," goda Reza sambil menyerahkan segelas jus yang baru dia beli, Andini yang mendengar Reza mengatakan sayang langsung merona merah wajahnya.

"Habis kamu jahil sih, minuman aku main minum saja kenapa tidak beli sendiri sih?" tanya Andini yang menyembunyikan perasaan senangnya saat mendengar kata-kata Reza.

"Rasanya beda soalnya, kok bisa ya lebih manis yang punya kamu daripada aku beli sendiri?" tanya Reza yang menggoda Andini kembali. Andini yang mendengarnya langsung memukul lengan Reza.

"Awawaw ... Sakit sayang, jangan dipukul di sayang saja ya?" ucap Reza sambil berlari karena di kejar oleh Andini.

Para sahabatnya yang melihat hanya bisa tertawa akan kelakuan mereka berdua. Mereka juga merasa senang karena akhirnya Reza dan Andini bisa melupakan masa lalunya itu.

Hari ini adalah hari yang mendebarkan bagi Andini, karena dia akan mengikuti lomba Olimpiade matematika di sekolahnya. Andini yang telah siap tiba-tiba merasa gugup dan izin pergi ke toilet sebentar, dari kejauhan Mirna yang melihat Andini pergi ke toilet seorang diri mengikutinya dari belakang. Di saat Andini menutup pintu toilet Mirna langsung menjalankan aksinya yaitu mengunci pintu toiletnya.

Andini yang telah selesai dan akan kembali ke tempat acara merasa terkejut saat mencoba membuka pintu tapi tak kunjung terbuka. Andini yang panik langsung menggedor-gedor pintu toilet itu agar ada yang bisa mendengarnya.

"Tolong, tolong, tolong bukakan pintunya," teriak Andini sambil terus mengetuk-ngetuk pintu dari dalam. "Siapapun tolong bukakan pintunya," sambung Andini yang sudah merasa takut tidak ada yang mendengarnya. Andrew yang kala itu juga mengikuti lomba tersebut merasa ada yang berteriak meminta tolong, dia pun mengikuti asal suara tersebut.

"Ada orang didalam?" tanya Andrew saat menemukan sumber suara itu. "Siapa didalam?" sambung Andrew lagi saat tiba di depan pintu toilet.

"Iya ada, tolong bukakan pintunya," pinta Andini dengan nada bergetar menahan tangisnya.

"Andini apa itu kamu?" tanya Andrew yang merasa tidak asing dengan suaranya.

"Iya, cepat tolong aku ... Aku takut disini sendiri," ucap Andini yang sudah tidak bisa menahan tangisnya.

"Tunggu aku panggil satpam dulu, kamu tenang dulu di dalam ya," Andrew segera berlari menuju pos satpam yang berada di depan sekolah.

Tak lama Pak satpam, Andrew dan beberapa guru mendatangi toilet di mana Andini berada. Reza yang sedang mencari Andini merasa heran ketika melihat banyak guru yang pergi menuju toilet perempuan, perasaan Reza tiba-tiba langsung tertuju kepada Andini. Dia langsung mengikuti yang lainnya pergi ke tempat itu.

Setelah didobrak pintunya terlihat Andini yang sedang menangis karena telah lama berada di dalam sana. Andini yang melihat pintunya sudah terbuka langsung bergegas keluar dan mengucapkan terima kasih karena sudah menolongnya. Setelah di rasa cukup tenang, Andini memohon agar tetap bisa mengikuti lomba yang sudah dia tunggu sejak lama itu.

"Kamu yakin mau tetap ikut lombanya," tanya Reza sambil memberikan minuman untuk membuatnya lebih tenang. Andini hanya menganggukkan kepalanya dan memohon agar tetap bisa mewakili sekolahnya dilomba itu.

Guru-guru pun mau tidak mau menyetujuinya karena waktu lomba akan segera di mulai. Andini bersiap-siap dan merapikan kembali pakaiannya karena agak sedikit kusut akibat terkunci di kamar mandi tadi.

"Terima kasih atas bantuan kamu tadi, kalau tidak ada kamu ... Aku tidak tahu bagaimana jadinya," ucap Andini ketika melintas di depan Andrew yang sudah duduk ditempat lomba.

"Sama-sama, aku senang bisa bantu kamu tapi siapa yang tega melakukan itu sama kamu Andini?" tanya Andrew yang merasa heran karena Andini terkunci dari luar dengan sengaja.

"Aku tidak tahu, biarkan saja," ujar Andini seraya meninggalkan tempat Andrew menuju ke tempatnya. Lomba pun di mulai, sorak-sorak dari pendukung sekolah masing-masing terdengar memenuhi tempat itu. Andini dan Andrew terus berkonsentrasi demi membawa nama baik sekolahnya.

Lomba berakhir dengan skor beda tipis antara sekolah Andini dengan sekolah Andrew. Andrew merasa senang walaupun hanya bisa menempati posisi kedua dalam lomba itu, setidaknya dia sudah mencobanya dengan sebaik mungkin.

1
@✿€𝙈ᴀᴋ hiat dulu⦅🏚€ᵐᵃᵏ⦆🎯™
sudah saya ber like 5 bab terakhir❤
like balik ya thor
Abakaiden Houllier
Semangat thor!

Salam dari Glory Of God: Dewa Yang Bosan Dengan Hidupnya 🗿
Sanny Rama
lanjut kak Nuy
YoejaLove23
Aku hadir kakak 💞
rangga
titip jejak thor
tomori NAO
uhuy nao mampir ternyata bagus👍👍👍

folbacknya kk
Agung
next next next
🍾⃝ͩʙᷞᴀͧʏᷠuͣ♪ᵐᵉʳᵃᵏ°᭄⚜™
Ada yg kejadiannya hampir sama gk kayak novel ini gk yah
Miss Logophile
Jangan lupa mampir di lapakku juga. Ditunggu feedbacknya. (Vote, boom like, rate lima dan komennya)


"BANGKU POJOK"

Ditunggu, ya. 😉😉😉
🍂ñura pànďan🍃
baru sempat mampir nuy...

semangat 💖💖💖
Winda 💕💕
aku mampir kak nuy...
°`Maya Celyn 👒Cf.
cemunguuuut
°`Maya Celyn 👒Cf.
cemunguuuut
°`Maya Celyn 👒Cf.
next kak Nuy
°`Maya Celyn 👒Cf.
ibu kostm. maapkan anakmu yg baru baca 🙇🙇🙇
Ainun (ig: Anwrdh17)
kak aku mampir baca lagi, seru banget ceritanya ini..
Oki Indriani
semangat
Oki Indriani
lanjut Thor, keren ceritanya
Ainun (ig: Anwrdh17)
kak aku udh mampir, dicerita ini membuat penasaran seriuss.
☣ᴍᴀʀᷧɪᷞᴀɴᴀ☣
Ga tau mau komen Apa thoor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!