NovelToon NovelToon
Kesetiaan Terabaikan

Kesetiaan Terabaikan

Status: tamat
Genre:Romantis / Balas Dendam / Poligami / Tamat
Popularitas:408.7k
Nilai: 5
Nama Author: Farida Alsa

jangan dibaca..beberapa bab terhapus

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Farida Alsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesempatan tidak boleh di sia - sia kan

**Happy reading

🍇🍇🍇**

Fanny tidak bisa tidur kali ini, kata - kata Zia telah mengoyak harga diri Abi.

flashback on

"Kau lihat apa tadi yang dikatakan wanita itu tadi? Aku bagai suami yang tidak ada wibawa dan harga dirinya karenamu."

"Mas dia aja yang kampungan zaman sekarang masih membedakan laki - laki dan wanita. Sekarang semua sederajat mas." ucap Fanny dengan remehnya.

"Aku tidak akan memberikan izin kamu bekerja ke luar kota sampai aku bisa menikahi Zia." Ancam Abi.

"Mas gak berhak melarangku.!!" Teriak Fanny

"Aku berhak Fanny karena aku suamimu, aku yang harus bisa mengatur dirimu bukan kau yang mengatur aku atau kau mau kita berpisah?" Abi menekan katanya di kata berpisah.

Abi langsung pergi meninggalkan Fanny sendiri didalam kamar, ia akan tidur di ruang kerja seperti biasa saat mereka sedang bertengkar.

"Aku gak mau dikekang seperti ini!! Aku harus cari cara agar bisa kerja gimanapun caranya. Bagaimana caranya? Aku gak mau pisah aku mencintai Abi, semua yang aku mau harus ku dapatkan!" Sambil melempar semua bantal dan selimut di tempat tidur hingga berantakan.

Mata hati Fanny sudah tertutup akan kemauan dan ambisinya hingga dia lupa cara menghargai seseorang.

"Apakah aku salah sudah membiarkan Fanny bekerja dan mandiri? sehingga membuatnya menjadi egois dan penentang?

Syukur Zia tadi menolaknya hingga aku tidak perlu menikahi Zia dan Fanny tidak bisa pergi jauh dariku."

Ada kelegaan di hati Abi saat Zia menolaknya walau wajahnya merasa tercoreng dengan kata - kata Zia yang tidak bisa membimbing Fanny.

Abi sengaja tadi berkata Fanny tidak boleh pergi kalau dia tidak bisa menikahi Zia karena dia yakin Zia juga tipe wanita yang setia dan tidak mau poligami.

"Tapi baru kali ini ada wanita yang menolakku biasa mereka akan mencari perhatianku walau tahu aku sudah menikah." Hati Abi yang kini merasa tidak terima pesonanya ditolak mentah oleh Zia.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Fanny bangun, kamu lihat handphoneku?"

"Apasih mas? pagi - pagi uda berisik." Fanny kembali tidur karena matanya sangat berat untuk terbuka tidak bisa tidur dari tadi malam memikirkan cara agar Senin dia udah bisa ikut ujian kualifikasi.

"Fanny bangun dulu, bantu aku mencari handphoneku. Apa ketinggalan di rumah Zia ya? Ah iya handphoneku terletak di sofa Zia." Abipun mulai mengingat dimana handphonenya. Saat Zia berbicara, Abi meletakkan Handphonenya begitu saja di sofa karena kata - kata Zia sangat menyindir dirinya.

Fanny yang mendengar Abi mengatakan nama Zia langsung tersadar tapi dia tetap pura- pura tidur, ada sesuatu yang membisik dihatinya..

"Maafkan aku mas......" Ucap Fanny

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

"Sudah pulang antar anak hafidz Zia?" Tanya Bu Camat yang sedang menyiram bunga dan daun koleksinya.

"Iya buk, minggu kan mereka sekolah tahfidz ini Zia juga mau cepat - cepat ada pesanan kue lagi soalnya."

"Alhamdulillah yah pesanan kue lancar."

"Iya bu alhamdulillah banyak yang suka, bersyukur banget bu. Kalau gitu Zia masuk ke rumah dulu ya buk, Assalamualaikum"

"Waalaikumsalam."

Zia dengan sigap mengganti bajunya dengan daster panjang agar mudah bergerak dan nyaman, ia segera menuju dapur untuk mengolah semua bahan yang telah dia beli tadi sehabis mengantar anaknya sekolah.

Inilah Ibu -ibu agak merasa tenang saat sendiri walau sunyi menemani Zia merasa bisa cepat dan fokus mengerjakannya, kalau ada anak - anak di rumah, kalau tidak mengganggu pasti berantam yang akan memakan kesabaran Zia.

Tok..tok..

"Assalamualaikum."

Zia yang sedang mengukus kue mendengar adar yang mengucapkan salam dan mengetuk pintu rumahnya.

"Siapa yang bertamu pagi - pagi begini? Mana rumah belum diberesin dari tadi malam."

Kebiasaan Zia membereskan rumah disaat semua pesanan sudah di buat agar sekalian membersihkannya, apa lagi ruang tamu yang jarang dipakai karena Zia dan anaknya lebih suka di ruang tv bersama.

"Waalaikumsalam." Jawab Zia sambil membuka pintu.

"Ngapai lagi Pak Abi kemari? semua sudah selesaikan?" Tahan Zia didepan pintu tapi Abi dengan mudah menggeser tubuh Zia dan masuk begitu saja ke rumah Zia.

"Saya hanya mau mengambil handphoneku yang tertinggal sekalian ada yang mau saya bicarakan."

Abi bisa melihat handphonenya yang masih terletak dipinggir sofa yang sama langsung mengambilnya dan duduk disofa.

"Maaf pak Abi yang terhormat bukannya saya lancang, Saya sedang sendiri dirumah, tidak baik lelaki dan wanita didalam ruangan hanya berdua apalagi saya seorang janda, saya tidak mau dipandang negatif."

"5 menit hanya sebentar saja."

"Baiklah." Jawab Zia setelah menimang - nimang dan iapun membuka pintu dengan selebar mungkin karena ia tahu orang kaya seperti Abi hanya suka memerintah persis istrinya.

"Aku ingin meminta maaf atas perlakuan istriku, aku juga mau berterima kasih karena telah menolak keinginan Fanny agar aku menikahimu."

"Sudahlah pak saya sudah memaafkan, lebih baik bapak dan keluarga tidak perlu kemari lagi, saya juga tidak mau terjadi fitnah."

"Ini dia ibu - ibu yang katanya tidak akan merebut suami orang tapi nyatanya berduaan dengan lelaki dirumahnya!"

Tiba - tiba ada beberapa Ibu - ibu datang menerobos masuk begitu saja kerumah Zia.

"Ada apa ini?" Tanya Bu camat

Ibu camat yang tadi sedang memotong daun - daun layu sambil duduk diteras rumahnya yang berpagar tidak tahu Zia kedatangan tamu tapi dia bingung ketika ingin menyapu daun layunya beberapa ibu - ibu datang kerumah Zia, Ibu camatpun langsung mengikuti mereka takut terjadi sesuatu dengan Zia.

"Ini anak yang selalu ibu bela membawa masuk seorang lelaki dirumahnya."

"Kamu.." Ibu camat baru sadar ada Abi disana.

"Bu semua gak seperti mereka pikirkan bu, Zia gak mungkin kayak gitu. Pak Abi hanya mau meminta maaf bu."

"Huh Alasan aja, Janda kalau uda gatal ya gitu ketahuan cari alasan."

" Eh jaga mulutmu ya Bella." Sanggah buk karti yang diiringi dibelakang dengan bu Dimas dan Bu cici.

"Wah pawangnya sudah datang semua, perempuan kayak gini yang mau kalian belai iya?" Sindir Bella

"Kau jangan kurang ajar Bella, kau kan hanya melihat tadi dengarkan dulu penjelasan mereka."

"Maling kalau ketahuan mana mau ngaku, Ibu - ibu mau ntar suaminya di goda Zia juga?" Tanya Bella pada segerombolan Ibu - Ibu yang datang.

Keributanpun terjadi di kedua belah pihak yang merasa sama sama benar hingga rumah Zia penuh dengan suara Oktaf ibu-ibu.

"Stop!" Teriak Bu camat

"Tenang semuanya, semua akan kita selesaikan, lebih baik semua kita selesaikan dirumah saya agar suami saya tahu apa yang terjadi, Ayo Zia dan kamu gara - gara kamu semua terjadi ikut saya." sambil menarik tangan Zia agar bisa melindungin Zia.

Zia sudah menangis disofa pun berdiri mengikuti Bu camat dia sudah takut karena di hujat Ibu-ibu sambil menetap tajam ke arah Abi yang hanya bisa terdiam bingung dengan keadaan yang tiba - tiba terjadi.

Mereka semuapun keluar dari rumah Zia menuju kerumah bu camat yang disebelah Zia..

"Maafkan aku mas, aku harus melakukan ini agar mas bisa menikahi Zia dan impianku bisa aku pertahankan. Tidak ada cara lain semua buntu, ini kesempatan yang tidak bisa aku sia-siakan mas walau harus mencoreng nama baikmu dan Zia. Maaf.." Ucap lirih Fanny yang berada sedikit jauh dari rumah Zia memantau segala sesuatu yang terjadi disana.

"Ada apa ini?"

Suara bariton terdengar dari seorang paruh baya yang melihat rumah nya dipenuhi ibu-ibu dan ada seorang lelaki juga...

#Kasian banget Zia dan Abi#

#bantu like,comment and vote ya dears..#

1
cerita tamatnya cek di f***zo y kak.. udah tamat disana. penulis sasacuap
Fransiska Siba
Mungkin itu yg terbaik Fanny, Fanny juga begitu krn sifat keras hatinya. apalagi dimasalalu disebeb kan neneknya dan istri pertama papanya
Fransiska Siba
papanya aja udah jail gimana anaknya ga jail wkwkwk
Fransiska Siba
aku tetap Zia dan Abi, soalnya Fanny sdh kelewatan bangett. bertindak sesuka hatinya tanpa berpikir apa yg akan terjadi kedepannya
Fransiska Siba
makanya Abi kau jgn kayak Beny yaa, lembek. kasihan sekali keluarganya Rianti dan Beni akibat neneknya dan istri pertamanya Beny
Fransiska Siba
astga Fanny kau akan menyesal seumur hidup
Fransiska Siba
Nah org sepeti Radit yg bisa mendampingi Fanny, org bisa membuat Fanny turut padanya, ga sepeti Abi kesanya lemah terhadap Fanny jadi kalau ketemu kebawa emosi bisa istilahnya mereka tdk cocok disatukan krn sama2 keras
Fransiska Siba
kan dlu sdh Abi peringati tp kau ngeyel dgn ambisimu. padahal Abi dgn mati matian menjaga mu dan mencintai mu sepenuhnya tp kau saja yg tidak move onn dari masa lalu.
kayaknya Bagas dan Fanny membalas dendam masing2 deh padahal yg bersalah adalah bapaknya sendiri
Fransiska Siba
waduh berarti keluarga mama tiri dan bapaknya Fanny yg tdk beres, masa Bagas yg dlu tdk tahu apa2 ikut terlibat membenci saudara tirinya. pasti ada yg menanamkan kebencian itu
Fransiska Siba
aku malah dukung Abi sama Zia mereka cocok, kalau sama Fanny yg ada tdk ada kebahagian krn Abi sama Fanny sama2 keras dan berambisi dgn tujuan mereka. Zia hadir dihiduo Abi krn takdirnya membawanya dan Fanny hadir di hidup Abi krn Abi yg membawa dgn ambisi utk menyembuhkan Fanny, dia punya keyakinan utk menunjukkan gini lohh berumah ttangga yg seharusnya, Tp Abi tdk bisa memberikan itu krn dia tidk bisa membimbing istrinya bahkan dia tdk tahu isi hati istrinya, ga bisa ambil hati istrinya, yg bisa mendampingi Fanny adalah seorg yg ahli yg memahami dunia psikolog sehingga dia bisa baca gerak gerik tingkah Fanny sebenarnya Fanny mau apa2 dan dia dikasih arahan seperti apa. dia harus lembut tp tegas ga sepeti Abi mudah emosian dan tdk sabaran dan dia cepat putus asa
Fransiska Siba
kalian berdua yg gila, sama2 gila, Fanny terjebak dgn permainan gilanya krn masa lalu, dan Abi juga ikut gila krn mengikuti semua kemauan Fanny, seharusnya Abi kalau tujuan menyembuhkan bukan dgn mengikuti kemuan istrinya tp bagaimana cara nya dia lakukan dgn kata lembut supaya Fanny luluh dan ikuti kemauannya. mereka sama2 berambisi dan keras jadi susah utk disatukan
Fransiska Siba
nahkan Fanny dan Abi itu ambisi mereka terlalu tinggi, Fanny ambisi ya jahat sedangkan Abi ambisinya demi kebaikan tp menjadi malapetaka buat diri sendiri dan keluarga nya kelak
Fransiska Siba
makan tuh cinta gila mu Abi, krn itu obsesi mu juga dlu pengen buat Fanny bahagia dan pengen buat Fanny bisa merasakan pernikahan itu bahagia dan indah tdk sepeti org tua Fanny dlu sedangkan Fanny berambisi dgn sama masa lalunya utk mengwujudkan mimpinya sukses dan melampiaskan kepuasaan ya kalau istri pertama tdk terkalahkan dgn istri kedua. pasti itu rencana gila Fanny. dia cari objeknya yaitu Abi dan Zia. Abi dgn bodohnya menyeret Zia yg tdk tahu apa2. kalau aku baca isi novel ini secara tersirat Abi punya ambisi tersendiri utk menyembuhkan Fanny artinya bukan cinta malah dia membuat malapetaka utk keluarganya termasuk anak dan ortu apalagi diri sendiri dan Fanny berambisi dgn masa lalunya dgn membalas dendam dan menunjukkan dia bisa bahagia dgn sukses dan mencari pempiasan pembuktian istri pertama tdk terkalahkan. Abi dan Fanny tdk saling mencintai. Kata lain cinta yg sering mereka ungkapkan adalah cinta ambisi mereka...
cinta sejati yg seharusnya adalah Zia dan Farhan cinta mereka tumbuh krn Allah.
Fransiska Siba
kayaknya disekap itu Ibunya dan Bapaknya Fanny deh. Fanny itu bukan depresi tp psikot.
Fransiska Siba
berarti Fanny tdk cocok dgn Abi, Fanny lebih cocok dgn seorg dokter psikologi yg mendampingi dia, kalau sama Abi dia tdk sabaran mendidik istri apalagi dgn nada marah. Kalau sifat Fanny org nya keras jadi harus dilembutkan kata2 mutiara tiap hari. kalau sama Abi orgnya juga keras dan tdk sabaran jadi dia lebih cocok dgn Zia yg lembut dan juga tegas.
Fanny tdk salah to keadaan masa lalu yg merubah karakternya menjadi ambiisi krn obsesinya belum tercapai membuktikan ke Ayahnya kalau dia sdh sukses, pengen lihat Ayahnya bagaimana rupanya apakah dimasa tuanya ada penyesalan atau tidk, yakin deh pasti menyesal.
Fransiska Siba
berarti Fanny menciptakan keadaan seperi yg dialami ibunya dlu. Fanny rusak krn keluarga ayahnya dan Ayahnya itu sendiri pada akhirnya anak jadi korban
Fransiska Siba
Benarkan, Abi yg tidak bisa mendidik istrinya jadi jgn salahkan Fanny di sini kalau berbuat salah krn Abi tdk bisa tegas sekali buat jera istrinya terlalu lemah sama istri apakah krn cinta matinya
Fransiska Siba
benar kata Zia, suami tdik becus urus istri. tidak heran istrinya begitu suaminya saja lemah. kalian satu keluarga bermasalah tp Zia kalian korbankan dasar keluarga tdk jelas sdh buat Zia dan anak2 nya hilang sosok suami dan anak2 masih saja memanfaatkan kesempatan utk keuntungan keluarga mereka
Fransiska Siba
menurutku sungguh penghinaan bagi Zia, suaminya baru meninggal di suruh org menikah lagi apalagi Fani suka ngatur hidup org, suami mu bisa kau atur tp jgn org lain.
betul kata Zia, Abi sebagai kepala keluarga terlalu lemah dan tidak bisa mendidik istrinya selalu saja kalah
Mawar
mampirrr
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!