NovelToon NovelToon
The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

The Artefact Of The Past And The Chosen One'S Destiny

Status: tamat
Genre:Fantasi / Epik Petualangan / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:6.3k
Nilai: 5
Nama Author: ARDICK

( upload senin - Sabtu= 6× )

The Artefact of the Past and the Chosen One's Destiny

Setiap seratus tahun, sebuah fenomena misterius bernama Divine Moon muncul di langit.

Setiap kali cahaya bulan tersebut muncul, empat anak terpilih lahir ke dunia. Mereka ditakdirkan menjadi penjaga Ancient Artifacts, peninggalan suci yang menjaga keseimbangan seluruh alam semesta.

Ater. Mala. Angis. Evir.

Empat anak. Empat kekuatan elemen. Satu takdir.

Namun, takdir tidak pernah mudah bagi mereka yang mewarisi dosa masa lalu.

Enam ratus lima puluh tahun sebelumnya, Sora adalah salah satu penjaga terhebat yang pernah dimiliki alam semesta. Dicintai oleh rakyatnya dan mengabdikan hidupnya untuk melindungi Ancient Artifacts, ia berdiri bersama Zeo, sahabat terdekatnya yang telah ia anggap seperti saudara.

Kemudian semuanya berubah.

Cinta yang seharusnya menjadi cahaya berubah menjadi tragedi.

Sebuah kehilangan menghancurkan segalanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARDICK, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

{Chapter 21 }:{secret journey }

Zeo terseret ke dalam sebuah labirin dengan seribu jalan. Ia berdiri terpaku, memandangi lorong-lorong yang tak berujung.

“Di mana aku? Tempat apa ini?”

Ingatan yang baru saja kembali membuat dadanya terasa sesak.

“Penebusan... Alam Semesta... Aku sudah lelah. Baru saja aku mengingat orang yang kucintai, tapi kenapa ingatan itu justru membuatku semakin jauh darinya?”

Sesaat kemudian, suara dari langit menggema.

“Zeo, kau masih bisa bertemu dengan orang yang kau cintai setelah menyelesaikan ujian terakhir ini.”

Zeo mendongak.

“Tujuanmu adalah mengembalikan keseimbangan alam. Tidak ada jaminan kau akan bertemu Dewi Bunga lagi.”

Air mata mengalir di pipinya.

“Apa salahku, Alam? Aku sudah mengakui kesalahanku... lalu mengapa aku masih harus kehilangan dia?”

“Cukup, Zeo. Jika kau tidak sanggup, akhiri saja perjalananmu. Biarkan alam ini ditelan oleh orang-orang yang tersesat.”

Zeo terdiam.

“Tapi ingat. Jika kau berhasil, semua orang akan mendapatkan kembali kehidupan mereka. Sebagai seorang penjaga Artefak kau tidak boleh menyerah. Pilihanmu menentukan nasib alam ini.”

Suara itu menghilang.

Zeo masih berdiri di depan labirin. Ia tahu apa yang menunggunya di dalam.

“Makhluk-makhluk di setiap jalan akan melahapku...”

Ia mengepalkan tangannya, masih ragu untuk melangkah.

Lalu sebuah suara terdengar dari dalam labirin.

“Zeo... aku di sini.”

Zeo melihat .

“Bunga?”

Sosok Dewi Bunga terlihat di kejauhan.

“Ya, Zeo.”

Zeo melangkah mendekat.

“Aku mohon... selamatkan alam dan seluruh isinya.”

Bunga tersenyum tipis.

“Meski jika aku dan kamu tak kan bersama lagi ”

Bunga melangkah masuk ke dalam labirin.

“Tunggu! Bunga, apa yang kau lakukan?”

Zeo segera mengejarnya, mengikuti suara Dewi Bunga yang semakin jauh.

Namun, langkahnya membawa Zeo ke sebuah tempat yang dipenuhi bunga.

“Tempat apa ini? Mengapa penuh bunga?”

Ia belum sempat mencari jawaban ketika terdengar suara geraman aneh dari balik tanaman.

Zeo menoleh.

Barisan tanaman dengan gigi-gigi tajam muncul dari segala arah.

“Sial... jadi jebakannya sudah dimulai.”

Tanaman-tanaman itu menyerang.

Zeo berlari sekuat tenaga, tetapi ketika mencoba menggunakan kekuatannya, tidak terjadi apa-apa.

“Kenapa... kekuatanku masih tidak bisa digunakan?”

Salah satu tanaman berhasil mengejarnya. Gigi tajamnya menancap di pundak Zeo.

“Argh!”

Rasa sakit menjalar ke seluruh tubuhnya. Bahkan luka itu ikut muncul pada tubuhnya di alam fana.

Zeo terus berlari meski tubuhnya semakin lemah. Darah dan keringat membasahi tubuhnya.

Teriakannya menggema di dalam labirin.

Tiba-tiba, seekor makhluk roh muncul.

Seekor berang-berang suci menerjang tanaman-tanaman itu dan melahapnya dengan cepat. Gerakannya begitu lincah hingga seluruh tanaman yang mengejar Zeo berhasil dikalahkan.

Zeo akhirnya kehilangan tenaganya dan tumbang.

 

Beberapa waktu kemudian, Zeo membuka mata.

Ia berada di tempat yang berbeda. Berang-berang suci itu duduk tidak jauh darinya.

“Wahai berang-berang suci... bisakah kau menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi?”

Berang-berang itu mendekat.

Plak!

Ekornya menghantam wajah Zeo.

“Aduh! Apa kau sedang sakit?”

Berang-berang menatapnya datar.

“Aku hanya membantumu. Jadi, aku juga tidak mengerti apa yang sebenarnya kau tanyakan.”

Berang-berang di sekitar mereka langsung tertawa.

Zeo hanya bisa menatap mereka dengan wajah bingung.

Di tempat berang-berang yang sangat asri. Udara yang harum dan segar. Air yang jernih. Alam yang hijau memanjakan mata.

“Aku ingin bertanya, bagaimana aku dapat keluar dari sini?”

semua berang-berang menatap tajam ke arah Zeo dan memperlihatkan wujud asli mereka. Gelombang air menyelimuti mereka. Sesaat kemudian, mereka berubah menjadi bangsa air terdahulu.

“Zeo, kamu akan mudah keluar dari sini bila kamu tak buta. Semuanya sangat jelas, tapi kamu tidak bisa melihatnya.”

Zeo terkejut.

“Apakah kini aku bermimpi? Aku tak percaya aku dapat bertemu dengan kalian.”

“Kami datang hanya untuk membantumu. Kami pun tidak tahu apakah dapat kembali ke alam roh. Kami berharap kamu tidak buta, Zeo. Bila kamu masih buta, rasa lelah itu akan menghancurkan dirimu dari dalam.”

“Aku tidak mengerti apa yang dimaksud buta.”

“Mungkin kamu saat ini belum memahaminya. Bawa air dalam kantong ini. Air ini akan membantu perjalananmu. Tergantung bagaimana kamu memanfaatkannya.”

Roh itu berubah menjadi pusaran air dan menghilang dalam sekejap.

Raut wajah Zeo kembali murung.

“Mengapa takdir ini sangat berat? Dosa apa yang benar-benar aku lakukan? Apa yang sebenarnya terjadi selama aku berada di alam roh? Aku tak mengerti.”

Zeo menatap kantong air di tangannya.

“Sangat kejam... di setiap tempat yang berbeda.”

Labirin seribu jalan ini adalah gambaran alam. Sangat luas dan panjang.

Akhirnya Zeo berjalan di tempat yang sangat sepi dan gelap. Para monster muncul dari setiap dinding labirin.

“Apa lagi ini? Aku sangat frustrasi. Aku lelah.”

Monster-monster itu segera mengepung Zeo.

Zeo langsung menyerang. Kekuatannya aktif.

Pertarungan tak bisa dihindarkan.

Seiring waktu berjalan, Zeo mengeluarkan ombak yang sangat besar. Tanah retak, dan dari dalam kegelapan datang seorang anak.

“Aku mohon, berhenti. Itu peliharaanku. Aku sangat bersalah melepaskannya. Aku akan membantu kamu, asalkan kamu tidak menyakiti mereka.”

“Kita akan melakukan perjanjian ini.”

1
Putri Ayu
ditunggu thor lanjutannya hehe😁
Putri Ayu: asiappp/Kiss/
total 2 replies
Putri Ayu
menurutku menarik ceritanya
Aurelia Sadewa
waw deskripsi nya keren thor aku langsung kebayang... panutan thor salam kenal dari pemula
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: salam juga
total 1 replies
Zyraa
hi kak, salam kenal ya, kita saling support kak.🙏😍
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: oke 💪
total 3 replies
Illa🌙
i don't actually understand 😄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: yes this is Indonesian
total 1 replies
♡⃝ 𝓠𝓾𝓮𝓮𝓷𝓡𝓪 ♕
Dikendalikan oleh Sora ternyata. Dia manfaatin Garha karena dendam kah
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: iyaah
total 1 replies
Miranda.
eee kritik dikit ya mas ardick. bab ini kek montase singkat deh, ketimbang flashback atau menceritakan sebuah alur/Sweat/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: emm bab 1 sampe bab kejadian zeo membekukan dunia, itu di masa depan, bab selanjut baru mencerikan masa lalu kisah Sora dll,
total 1 replies
Miranda.
agak was-was ya, zeo nikah/Sweat/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: kenapa tu
total 1 replies
naws
walah. rebutan perempuan rupanya.
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: hahahah🤣
total 1 replies
naws
aku jadi inget aang
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: haha iya mirip dri elemen nya
total 1 replies
naws
profesi yang diwariskan ya
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: iya yang terpilih
total 1 replies
Mingyu gf😘
Ayahmu memang seorang iblis
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: astaghfirullah ayah aku manusia
total 1 replies
Mingyu gf😘
Andai kamu tahu, ibhmu sudah di bunuh oleh ayahmu sendiri
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: 🥺🥺🥺iyah
total 1 replies
Naisha Anindya
ceritanya sangat sangat bagus! apalagi kalo dibuat komik! jarang jarang ada cerita sebagus ini 😍
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: serius jadi semngat jangan lupa reting
total 1 replies
Isma Iis
senjata makan tuan?? mungkin karena belum terlatih mengendalikan kekuatan dengan baik kali ya
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: bisa jadi
total 1 replies
2️⃣4️⃣Mochi
ternyata dulu Sora orang yang merendah ya. dan skrg spt-nya ada dendam dihatinya
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: begitu lah takdir
total 1 replies
Arni Arlinawati Pratiwi💃
ini dewi bulan nya bakal reinkarnasi lagi kah thor?
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: emm gak tau si baca aja mak
total 1 replies
Arni Arlinawati Pratiwi💃
kan dia.. emang orang gila, dimna mna para pengendali api di avatar ang juga, jadi musuh seluruh dunia kan!!! 🙄 kenapa sih di dunia ini harus ada api? kebakaran tuh dmna mna! 😒
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: hahahahah sabar
total 1 replies
Arni Arlinawati Pratiwi💃
saking kecintaan dia... lir ibarat, dia mati pun gak papa, asal bisa sama pujaan hati nya, aseeeekk.. 🗿🙄
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: asekkk wkwkwk🤣
total 1 replies
Arni Arlinawati Pratiwi💃
sampe masih belum rela ya si sera.. dia sampe nembus kabut batas dunia, ini mreka tuh kaya para dewa gitu kan, emak loding? /Facepalm/
𝓐𝓡 𝓐𝓾𝓽𝓱𝓸𝓻 𝓘𝓼𝓽𝓲𝓶𝓮: kwkwkwk mereka menjaga alam
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!