NovelToon NovelToon
After Married

After Married

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Contest / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Tamat
Popularitas:220.9k
Nilai: 5
Nama Author: Haryani

TAHAP REVISI.

Sebuah pernikahan impian tak akan cukup diwujudkan dengan cinta saja, tetapi juga butuh perjuangan dalam setiap waktu.

Annisa Faiha, seorang desainer interior, ia menikah dengan cinta pertamanya di usia yang sangat muda. Banyak rintangan yang mereka hadapi setiap waktu. Sampai takdir kejam memisahkan mereka.

Akankah cinta dari dewa penolong Nisa mampu membuat Nisa bahagia seperti dulu. Dan akankah Nisa menemukan cinta sejatinya kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TRAGEDI DI MALL

Zein pun menyambut Nisa dengan uluran tangannya dan ahirnya mereka berdua pergi berkencan lagi untuk kedua kalinya.

Kali ini Nisa 'ga ragu lagi untuk berpegangan pada pinggang Zein, dan Zein pun menyukainya.

🍃~🍃~🍃~🍃~🍃

Sepertinya Zein akan merindukan Nisa saat ia nanti harus kembali lagi ke kota J untuk bekerja.

Pekerjaannya di kota J tidak bisa ditinggal lama-lama.

Tapi bagaimana lagi kebersamaannya dengan Nisa tinggal 2 hari lagi. Sepertinya rencana mengajak pulang Nisa ke kampung halamannya akan dihilangkan dari daftar listnya. Karena waktunya tidak memungkinkan.

Ahirnya mereka berdua malam ini akan berencana nonton di bioskop. Rencananya mereka akan menonton film romantis, kalo 'ga salah judulnya, "Be with you."

Sebelumnya..

"Nisa mau camilan apa?"

"Terserah kak Zein aja deh," jawab Nisa malu-malu.

Karena jujur ini merupakan pengalaman pertama Nisa menonton dengan lawan jenis.

Bahkan selama di kota ini, Nisa belum pernah kemana-mana. Nisa hanya berdiam diri di kost dan di perusahaan saja. Waktunya dihabiskan di sekitar situ saja tanpa sedikitpun berniat jalan - jalan.

"Kalo gitu, kamu tunggu disini dulu ya, jangan kemana-mana, ok!"

"Ok ..." jawab Nisa sambil membuat tanda jempol dikedua tangannya dan mengarahkannya ke Zein.

Lalu Zein pun pergi meninggalkan Nisa di bangku tunggu.

Dan tiba-tiba saja dari sebelah Nisa muncul seseorang yang tiba-tiba merampas tas Nisa. Nisa yang panik pun berteriak minta tolong.

Dengan cekatan Zein yang hafal suara Nisa segera mengejar pencopet tadi. Dan karena mall sedikit sepi, maka dengan cepat Zein bisa meringkus penjahat tadi.

Tapi tiba-tiba saja penjahat tadi mengajaknya berkelahi. Dan ia sempat memukul wajah tampan Zein sehingga ia sudut bibirnya sedikit robek dan mengeluarkan darah. Tapi Zein tak tinggal diam, dia juga menghajar penjahat tadi. Nisa yang panik pun menghampiri Zein dengan langkah tergesa-gesa sambil berlari.

Dan ahirnya Zein yang memenangkan pertarungan tadi. Zein pun mengambil tas Nisa yang dirampas tadi dan pihak security mall tersebut mengamankan pencopet tadi.

"Kak Zein gpp?" tanya Nisa panik.

"Gak apa-apa Nis ..."

Kemudian datang Manager Mall tersebut dan langsung menyuruh para security mengamankan pencopet tadi. Dan manager tersebut menghampiri Zein dan Nisa.

"Maaf pak sudah mengganggu kenyamanan anda di mall ini," ucap manager mall yang mengetahui kejadian tersebut seraya membungkukkan badan ke arah mereka berdua.

"Iya gak apa-apa, lain kali kejadian seperti ini jangan sampai terulang kembali!" Ucap Zein tegas pada Manager Mall seperti sedang memarahi bawahannya.

Ia pun melenggang pergi meninggalkan manager tersebut karena takut Filmnya segera dimulai.

"Kak Zein, luka kamu- " ucapan Nisa terhenti ketika Zein menoleh padanya.

"Gak apa-apa sayang, habis ini kan bisa kamu obatin," jawab Zein ambigu.

Ia menampilkan senyum manisnya dan terus menggandeng tangan Nisa ke arah pintu masuk bioskop.

"Nisa yang sempat hawatir, malah dibuat malu dengan senyuman Zein yang begitu memikatnya. Degup jantungnya berdetak berkali-kali lipat setiap mendapatkan senyuman atau tatapan Zein.

Sebenarnya Zein juga merasakan hal yang sama dengan Nisa, makanya ia segera memalingkan wajahnya agar tidak kelihatan kalo sedang manahan malu.

Setiap melihat bibir Nisa, ingin sekali menciumnya tapi Zein tak berani melakukan itu padanya. Zein masih menunggu kalo sudah "Halal" baru melakukan setiap keinginannya.

Saat seperti ini Nisa memang belum pernah merasakannya, bahkan hanya berpegangan tangan saja, rasa groginya mengalahkan segalanya.

Sampai di pintu bioskop ia kembali bertanya pada petugasnya, ternyata Filmnya belum diputar, masih ada waktu 5 menit.

"Nisa tunggu disini atau ikut kak Zein ambil popcorn disitu."

"Ikut aja kak."

Zein pun kembali menggandeng tangan Nisa kembali dan membeli popcorn dan minuman yang tadi belum sempat ia bayar.

Lalu setelahnya mereka kembali masuk ke bioskop.

Setelah sampai di tempat duduk, filmnya pun segera diputar.

Zein duduk di sebelah Nisa. Nisa yg masih hawatir ingin bertanya tentang kondisinya, tapi belum sempat ia membuka mulutnya, tangan Zein membungkam mulut Nisa.

"Stt ... filmnya mau mulai, ga boleh berisik," bisik Zein tepat di telinga Nisa.

Nafas Zein terdengar setengah memburu, seperti menahan sesuatu.

Nisa pun kegelian mendapat perlakuan itu. Ia pun menoleh ke arah Zein dan ....

Cup

Bibir mereka bertemu sepersekian detik.

Zein yang belum sempat menghindar malah mendapat apa yang ia minta. Sedangkan Nisa yang tak sengaja melakukan hal itu, langsung berbalik arah dan kembali menatap layar bioskop.

Padahal tadi niatnya Zein hanya memperingatkan Nisa biar tidak berisik, eh belum sempat ia menarik wajahnya, Nisa malah menengok dan tepat bibir mereka tadi sempat bertemu.

Ingin rasanya mengulang saat tadi. Meskipun kecelakaan, tapi rasanya sepertinya manis kalo bisa mengulangnya kembali.

"Ya Tuhan ... apa yang telah Nisa lakukan tadi, maafkan Nisa ya Allah ..." Nisa masih saja menutup wajahnya dengan kedua tangannya.

Sedangkan Zein detak jantungnya pun belum kembali normal, deru nafasnya pun semakin memburu menahan gairah yg tiba-tiba datang.

"Hfftt ... kok jadi begini ya Tuhan ..." batin Zein.

Ia pun segera meminum sodanya untuk menetralkan kembali detak jantungnya yang sejak tadi ngajak dugem.

Nisa yang gugup malah dipegang tangannya ama Zein.

"Kamu ga apa-apa Nisa, kenapa? mau pulang?"

"Ennggg-gak kak, gak apa-apa, maaf untuk yang tadi ..." ucapnya lirih.

"Iya ..."

Lalu mereka melanjutkan adegan nonton filmnya. Tak terasa waktu 90 menit berlalu dengan cepat.

Karena filmnya sudah selesai, mereka berdua pun melangkahkan kakinya keluar ruangan. Mereka kemudian menuju food court di lantai dibawahnya.

"Mau makan apa Nisa?"

"Nasgor aja kak."

"Ya uda, ikut aku yuk, aku takut ninggalin kamu lagi."

Dan dengan posessivenya Zein menggandeng kembali tangan Nisa dan menuju penjual nasgor.

Sesudah makanan siap, Zein dengan cekatan membawa nampan tersebut ke meja yang kosong, diikuti Nisa yang membantu membawa kedua minumannya.

"Kak Zein, lihat lukanya kakak, malah sudah mengering lo ..." tanya Nisa khawatir

"Mm, gak apa-apa nanti juga sembuh kembali, lagian tadi juga uda kamu obatin."

"Maksud kakak?"

"Tapi kalau mau diobatin lagi kaya tadi, kakak 'ga menolak kok ..."

"Haa-ahhh ..." ucap Nisa spontan.

Sebenarnya ia juga baru merasakan "first kiss" nya dengan Nisa barusan.

Tapi ia malah ketagihan dengan bibir Nisa, meskipun tadi cuma kecelakaan tapi itu merupakan kecelakaan yang manis menurutnya.

"Em, itu ... anu ... kak ... maaf buat yang tadi, Nisa 'ga sengaja ..." jawab Nisa seraya tertunduk malu.

"Gpp, kalau yang mencuri first kiss kakak itu kamu, aku rela ..." jawab Zein terus terang.

Nisa memelototkan matanya ke arah Zein dan malah dibalas dengan kedipan genit dari Zein.

"First kiss, kakak kira aku udah biasa melakukannya? itu juga yang pertama bagi Nisa kak ..." jawabnya lirih seraya malu-malu.

"Sungguh? makasih Nisa sayang ...."

"Apaan si ..." ucap Nisa malu-malu.

Ahirnya setelah drama makan malam, mereka berdua kembali ke kost untuk mengantarkan Nisa.

Dan kejadian tadi adalah kenangan manis selama ia mengunjungi Nisa.

Dan besok adalah weekend, artinya besok sore ia harus kembali ke kota J untuk kembali bekerja.

~ Bersambung ~

.

.

.

...DUKUNG SELALU AUTHOR DENGAN CARA...

...LIKE...

...KOMEN...

...FAVORIT...

...GIFT/VOTE...

...TERIMAKASIH BANYAK🙏😊...

1
Ida. Rusmawati.
/Smile/
Shifa Burhan
NOVEL pecinta PEBINOR fhadil pebinor laknar yang terus mencari kesempatan saat suami orang sedang sakit dan jauh, fhadil manusia munafik dia tidak suka zein dekat2 dengan istri tidak sadar dia bukan hanya dekat2 istri orang tapi mala cari kesempatan, sok baik, pake perasaan dan akhir merebut istri orang

ini fakta PEBINOR lebih bahaya dan licik daripada PELAKOR
PELAKOR dia akan menampilkan sosok asli, menjadi wanita murahan mengoda suakinorang dengan kecantikan dan kesudalannya jadi pelakor kita bisa langsung lihat sosok aslinya
tapi
PEBINOR sangat licik dia mendekati istri orang saat ada masalah dan hanya akan menunjukkan sifat2 baiknya saja (menutup sifat aslinya), dia kayak iblis terus menghasut dan menghancurkan rumah tangga orang secara perlahan dan akhir merebut istri orang
sari. trg
❤️❤️
anti pebinor pelakor
akhir bahagia untuk yang lain tapi tidak untuk zein, lalu bagaimana dengan zein apakah dia tidak akhir yang bahagia, miris nasib mu zein udah dapat musibah istri diambil orang tidak dapat akhir bahagia
Fransiska Siba: benar aku paling tidak setuju Nisa berpaling Zein saat itu bukan pergi dengan sengaja tp dia kecelakaan dan selamat tp Nisa mudah berpaling. aku baca awal sampai ketemu Zein malas bacanya.
kesan nya Fadhil di sini perebut dan Nisa mudah berpaling dari Zein
total 2 replies
sari. trg
❤️❤️
sari. trg
Aih...sih Yoga ini. 🤭
sari. trg
like.😊
⸙ᵍᵏ 𝓓𝓲𝓲 𝓮𝓲𝓶𝓾𝓽
semoga cpt sembuh Thor sehat kembali
it's me oca -off
up up
᯽ᗩᗬᗴᘂᛙᚤ᯽
yukkk semangat terus
it's me oca -off
up
🦊⃫⃟⃤King Al Faridzi🎯™
sukses
pat_pat
mampir lagi ❤️
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
kasihan sekali ya,bang zain.. knapa ya akupun Sebenarnya msih berharap nisa kembali bersama zain,fadil baik,baik bngt mlah,tp ntah knapa kok aku pengennya nisa bersatu lgi sm zain.
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
rate⭐5
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
semoga ingatan Zein segera pulih.. dan semoga zein mendapatkan kebahagiaan walau tdk bersama nisa
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
yg sabar ya Zein.. apa mngkin jodohmu Cahaya.. apa kabarnya Cahaya ya kak Othor
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT: ooh iya..aku blm baca lagi.. lg mode mulung,loncat sana loncat sini😂😂😂🤭🤭
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
next
❤️⃟Wᵃf🍾⃝ʀͩᴏᷞsͧᴍᷠiͣa✰͜͡v᭄HIAT
wa'alaikumsalam.. semoga cepat sembuh kak Fan.. karya yg lain jg dah ku baca semua up nya
⸙ᵍᵏ 𝓓𝓲𝓲 𝓮𝓲𝓶𝓾𝓽
waalaikumsalam semoga cpt sembuh onel kesayangan aamiin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!