Mengisahkan tentang hidup seorang wanita muda yang bernama Najwa Febri Anggreani yang terpaksa menikahi lelaki tampan kaya raya. penuh lika liku dan melewati banyak ujian sebelum ahirnya mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya.. banyak konflik dan banyak hal yang menguras emosi dan airmata.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Naryati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
DSI 21
*Jangan lukai aku lagi, aku tak ingin merasakan sakit untuk yang kedua kalinya*.
Abee masih berbaring di sofa, semenjak dia pulang tak ada pergerakan dirinya. Dia masih mencoba untuk menutup mata namun bayangan lelaki yang bersama Najwa masih terus membayangi pikirannya.
Siapa sebenarnya laki laki itu? ucap Abee dalam hati. Pikirannya bercabang yang pasti Abee merasakan cemburu yang luar biasa.
Waktu menunjukan pukul 6 sore, tapi Najwa juga belum kembali, Abee sudah mulai merasa bosan menunggu. Tiba tiba Abee mendengar suara mobil menuju garasi secepat kilat Abee pura pura tidur di sofa, sampai Najwa masuk dan hanya melewati dirinya.
Abee pun menjadi emosi, lalu bangkit dan menyusul Najwa ke kamar tamu.
Abee berdiri di ambang pintu, Najwa yang sedang melepas pakaiannyapun kaget dengan kedatangan Abee.
"Kalau mau masuk ketok dulu dong" ucap Najwa sambil cemberut.
Abee tak menjawab malah masuk dan berbaring di tempat tidur.
"Aku bicara sama kamu, kenapa kamu malah tidur disitu? " ucap Najwa mulai kesal.
Abee tak memperdulikannya malah langsung tidur tanpa permisi kepada yang menempati kamar itu.
"Nyaman sekali disini" ucap Abee dalam hati.
Najwa yang geram ahirnya mengalah dan membiarkan Abee menempati tempat tidurnya. Najwa keluar menuju dapur untuk menyiapkan makan malam, setelah selesai Najwa mencoba untuk membangunkan Abee.
Najwa masuk kedalam kamar namun melihat Abee masih tertidur dengan pulasnya, karena semalaman Abee gak tidur. Najwa hanya mampu mengambil nafas panjang dan mencoba menggoyangkan tubuh kekar suaminya.
"Kak bangun makan dulu" ucap Najwa sembari menggoyangkan tubuh Abee.
"Sebentar lagi sayang" ucap Abee reflek tanpa sadar.
Najwa hanya tercengang mendengar kata kata Abee, namun kesadarannya kembali menghampiri, mungkin dia berfikir kalau aku kekasihnya.
Ketika Najwa hendak pergi Abee tiba tiba menarik tangan Najwa hingga membuat Najwa terjatuh di tempat tidur.
"Kamu mau kemana" ucap Abee yang ternyata tengah bangun.
"Aku lapar aku mau makan" ucap Najwa dengan suara yang datar. Sesungguhnya Najwa sangat senang mendapatkan perlakuan manis dari Abee, namun Najwa memilih untuk menjauhinya agar dia tidak terlalu berharap. Kalau mau makan bangunlah, ucap Najwa kemudian.
Lalu Najwa mencoba melepaskan diri dari pelukan Abee, namun tenaga Abee telalu kuat sehingga Najwa tak mampu memberontak.
Abee hanya tersenyum hatinya merasakan kedamaian ketika berada di dekat Najwa.
"Ayo kita makan" ucap Abee sembari bangun dan melepaskan pelukannya dari tubuh Najwa. Tiba tiba Cupppppp sebuah ciuman manis berhasil mendarat di pipi kanan Najwa. Abee berlari keluar seperti anak kecil karena takut Najwa akan marah.
Najwa terperajat mendapatkan ciuman manis dari Abee, hatinya sangat bahagia sekaligus takut jika itu hanya ilusi semata.
"Katanya mau makan"ucap Abee yang berhasil membuyarkan lamunan Najwa.
Najwapun keluar dari kamar dan berada di meja makan berdua bersama Abee.
"Siapa yang masak" ucap Abee sembari mengambil makanan di atas meja.
"Aku" ucap Najwa pelan.
Abee hanya tersenyum lalu mulai menikmati makan malamnya, Abee sangat menikmati masakan Najwa. Ketika sedang makan Tiba tiba Abee membuka percakapan.
""Siapa laki laki yang di resto tadi" ucap Abee sembari terus menikmati masakan Najwa.
"Teman" ucap Najwa singkat.
"Yakin hanya teman" ucap Abee berusaha mengintimidasi Najwa.
"Iya memangnya kenapa?" ucap Najwa heran.
"Aku gak suka" ucap Abee to the point.
"Maksudnya?" ucap Najwa bingung.
"Aku gak suka kalau kamu dekat dekat dengan cowok lain" ucap Abee sembari menghabiskan suapan terahirnya.
Najwa kaget dengan pernyataan Abee. Dia melarang Najwa berdekatan dengan lelaki lain sementara dia boleh dengan cewek lain. Najwa hanya diam tanpa berkata apapun.
"Maafin aku ya jika selama ini aku selalu menyakiti hatimu" ucap Abee dengan nada penuh penyesalan.
"Iya aku udah maafin kok" ucap Najwa dengan suara yang gemetar.
Setelah selesai makan malam Abee dan Najwa kembali kekamar masing masing. Abee hanya mampu tersenyum melihat respon Najwa, dia bahagia bisa mendapatkan istri seperti Najwa.
Berbeda dengan Najwa, dia bingung dengan semua sikap Abee, kenapa dia berubah menjadi sangat manis sementara selama ini perlakuannya kepada Najwa sangatlah kasar.
"Kenapa dengan dia" ucap Najwa dalam hati.
Di pagi harinya Najwa tengah bangun dan menyiapkan sarapan untuknya dan untuk suaminya. Kali ini Najwa tidak langsung pergi dia mengetuk kamar Abee untuk mengajaknya sarapan.
"Kak sarapannya udah siap" ucap Najwa sembari mengetuk pintu. Tak ada jawaban lalu Najwa mencoba untuk masuk, ternyata yang punya kamar masih terlelap didalam tidurnya.
"Kak bangun udah siang" ucap Najwa sembari menggoyang tubuh Abee.
Abee menggeliat lalu membuka matanya.
"Udah jam berapa" ucap Abee dengan suara serak.
"Jam tujuh" ucap Najwa lalu bangkit ingin keluar. Namun tiba tiba Abee memeluknya dari belakang.
"Izinkan aku memelukmu sebentar saja" ucap Abee sembari mengeratan pelukannya.
Najwa hanya diam tak ada perlawanan, tiba tiba Abee menarik tubuh Najwa hingga terlentang jatuh diatas kasur.
Lalu Abee mencium bibir Najwa dengan sangat lembut. Najwa hanya diam saja mendapatkan perlakuan manis dari suaminya, hatinya bahagia mungkinkah telah ada cinta di hati Abee ataukah hanya pelampiasan semata.
Cukup lama mereka berciuman, tiva tiba Abee mengatakan sesuatu.
"Na aku sayang kamu" ucap Abee ditelinga Najwa.
Najwa hanya tersenyum tanpa menjawab pernyataan Cinta Abee.
Abee tersenyum sangat manis lalu memeluk tubuh Najwa lagi.
"Aku mandi dulu ya" ucap Abee lalu bangkit dari tempat tidurnya dan pergi kekamar mandi.
Najwapun keluar dari kamar Abee lalu menunggunya di meja makan.
Ada perasaan aneh dalam dirinya ketika Abee melakukan sesuatu di luar kebiasaanya yang selalu marah marah. Najwa bengong hingga kehadiran Abee pun tak dia sadari.
" Kamu bikin sarapan apa" ucap Abee.
Najwa kaget dan sepontan saja menjawab.
"Nasi goreng" ucap Najwa dengan senyuman manis menghiasi bibirnya.
Setelah selesai sarapan mereka berdua pun bersiap ke tempat kerja masing masing. Abee yang menggunakan setelan jas warna hitam terlihat sangat tampan membuat Najwa kagum ketika melihatnya.
Najwa yang menggunakan setelan dress warna coklatpun menarik perhatian Abee, Najwa terlihat sangat cantik membuat Abee tak berhenti memandang.
"Kamu sangat cantik" ucap Abee sepontan nyaris tak terdengar.
Najwa hanya tersenyum lalu berpamitan pada Abee untuk kerumah sakit.
"Aku berangkat dulu yaa" ucap Najwa sembari mencium tangan Abee.
"Iya sayang kamu hati hati" ucap Abee sembari tersenyum sangat manis.
Merekapun pergi dengan tujuan masing masing.
Terima kasih untuk supoortnya selama ini , jangan lupa tinggalin jejak kalian ya seperti Like, komen dan Vote seikhlasnya. Dukungan kalian adalah motivasi buat author.
Mari saling mendukung. jika ada waktu saya pasti mampir balik ke karya kalian.
Terima kasih.
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya Caraku Menemukanmu
masa pemindahan dokter tampa rekomondasi dr dirut Rs nya..??
ya tanya dnk k bagian atas nya
maaf ya..🙏🙏