NovelToon NovelToon
Pawang Para Villainess: Kadar Kewarasan Mereka Sisa 1%!

Pawang Para Villainess: Kadar Kewarasan Mereka Sisa 1%!

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Penyelamat / Akademi Sihir
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: Fluffy Dream

Menjadi satu-satunya manusia tanpa kemampuan sihir di Akademi Hunter membuat Axel sempat merasa pasrah dengan nasibnya. Namun, sebuah sistem misterius tiba-tiba menyingkap kenyataan tak terduga bahwa ia adalah satu-satunya penjinak yang mampu meredam amarah para wanita terkuat di dunia saat kadar kewarasan atau sanity mereka mencapai titik kritis dan memicu mode berserk.

Sialnya, kemampuan istimewa ini justru menjadi sumber petaka baru. Para wanita berbahaya tersebut, mulai dari Paladin Suci hingga Ratu Penyihir, kini menjadi sangat obsesif dan posesif karena ingin memonopoli dirinya seorang diri. Tanpa modal kekuatan fisik yang berarti, Axel terpaksa harus memutar otak dan lihai memanipulasi emosi. Ia harus pintar membagi perhatian dengan adil agar dunia tidak hancur berantakan, sekaligus berjuang keras demi mempertahankan kebebasannya dari kepungan wanita-wanita mematikan itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fluffy Dream, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21: PENGEMBARAAN MENUJU PUNCAK

Perjalanan menuju Utara bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan ujian bagi aliansi yang baru terbentuk. Puncak pegunungan Sanctum of Silence dikelilingi oleh badai salju abadi dan distorsi gravitasi yang bisa meremukkan tulang manusia biasa.

Axel kini mengenakan jubah tebal berlapis bulu binatang, sebuah kontras yang mencolok dengan Reynarda yang tetap mengenakan zirah ringannya—seolah dinginnya kutub tidak berpengaruh baginya. Elysia terus-menerus merapal mantra penghangat yang samar di sekeliling mereka, sementara Valeria, yang paling terbiasa dengan kegelapan, memimpin di depan untuk mencari jalur paling stabil.

"Kalian tidak perlu memaksakan diri," ucap Axel saat mereka berhenti sejenak di punggung bukit untuk berlindung dari angin kencang. "Jika kalian terlalu lelah, aku bisa..."

"Jangan bicara soal lelah," potong Reynarda cepat, matanya menatap Axel dengan tatapan protektif. "Kami adalah perisaimu, Axel. Kamu yang harus tetap hangat, atau kami semua akan mati kedinginan karena tidak ada alasan lagi untuk tetap hidup."

Valeria tertawa kecil, meski napasnya mengepul putih di udara. "Si ksatria kaku ini benar. Fokuslah pada dirimu sendiri, Pawang. Kami sudah terbiasa dengan kondisi ini."

"Host, deteksi radar menunjukkan adanya 'Penjaga Puncak'—sejenis Golem Penjaga kuno yang diaktifkan oleh ritual katedral tadi malam. Mereka sedang menuju ke lokasi kita. Kecepatan mereka sangat tinggi."

Axel menatap Elysia. "Berapa lama lagi kita sampai ke kaki Sanctum?"

"Jika kita menggunakan jalur terlarang, satu jam," jawab Elysia. "Tapi di sana ada kawanan Serigala Bayangan yang liar."

"Ambil jalur itu," perintah Axel. "Valeria, aku butuh bayanganmu untuk menyembunyikan tanda tangan energi kita. Reynarda, bersiaplah untuk pertempuran jarak dekat yang sangat brutal. Kita tidak punya waktu untuk bernegosiasi dengan Golem."

Perjalanan mereka berubah menjadi perlombaan melawan waktu. Saat mereka menembus hutan pinus yang membeku, tanah mulai bergetar. Golem-golem raksasa—kumpulan batu yang disatukan oleh rune sihir kuno—muncul dari balik kabut salju. Tingginya hampir lima meter, dengan mata merah yang berpendar menakutkan.

Tanpa perlu perintah, Reynarda melesat ke depan. Dia tidak lagi memegang pedang dengan satu tangan; dia menggunakan kedua tangannya untuk menghantam batuan keras golem itu dengan kekuatan fisik murni. Elysia melepaskan tembakan panah sihir angin yang tepat sasaran ke titik lemah rune di dada golem tersebut.

Valeria melompat di antara kaki-kaki raksasa itu, memotong urat-urat sihir yang menyatukan bebatuan tersebut.

Axel tetap berada di belakang, mengawasi pergerakan musuh dan memberikan instruksi.

"Reynarda, ke arah jam tiga! Golem itu akan mengayun!"

"Valeria, rune di punggungnya terbuka!"

Dengan koordinasi sempurna, golem-golem itu roboh satu per satu menjadi tumpukan batu mati.

"Luar biasa, Host. Efisiensi tempur mereka meningkat 40% setelah Anda mulai memberikan komando taktis. Sepertinya mereka bukan lagi sekadar pengawal, tapi sudah menjadi perpanjangan dari otak Anda."

"Mereka bukan pengawal," gumam Axel saat mereka kembali berlari menembus badai. "Mereka adalah tim."

Setelah satu jam yang melelahkan, di depan mereka berdiri sebuah kuil yang megah namun tampak sunyi di puncak gunung. Sanctum of Silence. Kuil itu dikelilingi oleh lapisan es yang berkilau, namun di balik keindahannya, ada aura hitam yang sangat pekat yang merembes keluar.

"Kaisar ada di dalam sana," ucap Elysia dengan nada gemetar. "Aku bisa merasakan auranya yang semakin melemah."

"Mereka sudah memulai prosesnya," desis Valeria.

Axel menatap gerbang kuil yang tertutup rapat. Dia tahu, begitu dia melangkah masuk, tidak ada jalan kembali. Dia tidak hanya akan berhadapan dengan pengawal ritual, tapi mungkin dengan entitas kuno yang sedang mencoba merebut takhta kerajaan.

"Kita tidak akan masuk dengan cara halus," ujar Axel, menyiapkan napasnya. "Reynarda, siapkan hantaman terkuatmu pada gerbang itu. Begitu terbuka, kita habisi siapa pun yang menghalangi kita."

Reynarda mengangguk, auranya yang hitam-emas meledak ke udara, menyapu salju di sekitarnya. "Siap, Axel."

Axel menatap gerbang kuil itu sekali lagi, lalu ke arah ketiga wanita di sampingnya. "Jangan mati. Kita pulang bersama setelah ini."

Mereka serempak mengangguk. Dengan satu teriakan perang yang mengguncang puncak gunung, Reynarda menghantam gerbang tersebut. BLAAARR! Gerbang itu hancur berkeping-keping, dan mereka melompat masuk ke dalam kegelapan kuil yang menanti mereka.

Perang untuk masa depan kerajaan baru saja mencapai titik didihnya.

1
Pria Misterius
Harem😋 aku suka ini
Orimura Ichika
up yg banyak thor👍
Orimura Ichika: di tungguin 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!