NovelToon NovelToon
Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Nelayan Miskin Dengan Sistem Pengumpul Emas

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Epik Petualangan
Popularitas:5.9k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

“[Ikan Langka! Hadiah 100 Emas!]”

Beni hanyalah nelayan miskin yang hidup penuh penderitaan. Ia dikhianati istrinya, dijebak hingga terlilit hutang, dan hampir kehilangan harapan hidup.

Namun saat berlayar di tengah badai, ia malah tersesat ke lautan misterius yang dipenuhi bahaya. Di sanalah sebuah sistem aneh tiba-tiba muncul di hadapannya.

Dengan bantuan sistem pengumpul emas, bisakah Ye Fan mengubah nasibnya dan menjadi orang terkaya di lautan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21: Sewa

"Mau apa Abang ke sini?" Anak SMA itu bertanya lagi, kepalanya melongok ikut menatap nomor telepon yang tertera di papan pengumuman ruko.

​Beni yang sedang menempelkan ponsel ke telinganya mendengus pelan, menatap anak itu dari sudut mata dengan pandangan jengah. "Mau kayang."

​Anak SMA itu berkedip polos, lalu menggaruk rambutnya yang acak-acakkan. "Ada-ada saja kau, Bang. Ngapain kayang di depan ruko kosong begini. Kurang kerjaan sekali."

​"Kalau tahu aku bercanda, jangan tanya lagi. Sudah tahu aku mau menelepon pemilik tempat ini," desis Beni ketus.

​Tuuuut... Tuuuut...

​Sesaat kemudian, nada sambung di seberang sana berhenti, digantikan oleh suara petikan khas pria paruh baya yang terdengar ramah namun sedikit serak.

​"Halo, selamat siang. Dengan siapa ini?"

​Beni langsung mengubah ekspresi wajahnya, seulas senyum ramah bisnis terukir di bibirnya. "Halo, selamat siang, Pak. Maaf mengganggu waktunya. Nama saya Beni. Saya kebetulan sedang berdiri di depan ruko dua lantai milik Bapak yang berada di jalan lintas kota dekat gang pasar. Saya melihat ada tulisan disewakan di sini, dan saya pribadi sangat berminat untuk menyewanya. Kalau boleh tahu, berapa harga sewa per bulannya, ya Pak?"

​Mendengar ada calon penyewa, suara pria di seberang telepon mendadak berubah menjadi sangat bersemangat. Ruko itu sudah kosong selama berbulan-bulan karena area pasar belakangan ini agak sepi akibat premanisme.

​"Oh! Halo, Mas Beni! Wah, tentu saja boleh, Mas! Kebetulan sekali ruko itu memang sedang kosong dan siap pakai. Saya senang sekali ada yang berminat," ucap pemilik ruko itu dengan nada semringah. "Begini, Mas... karena ruko itu sudah agak lama tidak ditempati, dan Mas Beni adalah orang pertama yang menawar bulan ini, saya kasih harga promo khusus deh. Bagaimana kalau tiga ratus ribu saja untuk bulan pertama ini? Nanti untuk bulan depannya baru kembali ke harga normal, yaitu lima ratus ribu per bulan. Bagaimana, Mas? Cocok harganya?"

​Beni tertegun sejenak, bibirnya sedikit terbuka. Ia menahan napas agar tidak kelepasan tertawa di depan telepon.

"​Tiga ratus ribu? Bulan depan lima ratus ribu?" batin Beni berteriak kegirangan. "Ini sih murah banget bagiku! Bahkan sisa uang tunai di kantongku sekarang masih dua juta, belum lagi kalau aku mencairkan seratus keping emas di sistem yang nilainya bisa sepuluh juta! Tempat strategis dua lantai di kota harganya semurah ini? Sistem, kau benar-benar membawa keberuntungan gila dalam hidupku!"

​Beni buru-buru berdeham untuk menjaga wibawanya agar sang pemilik ruko tidak menaikkan harga karena tahu ia memiliki banyak uang. "Ehem... Baik, Pak. Harganya menurut saya cukup adil untuk kondisi ruko yang sudah agak lama kosong. Saya setuju dengan penawaran Bapak."

​"Wah, mantap! Kalau begitu, Mas Beni bisa langsung bertemu dengan penjaga ruko saya di kedai kopi sebelah kanan bangunan itu. Kuncinya ada di sana. Mas bisa cek bagian dalam, dan kalau sudah sreg, uang mukanya bisa dititipkan ke sana untuk pembuatan surat perjanjiannya," jelas si pemilik ruko panjang lebar.

​"Baik, Pak. Terima kasih banyak. Saya akan langsung mengurusnya sekarang," jawab Beni sebelum menutup panggilan teleponnya.

​Proses administrasi berjalan dengan sangat lancar dan cepat.

Beni berjalan ke kedai kopi sebelah ruko, menemui penjaga yang ditunjuk, menyerahkan uang tunai sebesar tiga ratus ribu dari kantong celananya, dan langsung menerima kunci duplikat ruko tersebut.

1
Jerry K-el
up-nya harus konsisten biar pembaca tambah dan yg sdh baca gak kabur 😅
Manusia Biasa
utamakan mancing
Manusia Biasa
dimas udah punya wife ternyata 🗿
Manusia Biasa
/Scream/
Manusia Biasa
konsepnya menarik bosku. punya potensi naik rangking fiksi pria ini lanjutkan
Manusia Biasa
nice jangan mau balikan. cuma jadi lingkaran setan nanti
Manusia Biasa
mampus
Manusia Biasa
bro memilih rute membuat restoran 🤣
Manusia Biasa
jenius
Manusia Biasa
ada manusia setengah ikan kagak nanti? lawan mc grade s gitu🗿
Manusia Biasa
ada fantasi battle juga kah
Maul: Dikit-dikit
total 1 replies
Manusia Biasa
jir kirain emas batangan asli🗿
Manusia Biasa
gaz solo vs squad
Manusia Biasa
hindari cewek modelan gini aminn🙏
Manusia Biasa
sad ending😭 mana banyak yang demen genre ginian🗿
Manusia Biasa
wih novel sistem pecah telur gacor😘
Agen One
🤣
Agen One
ada apa nih di kejer
Agen One
🤕
Agen One
🤣🤣jadi seratus juta
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!