NovelToon NovelToon
Silent Love

Silent Love

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:412.4k
Nilai: 5
Nama Author: vie

Bagaimana jika kita di jodohkan dan ternyata kita sudah menyukai laki-laki itu dari pandangan pertama? tentu rasanya seperti semesta memberikan restu pada kita.

Clara seorang gadis cantik, manja, periang dan humble akan di jodohkan dengan seorang laki-laki bernama bastian, laki-laki yang arogan dan sombong, meski dia sangat tampan, Clara sudah menyukai Bastian dari awal dia melihatnya, namun sikap bastian justru sebaliknya pada Clara, Clara di anggap orang yang sudah menghancurkan hubungannya dengan kekasihnya.

Lalu bagaimana kelanjutan kisah Cinta Clara?apakah Bastian akan mencintai Clara ?

yuk terus baca karyaku ya.....
jika ada kesalahan dalam penulisan tolong beri kritik dan sarannya
jangan lupa dukung karyaku dengan memberikan, like,comment,dan vote ya

terima kasih

Happy reading
💓💓💓💓💓💓💓💓💓💓

sayang kalian semua

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SL 20 manusia planet

Sesampainya di resto aku segera membuka beberapa file laporan pengunjung, dan beberapa berkas lainnya.

"Permisi ka, yang lainnya sudah menunggu di depan" Kepala Mega muncul dari balik pintu

"Ohh iya Ga, tunggu sebentar, aku kesana," Ucapku sambil memasukan beberapa berkas kedalam sebuah map.

Dimeja sudah ada delapan karyawan yang siap mengikuti meeting hari ini. karena resto ini belum memiliki ruang meeting, biasanya kami akan menggunakan meja pengunjung yang di buat memanjang untuk mengadakan diskusi atau meeting penting, itu kenapa kami selalu meeting sebelum jam operasional resto.

"Selamat pagi semua! bagaimana kabar kalian?" sapaku membuka meeting hari ini

"Baik ka..." jawab mereka serentak

"Sebelumnya saya mau minta maaf, karena telah membuat kalian datang lebih awal, mengingat jumlah pengunjung harian kita yang menurun, saya memutuskan untuk mengadakan diskusi ringan hari ini, mencari solusi untuk bisa meningkatkan jumlah pengunjung," jelasku panjang lebar. Semua mata berpusat padaku.

"Angga, coba tolong jelaskan apa keluhan pengunjung tentang resto kita yang kamu baca di beberapa medsos?" tanyaku pada Angga. Resto kami memang memiliki medsos sebagai salah satu pemasaran kami, dan Anggalah yang mengelola itu.

"Kebanyakan mereka merasa bosan dengan konsep resto yang masih jadul ka!" jawab Angga..

"Ya..ya...ya.." Aku menganggukan kepala

"Memang sepertinya kita harus merubah konsep resto ini, wajar saja resto ini sudah berdiri cukup lama, dan terakhir renovasi ketika papah masih ada" gumamku

"Kira-kira akan seperti apa ka konsepnya?" tanya Mega salah satu superviser yang bertugas hari ini.

"Sepertinya saya hanya akan menambahkan beberapa bunga di dinding, dan taman kecil dibawahnya, serta di setiap sudut akan saya taro ornamen-ornamen clasic agar ruangan lebih homey ," jelasku

"Untuk bagian teras, saya akan rubah menjadi mini bar, agar pengunjung yang hanya datang untuk mengerjakan tugas, atau pekerjaannya, tetap merasa nyaman karena suasana yang tidak terlalu ramai," lanjutku, para karyawan hanya mengangguk menandakan mereka mengerti dengan penjelasanku

"Lalu ka, untuk lahan kosong di samping resto, apa jadi di buat outdoor?" tanya Mega

"Sepertinya jadi Ga, karena aku sudah hitung untuk bugetnya masih bisa tercoverlah...!" jawabku

"Mau di buat konsep seperti apa ka?" tanya Angga

"Untuk saat ini saya belum tau, tapi saya lebih tertarik membuat konsep etnik, dengan tema rustic vintage, jadi beberapa dinding di huat unfineshed gitu. Pertama untuk mempercepat waktu renovasi yang kedua agar suasana etniknya lebih dapet ....." jawabku sambil menggambarkan beberapa denah di sebuah kertas.

" Yasudah sepertinya diskusi hari ini harus di sudahi, karna sebentar lagi kita harus mulai operasional resto."

Meeting hari ini selesai, aku melanjutkan pekerjaanku di ruangan, sesekali aku keluar untuk melihat para pengunjung, dan kembali masuk ke ruangan.

"Permisi ka..." Seseorang mengetuk pintu

"Masuk..." jawabku sambil menoleh kearah pintu.

"Ehh Angga, ada apa Ngga?" tanyaku

"Maaf ka, ada yang cari kakak di depan!"

"Siapa ya?" tanyaku mengerutkan kening

" Kurang tau ka, saya baru liat kayanya!" jawab Angga

" ohh yasudah, nanti saya kesana!" Aku segera bergegas menemui orang yang ternyata adalah Aldy

" Ehhh lo dy, ada apa? tumben kesini? " tanyaku menghampiri Aldy yang berada di meja pengunjung

" Iya, gue di suruh Bastian jemput lo," jawab Aldy

" Ngapain dia nyuruh gue ke kantor?" tanyaku kesal.

"Hmmm....entah lah" jawabnya mengangkat kedua bahu

"Ngapain sih weekend-weekend ke kantor..." gerutuku kesal

"Lo lagi berantem ya sama Bastian?" tanya Aldy tersenyum,

"Menurut lo, apa pernah gue baik-baik aja?" tanyaku kesal

"Yah..gak sih hehehe" Aldy tertawa kecil melihat raut wajahku yang kesal sambil mengerutkan bibir

"Gue males banget ketemu dia, lagian emangnya ngapain sih di kantor?" tanyaku lagi

"Ada meeting direksi, intinya sih pengenalan Bastian sebagai wakil president direktur di perusahaan Om Wiguna!" jelas Aldy

"Hah..serius? orang selengean kaya Bastian, di tunjuk jadi wakil presiden direktur?" tanyaku terkejut sambil tertawa geli....

"Yah namanya juga anak Presdir....!" sahut Aldy

"Ya ya bisa, gue gak bisa bayangin aja tuh perusahaan om wiguna nanti jadi kaya gimana di pegang dia!" ejekku

"Kan dia masih di taro sebagai wakil, tetep pemegang keputusan akhir ya om wiguna" jawabnya

"Yaudah yok...udah siang nih! " Aldy kembali menengok jam yang melingkar di tangannya

"Yaudah tunggu, gue matiin komputer dulu" ucapku sambil kembali ke ruangan untuk membereskan berkas dan mematikan komputer

Aku dan Aldy bergegas meninggalkan resto menuju kantor Bastian yang jaraknya kurang lebih 30 km dari resto.

Aldy berhenti di loby menyuruhku lebih dulu masuk, sedang ia memarkirkan mobilnya di basment, tapi aku memilih menunggunya di meja ruang tunggu samping meja reseptionist,

Kantor Bastian memiliki tinggi 8 lantai, dengan Design modern minimalis yang memiliki beberapa ruangan di setiap lantainya, disini bisa di bilang kantor pusat dari beberapa cabang perusahaan hotel dan resort milik Om Wiguna.

"Loh kok belum naik?" tanya Aldy saat melihatku masih duduk di kursi tunggu

Aku mendongakan menatap Aldy sudah berada di depanku

"Males aku ke atas sendiri" jawabku dengan sengaja mengerutkan mulutku

"Ya udah yok..." ajak Aldy. Kami menaiki lift hingga ke lantai terats gedung perkantoran milik Om. Wiguna

Pintu lift terbuka tepat tepat di lantai 8. Aku langsung di hadapkan dengan lorong berselimut kaca, yang menuju ke ruangan Bastian.

"Lo ke ruangan Bastian dulu aja, gue mau ambil berkas, " ucap Aldy, saat kita berada di depan dua ruangan kaca yang berdampingan. Kantor ini terasa begitu sepi karena memang tidak ada yang masuk kerja kecuali OB , Aldy dan Bastian.

Dengan langkah kesal aku terpaksa masuk keruangan Bastian sedang Aldy sudah lebih dulu berada di ruangannya.

Aku membuka pintu ruangan Bastian, dan terlihat Bastian sedang menerima telepon sambil duduk di singgasananya dengan kaki menyilang, satu tangannya memegang ponsel dan tangan lainnya memegang bolpoin yang ia ketukan di atas meja.

Bastian menoleh kearahku, dan memberi tanda agar aku masuk dan menuggunya.

"Iya sayang, tapi hari ini sepertinya gak bisa, papi menyuruhku memimpin meeting direksi...." Sepertinya dia sengaja membesarkan suaranya, dan itu semakin membuatku kesal.

"Ya udah ya..nanti aku telepon lagi...bye" ucapnya menyebalkan ....

byeeee.... ejekku menirukan gaya bicara bastian

"Udah selesaikan urusanmu di resto?" tanya Bastian

"Bukan urusan kamu..." desisku

"Yasudah jadi sekarang kamu siap menjadi asistenku bukan?" wajahnya membuatku ingin melemparkan kursi yang ada di hadapanku

"yasudah mana pekerjaan untukku, akan aku selesaikan secepatnya?" tanyaku kesal

"Tolong kamu fotocopy berkas ini, setelah itu kamu siapkan makan siang untuk 4 orang, " Bastian menyodorkan beberapa lembar kertas yang berisi angka-angka di dalamnya.

"Okk..." jawabku sinis sambil menarik kertas itu dari tangan Bastian

"Kamu gak bisa sedikit lebih lembut?" tanya Bastian, tapi aku tak memperdulikannya, aku bisa membayangkan wajahnya yang memerah karena kesal dengan sikapku

Aku bergegas menuju sebuah mesin fotocopy yang berada di ujung sudut di luar ruangan bastian.

"Dasar Manusia planet, menyebalkan, tak punya hati, bahkan dia saja belum minta maaf karena telah merusak makan malamku..." gerutuku kesal

Sambil memasukan selembar kertas ke dalam mesin fotocopy

" Siapa yang kamu bilang manusia planet" Suara Bastian mengaggetkanku, dengan cepat aku berbalik badan dan melihat Bastian sedang berkacak pinggang memandangiku yang berdiri membelakanginya

"Hmmm sejak kapan kamu disini?" tanyaku gugup

"Sejak kamu terus menggerutu menjelek-jelekanku" jawab Bastian

"Ohh..bagus deh...yasudah lanjutkan fotocopynya, bukannya kamu sudah berada disini" Suruhku sambil meninggalkan Bastian yang berdiri di depan mesin fotocopy

"Ehhh Clara....mau kemana ini tugasmu belum selesai" Suara bastian menggema keseluruh ruangan , namun aku tetap berjalan tanpa memperdulikan panggilannya,

"Aku mau pesan makan siang...." teriakku.

1
Yyen Ariyanti
yuhuuu baru nemu karyamu lg Thor,, yg sebelah kpan up nya thor
Hafid Otoy
thor ada lanjutanya g sih😭
Nila Hariyanti
lanjut kak up-nya
Alika Cahyani
certa nya agak g waras yaa
peran utama nya bego banget
Siska Yulia
salah sipaham ini
Siska Yulia
dengerin dlu dong clar ...penjelasannya ...
Siska Yulia
tu dengerin bass
Siska Yulia
saking lelahnya ampe kesiangan
Siska Yulia
klo lo gk ninggalin ayunda ,bodoh kamu bass
Siska Yulia
bastian brengsek😡
Siska Yulia
gk nyadar lo klo ayunda cma mlorotin doank
Siska Yulia
biarpun gantengnya sak bonbin ..klo songong mah males jga 😡
Siska Yulia
blom tau dia ,klo fasilitas ditarik bokap ,,keteter lo
Siska Yulia
pertemanan yg indah
Sri Widjiastuti
sikon gawat tlp dong??
Chichi Gitu
baru tau udah up lagi wkwkk
Angel Tamara
aku cwek tp gk suka film romance, bkin penontonya suka berhalu, mending film action, horror or film fantasy😌
Krist Hart
saking lamanya kau g update Thor ... aq sampai lupa lupa ingat critanya cm inget yg Bastian tu judulnya apa ya ??? 😅😅😅
Anna Mutia Feranita
lumayan bagus utk sampai di sini...
pisces
wes thor ceritanya ayunda biarin di situ biar sembuh kasihan jg trs bastian sm clara biar tenang rmg tangganya gak ada drama ayunda lg
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!