NovelToon NovelToon
Who Is My Husband

Who Is My Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / CEO / Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Pernikahan Kilat
Popularitas:1k
Nilai: 5
Nama Author: sky tulip

Nella sudah jadi istri, ini ajaib.
Tidak terima dan kecewa adalah kesan pertama tapi, karena ini keputusan keluarganya ia harus terima dengan terpaksa dan siapa suaminya sekarang Nella sama sekali tak kenal.
Kehidupannya berubah drastis saat memilih menerima suaminya menjadi sah untuk dirinya bersamaan dengan rasa kecewa itu.
Selama waktu berjalan Nella akhirnya tahu suami yang menikahi dirinya bahkan seluruh kekurangannya adalah orang yang sama sekali tak pernah Nella bayangkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sky tulip, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Siapa meremehkan siapa

Masih waktu dimana Javier belum bertemu Nella. Saat ini hanya adalah waktu Seam menerima laporan dokter jika Nyonya tidak terluka parah tapi, patah kaki ini benar-benar membuat Seam meradang. Meradang bukan karena kesal Javier akan menimbulkan kekacauan tapi, meradang karena pekerjaannya akan berkali-kali lipat.

"Aku tidak sakit Seam kamu bisa mengantarku sampai mobil dan mengemudikannya dengan tenang. Javier akan ikut kita pulangkan?"

Apa lagi alasan Seam yang bisa ia katakan.

"Tuan meminta saya membawa Nyonya ke rumah Tuan dan Nyonya besar."

Shellia terdiam wajahnya yang tadinya tersenyum mengerut tahu sesuatu jika sekarang putranya di panggil suaminya.

"Javier pasti di panggil Ethan kan?"

Seam mengangguk. Sebenarnya alasannya adalah Javier mau membunuh Kayla tapi, tidak tahu beneran terbunuh atau malah Javier yang terluka parah.

Saat sedang membantu Shellia masuk mobil seseorang mengintai mereka.

"Sialan!" Kesal Seam.

Mobil yang berjalan tenang masih diikuti. Shellia merasa Seam was was kebelakang mobil.

"Cepat sampai rumah saja Seam." Tanpa tanya lagi Seam menarik gas mobilnya ful bahkan kecepatannya mengerikan. Mobil di belakang hampir tidak terlihat .

Berhenti untuk masuk ke halaman rumah seseorang menunggu Seam.

Charlie disana.

"Nyonya meminta anda untuk pergi kerumah utama sekarang."

"Aku mau istirahat minta besok saja Kayla menjemputku."

Charlie tidak mendengarkannya dan memilih menarik kursi roda yang sudah di duduki Shellia dari tangan Seam.

"Menjauhkan bajingan!" Seam memukul Charlie.

"Sial!"

"Kau boleh juga anak baru.."

Perkelahian mereka terus terjadi di hadapan Shellia sampai akhirnya Seam beruntung membuat Charlie tidak berdaya tapi, masih menarik kerahnya kuat-kuat.

"Cukup!"

"Kalian membuatku stres..."

"Seam bawa aku masuk, Kau adalah bawahan Kayla bilang padanya aku akan datang besok."

Seam berbalik badan dan suara tembakan membuat Shellia kaget.

"Menjauh.." Suara Javier disana luka tamparan itu jelas diantara plester putih di wajahnya.

Setelah Ibunya tidur Seam membawakan minuman soda untuk Javier dan dirinya minum di halaman belakang.

"Nyonya sudah tidur di kamarnya Tuan."

"Iyaa.."

"Tuan anda..."

"Aku membuat semua pengawal ayahku dan juga asisten kesayangan Kayla tidak bisa bergerak entah hanya pingsan atau mereka semua mati."

"Tuan ini masalah besar jika Nyonya tau ini anda akan dalam masalah."

"Tidak apa hanya amarah ibuku semua duniaku tidak akan hancur, kehilangannya baru aku hancur sampai tak tersisa."

Menghabiskan minuman kalengnya lalu memberikannya pada Seam.

"Aku meninggalkan bekas tembakan di perut ayahku, dua dan itu kebanggaan buat dendam ibu dan juga dendam ku."

Seam kembali tercekik rasanya, jika rumor ini sampai kepermukaan maka semuanya akan lenyap dan mereka akan jadi gelandangan atau bahkan hidup dalam ikatan memalukan, anak remaja yang mencoba menghabisi keluarganya sendiri dan ternyata ia anak selir dari ayahnya bukan anak kandung Kayla dan juga melakukan tindakan gila yang kejiwaannya harus di periksa, Psikopat.

****

Kembali ke masa kini dan ingatan itu tak hanya terus terbayang oleh Seam dan orang yang ada di masalalu itu.

Jangankan Seam yang merasa kalo sekarang lebih baik, Kayla dan Ethan merasa kalo sekarang lebih buruk dari waktu lalu.

Karena dulu menghancurkan Javier hanya dengan membunuh kehidupannya, ibunya sampai membuatnya terluka.

Di dengar dari mulut pelayan ke mulut pelayan lainnya, di katakan kalo Javier kehilangan ibunya saat melahirkan atau saat berusia balita atau saat berusia lima tahun atau sebagainya tapi, yang pastinya tidak ada yang tau bagaimana.

Hanya Kayla Seam dan juga Ethan yang tau sampai umur berapa Shellia hidup.

Saat Javier memasuki usia remaja hampir matang saat itulah Javier bisa menggunakan tangan dan kaki bahkan kekejaman yang ayahnya turunkan melawan balik ayahnya dan juga Kayla demi ibu kandungnya. Seam juga di pekerjaan Kayla untuk memata-matai Javier tapi, berkhianat saat kekutan Javier bisa berdiri sendiri dan tidak mudah hancur hanya karena badai kejam bernama Ethan dan Kayla.

Kayla yang mengingat masa dimana pemberontakan Javier oleh dirinya saat jatuhnya Shellia dari tangga dan malamnya adalah dimana ia mendapatkan tembakan di kaki kirinya dari Javier.

"Brengsek, anak bodoh anak sialan, malam ini dan tanggal bahkan hari yang sama di bulan yang sama sudah beberapa tahun berlalu tapi, kenapa aku malah mengingatnya dan alam pun berpihak padanya untuk membuatku tidak waras. Akh sialan! Sialan !"

Di kamar sebelahnya Ethan selalu minum tanpa mengenakan pakaian atas hanya jubah satin dan celana panjang, jubah yang tidak terikat dan tubuh atletis yang masih terjaga lumayan baik. Luka tembakan di tubuhnya ini dan hari tanggal malam juga bulan yang sama membuatnya sudah menghancurkan dua gelas dan minum banyak botol anggur.

"Sialan... Sialan....."

Keduanya sama hanya dalam luka lama yang Javier buat dan di malam ini Javier ingat tentang kegilaannya dan ia tak akan membuat kesalahan kedua itu pada Nella.

Apapun yang Kayla atau ayahnya lakukan Javier akan lebih dulu menghadang langkah mereka mendekati Nella. Nella bukan target mereka tapi, Javier disini dan ibunya tapi, ibunya sudah tidak ada berarti Javier lah.

"Aku selalu bermimpi indah jika tidur didekatmu, tanpa mu aku selalu terjaga bahkan aku selalu mengingat dimana kecelakaan itu muncul di rumah ini adalah tempat utamanya."

*****

Ada banyak rahasia yang bahkan gak bisa di baca Nella bahkan ekspresi Javier pun sulit di bedakan yang berbohong atau tanpa emosi.

Masih tertidur di kasurnya, Nella sudah mandi dan sudah selesai melakukan apapun, Javier belum bangun, Nella bangun lebih awal karena ia ingin saja.

"Kau mau kemana?" Suaranya terdengar kalo orang didepannya sama sekali tidak baru bangun tapi, sudah dari tadi.

"Aku, tidak kemana-mana kenapa?"

Javier bangun duduk bersandar tanpa atasan hanya pakai celana panjangnya.

"Aku ada urusan keluar kota kalo mau kemanapun datangi bersama Shinta dan Daman... Mau ikut?"

Nella tersenyum mendekat mencium bibir Javier.

"Aku dirumah aja gak akan kemana-mana nanti kalo keluar aku pasti bilang ke kamu."

Javier tersenyum ia merasa semuanya teras lega dan lancar hatinya justru tidak tenang. Berbalik badan wajahnya berubah datar dan benci melirik marah ke samping. Nella tetap tersenyum dari belakang Javier ia akan mengatur kepergiannya dan ini akan lebih mudah karena Javier pewaris laki-laki tunggal dan Nella tidak pantas, perempuan hasil dari jaminan hutang.

Setelah pembicaraan kemarin Nella sedikit berpikir kalo ia perlu mencari tahu sesuatu dan untung saja Javier sama sekali tak pernah meminta penjelasan dengan siapa ia berhubungan.

Setelah sarapan dan siap pergi bersama Seam lalu mobil yang mereka berdua kendarai akhirnya pergi.

Sekarang tunggu sampai jam sepuluh.

Tepat di jam sepuluh Kayla dan Jacob turun dari mobil masuk kedalam perpustakaan usang gang kecil.

Daman dan Shinta menunggu Nella didepan perpustakaan bagus tepat di belakangnya adalah perpustakaan usang yang jarang ada orang datangi.

Javier menerima pesan Nella kalo ia perpustakaan dan mengirim foto dirinya mau mencari buku juga mengirim vidio.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!