NovelToon NovelToon
The Death Mirror

The Death Mirror

Status: tamat
Genre:Misteri / Horror Thriller-Horror / Model / Obsesi / Tamat
Popularitas:426
Nilai: 5
Nama Author: Richest

Michelle sudah lama mencintai Edward, namun ternyata lelaki itu justru jatuh cinta dan menjalin hubungan dengan Kimberly, teman baik Michelle sendiri.

Rasa benci Michelle terhadap Kim semakin membara. Sehingga salah seorang sahabatnya yang lain mengajaknya ke desa sepupunya.

Michelle membawa pulang barang antik berupa cermin tua yang sangat menyeramkan setelah pulang dari hutan. Cermin itu bisa mendatangkan petaka.

Hingga kabar tentang kematian Kim setelah beberapa hari menikah dengan Edward pun tersebar di kalangan masyarakat.

Ada misteri apa di balik kematian Kimberly?

Ayo temukan jawabannya dengan membaca novel ini sampai selesai, selamat membaca 🥳

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Richest, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Malam ini Frans akan pergi ke luar kota karena urusan pekerjaan. Michelle tidak tahu jika ia pergi ke luar kota dengan ditemani oleh Claudie.

Dia sudah merancang sebuah rencana. Sekarang ia tinggal menunggu Edward datang ke rumahnya untuk segera berangkat dan mengikuti mobil Frans dari belakang.

Di belakangnya, ada Orla yang sedang mengamati organ-organ tubuh wanita malam bunuhan Michelle. Sementara Michelle duduk di sofa sambil menunggu kehadirannya Edward.

Tak lama, Edward pun tiba. Ia masuk ke dalam rumah dan ia pun terkejut melihat adanya makhluk menyeramkan di belakang Michelle yang sedang duduk selonjoran di sofa.

"Michelle!" teriaknya dengan dipenuhi rasa takut.

Gadis itu menoleh. Dia juga kaget karena Edward memanggilnya dengan nada tinggi.

"Kenapa?"

"Lihat! Di belakang kamu ada apa."

Michelle menatap ke arah Orla. Sedangkan makhluk menyeramkan itu tampak biasa saja. Dia yakin Edward pasti sedang panik saat melihatnya.

"Dia Orla. Kamu tidak perlu takut dengannya. Anggap saja dia teman kita. Dia yang akan membantu kita untuk menghabisi nyawa Frans."

"Oh maaf, Orla. Aku pikir kamu makhluk jahat."

"Sudahlah lupakan saja. Ayo kita segera berangkat. Kan kalau telat kita bisa kehilangan jejak Frans."

Frans dan Claudie baru saja masuk ke dalam mobil. Supir mereka kembali menutup pintu mobil tersebut. Kemudian dia juga turut masuk dan menyetir.

Di waktu yang tepat, mobil Edward dan Michelle pun tiba. Mereka mengikuti mobil Frans dari kejauhan demi cari aman. Mereka takut nantinya Frans malah curiga.

Tanpa sepengetahuan mereka berdua, ada mobil lain yang juga mengikuti mobil mereka dari belakang. Itu adalah mobil Chris yang ditumpangi pula oleh Andre, Angga, dan Reno.

Mereka berempat berniat untuk memata-matai Michelle. Namun, mereka justru mendapatkan gadis itu pergi bersama Edward dan sekarang mereka akan mengikutinya.

Di tengah perjalanan, Claudie memiliki firasat buruk. Dia merasa seperti sedang diikuti oleh seseorang. Entah siapa itu, dirinya juga tidak tahu pasti.

Saat tiba di lampu merah, mobil Frans dan Michelle dapat lewat. Sedangkan mobil Chris terpaksa berhenti karena kebetulan lampu sudah berubah menjadi warna merah.

"Akh! Kita bisa-bisa kehilangan jejak kalau seperti ini."

"Enggak apa, Chris. Aku sudah bisa mencoba melacak lokasi Michelle selagi handphone nya itu selalu bersamanya." timpal Andre.

Lampu jalan sudah berubah menjadi warna hijau. Mobil mereka tertinggal jauh dari mobil Michelle dan Edward.

Mereka mulai curiga sebenarnya ini mau kemana. Kenapa perjalanannya sepertinya jauh sekali dan harus melewati hutan-hutan seperti ini.

Ketika melewati pinggir hutan yang sangat sepi, Chris terpaksa mengerem mendadak. Hingga kepalanya terbentur ke setir mobil. Dan yang lainnya juga hampir terjatuh.

"Kenapa, Chris?" tanya Andre sambil memegangi jidatnya yang terasa sakit karena terbentur.

"Lihat!" tunjuk Chris ke arah makhluk besar yang sangat menyeramkan yang tak lain adalah Orla.

Mereka semua menganga tidak percaya bisa melihat makhluk yang sangat menyeramkan seperti itu. Hingga akhirnya Chris putar balik karena takut Orla akan menyakiti mereka.

Mobil Chris tidak bisa melewati jalan lain di belakangnya karena tiba-tiba dihadang oleh tubuh besar milik Orla. Tiada pilihan lain sehingga ia memilih untuk membawa mobil masuk ke dalam hutan.

Saat memasuki hutan, mereka berempat terpaksa keluar dari mobil dikarenakan mobil mereka kehabisan bahan bakar setelah menempuh perjalanan yang cukup jauh.

"Kita harus pergi kemana nih?" tanya Reno sambil berlari dengan sekuat tenaga.

"Kita cari saja dulu tempat untuk bersembunyi." sahut Andre.

"Lihat, disana ada rumah tua! Ayo kita bersembunyi di sana saja." ajak Angga kepada yang lainnya.

Mereka masuk ke dalam rumah tua tersebut. Rumah non permanen yang terbuat dari kayu dan sudah lapuk akibat dimakan rayap.

Terdapat banyak hewan-hewan menjijikkan di dalam rumah tua itu. Seperti ulat, cicak, kecoa, tikus, lipan dan yang lainnya.

Angga dan Reno tampak menggaruk-garuk badan mereka yang sudah habis digigit nyamuk. Andre juga turut merasakan nyeri dan sakit akibat digigit kalajengking.

Sementara Chris tentu tidak tinggal diam saja. Dia segera mengamankan teman-temannya. Dia takut luka Andre mengalami infeksi.

Chris mengintip keluar lewat jendela kayu. Dia tidak melihat keberadaan Orla di luaran sana. Mungkin sekarang sudah aman. Makhluk menyeramkan itu sudah tidak ada lagi.

Tanpa ia sadari, saat ia berbalik badan ternyata Orla sudah berada di belakangnya. Tubuh besar Orla menghadangi jalannya.

"Arrghh!!" Chris terjatuh karena kaget melihat Orla yang tiba-tiba berada di belakangnya.

"Hahahaha, kalian akan mati malam ini juga!!" teriak Orla menggema di dalam ruangan kecil dan sempit itu.

Andre dan yang lainnya pun tiba. Mereka terkejut saat melihat Orla yang tiba-tiba sudah berada di dalam rumah tua ini. Padahal mereka tidak mendengar bunyi apa-apa sebelumnya.

Baru mereka sadari Orla adalah makhluk jahat yang bisa mengetahui dimana saja keberadaan mereka. Serta berpindah tempat dalam waktu sekejap.

Mereka segera menghampiri Chris dan mengajaknya berlari keluar dari rumah tua tersebut. Orla mengejar mereka kembali.

Saat berlari, Angga menemukan pisau bekas Michelle waktu membunuh seorang wanita malam. Pisau itu masih berlumuran darah yang sudah mengering.

Selagi teman-temannya berlari, Angga mencoba untuk melawan Orla dengan pisau yang ia dapatkan tadi. Makhluk seram itu tentu menyerangnya kembali.

Mereka saling adu serangan. Hingga Angga terpental ke tanah cukup jauh akibat kibasan tangan Orla yang besar.

Saat Orla menghampirinya, inilah kesempatan bagi Angga untuk menancapkan pisau itu ke kepala Orla.

Taakkk!!!!

Pisau itu menancap ke bagian tengah kepala Orla. Darah menyembur dari kepalanya sehingga membasahi tubuh Angga. Lelaki itu sudah seperti mandi darah pada saat ini.

Yang lainnya menyaksikan adegan itu dengan dipenuhi rasa takut. Mereka segera mendekati Angga dan merangkul teman mereka itu.

Sementara Orla seperti ingin bangkit kembali. Dia bukan makhluk biasa. Dia tidak akan mati begitu saja. Hingga Chris mengambil korek apinya dan melemparkannya ke tubuh Orla hingga terbakar.

"Aaaaaaaaaaaaaaaa," teriakan Orla menggaung di tengah hutan yang lebat dan gelap itu.

Beberapa menit saja Orla pun lenyap dan tak bersisa apapun. Chris dan yang lainnya merasa lega karena akhirnya mereka selamat.

"Syukurlah akhirnya dia lenyap juga." ucap Chris.

"Aku enggak menyangka bisa bertemu dengan makhluk menyeramkan seperti ini." timpal Reno.

Mereka kembali berjalan dan mencari keberadaan mobil yang mereka bawa tadi. Walau mungkin jarak mereka dengan Michelle sudah jauh, tapi mereka tetap harus melanjutkan perjalanan.

Perjalanan yang jauh dan cukup melelahkan. Namun mereka mendapatkan banyak pelajaran di baliknya.

"Sssttt," Andre merasakan nyeri dan sakitnya kembali meronta-ronta akibat digigit oleh kalajengking. Dia memegangi lengan kirinya tersebut.

"Sudah, lebih baik kita langsung ke mobilku saja. Aku membawa kotak obat-obatan dan peralatan medis lainnya yang mungkin bisa meredakan nyeri dan sakitnya." ucap Chris, yang notabenenya adalah seorang dokter.

1
Crazy Girl
Apa yang terjadi dengan Michelle selanjutnya? Semuanya ayo semangat lagi bacanya ☺️✌️
Isabel Hernandez
Sudut pandang baru
Crazy Girl: lanjut baca terus yaa 👍🙏
total 1 replies
Abdul Rahman
Nah, ini baru kualitas cerita yang oke!
Crazy Girl: Terimakasih, baca terus ya:)
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!