NovelToon NovelToon
DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

DOSA! SUAMIKU MERTUAKU

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:585k
Nilai: 4.5
Nama Author: indraqilasyamil

Selvi adalah gadis pintar yang baru mengenal cinta , Namun perjalanan cinta nya tidak mulus karena , ulah kekasihnya dia harus menikah muda ,Aldo sebagai suami harus tetap menyelesaikan study nya dan pernikahanpun harus di tutup khlayak umum , hanya saja ibunda Aldo tidak menyetujui pernikahan Selvi dan Aldo hingga berbagai cara membuat Aldo dan Selvi berpisah
Liku liku kehidupan di lalui Selvi ,hingga karena ulah ibu mertuanya Selvi akhirnya menyimpan dendam dengan Aldo dan Ibunya .
hingga suatu hari diapun pura-pura menikahi ayah Aldo demi melampiaskan dendamnya
bagaimana kelanjutannya , apakah selvi akan terus bersama dengan suaminya yang juga mertuanya , ataukah akhir kisahnya dia akan hidup bahagia ataukah malah sebaliknya ?
ikutin terus ceritanya ya
Amel dan Cindy adalah sahabat selvi dan Virgin merupakan pelakor di kehidupan Selvi dan Aldo .

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indraqilasyamil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Apa Ini

Tinggal menunggu hari kelahiran buah hati kami , perutku terasa mules dan rasanya lebih sering , tak seperti biasanya .

padahal HPL nya masih 3 hari lagi , " apa akan lebih awal " gumamku

aku di rumah hanya dengan papah ,mang umang dan bibi . Saat ini aku duduk di depan televisi dan papah di sebelahku .

" kenapa vi ?" tanya papa sedikit cemas

sambil meringgis menahan rasa mules " perut vi mules pah ? " jawabku sambil nyengir nyengir

" papa , panggil bibi ya sama mang umang ? " ucap papa lagi sedikit cemas tapi ada senyum bahagia di raut wajahnya

di pencet papa tombol yang ada di dekat lengan kanannya , tak lama bibi dan mang umang pun tiba

" iya tuan " seru mereka bersamaan

" ini kayaknya , selvi mau lahiran " ucap papa lagi

" bisa kabarin ibu sama suaminya " perintah papah

bibi pun mengangguk dan beranjak meninggalkan kami

" saya menyiapkan kendaraan ya tuan " kata mang umang sambil meninggalkan kami .

sekitar setenggah jam kami menunggu tak lama langkah kaki mama tergesa gesa , dalam benakku suamiku tidak mungkin bisa datang karena saat ini dia lagi ujian semester 1 .

" bi... bi ... " panggil mama

" iya nyah....." sahut bibi sambil mengarah ke kami

" tar kalo aldo datang suruh langsung nyusul ke RS ya sama tolong ambilkan tas yang sudah saya siapkan di atas box di kamar Selvi taroh di mobil " ucap mama lagi dan bibi pun bergegas melaksanakan permintaan mama .

" mang ..... " panggil mama lagi

tak lama mang umang datang " ayo bantu saya angkat non Selvi ke mobil " mama berpamitan ke papa

" do'ain cucu kita dan anak kita baik baik saja ya sayang " sambil berpamitan dan mencium kening papa

papa tersenyum " iya ,fii amanillah " doa yang selalu terucap buat kami dari lelaki tersabar itu .

mang umang mengangkatku kemobil , aq berbaring di pangkuan mama karena kalo duduk kurasa seperti inggin mengejan .

mobilpun melesat dan sampai di pintu UGD , tak lama perawat sigap menerima kami dan memberikan tindakan awal

akupun di bawa keruang persalinan , mama mengikutiku kemanapun aku di bawa ,dan sampai di depan pintu ruang bersalin aku mulai tak melihat mama lagi .

Pov Aldo

hari ini hari terakhir ujian semester 1 , tapi ntah mengapa perasaanku agak cemas sejak pergi meninggalkan Selvi tadi pagi ,seperti ada rasa takut meninggalkannya .

bel pulanganpun berbunyi tanda usai sudah , semua lembaran kertas di kumpul selesai tak selesai . ku kumpulkan lembar jawabanku .

ku sempatkan melihat gawaiku ternyata ada pesan masuk dan beberapa panggilan tak terjawab dari rumah selvi berkali kali .

ah aku mulai cemas dan gusar ada apa ya , segera ku buka messagenya di wa .

" Do... kalo sudah pulang kerumah sakit ya ,ini mama bawa selvi "

"kenapa selvi ma " balasku

tak lama suara notif pesan masuk , aku sambil mencari tempat duduk

" sepertinya akan lahiran " balas mama di pesan itu

" loh ... kan HPL nya masih beberapa hari lagi mah " tanyaku lagi ada kecemasan karena selama hamil banyak hal yang menakutkan terjadi

" iya do , biasa kalo hamil di usia yang kurang matang rentan beresiko tinggi jadi ,kalo lahirannya lebih awal itu biasa " jelas mama di pesan WA tersebut .

" Oke , aldo segera menyusul ma " jawabku dan menaruh gawaiku kembali kedalam saku di celana

saat aku menyusuri lorong sekolah agak tergesa gesa

" Sayang .... " terdengar suara Virgin

aku pun membalikkan badanku ada rasa bersalah terhadap Selvi tapi aku mulai terbiasa dengan keadaan ini . tak lama dia sampai dan menggandeng tangganku diletakkannya kepalanya sesekali di bahuku .

" Vir ... tar aku langsung antar pulang ya , soalnya aku ada keperluan mendadak " jelasku ke dia agar dia tak mampir mampir lagi

" oke sayang " jawabnya dengan senyum riang

" besok jemput aku ya kita kerumahmu " pintanya

" aku gak janji ya ,tapi aku usahakan " jawabku lagi agar dia tak berbuat macam macam ,aku hanya berusaha agar dia tak ada niat menceritakan statusku sesungguhnya ke pihak sekolah . Jadi terpaksa ku jalani hal ini di belakang selvi yang aku tahu akhirnya inipun akan menyakiti istri yang kusayangi tersebut .

selama perjalanan , virgin memeluk erat bagian pinganggku , dadanya menempel di punggungku biasanya aku merasa risih tapi berjalannya waktu hal ini terkesan biasa buatku malah seperti ada rasa yang beda .

apa aku sudah membagi hatiku tanyaku dalam hati , agh... mungkin ini hanya karna terbiasa sangkal ku lagi dalam hati

di depan rumahnya tiba tiba saja dia mengecup bibirku . tapi tak ada penolakan yang kulakukan . kejamnya aku dalam hatiku.

tak lama kutarik kepalaku " udah ah ... tar ada yang lihat, gak sopan " ucapku lagi

dia melambaikan tanggan dan tersenyum manis . motorku pun melesat ku segera kerumah sakit tanpa mampir mampir lagi .

******

ku langkahkan kaki ku mengarah ke pintu rumah sakit ,teringgat kecupan virgin yang sesaat tadi ada sedikit berdesir didadaku . kilahku " ah itu hanya hasrat sesaat " sangkalku dalam hati

sebelum menuju ruang bersalin ku sempatkan ke toilet untuk membasuh wajahku biar segar , kenapa kecupan gadis itu masih membekas dalam pikiranku.sudahlah saat ini istriku bertaruh nyawa masa aku mau mempermainkannya lagi sudah cukup Aldo gumamku lagi seraya bergegas menuju keruang bersalin

" ma ... " sapaku sambil mencium tanggannya

" udah ada kabar " tanyaku lagi

mama hanya mengelengkan kepalanya pertanda belum , mungkin mama cemas sehingga mulutnya tak mampu berbicara

********

sudah ada 2 jam aku dan mama menunggu , tak lama pintu di buka

" suami pasien " ujar perawat yang keluar dari sana

" iya saya " sambil aku acungkan jariku dan mendekat ke perawat

" ganti pakaian bapak dan ikut dengan saya untuk menemani proses persalinan " ucap perawat itu

" baik " jawabku

selesai aku menganti pakaianku , akupun bergegas mengikuti perawat itu , didalam sana terdengar alat alat yang akan di sediakan untuk siaga jika terjadi apa apa .

kulihat cara dokter memberi aba aba kepada istriku dan aku di suruh menemani sambil menggenggam tanggannya , selvi hanya batuk atau berdehem tiga kali tak lama suara indah itu terdenggar nyaring

owek...... owek...... owek....

" barakallah..... " ucapku dan selvi bersamaan sambil kupeluk dia yang tampak lemas

akupun segera di pindahkan dari sisinya karena kesadaran istriku menurun , aku hanya berdoa selamatkan dia aku mohon selamatkan dia aku tak inggin kehilanggan keduanya , jika memang aku harus berpisah denggannya jangan sekarang , doa ku dalam hati .

aku keluar dari ruangan itu ,mama terlihat cemas melihatku keluar

" Do... bagaimana ? udah lahir , selamat kan dua dua nya ,sehatkan do .. do jawab mama " tanya perempuan paruh baya itu cemas

tak lama papah ku terlihat datang dari jauh

" bagaimana do... istri dan anakmu baik baik saja kan " tanyanya

belum aku menjawab pertanyaan ibu mertuaku , pertanyaan papaku lagi datang

aku masih terdiam dan berusaha duduk untuk menenangkan diriku , dengan rasa cemas masih tergambar di wajahku . bibir ini masih tak dapat berkata , teringgat kondisinya drop aku jadi gelisah juga , apa yang akan kusampaikan kemereka

ku berdehem agar suaraku bisa keluar dengan tegar " alhamdulillah anak ku lahir selamat lengkap dan sehat ,laki - laki " ucapku sambil menelan ludahku karena kerongkonganku terasa kering

" alhamdulillah..... " terdengar ucapan bahagia dari mulut mereka berdua dan spontan mereka memelukku bersamaan.

" terus bundanya bagaimana " tanya mama lagi .

bersambung............

1
indrayani riri
kecewa...ngk suka aku sm zahra yg kata nya "SOLEHA"
Wah Yunick
ending kurang memuaskan😆😆😆
Juni widiyanti
akhirnya anak yg jd korban...
kasiam silvi g dpt pasangan n bahagia....
Al Asroh
akhir yg menyedihkan , blas dendamny gx hot
Al Asroh
laki2 lemah ciiiihhhh😛😛😛😛
Puja Kesuma
disini zahra wanita egois ...msh memaksa kehendak menikahi aldo yg mencintai selvi dan memiliki 2 anak..hrsnya klo zahra mmg wanita baik dan soleha hrsnya dia lepaskan aldo kembali ke selvi dan anak anaknya bukan malah mempertahankan aldo membiarkan selvi dan anak anaknya pergi... anak anak aldo lebih membutuhkan kasih syg dr org tua yg lengkap gk terpisah.
Mizra May: setuju
total 2 replies
Dewi Nasa
Thor kpn Stevi bahagia nya😭😭😭
Dewi Nasa
plin plan si Aldo gak ada pendirian gak tanggung jawab
Raja Elsa Petriyana
lanjut Thor
Dania Dyvina
yahh,,,aku pikir Zahra bs mempersatukan Selvi dan Aldo,,,thor
M Andika Isma Rokhim
ok
Nelli Susilawati
bahhh..koq tamatnya buru2 gitu thorr..extra part laj thor..blm tau jg apa pertanyaan zahra sm aldo utk kepastian lanjutan hubungan mereka thor...next lah kk..hehhe
Siti Saadah
endingnya mengecewakan
Ida Rose
aduh...kok di ulang2 sih ceritanya...
Nurulfajriyah
end knp tak ada bahagia buat selfi ak merasa alur ini seperti kisah nyata tanpa setingan
Nurulfajriyah
putaran nasib
Nurulfajriyah
curhatsn isyam
Nurulfajriyah
balasan
Nurulfajriyah
seor aldo
Nurulfajriyah
faktanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!