Arini tak menyadari jika dirinya telah menjalin hubungan dengan laki laki beristri dan saat Arini tau jika laki laki yang iya cintai dan yang telah menghamilinya merupakan pria beristri Arini pun memilih untuk pergi dan menjauh.
Terlebih saat tau dirinya hanya akan di jadikan alat untuk bisa memberikan keturunan untuk istri laki laki itu Arini pun memutuskan merahasiakan semuanya dan itu juga yang menjadi landasan untuk Arini memilih pergi dari laki laki yang sudah menipunya habis habisan.
" kamu boleh pergi dari ku tapi jangan pernah bawa anak ku karena aku menginginkan anak itu " ucap laki laki yang dengan sengaja menghamili Arini demi bisa memiliki anak.
Apakah Arini bisa benar benar lepas dari laki laki itu atau kah Arini harus benar benar memberikan anak yang selama ini iya rahasiakan dan sembunyikan demi bisa lepas dari laki laki yang ternyata masih memiliki istri yang sah ?
Dan bagaimana sebenarnya hubungan laki laki yang menghamili Arini dengan istri sahnya ?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tak Bisa Di Pertahankan Lagi
" baiklah jika itu yang kamu mau, mulai saat ini aku Galuh Wardhana dengan sadar dan pemikiran yang matang menceraikan kamu Malika Kusuma Dewi, jadi di antara kita mulai saat ini tak ada hubungan apapun lagi !!" ucap Galuh lantang.
Malika terdiam mendengar apa yang suaminya katakan bahkan Malika masih tak percaya dengan apa yang baru saja iya dengar.
" apa kamu sadar dengan apa yang kamu katakan mas ?"
" kamu menceraikan aku karena aku datang dan mempermalukan wanita itu ?" tanya Malika yang masih tak terima dengan apa yang Galuh lakukan pada dirinya.
" ya mas menceraikan mu tapi bukan semata mata hanya karena apa yang sudah kamu lakukan hari ini tapi juga setelah apa yang kamu lakukan pada mas selama pernikahan kita " ucap Galuh yang membuat Malika terdiam menyadari kesalahannya.
" Galuh apa kamu yakin dengan keputusan yang kamu ambil saat ini ?" tanya Bu Devina yang baru saja buka suara atas apa yang terjadi pada anak dan menantunya.
" Galuh yakin Bu karena Galuh merasa tak ada lagi yang perlu di pertahankan dalam hubungan yang hambar ini " ucap Galuh yang malah kembali menyulut amarah di hati Malika.
" hambar ?"
" bukan aku yang hambar, bukan aku juga yang tak bisa memberikan kamu keturunan tapi kamu yang sangat jarang menyentuhku sejak kamu kehilangan jejak wanita itu " ucap Malika yang tak ingin dirinya di salahkan atas gagalnya pernikahan dirinya dengan Galuh.
" sekeras dan sesering apapun aku menyentuhmu kamu tak akan mungkin bisa hamil karena kamu sudah membuat rahim mu sendiri tak bisa di buahi " ucap Galuh marah.
" dengan sengaja kamu mengobati dirimu untuk tidak bisa hamil hanya demi tubuh yang menurut kamu sangat ideal "
" tapi apa kamu sadar bukan hanya tubuh ideal yang suami butuhkan dari seorang istri tapi juga seorang keturunan untuk bisa mempererat dan mengikat hubungan kita agar selalu terjaga " ucap Galuh.
" lebih baik kamu pulang karena secepatnya mas akan memproses perpisahan kita agar kita bisa segera benar benar berpisah dan kamu bisa membanggakan tubuh indah mu pada siapapun yang kamu inginkan " ucap Galuh secara tidak langsung mengusir Malika dari rumah orang tuanya.
" jika dengan bercerai dari ku kamu ingin bisa menikahi wanita itu dan memberikan keluarga yang untuk untuk anak itu, tak akan semudah itu kamu bisa lepas dari ku mas " ucap Malika yang tak rela jika wanita yang sudah iya anggap perusak rumah tangganya dengan Galuh bisa hidup bahagia bersama suaminya yang sebentar lagi akan menjadi mantan suaminya.
" Malika, tenanglah " ucap Bu Devina yang merasa Malika masihlah wanita baik hanya saja caranya menjaga pernikahannya dengan Galuh salah.
" tapi Bun, apa yang Malika lakukan itu demi mas Galuh "
" apa yang Malika lakukan demi agar mas Galuh tak malu dan merasa bangga memiliki istri yang masih bisa menjaga penampilannya setelah usia kamu tak muda lagi " ucap Malika membela diri.
" tapi menikah itu bukan hanya untuk memamerkan pasangan kita pada orang yang kita kenal dan kita temui tapi juga untuk memiliki keturunan agar kita bisa meneruskan garis keturunan keluarga kita " ucap Bu Devina yang ingin menyadarkan Malika jika apa yang iya lakukan selama ini salah.
" sekuat apapun kita menjaga tubuh kita agar tetap ideal tapi menua itu pasti dan itu hukum alam yang tak bisa manusia tolak, tapi saat kita memiliki anak saat tua nanti akan ada anak yang bisa menjaga kita dan menemani kita di hari tua nanti " ucap Bu Devina yang terlihat berhasil menyadarkan Malika jika apa yang selama ini iya lakukan ternyata salah.
Malika terdiam tapi air matanya kini sudah menganak sungai di kedua pipinya dan kali ini airmata penuh penyesalan mengalir deras di kedua pipinya tanpa bisa Malika hentikan meski iya ingin.
" maaf jika selama ini mas masih belum bisa menjadi suami yang baik untuk kamu hingga kamu mengambil jalan yang salah dalam mempertahankan rumah tangga kita " ucap Galuh menghampiri Malika istri yang sudah tiga belas tahun lebih menemaninya.
" tapi pernikahan kita sudah tak bisa di selamatkan lagi dan menurut mas lebih baik kita jalani kehidupan kita masing masing tanpa harus saling menyakiti demi kenangan indah yang pernah kita lewati bersama " ucap Galuh yang tetap pada pendiriannya untuk berpisah dengan Malika.
" apa setelah kita berpisah mas akan menikah dengan wanita itu ?" tanya Malika yang mencoba bersikap tegar atas apa yang Galuh putuskan untuk pernikahan mereka meski Malika masih berharap jika pernikahan nya masih bisa di selamatkan lagi.
" mas sendiri tidak tau, apa Arini masih bisa memaafkan mas setelah apa yang kita lakukan pada Arini selama ini !" ucap Galuh sambil membayangkan wajah penuh luka dan kecewa saat tadi Malika dengan sengaja mempermalukan Arini di hadapan semua orang.
" Malika akan meminta maaf pada wanita itu jika mas ingin Malika melakukannya " ucap Malika seolah dirinya menyesal dengan apa yang sudah iya lakukan pada Arini pagi tadi.
" meminta maaf bukan karena mas yang meminta tapi harus karena kamu yang memang menyesali perbuatan yang kamu lakukan padanya " ucap Galuh menasehati.
" Galuh benar, lebih baik kamu pulang dan tenangkan dirimu dan pikirkan apa yang sudah kamu lakukan selama ini agar kamu benar benar sadar jika gagalnya pernikahan ini bukan hanya karena adanya wanita itu tapi juga ada andil mu di dalamnya " ucap Bu Devina yang merasa apa yang Malika katakan tadi tidak lah tulus.
" baiklah, Malika pulang " ucap Malika yang memilih untuk tak membantah atau pun mencoba memperjuangkan pernikahannya dengan Galuh, bukan karena Malika menyerah pada pernikahannya tapi Malika akan mencari cara agar Galuh tak jadi menceraikannya meski dengan cara apapun.
Akhirnya Malika pun pulang kembali ke rumah dimana dirinya dan Galuh selama ini hidup dan tinggal bersama tapi tidak dengan Galuh yang memilih untuk tetap di rumah orang tuanya dan sengaja Galuh mengajukan cuti mendadak di perusahaannya karena tak mungkin baginya untuk bekerja dalam keadaan seperti saat ini.
" apa kamu bisa mengantarkan bunda ke rumah Arini ?" tanya Bu Devina yang ingin berbicara dari hati ke hati dengan Arini dimana dirinya dan Arini memiliki kesamaan yaitu bergelar seorang ibu.
" tapi untuk apa Bun ?" tanya Galuh yang tak ingin kedatangan ibunya semakin memperburuk hubungan nya dengan Arini yang sudah semakin kusut.
" percayalah, tidak ada seorang ibu yang ingin merusak kebahagiaan anaknya, begitu juga dengan bunda yang tak akan mungkin memperburuk hubungan mu dengan Arini dimana hubungan itu sudah benar benar kusut "
" jadi percayalah jika apa yang akan bunda lakukan memang yang terbaik untuk kamu karena kamu anak bunda " ucap Bu Devina meyakinkan Galuh putranya.
✍️✍️✍️ apa benar Bu Devina akan mengurai benang kusut diantara Galuh dan Arini atau Bu Devina malah akan memutuskan benang yang tak akan mungkin bisa terurai lagi ?
Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya
Love you moreee 😘 😘 😘