" Aku akan memberikanmu uang Rp. 250.000.000,00 asalkan kau bersedia tidur denganku ".
- Jason Gilbert -
" Baiklah aku menyetujuinya "
- Ayu Puspita -
Ayu Puspita gadis muda (18 Tahun ) yang baru saja lulus dari bangku SMK dengan mengambil jurusan SK (Sekertaris).Berbekal ilmu yang diperolehnya selama sekolah. Ayu mencoba peruntungan dengan ikut Bibinya yang sudah lama bekerja pada salah satu keluarga paling kaya di Kota Jakarta. Yang akhirnya mempertemukannya dengan CEO ganteng ( Jason Gilbert, 28 Tahun ) dengan paras yang sangat rupawan dan memiliki tubuh atletis, kaya raya, playboy, pintar dan sangat arogan. Tapi cinta bisa menemukan jalannya.
Ini karya saya yang ke dua, mohon dukungannya. dengan cara Like, Komen, Gift dan Vote.
Terima kasih.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kuswara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 21
Sesuai dengan yang sudah mereka bicarakan, Bibi Yuni menelepon Umi Ita untuk menanyakan operasi Abah setelah menyetrika semua pakaian majikannya yang dibantu oleh Ayu.
Drrt
Drrt
" Ita "Panggil Bibi Yuni setelah panggilan teleponnya diangkat oleh Umi Ita. dan tidak lupa juga Bibi Yuni mengaktifkan pengeras suara supaya Ayu bisa mendengar dan ikut berbicara.
" Iya Bibi Yuni "
" Umi, ini Ayu. gimana Mi keadaan Abah sekarang, jadi operasinya? "
" Ayu..."
" Iya Alhamdulillah operasinya jadi Yu, lancar tidak ada kendala. semoga saja cepat juga masa pemulihannya. disini ada teman Tuan Jason Yu, namanya Ibu Risma".
" Iya Mi alhamdulillah ".
" Bibi Yuni... "
" Iya Ita.."
" Terima kasih uang yang dikirimkan lewat Ayu. kami sangat menerimanya Bi. terima kasih".
" Iya sama-sama Ita, yang penting Dapi cepat pulih dan sehat lagi. ngomong-ngomong, tahu nggak Ita nanti bagiamana kita bayar rumah sakitnya, nagihnya kesiapa? atau bagaimana? ".
" Iya Bi, tadi aku juga sempat tanya bagian administrasi. katanya nanti keluar perincian semuanya. nunggu Abah pulih dulu. karena belum termasuk obat-obatan yang akan digunakan Bi. gitu katanya".
" Iya kita kan tidak punya uang sebanyak itu untuk mengoperasi Dapi dalam waktu dekat ini. tapi tiba-tiba pihak rumah sakit mau melakukan operasi. kecuali sudah ada yang menanggung semua biayanya baru masuk akal".
" Iya Mi, benar apa yang dibilang Bibi Yuni. coba nanti Umi tanya lagi bagian adminnya".
" Iya Yu "
" Ya udah dulu ya Mi, nanti di telepon lagi. Oia Mi, Ayu udah gajian. nanti Ayu kirim ya. Umi jaga kesehatan jangan sampai sakit ya "
" Iya Ayu juga baik-baik kerjanya ya ".
" Iya Mi "
" Ita nanti aku telepon lagi ya, sehat-sehat Ita ".
" Iya Bibi juga".
Sambungan telponnya dimatikan oleh Bibi Yuni setelah Umi Ita menyelesaikan ucapannya.
Sedangkan Irena yang menemani Oma Grace didalam kamarnya, sebelum jam makan siang. Sambil sesekali Irena memijat punggung, lengan dan kaki Oma Grace.
" Apa tadi yang dikatakan James, kapan mereka akan sampai disini? ".
" Kalau tidak malam ini, besok Oma".
" Iya orang kerja juga ada waktunya. mereka kerja sampai lupa pada hal yang sangat penting itu, nanti juga karena tidak adanya anak, James sewa rahim lah, nikah sirih diam-diam, nikah kontrak atau apalah semacamnya. Yang menyesal juga Celia. untuk apa menikah jika harus menunda memiliki anak? tujuan utama menikah kan ya punya keturunan".Ucap Oma Grace berapi-api.
" Kita juga harus berbicara pada Jason dan Lyra jangan sampai mereka menunda memiliki anak".Lanjutnya lagi.
" Iya Oma, nanti kita bicara ".
Sebenarnya, Irena tidak pernah ingin mencampuri kehidupan rumah tangga anak-anaknya. Irena mwnyerahkan sepenuhnya pada mereka yang akan menjalani kehidupannya, tapi tidak ada salahnya juga apa yang dikatakan oleh Oma Grace.
Dan tentang Irena tidak menyetujui hubungan Jason dengan Lyra, itu karena faktor pekerjaan model yang pilih Lyra. Oleh karena pastinya akan banyak waktu yang tersita diluaran sana, sedangkan Jason dan rumah tangganya akan terbengkalai. kecuali Lyra mau meninggalkan dunia model nya, itu tidak masalah atau kalau pun ingin bekerja, bisa mengambil alih salah satu butik yang dimilikinya.
Tapi setelah melihat Ayu, yang lebih ditakutinya. Ayu yang berasal dari kelas bawah yang akan berhasil menggoda Jason dengan keluguan dan kecantikannya, Irena lebih memilih untuk merestui Jason dengan Lyra.
Sedangkan di lantai atas, lebih tepatnya didalam kamar Jason. Mereka saling mencumbu satu sama lain. memberikan kenikmatan melalui sentuhan dan belaian.
Lyra yang tidak membuang kesempatan, untuk melakukan percintaan dikamar Jason, karena ini merupakan salah satu yang ingin dilakukannya. dengan cepat melepaskan pakaiannya sendiri, supaya mempermuda kerja Jason menyentuh semua tubuhnya.
Jason yang memang selalu tidak bisa menolak setiap sentuhan yang diberikan Lyra, membiarkan nya melepaskan pakaian yang melakat pada tubuhnya.
Di tempat lain, Ayu dan Bibi Yuni langsung bergegas ke dapur karena sudah waktunya para majikan mereka makan siang.
Dengan cekatan Ayu membantu Bibi Yuni menata makanannya di meja makan, setelan semuanya selesai, Ayu kembali lagi kedapur kotor, sebelum Ayu bertemu dengan mereka apalagi dengan Jason.
Karena Ayu tahu jika hari ini Jason tidak pergi ke kantor karena sedang menemani Lyra untuk mengurus pernikahannya. walau sudah ada team WO besar dan ternama yang akan membantu pernikahan mewah mereka.
Nyonya Irena dan Oma Grace sudah keluar dari kamar, dan langsung menuju ruang makan. karena sudah merasakan lapar. Apalagi aroma wangi dari setiap masakan yang dihidangkan sungguh sangat mengugah seleranya.
" Aku sudah lama tidak merasakan masakan Bibi Yuni, pasti tambah enak! ".
" Iya Bibi Yuni selalu enak masak apa pun. lidah ku sangat cocok dengan setiap masakannya".
" Iya, harusnya Istrinya Jason dan James bisa memasak. supaya mereka tidak jajan diluar ".
" Aku juga tidak pandai masak Oma" Ucap Irena sambil mengerucutkan bibirnya, seakan itu juga sindiran yang ditujukan untuk dirinya. karena selama menjalani ruman tangga dengan Leo, Ia tidak pernah sekalipun memasak untuk suaminya.
Karena memang mereka sudah terlahir kaya jadi mereka sudah biasa dengan pelayan yang sudah menyiapkan semuanya, kecuali mereka yang memiliki hoby memasak.
" Iya harusnya kamu belajar, waktu luang kamu banyak di rumah. gunakan dengan belajar masak pada Bibi Yuni atau kamu mengambil kelas masak. Untung saja Leo orang yang setia, kalau nggak juga mungkin Leo sudah jajan diluar".
" Oma kenapa bicara seperti itu? memang Oma mau anak cantik kesayangan Oma ini mendapat kan suami yang Oma bilang tadi".
" Itu hanya perumpaan saja Irena. Ya jangan sampailah Leo berbuat itu pada mu".
Oma Grace mulai mengambil piring dan menyendok nasi. begitu juga dengan Irena.
" Permisi Nyonya "
"Iya Pak Anton, sudah ada disini saja. kapan datangnya?"
" Iya Nyonya maaf, Tuan Leo meminta saya untuk membawa Nyonya Irena dan Nyonya besar untuk makan siang bersama di kantor, tapi membawa masakan yang dari rumah Nyonya"Ucap Pak Anton tersenyum tipis.
" Oh gitu Pak Anton, baiklah. saya siapkan dulu. Oma, tahan dulu makannya. kita makan dikantor Leo ya Oma".
" Bibi Yuni...Ayu..."
Bibi Yuni dan Ayu langsung datang ke ruang makan mendengar Nyonya Irena memanggilnya.
" Iya Nyonya "Jawab Bibi Yuni
" Tolong masukkan semua makanan ini pada tempat makan, saya akan membawanya ke kantor Tuan. Sisa kan saja untuk makan siang Jason dan Lyra. dan kamu Ay, panggilkan Jason dan Lyra untuk makan dibawah,tadi mereka ada di lantai atas. kamu cari saja di mana mereka. dan bilang pada Jason jika kami makan di kantor Daddy nya".
" Iya Nyonya "
Jawab Ayu dan Bibi Yuni bersamaan, Bibi Yuni langsung ke dapur bersih mengambil beberapa tempat makan. dan memindahkan semua makanannya kedalam tempat makan.
salut deh ama jason