NovelToon NovelToon
Wanita Simpanan Sang Mafia

Wanita Simpanan Sang Mafia

Status: tamat
Genre:Mafia / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:779
Nilai: 5
Nama Author: Karla Arias

Leonardo Torricelli adalah bos mafia paling ditakuti di seluruh Italia—dingin, berkuasa, dan tak pernah menunjukkan wajahnya pada siapa pun. Ia sudah punya istri dari pernikahan yang dipaksakan, dan sederet wanita yang datang lalu ia campakkan. Cinta bukan sesuatu yang ada dalam kamusnya.

Sampai suatu malam ia melihat Ayla.

Gadis lugu berdarah Italia itu hanya membantu di bar milik ayahnya sebelum kembali ke Kanada untuk mengejar mimpinya menjadi seorang guru. Ia tak tahu apa-apa tentang dunia hitam—hingga sang mafia menjeratnya lewat sebuah kontrak yang tak bisa ia tolak: satu tahun menjadi wanita simpanan Leonardo Torricelli, ditukar dengan utang ayahnya.

Ayla bersumpah tak akan pernah menyerahkan hatinya. "Kau bisa memaksaku ke ranjangmu," katanya, "tapi kau tak akan pernah mendapatkan hatiku."

Namun di balik pria yang mengisap cerutu dan menandatangani kematian tanpa berkedip itu, ada sesuatu yang mulai retak setiap kali ia menatap Ayla. Dan di balik ketegaran gadis yang selalu menyapanya dengan sopan berjarak itu, ada perasaan yang perlahan mengkhianati janjinya sendiri.

Cinta di antara seorang mafia dan perempuan biasa tak pernah datang tanpa harga. Akan ada peluru, pengkhianatan, air mata, dan pilihan-pilihan yang mengoyak hati. Ketika masa lalu, para musuh, dan sebuah rahasia besar mulai menghancurkan segalanya, keduanya harus memutuskan: apakah cinta yang terlahir dari sebuah kontrak sanggup bertahan melawan seluruh dunia yang ingin memisahkan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Karla Arias, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

APAKAH AYLA CEMBURU?

Sementara Ayla dilanda amarah sambil minum, Leonardo berada di dalam kamar bersama perempuan itu. Yang tidak Ayla ketahui, perempuan pirang itu adalah teman Leonardo sejak bertahun-tahun lalu, tapi ia perempuan yang gemar bepergian sehingga jarang bertemu. Setibanya di kamar, mereka duduk di ranjang, dan Torricelli tampak gugup.

"Terima kasih sudah membantuku dengan hal ini. Sebenarnya aku sendiri tidak tahu kenapa aku melakukannya."

"Mungkin kau jatuh cinta padanya, karena kau tidak pernah melakukan hal seperti ini untuk perempuan mana pun… apalagi untuk istrimu."

"Aku tidak tahu. Aku hanya berharap tidak membuatmu bermasalah dengan kekasihmu."

"Jangan khawatir, dia tidak akan tahu," jawabnya sambil tersenyum.

Perempuan yang bersama Leonardo itu adalah seorang LGBT, dan ia sudah punya pasangan—seorang gadis cantik lainnya. Leonardo tahu tentang orientasinya dan selalu mendukungnya.

"Aku tidak mengerti kenapa kau tidak langsung saja bilang padanya bahwa kau menyukainya."

"Itu sudah kukatakan padanya."

"Kalau begitu berarti kau memang jatuh cinta."

"Karena hal itu tidak akan membawaku ke mana-mana. Aku sudah menikah dan tidak bisa menawarkan sesuatu seperti yang ia impikan… seandainya pun benar seperti yang kau katakan."

"Syukurlah, aku sudah tidak bergantung pada pria untuk apa pun lagi. Dan karena orang-orang sepertimulah aku mengubah orientasiku," ujarnya sambil tertawa.

"Aku tidak mengerti kenapa kau menertawaiku," jawab Leonardo dengan serius.

"Tenang saja, kau tidak akan rugi apa-apa kalau menyampaikan perasaanmu. Mungkin dia juga merasakan sesuatu."

"Dia membenciku. Lagi pula, prasangka-prasangkanya tidak akan membuatnya jatuh cinta padaku dan menjadi wanita simpananku selamanya."

"Kalau dia tahu pernikahanmu dengan Alessandra hanya sekadar kewajiban dan aliansi antar keluarga, aku tidak melihat alasan kenapa dia tidak bisa jatuh cinta."

"Ya, dia tahu itu. Tapi dia tidak menginginkan hal seperti itu dalam hidupnya. Lagi pula aku tidak ingin dia dalam bahaya, dan kau tahu bahwa berada bersamaku…"

"Kalau dia merasakan hal yang sama denganmu… kurasa dia akan mengikutimu ke mana pun kau pergi… tapi kalau kau tidak mengatakannya, Leonardo… itu sulit."

"Ini tidak mudah. Lagi pula aku sendiri tidak tahu apa yang kurasakan."

"Aku tadi melihat dia sedikit terganggu."

"Kurasa tidak. Dia tidak mencintaiku maupun menginginkanku."

"Ish! Coba pikir… Kalau dia bersamamu, apakah dia menikmatinya? Maksudku, kau pasti tahu apakah dia menikmati saat bersamamu di ranjang, atau jangan-jangan kau tidak pernah memperhatikannya?"

"Ya… aku tahu dia menikmatinya," jawab Leonardo sambil berdeham.

"Kalau begitu berarti dia hanya pemalu, bukan begitu?"

Mereka berbincang sejenak, lalu keluar. Gadis itu bernama Bianca, dan begitu keluar—sesuai perannya sepenuhnya—ia mengecup bibir Leonardo lalu pergi. Ia sempat menyadari Ayla tampak agak terganggu, dan ia tersenyum.

"Ayo kita pergi," ujar Leonardo pada Ayla sambil mendekat untuk menciumnya.

Tapi Ayla tidak menyambut ciuman itu, malah mendorongnya. Meski begitu, Leonardo menariknya rapat ke tubuhnya dan menciumnya.

"Kau habis minum?" tanya Leonardo penasaran.

Ayla hanya menatap lalu menunduk. Leonardo tersenyum, sebab mungkin Ayla minum karena dirinya, tapi ia tidak berkata apa-apa.

"Kenapa kau menghindariku, Ayla?"

"Anda baru saja bersama perempuan lain, dan Anda ingin aku bersama Anda?"

"Kau perempuanku, Ayla, dan aku bisa memilikimu kapan pun aku mau. Jadi jangan buat aku kehilangan kesabaran!"

Leonardo menarik Ayla, dan mereka meninggalkan bar. Orang-orang menyaksikan mereka bertengkar sepanjang jalan.

Mereka tiba di apartemen. Namun Leonardo tidak mau memaksanya. Ia melihat Ayla kesal, dan itu memberinya sedikit harapan—seolah menandakan bahwa mungkin Ayla cemburu.

"Baiklah, aku juga tidak akan memaksamu untuk bersamaku. Aku akan membiarkanmu pergi," ucap Leonardo. Ia membukakan pintu dan menyuruh sopir untuk mengantar Ayla pulang.

Ayla tidak berpamitan padanya dan langsung pergi. Leonardo merasa tertekan. Ia tidak mengerti bagaimana perempuan itu bisa begitu membuatnya kehilangan kendali. Setibanya di rumah, Ayla masih merasa kesal. Ia bahkan tidak tahu kenapa ia bisa semarah itu. Yang ia tahu hanyalah bahwa ia semakin membenci pria itu.

Keesokan harinya, Sabina datang mengunjunginya. Begitu tiba, Ayla menceritakan apa yang terjadi dengan Leonardo hari sebelumnya. Sabina menyimak dengan saksama. Baginya, hubungan seorang mafioso dengan salah satu sahabatnya terasa menarik. Ia tidak pernah membayangkan bisa menyaksikan hal itu dari dekat. Sabina tidak akan pernah menghakimi Ayla—ia sahabatnya, ia menyayangi dan menghormatinya. Lagi pula ia tahu ini bukan hal yang berada dalam kendali Ayla.

"Tapi aku tidak mengerti kenapa kau semarah itu. Seharusnya kau justru merasa lega dia pergi dengan perempuan lain. Bagaimanapun juga, kau kan tidak menyukainya?"

"Ya memang, tapi dia membuatku membuang-buang waktu di sana, dan tidak menyenangkan memperlakukan seorang perempuan seperti itu," ujar Ayla sambil melempar ponselnya ke ranjang. "Dan kau tahu apa yang paling parah? Dia bahkan tidak minta maaf. Dia tidak mengirimiku pesan atau apa pun."

"Kau kan cuma wanita simpanannya, memangnya kau berharap apa? Bagaimanapun juga, dia bisa memperlakukanmu sesuka hatinya."

"Iya, tapi dulu dia jauh lebih baik, sekarang dia sangat kasar," ujar Ayla dengan nada tak suka.

"Kau bilang padanya bahwa kau tidak menyukainya dan bahwa semuanya kau lakukan dengan terpaksa. Wajar kalau dia berubah. Tapi jangan khawatir, nikmati saja kalau dia sudah tidak mengganggumu," ucap Sabina, sekadar untuk menyenangkan hati Ayla.

Ayla menyadari Sabina memperhatikan kekesalannya, jadi ia mengalihkan topik.

"Lagi pula aku kesal karena situasi dengan Enzo, Antonella, dan hal-hal semacam itu."

Sabina menatap lekat-lekat mata Ayla dan tersenyum.

"Ayla, kau dan aku sama-sama tahu bahwa kau sama sekali tak peduli soal Enzo dan Antonella. Yang melukaimu adalah kenyataan bahwa Tuan Ganteng itu berubah sikap terhadapmu."

Sabina mendekat lebih dekat, sementara Ayla larut dalam pikirannya.

"Kenapa kau tidak mengakui saja bahwa kau menyukai pria itu?"

Ayla terdiam mendengar pertanyaan itu, hanya memikirkan apa yang dikatakan sahabatnya.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!