Zulkarnain yang dipaksa untuk menjadi pewaris harus menjalani kehidupan yang tidak diinginkan.Ia harus jauh dari istri tercintanya yang tengah hamil muda.Namun berkat kegigihan AIDA, istri Zulkarnain.Mereka yang terpisah akhirnya bisa bersama.
Akan tetapi itu bukanlah akhir dari segalanya, Niken ayu yang terlanjur cinta kepada Zulkarnain memilih jalan pintas sehingga Zulkarnain mengkhianati istrinya.Diluar dugaan, Anak kembar yang dilahirkan oleh AIDA ternyata memiliki kekuatan yang diturunkan oleh kakeknya.kekuatan itulah yang menyelamatkan Zulkarnain dari pengaruh Niken ayu.
Kejahatan Niken ayu tidak berhenti sampai disitu,Ia merencanakan pembunuhan kepada AIDA dan kedua anaknya.Yang mengakibatkan meninggalnya AIDA dan hilangnya si kembar.
Akankah Zulkarnain bisa menemukan Si kembar yang telah dinobatkan sebagai Ahli waris nya??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon L-viie Ann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sang pewaris BAB 21 HASRAT BIRAHI
POV ZULKARNAEN
Pagi ini seperti biasanya, aku sudah berkutat didepan komputer. Aku harus menyelesaikan semuanya dengan baik tanpa cela sebelum aku risen dari perusahaan dan menyerahkan nya kepada Om Kuncoro.
tok tok tok
"Masuk" sahutku tanpa mengalihkan pandangan.
Sebuah angin dingin menerpa wajahku, seketika aku mendongak dan mataku menangkap sesosok gadis jelita yang begitu menggoda.
Iya!! dia lah Niken Ayu, wanita ini begini anggun dan mempesona. Ia berjalan gemulai menghampiri ku dan duduk di pangkuan ku. Senyumnya manis sekali, tak bosan aku melihat nya.Hingga mataku tak berkedip menatap nya.
"Selamat pagi sayang" ucapnya dengan deruan nafas yang menghembus ke telinga. Jujur birahi ku langsung naik.Ku rangkul pinggulnya yang ramping dan menarik nya begitu dekat.
Aku tidak bisa berkata apa-apa,aku hanya ingin menciumnya dan ******* habis bibir mungilnya.
Dia pun melayani kemauan birahi ku.Hingga adegan *****-******* terjadi diatas meja kerja ku.
tok tok tok
Terdengar ketukan pintu, Niken Ayu seketika mendorong tubuhku. dan ia bangkit dari pangkuan ku.
"hufff" aku mendengus kesal. "masuk!!! "
ternyata si Riky.
"Ada apa? " tanyaku sinis.
"Sekarang waktunya mitieng dengan MITRA GROUP Tuan Muda"
Aku mengernyit kan alis.
"Emang nggak bisa ditunda ya"
"Tidak bisa Tuan Muda"
Aku menghela nafas kesal.
"Sudah... pergilah aku akan menunggu mu disini" ujar Niken Ayu lembut.
"Janji?? "
Niken Ayu mengangguk pasti.
"Ok... tunggu aku ya sayang, aku tidak lama kok" pamit ku sambil mencubit pipinya.
Riky ternganga serasa tak percaya dengan apa yang dia lihat.
"Ayo cepat jalan, bengong aja!!! " sergahku.
"Ba ba baik Tuan Muda"
dia pun mengekoriku.
Miting hari ini aku selesai kan secepat yang aku bisa, karena aku merasa terus dibayangi oleh wajah Niken Ayu.Yang membuat aku merindu.
"Setelah ini skejul nya apa lagi?? " tanyaku kepada Riky sambil berjalan cepat menuju ruangan ku.
"Tidak ada Tuan Muda"
"Bagus... jangan ganggu aku, ok! " aku membuka daun pintu dan menutup nya cepat agar Riky tidak ikut masuk.
Niken Ayu langsung berhambur memelukku ketika melihat ku datang. Aku pun sama, langsung merengkuh nya dengan hujaman ciuman bertubi-tubi di pipinya yang merona.
Gelora di dadaku seperti menggebu-gebu, bagai sudah lama tak bersua.
"Lama nggak nunggu nya? " ucapku sambil menindih nya di atas sofa. Niken Ayu menggeleng.
Aku menciumnya lagi.
"Mas... " rengeknya manja.
"Hmm"
"Aku ingin kamu menikahi ku"
"Kapan? "
"Secepatnya"
"Ok!! " tanpa pikir panjang aku langsung menyetujuinya. Niken Ayu semakin girang.
"Nanti malam aku akan menemui Om Kuncoro untuk melamar mu" tegas ku.
Niken Ayu mengangguk pasti.
Om Kuncoro memandangiku bergantian dengan Niken Ayu. Ia tak segera menjawab tentang lamaran ku atas Niken Ayu.
"Bagaimana Om??? Om masih mau menerima ku jadi menantu bukan?? "
"Mmmm bagaimana dengan istrimu?? " Om Kuncoro balik bertanya. iaku terhenyak kaget. istri???? pikir ku.Siapa istriku??? aku... Kenapa aku lupa kalau aku punya istri???
"Aida pasti setuju Pa kalau Mas Zul menikahi ku" timpal Niken Ayu.
"Aida??? ohhh Aida istriku" aku berujar dalam diam. "Yah aku tahu Aida, tapi kenapa aku tak merasakan apapun"
"Zul... kamu baik-baik saja kan? " Om Kuncoro seperti mengkhawatirkan aku yang sejak mendengar kalimat istri aku tidak bisa berkata Apa-apa.
"Yah... aku baik-baik saja Om... seperti nya aku harus segera pulang" pamit ku.
"Aku akan mengantar mu Mas" ucap Niken Ayu.
Aku tak menolak,karena memang pas tadi kita datang aku numpang di mobil Niken, dan mobilku sendiri dibawa oleh Riky.
Di dalam mobil, aku memilih diam. Pikiran ku kacau, ada gejolak yang tidak aku mengerti sejak Om Kuncoro bertanya tentang istriku. Pandangan ku kosong, mobil Niken berhenti pun aku tak merasa.
"Sayang!!! " aku tersentak kaget mendengar suara Niken Ayu yang lantang.
"i-iya ada apa? "
"Kita udah sampai"
"Sampai didepan rumah mu"
"Rumah ku??" aku celingukan.
"Iya sayang... itu rumah mu" tunjuk Niken Ayu. ternyata Niken berhenti dibadan jalan belum masuk ke halaman.
"Kenapa nggak masuk ke dalam sekalian??"
Niken Ayu diam, ia menatap ku tajam. Aku pun menatap nya sayu.Tiba-tiba dia meraih kepala ku dan ******* bibirku. Aku pun melayani nya penuh gairah.
Kami terus larut dalam birahi, hingga aku melakukannya berkali-kali didalam mobilnya. Tak terasa jam sudah larut, Aku pun menyudahi cumbuan kami. Dan berlari kecil masuk ke dalam Villa.Tak kutemui mobilku, mungkin Riky membawanya ke apartement nya. YA SUDAH LAH.