NovelToon NovelToon
Miracle Secret

Miracle Secret

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Romantis / TimeTravel / Tamat
Popularitas:949.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Askaori

Alena Axelia Manuelo, seorang gadis cantik yang bersemangat, lugu, ceria dan polos. Di balik semua itu, dia selalu menyembunyikan bakatnya, agar dia tidak dijauhi oleh kakaknya yang merasa iri padanya.

Harus merasakan patah hati ketika melihat sahabatnya dan kekasihnya saling bercumbu di apartemen miliknya.

Kecewa?

Itu pasti

Sakit hati?

Juga pasti

Tidak cukup merasakan patah hati karena dikhianati, seolah takdir mempermainkannya, Alena mendapatkan kabar jika dirinya tidak lagi diinginkan di dalam keluarga Manuelo, karena dia bukanlah darah daging keluarga Manuelo, dia hanya seorang anak angkat yang dipungut oleh keluarga Manuelo.

Hatinya hancur, dalam sehari nasibnya berubah begitu saja, dia bahkan harus mati di tangan seorang perampok yang dikejar oleh beberapa massa.

Ya, dia mengakhiri hidupnya tepat di usia 20 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Askaori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu (2)

Alena menatap pria tua di depannya, walaupun dia tahu jika pria tua di depannya ini memiliki cucu yang mirip dengannya, tapi dia tahu jika ingin menjadikannya cucu tidak hanya sekadar dia mirip dengan cucu perempuannya.

Alena tidak berbicara dan masih tetap bungkam, walaupun dia menatap pria tua di depannya, dia tidak membaca pikiran pria tua itu, tapi suasana hatinya saat ini sangat rumit.

Setelah beberapa saat, Alena akhirnya membuka mulutnya.

"Saya masih memiliki lima saudara dan satu saudari, saya tidak mungkin meninggalkan mereka."

Ya, walaupun usia beberapa orang sama dengan Alena, tapi mereka memiliki kesenjangan beberapa bulan, dan masih Alena yang tertua di antara mereka.

"Maaf, saya tidak bisa menjadi cucu Anda."

Franky masih tetap tenang, tapi jantungnya berdetak lebih cepat, dia tidak pernah menyangka jika Alena menolak, melihat kediaman mewah miliknya, dia cukup yakin Alena akan tergerak, tapi siapa yang menyangka jika gadis kecil di depannya sama sekali tidak tertarik dengan kemewahan yang terlihat saat ini. Bahkan lebih mementingkan enam rekannya yang lain.

"Ya, kakek mengatakan hal tersebut padamu dan tidak memberimu kesempatan untuk negosiasi. Selama kau menjadi cucuku, mereka berenam juga akan menjadi cucuku dan menyandang nama keluarga Moran."

Alena yang tadinya tanpa ekspresi, saat ini memiliki ekspresi tak percaya dengan bibir yang sedikit terbuka.

Namun, ketika dia akan membantah, dia mendengar suara gadis kecil yang tampak ceria.

"Saudari, jangan menolak kakek! Di dunia ini, aku hanya memilikimu dan kakek sebagai keluarga."

Alena berbalik ke asal suara, dia bisa melihat gadis kecil yang tampak Rian duduk di kursi roda.

Dia tidak tahu mengapa, jantungnya berdetak kencang ketika melihat gadis yang serupa dengannya, dan sedikit pahit di dalam hatinya.

Dia tanpa sadar memegang dadanya di mana jantungnya berdetak kencang, rasa sakit dan ingin dekat yang dia rasakan saat ini membuatnya tidak tahu harus bereaksi seperti apa.

Bahkan dia tidak sadar jika air matanya telah membasahi pipinya. Aluna sendiri melihat reaksi Alena, dan dia juga sangat tertekan. Dia kemudian melihat kakeknya.

"Kakek, bolehkan aku berbicara dengan saudariku sendiri?"

Frangky tertegun, dia kemudian mengangguk, lalu berdiri dan keluar dari ruang kerja.

Melihat kakeknya telah keluar, Aluna berdiri dari kursi rodanya dan langsung berlari memeluk Alena, dia tahu dia masih lemah, karena tertidur selama dua tahun, dia masih harus memulihkan diri.

"Saudari, maaf karena aku tidak berada di sisimu di saat kau tak berdaya, maaf karena aku tidak hadir ketika mereka mengkhianatimu. Maaf, maafkan aku."

Aluna memeluk Alena, menangis di pelukan Alena dan terus meminta maaf.

Alena sendiri sudah kaku, dia sangat rumit saat ini. Jujur dia terkejut ketika mendengar Aluna mengatakan hal tersebut.

Namun, merasakan keputusasaan gadis yang memeluknya, Alena tahu jika gadis ini tidak berpura-pura.

Dia mengangkat tangan kanannya dan mengusap kepala Aluna.

"Tidak apa-apa, tapi kau salah tidak ada yang mengkhianati ku."

"Saudari, kau tak perlu berbohong, aku tahu kau tak ingin mengingat mereka lagi, tapi aku tidak akan membiarkan Juan dan Meilan hidup dengan tenang."

Sekali lagi tubuh Alena menegang, dia shock dan tak percaya. Dia kemudian memegang pundak Aluna dan melepaskan pelukan gadis itu.

"Jangan bicara omong kosong, aku tidak mengenal mereka."

Aluna merasa tertekan, dia kemudian memegang pipi Alena dengan kedua tangannya.

"Saudari, jangan membohongiku. Aku melihat semuanya dalam tidurku selama aku koma dua tahun ini. Faktanya aku datang untuk mencari mu saat itu, tapi aku selangkah lebih lambat dari pemuda itu."

Alena mundur beberapa langkah dengan tak percaya.

"Kau..."

"Tolong jangan membohongiku, dan tetaplah bersamaku, aku tidak ingin kehilanganmu lagi dalam hidup ini seperti di masa lalu."

Alena shock, dan air matanya belum juga berhenti, dia menatap gadis di depannya dengan masih tak percaya.

Dia tidak pernah tahu sampai saat ini, jika dia masih memiliki kerabat yang berhubungan darah dan bahkan masih mencarinya di kehidupan sebelumnya.

"Apakah kau tahu siapa orang tua kita?" Dengan ragu, Alena bertanya.

"Tidak, faktanya aku juga hanya cucu angkat kakek. Kakek tidak pernah menikah apa lagi memiliki seorang anak, tapi saudari, kau bisa tenang, karena kakek tidak sama dengan keluarga Manuelo. Dia akan menyayangi kita dengan tulus."

Alena menghapus air matanya yang perlahan berhenti, dia kemudian membawa Aluna untuk duduk di kursi roda.

"Duduk! Tubuhmu masih lemah."

Aluna juga tidak terus menangis, saat ini dia tersenyum lembut dan mengangguk.

"Karena kau tidak mengetahui siapa orang tua kita, maka lupakan! Kita tidak membutuhkan mereka yang tidak menginginkan kita."

"Ya."

Alena kemudian teringat jika dia adalah seorang mermaid, dia tanpa basa-basi mencari tanda seperti miliknya di tubuh Aluna.

Ketika dia menemukannya, tanda sisik itu berada di tengkuk lehernya. Alena kemudian tersenyum lega.

Melihat tingkah Alena, Aluna merasa bingung, tapi dia tidak mengatakan apa-apa, hanya memiliki kedutan di sudut bibirnya.

"Aku tahu cara agar kau pulih dalam waktu singkat, tapi aku butuh kakek memanggil enam rekanku. Mereka juga sudah seperti keluarga."

"Oke, kalau begitu mari cari kakek!"

Keduanya keluar dari ruang kerja dengan Alena mendorong kursi roda Aluna. Mereka bisa melihat pria tua itu duduk di sofa ruang keluarga dengan pelayan pribadinya.

"Kakek!"

Aluna memanggil pria tua itu dan Alena tidak berbicara, dia hanya mendorong kursi roda Aluna mendekati posisi di mana Frangky berada.

"Ada apa?"

Aluna tersenyum cerah, tapi tidak menutupi jika matanya bengkak karena menangis tadi.

"Alena setuju untuk menjadi cucumu dan juga enam lainnya tidak bisa dipisahkan darinya."

Frangky terkekeh, dan mengangguk.

"Itu tidak masalah, tapi kakek masih harus mengurus beberapa berkas untuk membuat mereka resmi menjadi anggota keluarga Moran."

"Oke, Alena juga mengatakan jika dia memiliki cara agar aku pulih lebih cepat, tapi aku harus mengikutinya untuk tinggal bersama mereka sementara waktu."

Aluna berpikir jika mungkin cara untuk memulihkan dirinya sendiri tidak sederhana, jadi dia tidak meminta kakeknya untuk mengundang enam rekan Alena, tapi ingin tinggal bersama Alena dan yang lainnya.

Frangky terdiam beberapa saat, dia kemudian menatap Alena yang masih memiliki wajah dingin tanpa ekspresi, tapi dia tidak melewatkan kelembutan di mata Alena ketika Aluna menawarkan diri untuk tinggal bersama. Hal itu membuatnya yakin jika mereka bergaul dengan baik.

"Oke."

"Aku tidak ingin ada pengawal."

"Baiklah."

Aluna terperangah, karena kakeknya langsung setuju begitu saja. Itu wajar untuk Frangky, karena dia tahu Alena dan yang lainnya masih berada dalam pengawasan militer, jadi mereka aman.

........

1
Atoen Bumz Bums
gak jadi nanya ttg jalan pintas
Atoen Bumz Bums
ealah...pakek ditunda2
Erna Masliana
semoga kakek panjang umur melihat semua cucu menikah dan bahagia
Erna Masliana
buseeett masih kecil kopi hitam tanpa gula
Erna Masliana
jadi mereka tidak perlu sekolah?
Erna Masliana
kalo mereka cuma berkhianat tidak membunuhmu secara sadis... tidak usah siapa apain selagi mereka tidak ganggu mah
Erna Masliana
pilihan aman memang tidak kembali pada keluarga.. sudah ada tempat yang lebih baik tak perlu kembali ketempat yang tidak nyaman
Erna Masliana
lumayanlah 2 peti juga
Erna Masliana
menyeramkan
Erna Masliana
tujuan mereka nyulik sebenarnya apa?
harusnya ada keuntungan dong dari penculikan ini 1000 anak bruh .. lumayan tuh organnya..kalo untuk memilih pasukan kuat udah dapet 7 anak
Erna Masliana
buseeett 1000 sisa 7
sipuuttt
atau novel mayat jd zombie ini kehidupan setelah jin lien melawan kuil dua sisi?
tapi bukannya dunia tmpt jinlien berpindah (dr jiangnan) itu dunia buatan lord tertinggi yg mirip dunia modern ya?
berrti di dunia tiruan ini kehidupan masih berlanjut?
sipuuttt
bertemu mermaid lain itu cerita ikut jin lien waktu di area pertandingan persahabatan dg pilar apa gt...
tapi kalo zombie masuk cerita yg buat pangkalan itu kan?

cerita ini nyambung ke dua novel berrti
yan z
kok gw yang keren asw
yan z
aluna tipe lembut
alena tipe licik tapi lembut (?)
🧟‍♂️🧟‍♂️
sampai dsni cerita makin aneh, kehidupan kedua, bukannya merubah hidup masaa lalu ini malah main peran membunuh, melenceng jauh
Hampir Padam
lah katanya sebulan. gimana dah
Atoen Bumz Bums: masuk sekolahnya Uda sebulan tp orang itu baru masuk hr ini
total 1 replies
RH88
Luar biasa
Ayay Nya Yuda
berharap ad s2 tp gpp thorr kami puas bnget krna happy ending 💋🤌🏻
Ayay Nya Yuda
Aaaa bahagia bnget kalian udh ketemu keluarga aslii🥺🥺🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!