Tiga hari setelah menandatangani surat perceraian itu aku menikah lagi tanpa pernikahan tanpa pesta tanpa gaun dan tak ada ucapan selamat sama seperti pernikahan pertamaku. Pernikahan yang begitu kejam aku dibuang setelah tidak dibutuhkan lagi dan lalu aku menikah dengan bos mafia besar dinew york,, Bagaimana kisah selanjutnya antara mia dengan bos mafia itu akankah mia akan ditinggalkan lagi untuk kedua kalinya?? Yuk mari kita tonton novelnya saja
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Aisyah29, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 3
Ketika di dalam ruangan kamarnya itu saat Mia hendak menganti bajunya , Mia pun penasaran apa isi dalam lemari kayu lalu Mia membuka lemarinya disitu tentunya sudah disediakan berbagai macam baju piyama, dress dan baju keseharian untuk Mia, akan tetapi dia hanya memilih memakai piyama dan baju yang ia punya dari bawaan koper miliknya.
" Sangat indah dan bagus - bagus sekali baju ini tetapi ini bukan milikku, ingat kejadian yang lalu Mia, kali ini tidak boleh serakah kalau itu bukan milikmu jangan dipakai, nanti beli saja sendiri dari uang yang Tuan Julian Smith berikan kepadaku" .
Gumam Mia didalam hatinya lalu dia yang tak sama sekali menyentuh baju itu.
Tiba - tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar dan ternyata itu adalah ketukan dari kepala pelayan ;
Tokk tokkk tokk!!!!, Suara pintu diketuk.
" Nona ini aku kepala pelayan?, maaf mengganggu tidurmu, apakah kau bisa keluar sebentar ".
Lalu Mia langsung saja membukakan pintu tersebut dan berkata ;
" Ada apa ya kepala pelayan?, apakah Caspian mencariku lagi malam ini? "
" Tidak nona, aku hanya ingin mengingatkan satu kali lagi, Sang Tuan Julian Smith bertitah kepadaku kalau kamu mau pakai baju yang berada di dalam lemari bolehlah kamu memakainya tak perlu sungkan - sungkan ". Saut dari kepala pelayannya itu.
" Oke baiklah, Terima kasih pak telah memberi tahu saya " .
Sapa Mia lalu dia segera menutup pintu ruang kamarnya.
Kemudian kepala pelayan pun langsung pergi meninggalkan ruangan kamar Mia dan dia juga pergi ke kamarnya sendiri.
Setelah itu tiga hari setelah menandatangani surat perceraiannya dengan Sebastian akhirnya Mia menikah lagi tanpa pernikahan, tanpa pesta yang megah , tanpa gaun dan tak ada ucapan selamat dari siapapun sama seperti pernikahan pertama nya dengan Sebastian Sterling dulu.
Akan tetapi untuk yang kali ini berbeda disaat Tuan Julian Smith mengajak makan malam bersama, Sang Tuan Smith tiba - tiba mengeluarkan cincin dari sebuah kotak perhiasan, ya itu adalah cincin lambang keluarga Smith, cincin pertanda pernikahan tuan Smith dan nona Mia. Cincin ini adalah simbol dari garis turun temurun yang diberikan oleh orang tuanya. Dan saat itulah Julian tanpa basa - basi mendekati Mia dan mengambil tangan manisnya lalu memakaikan nya di jari manisnya yang lembut itu.
" Tak perlu melakukan ini Tuan, ini terlalu berlebihan ". Ucap Mia dengan rasa canggung nya.
Didalam hati Mia dia sangat beruntung dipakaikan langsung oleh sang don mafia kejam itu bahkan mantan suaminya pun tidak pernah mengasih cincin pernikahan milik keluarga Sterling itu kepadanya. Yang diberikan hanyalah cincin pernikahan biasa saja bahkan bukan dari diamond atau berlian.
Setelah makan malam selesai mereka kembali ke tempat tidur masing - masing, Sang Tuan Julian Smith pergi ke lantai tiga, Lalu Mia pergi langsung ke Lantai dua lalu Tuan pun tak lupa mengucapkan ;
" Selamat malam Mia, Semoga malam ini tidurmu nyenyak ". Sapa Tuan sambil tersenyum tipis.
Hanya balasan senyum manis dari Mia lalu dia tersipu malu dan segera menutup pintu kamarnya.
" Sadar Mia jangan salting dulu, itu hanya ucapan selamat doang jangan ke GR an kamu ya ". Gumam di dalam hati Mia sambil terus - menerus memikirkan perkataan sang tuan itu.
Malam itu Mia baru saja berbaring ditempat tidurnya tiba - tiba saja pintunya berderit sedikit terbuka, saat terbuka munculah sesosok bocah kecil putra dari Julian Smith itu dengan memakai piyama dinosaurus nya dengan gelisah menuju ke tempat tidur Mia.
" Ada perlu apa nak kamu kemari " . Sapa Mia
" Mia bisa bacain aku cerita dongeng untuk pengantar tidur ku?, aku bisa minta ayahku kasih uang lebih untukmu".
Ucap Caspian putra kecilnya yang nakal itu.
" Sini nak," . Ucap Mia sambil memeluk dan mengangkat bocah itu.
Mia baru saja separuh membaca cerita dogeng nya dan dia pun sudah tertidur dengan lelap di bahunya. Dan mereka pun tidur bersama dikamar Mia.
Saat pintu kamar Mia sedikit terbuka saat hendak menuju ke kamar tidurnya Tuan Julian Smith pun yang tiba - tiba ingin turun ke lantai bawah untuk mengambil buku yang tertinggal di ruang tamu lalu dia tak sengaja mengintip sedikit dari celah pintu yang terbuka itu dan melihat putranya itu sedang tidur bersama pengasuhnya dalam hatinya berkata ;
" Caspian memang tidak salah memilih siapa yang berhak dan cocok untuk menjadi ibu barunya ".
Dengan wajah yang senyum Julian pun menutup pintu dengan pelan dan segera mengambil buku itu yang berada di ruang tamu lalu langsung saja balik menuju kearah kamarnya itu di lantai tiga paling atas.
Keesokan paginya matahari bersinar dengan sangat cerah sampai menembus lantai marmer dan memantulkan aura cahaya yang sungguh indah dan di saat sarapan bersama, kepala pelayan memberitahu Tuan Julian Smith bahwa putra nya itu semalam tidur bersama Mia , padahal Tuan Julian pun sudah melihat nya dan hanya tersenyum dan diam saat mendengar kepala pelayan berkata seperti itu lalu sang Tuan memberi Mia ;
" Saya akan menambahkan uang bulananmu 50 juta lagi Mia, Karena kamu sudah bisa meluluhkan Caspian dan membuat dia tidur nyenyak, saya sangat ber terima kasih kepadamu Mia ".
" Tuan Smith itu terlalu banyak sekali, Tuan anda memang terlalu berbaik hati, aku suka Caspian dia sudah aku anggap sebagai anakku sendiri dia anak yang baik, membacakan cerita untuk nya sama sekali tidak merepotkan bagiku ".
Mia pun berucap dengan senang.
Saat Mia berbicara seperti itu lalu putra kecil yang nakalnya itu pun tiba - tiba menghampiri dan memeluk Mia, dia mendongak menatapku dengan mata gelap yang besar bagaikan dua butir anggur kecil, dia jelas - jelas sangat tersentuh hatinya dengan setiap ucapan Mia itu.
" Tambah 50 juta lagi kamu pantas mendapatkan nya, Apakah ini masih kurang Mia? ". Ujar nada keras sang tuan
" Apa jadi semuanya 150 juta?, Tentu tidak tuan engga usah sebanyak itu, aku serius dan aku tidak keberatan untuk menceritakan dongeng kepada nya ini sudah menjadi kewajiban tugasku untuk merawat dan menjaganya ". Saut Mia dengan nada sopannya dan tak mau menerima uang tunjangan sebanyak itu.
" Tidak Mia aturan disini adalah aturan yang saya buat, apa yang saya ucapkan kamu harus menerimanya itulah resiko kerja disini, kalau kamu tidak mau tetap saja haruss! , ini imbalan yang pantas untukmu Mia terimalah ". Sapa Tuan sambil menatap tajam Mia.
Mia hanya terdiam membeku dan membisu tidak ada perlawanan, tidak ada ucapan dia bingung harus bagaimana.
Bagaimana kelanjutannya akankah mia akan menerima uang tersebut atau tetap akan menolaknya?
Jangan lupa tonton episode selanjutnya ya guys
Jangan lupa like, komen dan follow
Terimakasih sudah membaca.
dasar, minta disiksa ini orang...
Caspian ya yang datang💪