NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Identitas Tersembunyi Gadis Gunung

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Crazy Rich/Konglomerat / Identitas Tersembunyi
Popularitas:410.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nike Julianti

Seorang gadis berusia menjelang 16 tahun, tinggal dan tumbuh di gunung sejak usianya 3 tahun. Tinggal bersama sng kakek, setelah kedua orang tua nya meninggal karena kecelakaan.

Qaisara Aulia Syahrizky, gadis yang memiliki 2 sahabat makhluk tak kasat mata. Memiliki banyak keahlian, menyembunyikan identitasnya.

Happy Reading All🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Teman Baru Lagi (Arkan dan Dhira)

"Sesuai dengan yang saya bilang, nanti kalian bikin name tag sesuai dengan panggilan kalian. Jangan lupa pake foto, yang menurut kalian paling oke. Kalian udah di bagi kelompok, buat yel-yel setiap kelompok semenarik mungkin. Besok masih acara perkenalan sekolah, kalian akan di ajak berkeliling untuk mengenal seluruh gedung sekolah ini. Dan hari ketiga nanti, akan ada demo di setiap eskul. Setiap murid di wajibkan, untuk ikut minimal satu eskul. Kalau pun lebih tak apa, selama tak bentrok saat perkumpulan." lanjut Elang, Aulia dan Danis celingukan.

Mereka baru datang, jadi tak tau apa saja yang di umumkan sebelumnya.

"Dua orang yang baru datang tadi, kalian bisa tanya pada teman lainnya. Untuk hari ini, cukup sampai di sini." ucap Elang, ia membubarkan semuanya. Mengijinkan mereka untuk pulang lebih awal, agar bisa mempersiapkan untuk hari esok.

"Hai, kalian Aulia sama Danish kan? Kalian satu kelompok sama kita, kenalin gue Hadhira Bilqis Mallik. Lu bisa panggil gue Dhira, kalo sebelah gue...

"Gue Rafiq Arkan Mubarok, lu bisa panggil gue Arkan." sambung anggota kelompok lainnya

Satu kelas hanya berisi 24 murid, satu kelompok 4 orang. Jadi, di kelas mereka ada 6 kelompok.

"Gue Danish" ucap Danish, Aulia mengangguk. Dhira terlihat gadis yang ceria, dia juga tidak sombong. Arkan pemuda kalem, irit bicara. Aulia bisa melihat, bila mereka ada hubungan tak biasa. Tapi... ia memilih diam, tak mau ikut campur.

"Kalo gitu, sekarang kita mau kumpul dimana?" tanya Dhira semangat

"Jangan di rumah gue deh, takutnya kalian ga nyaman." jawab Danish, yang langsung mendapat tatapan tak suka dari Aulia.

"Jangan suka merendahkan diri sendiri, kalo lo ga mau di rendahin orang lain." ucap Aulia

"Sorry" jawab Danish

"Iya Dan, emang kenapa ma rumah lu. Sama-sama rumah kan?" ucap Dhira, Danish tersenyum kaku

'Iya kali rumah gue sama ma kalian. Rumah gue sempit, bisa-bisa kalian duduk lesehan depan rumah.' ucap Danish dalam hati

"Ya udah ke rumah gue aja, deket lagian." ucap Aulia

"ASYIIIIKKK... MAU MAU!!! Gue mau ke rumah cewe hebat kaya lo, cewek badasss yang lawan kakel terkenal sombong di sekolah." ucap Dhira semangat

Saat melihat Aulia melawan dua wanita tadi, Dhira langsung memutuskan bila Aulia adalah idolanya. Saat tau dia satu kelompok dengan Aulia, dia senang bukan main.

"Gue naik sepeda, kalian?" ucap Aulia, seraya bertanya pada Dhira dan Arkan

"Kita satu mobil" jawab Arkan

"Kalian?" tanya Danish, seraya mengerutkan dahi

"Kami sepasang kekasih, sudah di jodohkan sejak kecil." jawab Dhira, Arkan mengangguk.

Aulia akhirnya mendapatkan jawaban, tanpa ia bertanya.

"Kalian bareng kita aja" tawar Dhira

"Sepeda gue?" tanya Aulia

"Mmm... "

"Gue naik sepeda aja, sekalian nunjukin jalan. Gue titip Danish aja, ga papa kan?" Danish langsung menoleh ke Aulia

"Li.. gue...

"Ck, nurut aja sih Dan." bukan Aulia, tapi Dhira.

"Tapi...

"Ikut aja Dan" potong Arkan, akhirnya Danish pun tak bisa menolak. Tiga lawan satu, bisa apa?

"Sorry, gue jadi ngerpotin kalian." ucap Danish tak enak

"Iiihhh... lu tuh ngerepotin apa sih? Cuma duduk doang, ga minta gendong juga kan?" celetuk Dhira, Aulia spontan tertawa

"Tuhh... dengerin, emang lu mau minta gendong si Arkan naik mobilnya?" ucap Aulia

"Kagak lah, emang gue cowok apaan?" jawab Danish

"Ya udah yuk, keburu sore ntar." ajak Aulia, dia angguki ketiganya.

.

.

Aulia mengayuh pedal sepedanya, sedangkan Arkan dan yang lain mengikuti dari belakang. Setelah sebelumnya, Danish meminta ijin pada sang ayah. Dengan perasaan terharu, pak Hasan mengijinkan Danish. Rupanya ada yang mau berteman dengan Danish, ia bersyukur dalam hatinya.

Bukan tak mungkin sang putra mendapatkan teman, hanya saja di sekolah ini. Ini sekolah elit, tak semua bisa menerima orang-orang seperti keluarganya. Tapi sejak pak Hasan mengenal Aulia, ia yakin anaknya bisa mendapatkan teman, yang bisa menerima putranya. Dan terbukti, saat ini ia melihat nya.

Di dalam mobil...

"Dan, lu udah lama kenal sama Aulia?" tanya Dhira, membuat Danish mengalihkan fokusnya.

"Kagak, dua hari yang lalu. Waktu Aulia mau daftar ulang, kita pertama kali ketemu." jawab Danish

"Tapi... kalian kaya udah deket, kaya udah lama banget kenalnya." ucap Dhira

"Mmm... mungkin, Aulia cocok temenan ma gue." balas Danish, karena ia sendiri tak tau harus menjawab apa lagi.

"Aulia.... mau temenan ma gue ga ya?" tanya Dhira lemas

"Kalo kamu ga banyak tingkah, kurasa Aulia mau." jawab Arkan

"Benarkah?" tanya Dhira semangat

"Hmm... Aulia terlihat cuek dan jutek, tapi memiliki hati yang baik. Dia tipe ga mau ribet, tapi bisa menerima orang sekitar. Bila menurutnya baik dan tak merepotkan, tipe setia kawan. Dan hal yang ia benci, orang-orang sombong. Yang suka merendahkan orang lain, contohnya... seperti yang kita liat pagi tadi." jawab Arkan, Danish mengangguk setuju

"Baiklah, Aku takkan merepotkan Aulia. Aku mau berteman dengannya, dia.... baik." ucap Dhira, Arkan mengangguk dan tersenyum. Pria itu mengusap sayang kepala Dhira, membuat Danish hanya bisa menghela nafas. Menyaksikan ke uwuwan, yang ada di depannya.

Meski mereka di jodohkan, tapi Arkan menerima dan memang mencintai Dhira. Sudah menyukai Dhira sejak kecil, begitu juga dengan Dhira. Berteman sejak kecil, yang berakhir seperti yang mereka harapkan.

"Kalian... di jodohkan, tapi... terlihat saling mencintai." ucap Danish

"Gue mencintai Dhira sejak kecil" jawab Arkan

"Sama, gue juga." sambung Dhira, membuat Danish mengangguk kan kepalanya.

"Nggak ada drama terpaksa?" tanya Danish, keduanya menggelengkan kepala

Mereka pun sampai di depan pagar rumah Aulia, Arkan menghentikan laju mobilnya. Aulia memberi isyarat untuk masuk, setelah ia membuka kan pagar. Arkan kembali menjalan kan mobilnya, ia masuk ke pelataran rumah. Dhira dan Danish gegas turun dari mobil, mereka takjub dengan apa yang mereka lihat.

"WAAAAHHH... Ini rumah apa hutan? Rimbun banget" tanya Dhira, Aulia terkekeh

Ia juga tak menyangka, bila ayah Amir sudah menanam pohon-pohon besar, sesuai permintaannya. Ada beberapa pohon buah, juga pohon hias untuk menyejukan halaman. Sesuai permintaannya, rumah memang sederhana. Tapi... halaman depan dan belakang, jangan di tanya. Di tengah nya, sudah ada gazebo siap pakai.

"Di rumah lo, lagi renov?" tanya Danish

"Kagak, gue minta di bikinin rumah pohon. Yuk masuk.." jawab Aulia

"ADA RUMAH POHON?!" sorak Dhira, dengan wajah berbinar

"Hmm.. Kalo udah jadi, Lo boleh sering-sering maen ke sini." jawab Aulia, Dhira langsung memeluk Aulia.

"Pasti gue sering-sering ke sini" balas Dhira tersenyum cerah, Aulia mengangguk dan mengajak ketiganya masuk rumah.

"Assalamu'alaikum" salam keempatnya

"Wa'alaikum salam, udah pulang sayang." bu Ulfa yang sedang membereskan meja, gegas menoleh mendengar suara ramai. Aulia mengangguk, ia mencium punggung tangan bu Ulfa.

"Teman... Aulia?" tanya bu Ulfa, dengan wajah berbinar

...****************...

Maafkan telat, masih di RS. Nuju ngaliwet 😑

Jangan lupa jadiin favorit, kasih like, komen, gift dan vote nya yaaaaa....

1
asih
gpp ibu bpa banyak malah rame🤭🤭
up lg donggg💪💪💪💪
Puspa Dewi kusumaningrum
Yo Yo Yo Yo Yo waaaaar
q tnggu lho thor
Nadia Zalfa
lanjut kak...😍
Nurlaila Hidayah
lah kirain mau langsung gedebag gedebug thor, mau lgsg sikat kanan sikat kiri
Eliermswati
gaas lah thor q tunggu war nya jngn lm2 keburu ilang semu buruannya😂aulia d buat pusing sm ibu Bpk nya celin saking bnyk nya😂smngt thor up nya
mama_im
ish, gak jadi WAR nya malam ini, nunggu besok deh ☹️☹️☹️
RiriChiew🌺
kaya keluarga Al El Dul jugaa ortu mu cell 🤭 yg satu kaya yg satu kaya bangett itu ekek
Ela Jutek
banyak banget mak bapak mu Cel, mana bisa Aul nginep long ada misi penyerangan kok dia
fifia
Oke gass gak sabar war lg
Umi Kolifah
mantap , kak ayo up LG jangan pelit up , slalu tak tunggu💪💪💪💪
Khey Rachmat
si hafis jam ga punya kelompok mafia kan ya🤔🤔🤔
Ayunda
tanggung bingit
Atik Kiswati
lnjt.....
Quen air
bolehkah up dobel g kak sedikit khilaf gitu🤭🤭🤭🤭💪
Sri Musdalefi
lanjut thor...jangan lama"up thor,
Wahyu Nengsih
gak sabar bab selanjutnya
Eliermswati
blh up lg g thor q mau lht aulia war soalnya😂lita akhirnya km ketagihan jg y d smg nnti km d ajk war lg sm aulia, ap kah om hafis tau klo dkt Villa nya ad sarang mafia smga sih sdh tau biar bs bntu aulia itu pun klo aulia nya mau😂smngt thor up nya
enna noafrita
bagus bgt. slalu suka dgn kryanya . semangat
ule_keke (IG: ule_keke26): makasih kak💓
total 1 replies
mama_im
tambah mak, kita siap WAR 🤣🤣🤣🤣
Lilis mulyati
kyanya yg nnti jdi jodohnya lita hrus siap2 krna slah satu hrus mnang adu sparing beh nnti klau cowoknya slingkuh dri lita auto bisa2 lngsung bnyok tuh muka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!