NovelToon NovelToon
THE TAURUS

THE TAURUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Misteri
Popularitas:267
Nilai: 5
Nama Author: DOLPIN

Arka Khontacron adalah pemilik perkebunan anggur terbesar di Buleleng tepatnya di Bali. Arka memiliki saudara kembar laki-laki yaitu Phat Shrabeus kakak nya. Mereka tinggal di Seririt, Nama desanya, Desa Sagara. Desa mereka dalam beberapa bulan ini selalu banyak kasus orang-orang desa yang hilang, terutama wanita. Banyak masyarakat yang komplen ke polisi, tapi hasilnya juga sama. Tapi kasus itu mulai terbuka kembali pada malam itu akibat Arka menemukan mayat Pak Braun Ghum di dalam perkebunan miliknya. Pak Braun ialah pemilik peternakan domba di sebelah perkebunan anggur milik keluarga Khontacron dan juga Arka sering bermain bersama anaknya Sara Mhiomorin waktu kecil. Arka memanggil polisi untuk menyelediki kejadian tersebut, tapi bukannya mencari bukti. Polisi menyeret Arka sebagai tersangka, apakah bisa arka menemukan pelaku yang sebenarnya?
Ini ialah kisah cinta ringan dari Zodiak Taurus, bisakah dia bersabar menghadapi kejadian tersebut atau malah menjadi keras kepala.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DOLPIN, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 3. NAMA-NAMA YANG HILANG.

Setelah kejadian dengan Phat tadi siang, Malam harinya Arka datang dan masuk ke dalam. Ia memperhatikan rumah utama yang terasa berbeda. Beberapa pembantu dirumah bahkan menghindari tatapannya.

Arka mulai berpikir.

"Kenapa semua orang dirumah bersikap aneh sekali melihat ku."

Seorang pembantu di rumahnya, yang sudah bekerja di keluarga Arka selama 15 tahun. Dan sering dipanggil oleh Arka, Bibi May. Bibi mendatangi Arka.

"Tuan Arka, kamu sudah datang."

"Lama tidak bertemu, Bibi."

"Ya, memang sudah lama sekali kamu tidak pulang ke rumah utama, kan."

"B-benar juga, karna aku tinggal di dekat kebun, jadi aku jarang pulang kesini."

"Yasudah. Kamu sudah ditunggu di ruang makan dengan Ayah mu dan Tuan Phat."

"Terima kasih. Baiklah aku kesana dulu, Bibi."

"Ya, Tuan."

Arka berjalan ke ruangan makan dan disana Arka melihat Ayahnya dan Phat duduk di meja makan. Lalu Pak Thom mendekati Arka untuk menyuruhnya duduk.

"Tuan Arka, silakan duduk."

"Terima kasih, Pak."

Arka pun duduk di meja makan. Duduk berhadapan dengan Phat, tidak ada yang bicara. Arka melihat ke arah ayahnya, ayahnya terlihat serius, sedangkan Phat memandang Arka dengan penuh kebencian.

Ayah meletakkan sendok makannya dan mulai berbicara.

"Arka, setelah ini datang ke ruanganku. Ada sesuatu yang ingin ku bicarakan dengan mu."

"Baiklah, ayah."

Ayahnya berdiri dari kursi dan berjalan meninggalkan meja makan. Tapi saat melewati Phat, Ayahnya berhenti.

"Dan kau juga ikut ke ruangan Phat."

"Apa! Kenapa aku juga!"

"Karena aku ingin berbicara dengan kalian berdua, paham!"

"Jangan membuatku mengulanginya lagi."

Phat memalingkan wajahnya ke arah meja makan sambil menatap Arka.

"Ya! Aku kesana!"

Saat ayahnya sudah keluar dari ruangan makan malam, Phat masih menatap Arka dengan rasa tidak suka. Phat meletakkan sendoknya dan mulai berbicara.

"Hey! Bajingan!"

Arka menatap kakaknya dan tidak menjawab.

"Hey! Beritahu aku, bagaimana kau punya kontak dari Sara, hah!?"

"Kenapa kau ingin tau bagaimana aku bisa memiliki kontak dari Sara?"

"Cihh! Dengar! Kau bahkan sudah lama tidak bertemu dengannya, kan!?"

"Atau mungkin, kau diam-diam masuk ke rumah Pak Braun-"

Arka memukul meja makannya dan membuat Phat terkejut.

"BRAKK"

"Oy! Apa yang kau lakukan, sialan!"

"Apa kau marah saat kubilang kau diam-diam masuk ke rumah Keluarga Sara!?"

"Kalau kau marah, mungkin memang benar-"

"Apa kau bilang Phat! Aku tidak akan pernah melakukan hal seperti itu!"

"Terus! Bagaimana kau bisa menghubungi Sara yang di luar kota!"

"Aku mendapatkan kontak Sara pada saat Pak Braun ingin memintaku untuk mengirim anggur ke Sara yang ada di kota pada beberapa bulan lalu!"

"Dan aku tidak tau apakah masih bisa dihubungi, karena sudah lama tidak pernah ku hubungi lagi!"

Arka berdiri dan meninggalkan meja makan dan pergi untuk ke ruangan ayahnya.

"Hey! Berhenti kau! Aku belum selesai bicara dengan mu!"

Arka terus berjalan dan tidak memedulikan Phat.

Arka meninggalkan Phat dan menaiki tangga lantai atas menuju ruangan ayahnya.

Sesampainya di depan sebuah pintu , Arka berhenti sejenak.

Arka menarik napas panjang kemudian mengetuk pintu.

Tok! Tok!

"Masuk."

Arka membuka pintu dan melangkah masuk.

Ruangan itu cukup luas. Disisi kanan terdapat rak-rak berisi buku dan beberapa dokumen penting. Sementara di dekat jendela, ayahnya berdiri sambil memandang keluar.

Arka baru saja hendak berbicara seketika terdengar langkah kaki dari belakang.

Tok...tok...tok

Arka menoleh.

Phat berdiri di depan pintu.

Phat menatap Arka dengan tatapan dingin, lalu masuk tanpa kata-kata.

Lalu Phat berjalan melewati Arka dan berdiri di sisi lain ruangan.

Ayahnya kemudian berbalik, dan menatap Phat dan Arka.

"Duduk."

Arka duduk di sebuah kursi yang berada di depan meja kerja ayahnya. Phat ikut duduk di sebelahnya.

Suasana menjadi hening.

Sampai Phat membuka pembicaraan.

"Ayah! Kenapa kau memanggil ku juga!"

"Aku ada urusan malam ini!"

Ayahnya tidak menjawab dan menatap Phat dengan serius, Arka yang kebingungan melihat Phat dan ayahnya kenapa mereka selalu melihat satu sama lain dari saat pagi tadi.

"Kalau kau ingin pergi, silakan saja!"

Phat terdiam dan mengalihkan pandangan nya ke arah jendela.

"Apa yang ingin ayah bicarakan dengan ku?" tanya Arka kepada ayahnya.

Ayah Arka kemudian mengambil sebuah map dari atas meja dan meletakkannya ke hadapan Arka.

"Coba kau lihat itu."

"Hmm, tentu."

Arka menatap map coklat yang baru saja diletakkan ayahnya di atas meja. Dan membuka map tersebut.

Arka mengerutkan kening. Beberapa lembar dokumen, foto, serta laporan kepolisian tersusun di dalamnya.

Matanya langsung tertuju pada sebuah judul.

DAFTAR ORANG HILANG DI DESA SAGARA.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!