NovelToon NovelToon
Sistem Saldo Eksekutor

Sistem Saldo Eksekutor

Status: tamat
Genre:Sistem / Thriller / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:110.4k
Nilai: 5
Nama Author: Sistem One

[Eksekusi penjahat berhasil! 1 Milyar telah dikirim.]

Luis, pengacara miskin yang selalu dihina karena tak pernah memenangkan kasus, mati tertabrak saat pulang.

Namun ia kembali ke masa lalu bersama Sistem Saldo Eksekutor, sistem misterius yang memberinya hadiah uang setiap kali berhasil mengeksekusi kasus dan menjatuhkan para penjahat.

Dari pengacara gagal, Luis mulai bangkit menjadi sosok mengerikan di balik hukum.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sistem One, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Keluarga

​Luis membelalakkan matanya lebar-lebar. Langit-langit kamar yang kusam dengan noda bekas rembesan air hujan itu menatapnya balik.

Ia segera bangkit duduk, napasnya memburu seolah oksigen di ruangan itu baru saja dipompa masuk secara paksa ke paru-parunya.

​Tangannya yang gemetar meraba lehernya. Tidak ada darah. Tidak ada luka robek akibat hantaman batang besi. Kepalanya yang seharusnya sudah hancur kini terasa utuh, meski sedikit pening.

​"Ini... ini tidak mungkin," bisik Luis. Suaranya terdengar lebih cempreng dan bersih, bukan suara parau pria usia tiga puluh tahun yang hancur oleh tekanan hidup.

​PLAK!

​Luis menghantamkan telapak tangan kanannya ke pipi kiri dengan sekuat tenaga. Rasa panas dan perih langsung menjalar, membuat matanya sedikit berair.

​"Sakit..." gumamnya. Namun, ia belum yakin.

​PLAK! PLAK!

​Ia menampar dirinya sendiri berulang kali hingga pipinya memerah. Ia ingin memastikan bahwa ini bukan sekadar halusinasi di detik-detik terakhir kematiannya. Ia ingin memastikan bahwa aspal dingin dan wajah puas si pembunuh tadi hanyalah mimpi buruk.

​"Bangun! Ayo bangun, Luis! Jangan bercanda!" teriaknya pada diri sendiri sambil terus memukuli wajahnya.

​Tiba-tiba, pintu kayu kamarnya terbuka dengan suara decitan yang sangat familiar. Seorang gadis remaja dengan seragam SMA yang sedikit berantakan berdiri di ambang pintu. Rambutnya diikat kuda, dan wajahnya menunjukkan ekspresi antara bingung dan ngeri.

​"Kakak?! Apa yang kau lakukan? Kenapa kau menampar wajahmu sendiri seperti orang gila?!"

​Gadis itu adalah Luna. Adik perempuannya yang seharusnya sudah meninggal bertahun-tahun lalu dalam kebakaran rumah mereka. Di ingatan terakhir Luis, Luna hanyalah sebuah nama di nisan yang sudah mulai berlumut.

​"Luna?" Luis terpaku. Suaranya tertahan di tenggorokan.

​Tanpa memedulikan rasa pusing yang menyerang, Luis melompat dari tempat tidur. Langkah kakinya terasa ringan, jauh lebih bertenaga daripada tubuhnya yang dulu sering kelelahan. Ia berlari menerjang ke arah adiknya.

​Luna tampak terkejut melihat kakaknya berlari ke arahnya dengan mata yang berkaca-kaca. "Hei, hei! Jangan mendekat kalau kau mau melakukan hal aneh!" Luna mundur dua langkah, namun Luis jauh lebih cepat.

​Luis langsung merengkuh tubuh mungil adiknya dalam sebuah pelukan yang sangat erat. Ia bisa merasakan detak jantung Luna,

kehangatan tubuhnya, dan aroma parfum stroberi murah yang biasa dipakai adiknya itu. Ini nyata. Luna benar-benar hidup.

​"K-kakak? Lepaskan! Kau kenapa sih? Tiba-tiba bersikap menjijikkan seperti ini?" Luna meronta pelan, wajahnya memerah karena malu sekaligus bingung.

​Biasanya, Luis adalah kakak laki-laki yang cuek, kaku, dan sering bertengkar dengannya karena masalah sepele seperti rebutan remote televisi. Pelukan emosional seperti ini adalah hal terakhir yang Luna harapkan dari seorang Luis yang egois.

​"Syukurlah... kau masih di sini. Kau benar-benar di sini," bisik Luis tanpa memedulikan protes adiknya.

​Beberapa saat kemudian, Luis keluar dari kamar dengan perasaan yang masih campur aduk. Ia melihat kedua orang tuanya duduk di meja makan kayu sederhana.

Ayahnya sedang membaca koran sambil menyesap kopi hitam, sementara ibunya sedang menata piring-piring berisi nasi dan lauk sederhana.

​Melihat mereka berdua, kaki Luis terasa lemas. Ia teringat bagaimana ia menangis di depan tumpukan abu rumahnya dulu, meratapi ketidakberdayaannya sebagai seorang anak yang tidak bisa menyelamatkan siapa pun.

​"Luis, akhirnya kau keluar juga. Cepat duduk, makanannya nanti dingin," ujar ibunya sambil tersenyum hangat.

​Sepanjang makan malam, Luis lebih banyak diam. Ia hanya memperhatikan setiap detail kecil: cara ayahnya mengunyah, suara denting sendok dan garpu, hingga tawa kecil Luna saat menceritakan teman sekolahnya.

Orang tuanya sempat bertanya mengapa Luis tampak aneh dan pipinya merah-merah, namun Luis hanya beralasan bahwa ia baru saja bangun tidur dan sedikit linglung.

​Selesai makan, Luis segera kembali ke kamarnya dan mengunci pintu. Ia menarik napas dalam-dalam, lalu memanggil sesuatu yang tadi sempat muncul di penglihatannya.

​"Layar biru... muncul," batinnya.

1
Maul
malah ke doble/Facepalm/
Hary
DEPOSIT DONG BUAT OPERASIONAL RESTORAN
Rickielessta
cerita bagus...end nya juga baguss..lanjutkan berkaryanya
YaN Nie
Kenapa uang Cash nya ngga di ambil?🤣
dhani satria
se manis jembatan ancol
dhani satria
uange aris diambil aja haruse....,kaya robin crooooottttt
dhani satria
aduhhhhhhh bau bau orang takut ma istri ni....,tigor
dhani satria
XXX ni
Roynaldi Ananda
kurang pas rasanya alur cerita ini bagaimana kalau bisa mc nya keras dan dingin dalam menjalankan misi tapi lembut dan perhatian di sisi lain?
Maul: hehe🙏/Smile/
total 1 replies
Fariz Naufal Al Jawas
wah, ini, sebuah mahakarya, sumpa setipe lu sama gua thor, mantap bgt ini ceritanya, jarang" ada yg kyk gini yg biasa ku khayal kan tp skrg trjadi di tulis oleh lu thor
Maul: terima kasih kak🤭kebetulan banget kalau gitu/NosePick/
total 1 replies
Muhamad Rifan
sungguh dermawan system nya 🤣
Maul: (⁠^⁠^⁠)
total 1 replies
Muhamad Rifan
anjay gaya bebas bikin anak nya 🤣🤣
dhani satria: freestyle bang
total 1 replies
Jerry K-el
gassss
ayrhte
BBQ yok/Grin/
ayrhte
saldonya kembali jdi 100 juta. artinya yg 50juta itu semacam reward pengerjaan misi ya, dan 50juta lgi penyelesaian misi? bener gak?🤔
Maul: iya/Smile/
total 1 replies
ラマSkuy
wah harusnya ada nih yang begini didunia nyata untuk membasmi tikus tikus dipemerintahan 🤣🤣
ayrhte
itu sistemnya gak ngerampok bank kan/CoolGuy/
ayrhte
wow, 100 juta. kalau tadi gak baca ulang, bakal ngira 100 rebu
ayrhte
nice quote
ayrhte
huwaa, ku kira bakal isekai, tapi trnyta ngulang waktu di KONOHA/Sob/
Maul: /Grin/🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!