NovelToon NovelToon
Bukan Simpanan Biasa

Bukan Simpanan Biasa

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Identitas Tersembunyi / Bullying dan Balas Dendam / Putri asli/palsu
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Itha Sulfiana

Starla, putri kandung seorang pengusaha kaya yang tidak disayang memutuskan menerima tawaran seorang pria untuk dijadikan simpanan. Setelah empat tahun berlalu, Starla pun memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak diantara mereka lagi. Starla meninggalkan Nino begitu saja. Hingga pada akhirnya, Nino ternyata berhasil menemukannya dan mulai terus membayanginya dengan cara mendekati Kanaya, kakak tiri Starla. Nino, pria yang terbiasa dipuja-puja oleh banyak wanita, jelas tidak terima dengan perbuatan Starla. Seharusnya, dia yang meninggalkan wanita itu. Namun, justru malah Starla yang meninggalkannya.
Berbekal dendam itu, Nino awalnya berniat untuk mempersulit Starla. Siapa sangka, di tengah rencananya mendekati Kanaya, Nino menemukan sebuah fakta bahwa selama ini Starla tak pernah merasakan bahagia. Sedari kecil, hidupnya selalu dirundung kesusahan. Hak-haknya bahkan direbut.
Berawal dari rasa penasaran, Nino justru mendapati bahwa perasaannya terhadap Starla ternyata sudah berbeda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Itha Sulfiana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

"Starla, semua perhiasan milik mendiang Mama mu sudah menjadi milik Mama Grace. Tidak seharusnya kamu meminta sesuatu yang sudah menjadi hak milik orang lain. Itu tidak tahu malu namanya."

Grace dan Kanaya kompak mengangguk, membenarkan ucapan yang baru saja dilontarkan oleh Arlo.

Starla memang tidak boleh meminta semua perhiasan itu. Sekalipun, perhiasan tersebut dibeli oleh mendiang Ibu kandung Starla, namun yang sekarang menguasai segalanya adalah Grace.

"Waktu itu, Papa juga sudah menjadi hak milik Mama. Tapi, tetap saja perempuan gatal ini menggoda Papa dan merangkak naik ke ranjang Papa, kan? Itu jauh lebih tidak tahu malu namanya," balas Starla tak mau kalah.

Wajah Grace langsung merah padam. Dia benar-benar tersinggung dengan ucapan Starla.

"Kamu..." geram Grace. Namun, dia tak bisa meneruskan kata-katanya sama sekali.

"Kalau Papa menolak memberikan barang-barang peninggalan Mama, maka aku tidak akan segan lagi pada kalian," ucap Starla dengan tatapan yang diselimuti kabut misterius.

"Apa maksud kamu?" tanya Arlo tak mengerti.

"Di sekitar rumah ini sudah aku sirami bensin. Jika kalian menolak memberikan barang-barang peninggalan Mamaku, maka aku tinggal menyalakan api dan... Wusss! Kita semua akan terbakar bersama-sama."

Starla mengeluarkan korek api dari saku celananya. Dia tersenyum miring. Ekspresi wajahnya menyimpan kegilaan yang membuat Arlo merasa sangat asing dengan putri kandungnya sendiri.

"Ka-kamu pasti hanya bercanda," celetuk Kanaya. "Papa... jangan percaya padanya. Dia pasti hanya berbohong."

"Kalian mau bukti?" tantang Starla.

"Bakar saja kalau kamu memang berani," tantang Kanaya.

"Oke," angguk Starla. Dia mulai menyalakan api. Belum sempat melemparkannya ke arah luar, seorang pelayan tiba-tiba berteriak dengan keras.

"Nona Starla tidak berbohong. Disekitar rumah memang tercium bau bensin yang sangat menyengat," teriaknya dengan ekspresi tegang.

Arlo, Grace, dan Kanaya sontak terkejut. Ketiganya berseru secara bersamaan.

"Jangaaaaann!!"

Starla menoleh. Korek digenggaman reflek dimatikan kembali.

"Ada apa?" tanya Starla.

"Berikan korek itu pada Papa!" titah Arlo. "Jangan bermain-main, Starla! Ini sama sekali tidak lucu."

"Aku tidak sedang bermain-main. Aku serius," timpal Starla. "Kembalikan barang-barang milik Mama ku..." Ia kembali menyalakan koreknya. "... atau kita semua akan menjadi daging panggang hangus malam ini."

"Oke," jawab Arlo. "Papa setuju. Papa akan kembalikan semua barang milik Mama kamu," ujarnya mengalah.

"Bagus," gumam Starla puas.

"Sayang..." panggil Grace tertahan kepada sang suami.

"Serahkan saja, Grace! Nanti, kita bisa beli yang baru," bisik Arlo.

"Tapi..."

"Yang patuh, Grace!" potong Arlo dengan tatapan tegas.

Grace akhirnya mengalah. Dia melucuti semua perhiasan milik mendiang Ibu kandung Starla dari tubuhnya.

Mulai dari anting, kalung, hingga gelang. Semua diberikan kepada Starla. Pun, dengan perhiasan yang ia simpan di brankas. Semuanya dikembalikan kepada Starla.

"Semua perhiasan milik Mama mu sudah kamu ambil, kan? Jadi, cepat pergi dari sini!" usir Arlo kemudian.

"Memangnya, Mama ku hanya punya perhiasan saja?" tanya Starla.

Perasaan Arlo dan Grace jadi tak enak. Dia yakin, Starla akan menuntut sesuatu yang jauh lebih besar lagi.

"Semua barang-barang milik Mama ku ada di daftar ini."

Sebuah gulungan kertas dengan isi yang sangat panjang tiba-tiba Starla keluarkan dari dalam sakunya.

Saat gulungan kertas itu terhambur ke lantai, Grace reflek menganga lebar.

"A-apa itu?" gumamnya.

"Ini daftar barang-barang milik Mama ku. Aku ingin semuanya dikembalikan."

Dada Arlo mendadak terasa sakit. Tindakan Starla benar-benar membuatnya jadi stres.

"Anak ini..."

Akhirnya, Starla pulang ke rumah lama peninggalan kakek-neneknya dengan satu mobil truk yang penuh dengan barang-barang peninggalan milik sang Ibu.

Tak sekadar menuntut perhiasan, Starla juga meminta semua barang-barang yang pernah dibeli oleh sang Ibu menggunakan uang pribadinya untuk dikembalikan.

Lemari, meja kopi, beberapa guci antik, lukisan-lukisan mahal, bahkan panci dan kompor juga ikut diangkut.

Starla tidak sudi, barang-barang milik sang Ibu dinikmati oleh pelakor yang bernama Grace itu.

"Mau tahu sebuah rahasia?" tanya Starla sebelum mobil truk yang ditumpanginya pergi.

"Sebenarnya, aku hanya membodohi kalian. Aku tidak pernah menyiram bensin ke sekeliling rumah. Yang aku siram, hanya sedikit di bagian sofa ruang tamu saja. Itu pun hanya sedikit sekali."

"Apa!?" seru ketiga orang itu terkejut.

Sementara, Starla hanya tertawa terbahak-bahak. "Dasar bodoh kalian semua!!" makinya puas.

Mobil truk perlahan bergerak menjauh. Starla melambaikan tangan dan memberi ciuman jauh untuk Ayah, pelakor, dan si anak pelakor.

"Dadah!!! Semoga kalian semua panjang umur!!" teriak Starla yang belum berhenti tertawa.

Grace menghentakkan kakinya dengan kesal. Dia menangis, namun tak setetes pun air mata yang keluar.

"Sayang... Lihatlah! Anak kandung mu itu benar-benar kurang ajar. Dia berani menipu kita," adu Grace sambil merengek kesal.

"Diam!" hardik Arlo yang merasa sangat stres malam ini. "Semua ini juga salahmu. Bisa-bisanya, kamu lupa memberikan uang bulanan pada Starla."

"Ma-maaf!" lirih Grace sambil menundukkan kepalanya.

"Ingat baik-baik, Grace! Starla tetap putri kandungku. Tidak seharusnya kamu sekejam itu padanya. Aku sudah berjanji akan menjadikan Kanaya sebagai penerus ku. Jadi, berhenti membuat Starla kesusahan! Dia bukan ancaman. Tapi, mungkin saja, suatu saat dia akan berubah menjadi kejam jika kamu terus membuatnya terpojok."

Usai mengucapkan kalimat itu, Arlo langsung kembali ke dalam rumah. Ekspresinya terlihat sedang marah.

Sementara, Grace tampak menghentakkan kakinya dengan kesal. Dia tak suka karena Arlo terkesan berpihak kepada Starla.

"Mama, sepertinya Papa masih sangat menyayangi Starla. Bagaimana, kalau suatu saat nanti Papa malah berubah pikiran? Bagaimana kalau Papa akan menendang ku begitu saja?" tanya Kanaya dengan nada khawatir.

"Itu tidak akan terjadi. Mama akan pastikan kalau pewaris Arlo hanya boleh kamu," ucap Grace bersungguh-sungguh.

1
Yulia Dhanty
bagus n menarik
mery harwati
Bagus Starla 👍
Buang laki² yang demi gengsi & ego tinggi hanya untuk merendahkan dirimu😠
Nino pikir di dunia hanya ada dia saja tanpa ada orang lain yang masih baik untuk menolongmu Starla 💪
mery harwati
Nino sama tolol & bodohnya dengan Arlo bila cara berpikirnya Starla akan datang & minta pertolongan sama dia, padahal Starla jelas² sudah bilang tak mau barang bekas Kanaya (termasuk Nino)
Starla bangkit & cari kebahagianmu tanpa Arlo & Nino, masih banyak orang yang baik padamu Starla 💪
Wiwit Manies
mana ini lanjutan nya /Pooh-pooh/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!