NovelToon NovelToon
CINTA TAK TERDUGA DARI BERONDONG MANIS

CINTA TAK TERDUGA DARI BERONDONG MANIS

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Berondong
Popularitas:668
Nilai: 5
Nama Author: intan_fa

Ranaya Aurora harus rela mengakhiri hubungan asmaranya dengan sang kekasih karena perselingkuhan. akibat dari itu, Naya tidak lagi percaya cinta dan pria sehingga memutuskan untuk tidak akan pernah menikah.
akan tetapi, tuntutan keluarga membuatnya harus menikah. Aero Mahendra menjadi pilihan Naya, lelaki asing dengan usia empat tahun di bawahnya. Walaupun pernikahan itu di tentang keluarga hanya karena perbedaan status sosial, Naya kekeh memilih Mahen atau tidak menikah sama sekali.
Bagaimana Naya menjalani pernikahan dan hidup bersama Mahen?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon intan_fa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cokelat

Mahen melindungi tubuhnya dari amukan Naya yang tidak hentinya memukulinya.

"Tolong hentikan. Aku bukan orang jahat! Tadi aku tidak sengaja tersandung," ujar Mahen.

Setelah mendapatkan jawaban itu, Naya menghentikan pukulannya dan kembali duduk seraya mengatur nafas agar lebih tenang.

"Galak banget jadi cewek!" gerutu Mahen seraya mengelus-elus wajahnya yang sakit. Lalu duduk di samping Naya.

Naya tidak menggubris Mahen dan tidak meminta maaf juga. Ia hanya terdiam menatap air danau yang tenang.

Mahen tahu betul siapa perempuan itu dan menyadari kesedihannya.

"Ekhemmm ... Kamu kenapa?" tanyanya.

Naya hanya meliriknya sejenak lalu memalingkan pandangannya kembali.

"Pasti kamu lagi sedih, kan? Terlihat sekali matamu itu merah. Habis menangis, ya?" tanya Mahen lagi.

Naya mengerjapkan matanya sejenak lalu kembali melirik Mahen yang menanti jawabannya.

"Aku mau sedih, mau senang, itu bukan urusanmu. Tolong sekarang kamu pergi dari hadapanku, aku mau sendiri! Pergi ..." tutur Naya.

"Kamu tidak tau siapa aku?"

"Aku tidak mengenalmu. Tolong kamu pergi!" pinta Naya.

Sepertinya Naya memang tidak mengingat Mahen. Orang yang menolongnya malam itu. Akan tetapi, Mahen tidak mempermasalahkannya dan ia cukup santai menanggapi keinginan Naya untuk dirinya pergi.

Mahen mengeluarkan sebatang cokelat dari tasnya dan menyodorkannya pada Naya. "Ambilah ... Cokelat bisa membuat mood kembali bagus. Walaupun aku tidak tahu apa masalahmu dan kamu tidak mau bercerita, setidaknya cokelat ini bisa menenangkan." tuturnya.

Naya melirik sekilas lalu meraih cokelat itu hanya agar Mahen segera pergi dari hadapannya.

"Kalau gitu aku pergi dulu. Bye ..." Mahen melangkah pergi lalu dari kejauhan, ia mengambil beberapa gambar Naya. Senyuman tersungging di bibirnya saat melihat hasil foto itu kemudian ia berlalu pergi.

Sementara Naya hanya menatap sebatang cokelat di tangannya. "Miko tidak pernah mengizinkanku untuk memakan cokelat. Dia selalu mengatakan kalau aku harus jaga badan! Aghh bulshit!!!" cercanya.

Lalu tanpa ragu Naya memakan cokelat itu, rasa manisnya seperti memberikan energi baru. Senyuman tersungging di bibir Naya seraya menatap cokelat itu sejajar dengan wajahnya.

"Mulai sekarang, aku akan menjalani hidup untuk diriku sendiri. Melakukan apa yang aku mau, memakan apa yang aku suka dan banyak lagi lainnya. Ya ... itu benar dan tentunya harus melupakan Miko!" Naya begitu bertekad.

Melihat sekeliling dan tidak mendapati keberadaan Mahen. "Kemana perginya orang itu? padahal aku belum sempat berterima kasih!" gumamnya.

Merasa sudah cukup tenang, Naya kembali ke kantor dan mengerjakan pekerjaan yang sudah menumpuk karena di tinggal beberapa hari.

Selesai bekerja, tidak ada yang Naya lakukan. Ia bergegas pulang dan di depan kantor tentu Miko sudah menunggunya. Dia datang bersama Shella.

"Sumpah ... Gak tau malu banget mereka!" gerutu Naya kesal.

"Naya ... Dengarkan dulu penjelasanku." Miko menahannya.

Naya mengibaskan tangan Miko. "Ada apa lagi sih? Sudah aku katakan jangan ganggu aku lagi. Hubungan kita sudah selesai!"

"Aku kemari untuk menjelaskan semuanya dan Shella ikut bersamaku untuk menjelaskan juga padamu," mohon Miko.

Naya tersenyum menyeringai.

"Mbak, Naya. Maafkan aku karena sudah membuatmu salah paham, tapi beneran deh kalau antara aku dan pak Miko tidak ada hubungan apa-apa," timpal Shella.

Naya merasa sangat kesal. Lalu mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan bukti-bukti yang ia punya. Bukan hanya video malam itu, tapi banyak bukti lainnya juga. Seperti liburan bersama dengan berkedok kerja, booking hotel, menghabiskan akhir pekan bersama. Padahal selama ini Miko selalu jarang ada waktu untuk Naya dan selalu mengatakan sibuk dengan pekerjaan.

"Kalian sudah puas? Mau mengelak apa lagi?" cetus Naya.

"I–itu kamu dapat darimana?" gagap Miko.

"Mbak Naya, jangan percaya itu. Pasti itu hanya editan!" timpal Shella.

Naya mengerjapkan matanya sejenak seraya menghela nafas panjang agar bicara tetap tenang.

"Hubungan kita sudah selesai. Antara kalian mau ada hubungan apapun itu terserah kalian. Itu tidak ada urusannya lagi denganku! Mulai saat ini jangan ganggu hidupku lagi, kalau kalian masih menggangguku, aku tidak akan segan-segan menyebarkan bukti-bukti yang aku punya!" ancam Naya.

Tidak ada hal lain untuk menghentikan Miko selain mengancamnya. Karena orangtuanya sangat mengutamakan reputasi keluarga dan perusahaan. Terpaksa Miko setuju untuk tidak mengganggu Naya lagi.

"Selamat tinggal Miko. Semoga hidup bahagia dengan pilihan barumu!" Naya berlalu pergi.

Melangkah dengan pasti, ada rasa lega dalam hatinya itu. Seakan kesedihan di hatinya sirna begitu saja. Pulang ke rumah dengan semringah dan tentu itu membuat Ilham dan Suci keheranan dan bertanya-tanya.

"Kamu kayaknya seneng banget? Gak balikan sama Miko, kan?" tebak Suci.

"Naya ... Kamu itu buka mata dong! Kenapa masih saja mempertahankan hubungan tidak baik seperti itu. Sudah di selingkuhi masih saja bertahan," timpal Ilham.

"Papaaaa ... Gak ada yang balikan sama Miko iihhh. Gak sudi banget!!" ujar Naya.

"Lalu kenapa kamu terlihat happy?" tanya Suci penasaran.

"Aku merasa lega aja, Ma," jawab Naya.

"Bagus kalau begitu, itu baru anak papa! berarti papa harus carikan jodoh untukmu sesegera mungkin," ujar Ilham.

"Papaaaa ... mulai deh! Pokoknya aku gak mau nikah. Titik! Jangan paksa aku buat nikah lagi. Udah ah, aku mau mandi ..." Naya melengos pergi ke kamarnya.

"Naya ... Ranaya ... Papa belum selesai bicara. Naya ..." panggil Ilham.

"Sudah, pa. Biarkan Naya mendamaikan hatinya dulu."

"tapi Ma, usia Naya sudah tiga puluh tahun. Teman-temannya saja sudah pada punya anak, memangnya kamu tidak mau punya cucu?" cetus Ilham.

"Ya mama juga mau punya cucu, tapi Naya gak bisa di paksa. Kasihan ..." jawab Suci.

"Mama tahu sendiri, Ilyas sudah sangat percaya diri menjadi penerus keluarga Hardian. Apalagi putrinya–Yuna, akan segera menikah!" jelas Ilham.

"Tapi, kan, selama ini papa yang mengurus perusahaan dan menjadi besar sampai sekarang."

"Ya, papa tahu, tapi anak papaku bukan hanya aku saja! Kalau sampai Naya tidak mau menikah, putus sudah keturunan kita dan itu akan berpengaruh pada warisan!" jelas Ilham.

"Hmmm ... Yasudah, begini saja. Biarkan untuk saat ini Naya sendiri dulu, nanti setelah suasana hatinya membaik, kita bujuk lagi baik-baik."

"Baiklah, aku setuju denganmu."

Keesokan harinya ....

Naya sudah tiba di kantor, pekerjaan yang menumpuk membuatnya begitu fokus.

"Bu, Maaf. Fotografer yang ibu minta sudah datang. Nina menunggu kedatangan bu Naya," kata Rossi.

"Baiklah." menutup berkasnya kemudian pergi keruangan meeting dan Rossi mengekor padanya.

Tidak di sangka, Mahen ada dalam deretan tiga orang kandidat itu. Ia tersenyum semringah saat Naya memasuki ruangan itu.

"Wah tidak di sangka bertemu lagi disini, jodoh kayaknya," celetuk Mahen.

"Ekhemmm ... Jika tidak serius, silakan keluar!" tegas Naya.

Kemudian Mahen menutup mulutnya rapat dan berhenti bicara.

1
Kaira
sejauh ini sih seru
Kaira
Harus jodoh Naya sama Mahen dong
Aruna
Naya cocoklah sama Mahen
Intan Diamond: penasaran, kan???
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!