NovelToon NovelToon
KEMBALI KE MASA SEKOLAH KU

KEMBALI KE MASA SEKOLAH KU

Status: tamat
Genre:Kelahiran kembali menjadi kuat / Teen / Time Travel / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Nurul Senggrong

Clarissa tidak menyangka jika dirinya diberi kesempatan untuk kembali ke waktu.

Dis

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurul Senggrong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jam Kos

Tok tok tok

Clarissa mengetuk pintu ruang kelasnya. Bu guru yang sedang mengawasi para murid menoleh kearahnya.

" Masuk!"

" Terimakasih bu. Maaf sudah terlambat," ucap Clarissa dengan sopan.

" Bagaimana hukumannya?" tanya bu guru sambil menatapnya dengan tajam.

" Sudah selesai Bu," jawab Clarissa dengan jujur .

" Kenapa tadi bisa telat ?"

" Clarissa kan emang ratunya telat, Bu. "

Belum juga Clarissa menjawab, salah satu dari temannya mengeluarkan suara. Mendengar hal itu tidak membuat Clarissa marah.

" Senang disebut sebagai ratu telat ?" tanya sang guru yang dijawab dengan gelengan kepala olehnya.

" Maaf Bu. "

" Lain kali usahakan untuk tidak terlambat lagi. Ingat... sebentar lagi kelulusan. Jangan sampai gara-gara keterlambatan, kamu tidak bisa lulus," ucap sang guru memberi nasehat.

" Baik bu, akan saya usahakan untuk tidak terlambat lagi."

" Duduk lah! Kerjakan soal yang sudah saya tulis di papan tulis, " ucap sang guru memberi perintah.

" Baik Bu, terimakasih. "

Setelah itu Clarissa berjalan ke arah bangkunya. Bangku Clarissa berada di barisan tengah urutan ketiga.

Clarissa satu bangku dengan Muhammad Ibrahim. Biasa dipanggil Baim.

Tidak ada acara saling sapa maupun say hello. Sebab Baim merupakan salah satu siswa yang tidak menyukainya.

Clarissa meletakkan tasnya di atas bangku dan mengambil buku sesuai mata pelajaran. Setelah itu lanjut menulis soal yang sudah ada di papan tulis .

Baru juga membaca soal , rasanya Clarissa sudah malas untuk mengerjakannya. Jika itu masih Clarissa yang dulu pasti dia akan menjawab asal-asalan.

Clarissa berusaha keras untuk mengerjakan soal itu . Tanpa seorang pun tahu kalung miliknya bersinar. Jangankan orang lain , Clarissa sendiri tidak mengetahuinya.

Dia sangat kaget saat merasakan bahwa soal itu muda ia kerjakan . Padahal saat awal membaca tadi dia sudah kesulitan. Namun dari pada memikirkannya, lebih baik menyelesaikan soal itu .

Waktu berjalan semakin cepat. Tidak terasa sudah tiga puluh menit Clarissa mengerjakan soal tersebut.

" Waktu kurang dari lima belas menit ," ucap sang guru .

Tidak ada yang menyahut . Semua sibuk dengan tugas masing-masing. Pandangan guru jatuh pada Clarissa.

Guru itu sangat kaget saat melihat ekspresi wajahnya. Tidak terlihat wajah frustasi malah wajah Clarissa nampak santai .

" Selesai ! Semua dikumpulkan ke depan !" titah sang guru saat waktu yang ia beri sudah habis .

" Kurang sedikit Bu ," teriak salah satu siswa .

" Tidak ada tambahan waktu . Cepat kumpulkan ke depan !" titah sang guru tanpa mau di ganggu gugat .

Satu persatu membawa tugasnya maju kedepan . Begitupun dengan Clarissa. Setelah itu ia kembali ke bangkunya.

" Semua sudah selesai ?"

" Sudah Bu ."

" Baik, setelah ini mata pelajaran apa ?"

" Agama Bu ..."

" Kalau begitu tunggu Pak Ridwan dengan tenang . Jangan ada yang keluyuran. Mengerti !"

" Siap di mengerti ."

" Baik ... pelajaran saya selesai untuk hari ini . Kita berjumpa lagi pada kesempatan yang akan datang . Assalamualaikum..."

" Wa alaikum salam warohmatulloh."

Guru itu meninggalkan kelas . Suasana yang hening tiba-tiba ramai seperti pasar .

Tok tok tok

" Perhatian!" ucap ketua kelas sambil berdiri di depan . Dia juga yang mengetuk papan tulis agar dirinya diperhatikan.

" Yes pak ketu ," ujar salah satu siswa.

" Hari ini pak Ridwan ijin tidak masuk . Kita disuruh melanjutkan soal yang ada dibuku . Semua harus mengerjakan dan dikumpulkan saat jam mata pelajaran berakhir ."

" Yes ... jam kos !" pekik beberapa siswa dengan girang .

" Jangan girang dulu . Boleh main asal jangan rame dan kerjakan semua soal dengan baik ."

" Baik pak ketu!"

Setelah menyampaikan hal itu , ketua kelas kembali ke bangkunya. Clarissa mengambil buku yang ada di dalam tas . Kemudian ia meletakkannya di atas meja.

Saat sibuk mengerjakan tiba-tiba ada yang menghampirinya. Dia merupakan teman Clarissa satu-satunya. Namanya Aileen.

" Kenapa gua telpon nggak Lo angkat sih ?" tanya sang sahabat kesal .

" Berisik!" sentak Baim dengan keras.

" Sorry bro ... jangan galak-galak nanti tambah cakep loh ," kata Aileen dengan genit .

Tanpa menanggapi godaan Aileen, Baim pun meninggalkan kursinya . Dia menghampiri temannya yang duduk sendiri.

Andai saja dia boleh memilih , Baim lebih suka duduk di samping Heaven . Tapi semua sudah diatur oleh wali kelasnya.

Karena kursi Baim sudah kosong, Aileen pun duduk di kursi itu. Kemudian dia menatap sahabatnya tajam .

" Kok lo nggak makai make up yang biasanya sih?" tanya Aileen saat mengetahui ada yang berbeda dengan tampilan sahabatnya.

" Kenapa ?"

" Jawab aja nggak usah ngelak . Lo nggak pakai makeup yang udah gua beli , kan ?"

Clarissa mengangguk . Aileen nampak emosi mendengarnya . Namun dengan sekuat tenaga dia meredam emosinya. Dia tidak ingin Clarissa mengetahui sisi lain darinya .

" Pasti habis ya ... tenang saja , nanti gua belikan lagi . Lo tinggal mengganti saja uangnya."

" Tidak perlu," tolak Clarissa tanpa banyak fikir.

" Kenapa ? Lo masih ingin dekat dengan Steven kan . Maka lo harus turuti perintah gua . Steven suka _"

" Kalau dia suka dengan penampilan yang bermake-up tebal , kenapa hingga sekarang dia tidak mau menerima gua ?"

" Ya ... Lo harus sabar dong . Semua itu butuh proses ."

" Kenapa nggak Lo aja yang berpenampilan norak seperti itu ? bukankah Lo mudah mendapatkan make-upnya?"

" Kan gua tidak menyukai Steven jadi _"

" Sudahlah... tidak perlu Lo perjelas lagi . gua nyaman kok dengan penampilan seperti ini . Malah kelihatan lebih segar , benar tidak ?"

Aileen tidak menyangka jika Clarissa sudah tidak mempan lagi dengan bujukannya. Padahal biasanya gadis dihadapannya ini sangat mudah untuk diperdaya .

" Terserah Lo deh ... gua nggak peduli lagi !"

Brak !

Aileen meninggalkan Clarissa dengan kesal . Sedangkan Clarissa terpaku melihat tingkah sang sahabat . Sebenarnya bukan pertama kali ini Aileen marah padanya .

Namun yang menjadi pertanyaan di benaknya. Kenapa hanya karena masalah makeup dia bisa marah seperti itu .

Tidak ingin larut dalam pemikirannya tentang Aileen , Clarissa membuka buku yang ada di depannya. Dia ingin mencoba berubah dari hal yang paling mudah .

Melihat Clarissa yang sibuk dengan buku ditangannya membuat teman-temannya heran . Tidak biasanya Clarissa rajin seperti itu .

Teng Ting Teng

Bel istirahat berbunyi. Beberapa siswa langsung berhamburan ke luar kelas . Ada yang ke kantin , ada yang ke mushola, ada yang ke perpustakaan ada pula yang sekedar jalan .

Aileen mendekati Clarissa dengan muka cemberutnya. Meskipun marah namun dia tidak bisa meninggalkan Clarissa begitu saja .

Menurut Aileen, Clarissa itu ibarat ATM baginya . Clarissa merupakan satu-satunya murid yang berhasil ia bodohi .

" Kantin yuk !"

" Sorry ... gua udah bawa bekal dari rumah tadi ," jawab Clarissa dengan jujur .

" Tumben ... emang lo nggak malu gitu bawa bekal kayak anak TK seperti itu ?"

" Ngapain harus malu . Lagian gua juga nggak minta sama mereka ."

" Lo nyindir gua ?" tuduh Aileen dengan nada yang cukup tinggi .

Membuat beberapa siswa yang masih berada di dalam kelas jadi menatap mereka berdua . Belum juga Clarissa menjawab Aileen mengeluarkan kata-kata yang membuat Clarissa jadi bahan pembicaraan

" Gua tahu gua emang bukan orang punya . Tapi nggak gini juga kali . sorry kalau selama ini gua jadi beban buat Lo ," ucap Aileen sambil mengeluarkan airmata palsu.

deg !

1
Alfa Kristanti
/Heart//Heart//Heart//Heart/
Nana Niez
pake aku ajalah jgn saya kesannya kaku banget
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣konsepnya g gituuuuu abang
Nana Niez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣masa hbs subuh ada neng kunti,,,, hbs mangkal kyknya neng kuntinya pulang hbs subuhan
Kanjeng Ribet
sukurin... melepas berlian demi batu kali... 🤣🤣🤣
Kanjeng Ribet
gk usah dijelaskan berulang mak otor... kn diawal udah dijelasin... klo mau naik k apartemen naik lift atw tangga darurat....
Nurul Senggrong: iya Kak... Terima kasih koreksinya. Masih belum sempat revisi🙏🥰🥰🥰
total 1 replies
Kanjeng Ribet
baca pas tenggah malem ini... haduuuuhhh.. moga ja gk nongol disamping gw... /Whimper/
Kanjeng Ribet
cantik👍
Kanjeng Ribet
jd pengen balik jaman SD... memperbaiki keadaan biar gk jd seperti sekarang... 🤭
Miskul Haerat
gila si Rendi ganteng banget
mimief
aku suka bgt sama cerita
dan ending nya juga sangat memuaskan, bahagia untuk diri sendiri tanpa bergantung dengan kebahagiaan orang lain
mimief
nice ending
beautiful story

Tapi menurut aku ini ending terbaik si
ga ada salahnya membuat kebahagiaan versi sendiri

ga ada salahnya Lo,dan ga harus juga kita menemukan pasangan baru dibilang bahagia yg sempurna
bahagiain diri sendiri itu yg terpenting
😍😍

salam sehat dan bahagia buat othor dan para reader
jangan takut dibilang egois untuk membahagiakan diri sendiri,dengan versi kita sendiri 😜😍.

Dan kata othor koh juga...
terkadang kita mau mengambil semua supaya dibilang baik,berguna dan bahagia
tapi kita lupa caranya melindungi diri sendiri.
itu juga termasuk sebuah kesombongan 🥹
Nurul Senggrong: terimakasih kak🙏🙏🥰🥰🥰🥰
total 1 replies
mimief
wkwkwk
mau kasian tapi...
ya mampoos lah kau
mimief
lagian...punya hubungan sama orang yg belum selesai sama masa lalunya cape lah
mending begini, selesai di awal
mimief
dih..akting
maless
mimief
beda ya .kalau Ama si playboy itu kalau dipanggil sayang🫣🤣🤣
mimief
ketawan boong nya🤣🤣😜
mimief
mau takut tapi lucu🤣🤣
☛𝑮𝒂𝒊𝒋𝒊𝒏☚
Ku kira dengan kembali ke masa lalu akan lebih kuat. Ternyata masih lemah juga
Mey-mey89
nyimak dulu lh😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!