NovelToon NovelToon
Mertuaku Ibu Suri

Mertuaku Ibu Suri

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:16.8k
Nilai: 5
Nama Author: Bpearlpul

Banyak orang lebih senang membeli barang daripada membayar hutang. Kebahagiaan apa yang pantas didapatkan saat terlilit hutang dimana seseorang tidak mungkin membayarnya dengan ucapan. Sebelum meminjam uang dari seseorang, akan lebih baik putuskan terlebih dahulu mana yang lebih dibutuhkan. Anak atau Uang?

Layaknya Ibu Suri dalam serial drama, Go Hae Ri adalah definisi ibu mertua yang kekejamannya seperti Ibu Suri Kerajaan. Ia tidak menerima pernikahan putranya(Go Seol Won), dan dengan segala cara menyiksa sang menantu(Kim Sae Ju) agar mendorongnya untuk meninggalkan Kediaman Go.

Berhasilkah sang mertua menghancurkan pernikahan putranya sendiri, atau sebaliknya sang menantu yang tetap sabar dan memilih berjuang demi rumah tangganya? Come on and join now!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bpearlpul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3 Pembelaan

‘’Kepala Pelayan?’’ tatap Nyonya Hae Ri.

Wanita tua yang menggunakan tongkat itu berjalan menghampiri.

‘’Saya melihatnya mengisi kolam dengan menggunakan ember. Dia tidak pernah tidur sekalipun dan berusaha keras untuk mengisi kolamnya,’’ kata Kepala Pelayan.

Ia menegur nyonya Hae Ri agar menepati ucapannya dengan membiarkan Sae Ju tinggal di kediaman Go jika gadis itu bisa menyelesaikan perintah yang diberikan kepadanya. Apalagi saat itu juga sebuah mobil melaju masuk.

Nyonya Hae Ri yang melihat kedatangan putranya, mau tidak mau harus menuruti ucapan kepala pelayan tadi. Ia menatap Sae Ju dengan wajah kusut dan membiarkan gadis itu lolos, hanya karena putranya telah kembali. Jika saja Seol Won belum datang, maka ia akan berusaha mengusir Sae Ju.

Dengan wajah tertahan, nyonya Hae Ri berbalik untuk masuk.

Sae Ju menghela nafas panjang. Ia pun membungkuk kepada kepala pelayan. ‘’Jeongmal gamsahamnida Ajumeoni.’’

*Ajumeoni adalah panggilan sopan untuk wanita paruh baya.

Kepala pelayan tadi menggeleng pelan sambil tersenyum. ‘’Agassi tidak seharusnya berterima kasih. Saya hanya menjalankan tugas seperti biasa.’’

*Agassi adalah panggilan untuk gadis muda yang juga bisa diartikan nona muda.

......................

Pintu Utama

Nyonya Hae Ri tersenyum sambil menyambut kepulangan Seol Won, dan melihat sekretaris Roiy membungkuk memberi hormat. ‘’Bagaimana? Sudah selesai dengan pekerjaanmu?’’

‘’Ne, Eomma. Semuanya sudah diurus dengan baik,’’ jawab Seol Won.

‘’Ayo sarapan dulu,’’ ajak Nyonya Hae Ri.

Seol Won hanya mengangguk dan menuruti kemauan ibunya. Begitu tiba di ruang makan, sarapan sudah tertata rapi di atas meja, membuatnya duduk. Dahinya berkerut karena tidak melihat kehadiran Sae Ju.

‘’Di mana gadis itu?’’

Sendok yang dipegang nyonya Hae Ri tadi langsung terhenti sebelum ia memasukkannya ke dalam mulut. Ia menghela nafas sambil tersenyum. ‘’Di mana lagi kalau bukan di kamar? Istrimu itu seharusnya bangun dan menyiapkan sarapan untuk menyambutmu, tapi dia malah bermalas-malasan di dalam kamar.’’

Seol Won hanya diam tanpa mengatakan apa pun. Ia meraih sendok untuk menyantap sarapan paginya. Sedangkan nyonya Hae Ri yang menatap putranya itu, hanya memasang wajah kusut.

......................

Kamar

Ceklek!

Begitu pintu terbuka, Seol Won menatap Sae Ju yang memang ada benarnya masih tertidur di atas kasur. Ia pun menutup pintu dan berjalan masuk lalu menggantung blazer miliknya. Bahkan setelah keluar dari kamar mandi, gadis itu masih belum bangun.

Dia hanya gadis SMA yang belum tahu mengenai pernikahan. Ya sudah, biarkan saja. Aku juga tidak peduli. Kami berdua menikah karena sebuah kecelakaan, kata Seol Won dalam hati.

Ia berjalan ke lemari pakaian dan mengambil set baju yang baru. Setelah selesai bersiap, Seol Won pun berjalan keluar, dan menatap Sae Ju sekilas sebelum menutup pintu.

......................

Ruang Tamu

Nyonya Hae Ri yang melihat putranya akan pergi lagi, langsung berdiri dan mengantarnya hingga teras utama. Di luar juga sudah terlihat sekretaris Roiy yang sudah berganti pakaian.

Tanpa membuang waktu, Seol Won pun pamit dan berjalan masuk ke dalam mobil. Sekretaris Roiy yang baru saja menutup pintu mobil, membungkuk sejenak kepada nyonya Hae Ri sebelum menuju ke pintu kemudi.

Setelah memastikan kepergian mobil itu, wanita dewasa tadi langsung memicingkan mata. Nyonya Hae Ri memerintahkan beberapa pelayan untuk membawa Sae Ju ke hadapannya sekarang juga.

1
Jjlynn Tudin
bodoh amat pula kalau saya biarla sa jadi pengemis dripada kena siksa di sana
floren yanti
oooo.. .
tamat ya, trus adegan terakhir itu ???
Bpearlpul: prequel, cerita sebelum sae ju bekerja di klub malam kak
total 1 replies
floren yanti
hahahaaaa...
bingung sendiri kan??
makanya ngomong tuan muda 😊😊
floren yanti
ya ampun itu si ibu manusia bukan sih ???
Libra Roshi
akhir yang bahagia 👍👍☺️🥰
Libra Roshi
pilihan sangat sulit bagi Sae ju
Libra Roshi
kenapa sih ortux muncul Tiba" keadaan lg rumit
Libra Roshi
ada gunax juga sekertaris roiy cerewet
Libra Roshi
masalah baru muncul lagi kasiha Sae ju
Libra Roshi
seol won kamu kembali jadi pria di gin
Libra Roshi
dasar bermuka dua😡😡
Libra Roshi
akhirx sinenek sihir menang juga😡
Libra Roshi
Seol won 👍👍👍
Libra Roshi
aq kira dia nurut aja sama si nenek sihir
Libra Roshi
sinenek sihir tidak kehabisan akal untuk pisahin Sae Ju
Libra Roshi
coba sedari dulu bunuh dirix pasti Tdk terlalu disiksa sama sinenek sihir
Libra Roshi
akhirx kedok sinenek sihir ketahuan😁😁
Libra Roshi
bagus Seol won selamatkan istrimu
Libra Roshi
awal yang buruk
Libra Roshi
bukan dong Sae Ju biar suami melihat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!