Seosan satu proses revisi.Alur ceritanya tetap sama.
MENIKAHI OM WILIAM. SEOSAN 2
Apa jadinya seorang gadis berusia 18 tahun, mau tidak mau harus menikah dengan pria berusia 30 tahun.
itulah yang terjadi di kehidupan Lila, adik angkat dari Intan ini mau tidak mau harus menikah dengan Wiliam, karena ia sangat membutuhkan uang.
Kebiasaan ibunya yang suka berjudi, dan berfoya - foya membuat Ani ibu kandung dari Lila terlilit banyak hutang.
Di saat Wiliam menawarkan diri ingin menikah dengan Lila, dengan tegas Lila menolak, tapi saat ini dia sangat membutuhkan banyak uang untuk melunasi hutang - hutang ibunya.
Sementara Wiliam dia, di desak ibunya untuk segera menikah dengan Emely wanita yang dari dulu sudah tergila - gila dengannya, tapi Wiliam sama sekali tidak menyukai emely.
Bagaimana apakah mereka akan saling jatuh cinta, mengingat tingkah Lila yang kekanak - Kanakan, dan Wiliam seorang pria yang terlihat kaku, dan tegas.
SEOSAN 1. IJINKAN AKU MENCINTAIMU
aq,tidak tau,aq akan menikah dengannya,padahal aq menganggap.ia sudah seperti saudaraku sendiri.
Memang kami pernah berciuman,layaknya sepasang kekasih,tapi kami lakukan tanpa memiliki hubungan apapun.
Di hari pernikahannya,kekasihnya kabur ntah kemana,tanpa memberi kabar,Undangan semua sudah tersebar, waktu itu k Luis sangat frustasi,apalagi om Edward,dia lebih terpukul,
Apalagi rekan- rekan bisnisnya,dan juga colega- coleganya semua sudah hadir,untuk mengikuti acara sakral tersebut,
Akhirnya demi tetap berjalannya pernikahan ini,dan untuk menutupi malu
Om Edward meminta aq menikah dengan anaknya,
awalnya aq ingin menolak,tapi mengingat kebaikan om Edward yang pernah menyelamatkan ku,dari seorang pria yang coba menodaiku,dan membiayai semua pendidikanku,hingga semua kebutuhan ku.
Akhirnya aq pun menerimah ,walaupun dengan berat hati,karena pernikahan ini tanpa cinta.
Bagaimana kisah selanjutnya,apakah merekah akan saling mencintai.
ikuti kisah nya😊😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon popyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 3. Kesedihan
Intan berjalan menuju ruang kepala sekolah, sesampainya di depan ruangang , Intan mengetuk pintu."Tok,tok,tok"
" masuk " ucap pa kepsek dari dalam ruangan.
" mat siang paa" sapa Intan ketika telah berada dalam ruangan.
"Intan !!, ayo masuk" ucapnya
"silahkan duduk"
" ia pa " jawabnya, sambil menjatuhkan bokong di salah satu kursi.
" begini Intan" dalam tahun ini kamu sama sekali belum membayar uang SPP, kamu kan tau sebentar lagi kita akan menghadapi UAN, jadi bapa minta kamu segera membayar semua tunggakan uang sekolah kamu" ucap sang kepala sekolah
"maaf paa, aku usahakan secepatnya melunasi uang SPP ku" jawabnya dengan berusaha menahan kesedihan.
" harus segera" karena ujian nasional tinggal 1 minggu lagi" ucap kepala sekolah
" baik paa" kalau begitu saya permisi dulu " ucapnya
" iya bapa harap kamu bisa secepatnya usahakan "
" iya paa!!, jawab Intan berlalu keluar dari ruangan kepala sekolah.
Intan keluar dengan wajah senduh tak terasa air matanya menetes, bagaimana dia bisa mendapatkan uang 1juta, dalam 1 minggu
sementara untuk uang naik angkot saja, dia sudah kesusahan
Di depan ruangan, tampak Dina ,dan Rian yang sedang menunggunya, Dina langsung merangkul Intan, mereka bertigapun berjalan menuju taman belakang sekolah.
" bagaimana aq bisa mendapatkan uang
1juta hiks,hiks, dalam waktu 1 minggu sementara keseharian saja aq sudah sulit untuk mendapatkan uang jajan dari k Ani, aq bingung, aq harus bagaimana" ucap Intan dengan air mata berderai.
Dina,dan Rian yang menyaksikan sahabat nya menangis, hanya bisa merangkul,dan memberi nya semangat
🌟KEDIAMAN KELUARGA THOMSON🌟
"maaa ! panggil Edward kepada istrinya
ada apa paa!!, teriak-teriak mama sama bi Ijah lagi masak " jawab Vivian menghampiri suaminya
" ayo duduk dulu papa mau ngomong"
"mau ngomong apa paa? tanya nya.
"begini " mama masih simpan ga nonya Intan , papa kangen sama anak itu,soalnya sudah lama Intan g kesini. ucap Edward
"mama juga kangen paaa, sama intan
ntar yaa paa, mama ngambil phonshel dulu" jawabnya sambil beranjak dari duduk.
setelah mengambil phonshel, Vivian bergegas menyambangi suaminya, dan duduk di sisi sebelah Edward
setelah menemukan no Intan, Vivian langsung menekan tombol hijau.
🌟Di sekolah🌟
" Intan " phonshel kamu bunyi tuh!!, sepertinya ada telpon" ucap Ryan
Intan langsung mengambil phonshelnya dari dalam saku roknya.
" siapa Tan ? tanya Dina
" tante Vivian" jawabnya sambil menekan tombol hijau.
📲 percakapan lewat telpon📱
Tante Vivian: halo maat siang intan,
Intan:mat siang Tante,bagaimana kabarnya tante
Vivian:baik Tan, Intan kamu sudah lama g main kerumah, om sama nanyain kamu , katanya kangen, apalagi Lisa paling sering nanyain kamu, jadi kalau hari ini ada waktu main kesini.
Intan: iya tante" intan kesana, maaf selama ini g kesana karena lagi persiapan mau UAN
Vivian:tapi hari ini kamu bisa kan kesini? sekalian makan siang disini.
Intan:iya bisa tante, oh iya tante boleh g,Intan bawa teman?
Vivian : boleh sayang ,boleh banget. Ya udah tante tunggu yaa, hati hati di jalan,
Intan: iya tante, sambil menutup telponnya.
" kalian berdua mau ga, kerumah om Edward, tanya intan pada Dina, dan Ryan.
"mau"" jawab merekah kompak"
Akhirnya Intan, dan kedua sahabatnya Dina ,dan Rian langsung menuju area parkir sekolah untuk kerumah keluarga Thomshon, karena jam pelajaran telah usai.
Sesampai di area parkir sekolah, seperti biasa Intan memilih di bonceng sama Dina.
Perjalanan dari sekolah ke kediaman Thomson memakan waktu kurang lebih 20 menit.
Setelah tiba didepan rumah mewah itu, Intan, Rian, Dina, langsung memasuki area perumahan kediaman Thomshon
" Tan rumah nya mewah banget, Ini benar rumah pengusaha kaya raya Edward Thoshon? tanya Ryan
" meemmm" jawabnya mengantung
"jawab nya ga enak banget"
" Iya ini kediaman nya om Edward Thomdhon,
udah puas!
Rian hanya tertawa dengan ucapan Intan.
maaf yaa aku baru mampir 😅