~Keynan Putra Pratama~
Seorang Cassanova jatuh cinta dengan gadis miskin pelayan caffe.
Apakah key benar² jatuh cinta???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mom'sKha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
# Nasehat Dimas
jangan pernah sia-siakan masa depanmu hanya karena masalalumu, karena disaat masa depanmu kamu lepas maka selamanya ia pergi dan takan pernah bisa kau tarik kembali
_Dimas Surya _
...****************...
Key melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan yang mulai sepi
Hanya Emosi yang kini membaluti hati dan fikirannya
Key tidak menyangka bahwa syifa bisa berbicara seperti itu,selama ini syifa tidak banyak bicara
bahkan ketika key memarahinya syifa hanya menunduk tanpa membantah sedikitpun
tapi tadi semuanya keluar dengan lancarnya dari mulut syifa
Syifa sudah tidak kuat menahannya lagi, semua kesakitan yang selama ini ia pendam dan ia simpan rapat-rapat akhirnya keluar tanpa bisa ia tahan
"Arrgghhtt......brengsek,cewe sialan..." teriak key sambil memukul-mukul stir
key terus melajukan mobilnya memasuki basement sebuah gedung apartement
key membanting pintu mobil kemudian berjalan menuji lift
Tak lama lift terbuka,key langsung menuju ke apartement dimas
key memijit kode akses masuk kemudian pintu terbuka
key langsung masuk ke dalam ruangan dimas sambil membanting pintu dengan keras
brraakkk
Dimas yang baru saja akan tidur kaget mendengar gebrakan pintu,ia bangun dari tidurnya kemudian berjalan keluar kamar
Dimas mengerutkan keningnya ketika mendapati key yang sedang duduk di sofa dengan penampilan acak-acakan
"Lu ngapain disini cung? " tanya dimas heran karenya sudah tengah malam key datang keapartementnya
Dimas menghampiri key dan duduk di sofa depan key
"Lu kenapa cung, gaya lu ancur banget dah udah kaya maling jemuran ketangkep warga "
" diem lu " ucap key dengan ketus
" Lah si bege,gue nanya malah di suruh diem dasar aneh " Dimas menyenderkan punggungnya di sofa dan menaikan satu kakinya
" Lu ada masalah cung, sama siapa ? kagak biasanya lu kaya gini "
" Gue abis berantem nyet "ucap key dengan lemas ia menyenderkan punggungnya di sofa kemudian memijit pangkal hidungnya
"Lah lu berantem sama siapa malem-malem gini perasaan tadi lu bilang langsung pulang kerumah "
key menarik nafasnya dan membuangnya dengan kasar
" gue berantem sama cewe itu "
"cewe itu " Dimas mengangkat alisnya sebelah, merasa tidak mengerti dengan ucapan key
" jangan bilang cewe itu bini lo"
key menjawab dengan anggukan kepalanya
Seketika dimas yang mendengarnya langsung tergelak
"Hahaha......"
" Sialan lu malah ketawain gue "
key menatap tajam wajah dimas
rasanya emosinya belum juga reda dimas kembali memancing emosinya lagi
"Sorry...sorry...,ok coba ceritain sama gue kenapa lu bisa berantem sama bini lo "
tanya dimas
key menceritakan semuanya kepada dimas,mulai dari petama ia bertengkar dengan syifa hingga ia memutuskan keluar dari apartementnya
sesekali ia mengusap wajahnya ,entah apa yang ia rasakan saat ini marah,kecewa dan rasa bersalah bercampur jadi satu
Ucapan syifa dan raut wajah syifa yang berlinang air mata terekam jelas di otaknya
Namun keegoisan masih menguasainya,tanpa mau mengalah ataupun menenangkan syifa, ia hanya terus menyalahkan syifa
" Cung,,lu sadar kagak sih posisi lu sekarang ? bukan syifa yang salah tapi lu yang salah cung...Coba lu fikir sekali aja lu ada di posisi dia, disaat dia udah punya suami dan seharusnya beban dia berkurang karena adanya seorang suami tapi kenyataannya apa..beban dia gak berkurang sedikitpun malah bebannya bertambah "
" Coba lo fikirin lagi apa pernah dia ngeluh sama lo atas semua perlakuan lo sama dia ? Gue rasa kalo wanita itu bukan syifa mungkin ga kan bisa bertahan sampai sekarang...Dia harus banting tulang sendiri buat hidupnya sendiri ditambah keluarganya di kampung. .Gue gak ngerti lagi sama jalan fikiran lo, sebenci-benci nya lo sama pernikahan lo tapi lo harus inget sama kewajiban lo sebagai seorang suami kewajiban menafkahi istri lo.
Gue kecewa sama lo, lo bisa ngasih apapun buat pacar2 lo di luar sana tapi lo melupakan kewajiban lo buat cewe yang secara sah di mata agama dan negara sebagai istri lo "
Dimas menjeda perkataannya dan menarik nafasnya
"Apa lo pernah berfikir gimana persaan mamah sama papa kalo mereka tahu menantu kesayanganya lo sakitin tiap hari, apa pernah mikirin gimana perasaan orangtuanya pas mereka tahu lo sia-sia in anaknya bahkan lo ga peduli sedikitpun hidup dan matinya , buka hati lo key liat dia dengan hati lo "
key hanya diam,tak ada satu katapun yang keluar dari mulutnya
Semuanya benar...apa yang dimas katakan semuanya benar
Semua kesalahan ada pada diri key
"Key, gue tahu semua perubahan sikap lo sekarang karena masalalu lo tapi lo harus inget syifa ga sama dengan masalalu lo, syifa ga sama dengan cewe yang dulu nyakitin lo..Buka hati lo key, udah cukup lo nyiksa diri lo syifa itu cewe baik jangan lo samain dia dengan cewe-cewe diluaran sana "
"Gue cuma mau ngingetin lo, mulailah memaafkan masalalu lo dan bukalah lembaran baru di hidup lo, buka hati lo dan coba terima takdir lo bersama syifa sebelum terlambat sebelum lo menyesali kehilangan seseorang dan ingat satu hal key....Sekali lagi lo menyia-nyiakan dia dan lo sakitin dia maka gue lah orang pertama yang akan mengulurkan tangan gue untuk menggenggam tangannya dan bawa dia pergi sejauh mungkin"
Dimas berlalu ke kamar meninggalkan key
Sedangkan key masih diam dengan semua pemikirannya
Kata-kata dimas terasa mengusik hatinya
Entah apa yang ia rasakan namun ancaman dimas seketika membuat dada dimas memanas.
...****************...
***🌺Haii Reader's dukung terus ya,jangan lupa sarannya, terus like n vote juga ya....🌺
Monmaaf masih banyak typo, maklum masih pemula,masih harus banyak belajar🙂***