NovelToon NovelToon
I Love You Tante..! 2

I Love You Tante..! 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:744.1k
Nilai: 5
Nama Author: de'rini

I Love You Tante..! 2 adalah sekuel dari Novel yang berjudul sama, I Love You Tante..!.

Di Novel ini akan diceritakan tentang perjalanan rumah tangga yang berbeda usia, Antara Nia dan Bobby.

Perbedaan usia yang cukup jauh -+14 tahun pasti banyak sekali perbedaan sudut pandang.

Apakah Nia dan Bobby mampu bertahan seperti kedua orang tua Nia yang mempunyai kehidupan yang bahagia walaupun menjalani pernikahan beda usia juga?

Disini juga akan diceritakan tentang restu dari orang tua Bobby dan juga kehidupan rumah tangga para sahabat-sahabat Nia.

Bila ingin membaca novel ini, author sarankan untuk membaca Novel yang berjudul I Love You Tante..! yang pertama dulu. Biar nyambung ya reader.🙏🏼😁

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon de'rini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20# Yang Kurang Adalah Restu

Ting! Tong! Ting! Tong!

Klikkkkkk!

Gunawan membuka pintu rumah nya saat mendengar seseorang menekan tombol bell berkali-kali. Saat Gunawan membuka pintu, ia melihat Farah berdiri di balik pintu nya dengan wajah yang kuyu. Gunawan tersenyum sesaat dan mempersilahkan Farah untuk masuk.

Farah masuk dengan menggendong Athar. Sedangkan Queen mengintip dari tangga rumah tersebut.

Gunawan mempersilahkan mantan kekasih nya itu untuk duduk. Farah hanya tersenyum getir dan duduk di depan Gunawan.

"Maaf, saya datang malam-malam." Ucap Farah mengawali pembicaraan nya dengan Gunawan.

"No problem." Ucap Gunawan sambil tersenyum dengan ramah.

"Queen mana?" Tanya Farah sambil menoleh keruang keluarga yang terlihat dari ruang tamu.

"Ada di atas." Ucap Gunawan.

"Dia sudah makan? apakah dia baik-baik saja?" Tanya Farah lagi.

"Tenang saja, dia baik-baik saja dan makan nya banyak." Sahut Gunawan sambil menggoda Athar.

"Mas Gun, kalau aku boleh bertanya. Apa kata Queen?" Tanya Farah.

Gunawan menghela napasnya, lalu ia menatap Farah dengan seksama.

"Far, apa kamu sedang baik-baik saja?" Tanya Gunawan.

"Iya Mas, aku baik-baik saja." Ucap Farah.

"Syukurlah." Ucap Gunawan.

"Mas apa kabar? apakah Mas....."

"Ah, masalah perceraian itu? Sejak dia tahu hubungan kita menghasilkan Queen, dia tidak pernah lagi bersikap baik denganku." Potong Gunawan.

"Orang ke tiga lagi?" Tanya Farah.

Gunawan menggelengkan kepalanya.

"Lalu?" Tanya Farah.

"Kamu yang terakhir. Tetapi, dia tidak mau percaya itu. Dia selalu mencurigai aku. Dan terakhir aku di tuduh dengan sekretaris ku. Yah, aku memang pernah salah. Tetapi, aku tidak ingin mengulangi kesalahan ku, sejak aku bertemu dengan Queen." Ucap Gunawan.

Farah pun terdiam mendengar penjelasan Gunawan.

"Lalu, apa saja kata Queen." Farah mencoba untuk mengalihkan pembicaraan.

"Queen? Hmmm, aku ambilkan minum dulu ya untuk kamu dan Adik kecil ini." Ucap Gunawan sambil beranjak dari duduk nya.

"Tidak usah repot-repot Mas." Ucap Farah.

"Tidak, Adik kecil ini terlihat haus. Hei ganteng, Om punya sesuatu untuk mu." Ucap Gunawan.

Farah terlihat sedikit canggung saat Gunawan begitu ramah dengan anak nya dengan Fajar.

Farah menunggu Gunawan beberapa saat dengan gelisah dan terus menoleh ke ruang keluarga, berharap ia bisa melihat Queen. Tetapi, tampak nya gadis kecil itu tidak ingin bertemu dengan Bunda nya.

Gunawan muncul dengan membawa dua gelas air dan banyak cemilan anak-anak. Gunawan mengambilkan sebuah biscuit dan memberikan nya kepada Athar. Gunawan tidak memiliki anak laki-laki. Itulah mengapa ia begitu gemas saat melihat Athar yang tampan dan lucu.

"Mas, tolong ceritakan kepadaku. Apakah Queen mengatakan sesuatu?" Tanya Farah.

Gunawan tersenyum dan menatap Farah dengan seksama.

"Sebelum aku menceritakan, aku ingin bertanya sebelumnya. Maaf ya Far, apakah kamu bahagia dengan dia?" Tanya Gunawan.

Farah terdiam dengan pertanyaan yang di lontarkan oleh Gunawan.

"Maaf, bukan maksudku lancang. Tetapi, ini ada hubungannya dengan Queen." Ucap Gunawan.

Farah menatap Gunawan dengan air muka yang tampak bimbang. Antara ingin bercerita dan tidak ingin Gunawan tahu tentang apa yang di alami nya saat ini.

"Ok, bila kamu tidak ingin menjawabnya. Tetapi Queen pernah cerita, kamu di dorong oleh Ayah tirinya hingga terjatuh di atas lantai. Dan perlakuan kasar lain nya. Bahkan Queen mendengar Fajar melontarkan kata-kata ia tidak bisa menerima Queen. Apakah itu benar?" Tanya Gunawan.

Farah terkejut dan terlihat napasnya yang sesak saat mendengar ucapan Gunawan.

"Mas...." Farah tidak bisa melanjutkan kata-katanya. Ia mulai menangis tersedu-sedu tanpa mampu menceritakan apa yang sedang ia rasakan.

Gunawan hanya bisa diam dan menatap Farah. Ingin sekali ia memeluk Farah, tetapi itu tidak mungkin. Kini Farah adalah istri orang lain. Bukan lagi kekasih nya.

"Siapa yang menelepon mu? maksudku, Queen pakai nomor siapa? Apakah nomor rumah atau nomor ponsel?" Tanya Farah.

"Ah, sebentar." Gunawan beranjak dari duduk nya dan berjalan mencari ponselnya di ruang keluarga.

Farah menunggu Fajar dengan jantung yang berdetak tak karuan. Tak lama kemudian, Gunawan datang dan memperlihatkan nomor ponsel yang digunakan Queen untuk menghubungi dirinya.

Farah menatap nomor tersebut dan mencoba mengecek dengan ponsel nya.

"Hah? Melati?" Gumam Farah.

"Melati siapa?" Tanya Gunawan.

"Dia pengasuh anak-anak Mas." Ucap Farah.

"Mungkin Queen yang memintanya untuk menghubungi aku." Ucap Gunawan.

"Tetapi, melati tidak tahu nomor ponselmu Mas." Ucap Farah sambil menatap Gunawan dengan wajah yang serius.

"Oh." Sahut Gunawan.

"Pasti Mas Fajar yang meminjam ponsel Melati." Gumam Farah.

..

Nia menghabiskan Nasi goreng nya setelah sebelumnya Nia menghabiskan sepotong roti. Saat Nia membereskan bungkus makanan nya. Ia menatap Bobby yang terlihat duduk diam di sofa kamar penginapan itu dan tampak sedang berpikir.

"Bee, ada apa?" Tanya Nia.

"Tidak ada apa-apa." Ucap Bobby.

"Sepertinya kamu sedang memikirkan sesuatu." Ucap Nia.

"Tidak kok sayang. Gimana? Enak nasi gorengnya?" Tanya Bobby, mengalihkan pertanyaan dari Nia.

Nia yang mempunyai bakat detektif tidak mau menyerah. Ia terus mendesak Bobby untuk berkata jujur dengan nya.

Bobby beranjak mendekati Nia dan mencium dahi istrinya itu. Lalu, ia merebahkan diri di atas ranjang.

"Bee, cerita dong." Desak Nia lagi.

"Tetapi, jangan di jadikan pikiran ya." Ucap Bobby.

"Iya." Nia mengangguk dengan cepat.

"Janji?" Tanya Bobby.

"Iya janji." Ucap Nia.

"Ok."

Bobby menghela napasnya dalam-dalam dan beranjak duduk di atas ranjang. Lalu, ia menatap Nia dengan ragu.

"Ada apa?" Desak Nia.

"Aku melihat Om Fajar dengan Melati saat aku ke minimarket." Ucap Bobby yang tampak mengusap wajah nya.

"Hah? Melati pengasuh?" Tanya Nia.

Bobby menganggukkan kepalanya.

"Ngapain? Farah nya mana?" Tanya Nia.

"Mereka hanya berdua." Ucap Bobby sambil menatap Nia dengan seksama.

"Wah kaga bisa di biarkan!" Ucap Nia sambil meraih ponselnya.

Bobby hanya menatap Nia dengan seksama dan membiarkan istri nya yang berusaha menghubungi Farah.

"Kok gak aktif sih ponsel Farah." Gumam Nia.

"Bukan gak aktif sayang, tapi ponsel mu tidak ada sinyal." Ucap Bobby sambil tersenyum geli.

"Oh iya. Yah... Gagal ngegosip aku." Ucap Nia.

"Kita lagi babymoon, ngapain ngegosip? Nanti pulang nya saja. Kita sama-sama menemui Tante Farah. Ok?" Ucap Bobby.

Nia memasang Duck Face.

"Sini, sini sayang." Bobby merentangkan kedua tangan nya. Nia pun mendekati Bobby dan bersender nyaman di dada lelaki itu.

"Adik nya rewel gak?" Tanya Bobby sambil mengusap-usap perut buncit Nia.

"Tadi ia, saat kamu beli nasi goreng." Sahut Nia.

"Sekarang Adik nya mau di tengokin Papa gak?" Ucap Bobby sambil berbicara dengan perut Nia.

Nia menjewer kuping Bobby.

"Modus!" Ucap Nia.

Bobby tertawa cengengesan saat melihat Nia melotot kepadanya.

"Kamu bahagia gak sama aku?" Tanya Bobby.

Nia menatap mata Bobby dalam-dalam.

"Kenapa bertanya seperti itu?" Tanya Nia.

"Jawab saja. Bahagia atau tidak?"

Nia mengangguk dan tersenyum.

"Alhamdulillah." Ucap Bobby dengan lega.

"Tetapi, ada suatu yang mengganjal." Sambung Nia.

" Apa?" Tanya Bobby sambil menatap Nia dengan tatapan khawatir.

"Restu." Ucap Nia.

Bobby terdiam dan menundukkan kepalanya dalam-dalam di hadapan Nia.

"Maaf." Ucap Nia.

"Tidak apa-apa. Memang itulah kekurangan nya di dalam pernikahan kita. Aku bersyukur kamu sabar akan hal itu." Ucap Bobby sambil memeluk Nia kembali.

Bobby tidak tahu, entah sampai kapan restu akan mereka dapatkan. Sebenarnya bagi Bobby restu dari Bapak dan Emak saja sudah cukup. Tetapi, sebagai seorang istri, Nia pun ingin restu dari orangtua Bobby yang sampai kini belum juga mereka dapatkan.

"Semoga kelahiran mu adalah kabar baik ya Nak." Gumam Nia di dalam hatinya, sambil mengusap-usap lembut perut nya yang membuncit.

1
kalea rizuky
Bobby anak Gunawan ta
kalea rizuky
Gunawan istrinya mana apa uda jadi duda
Fitri Listiana
sakit prut gua thor
Yu Ningsih
Cerita yg mengesankan .. ada suka dan duka serta banyak pesan yg di tuangkan dalam kisah persahabatan. sukses selalu thor
De'Rini: Alhamdulillah Terima kasih kak 🙏
total 1 replies
Yu Ningsih
seru banget cerita nya ..
Neng Bintang
part bikin termehek mehek
baru ketemu lagi belum habis cerita yg pertama penasaran lnjut disini
Studesyy
ngakak so hard Ahahahahaha
Efri Setiawan
dr sekian banyak novel yg saya baca.....ini lah novel yg menyentuh dalam kehidupan, banyak pelajaran yg dp kita ambil bersama.......kalau bisa di film kan ini sangat lah bagus......terima kasih kepada penulis yg mempunyai karya2 hebat.,.....kalau bisa jadikan hidup ku menjadi cerita novel mu.......
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Efri Setiawan
hai.,...karya nya sangat keren......gak ada tandingannya......banyak yg saya pelajari dari kata2nya utk hidup saya.....lagian ceritanya nyangkut dg pribadi saya.....kalau mau nulis tentang saya silahkan.....saya yakin cerita hidup saya menarik bagi kamu.....
Anik
sesak dada aku thor gak tela rasanya pisah sama mereka 😭😭😭
bnyak bnget pelajara hidup dari cerita ini
terimakasih ototr tersayang ❤❤❤❤
De'Rini: Terima kasih kembali kakak 🤗🙏
total 1 replies
Anik
ngakak thor dibapak ada aja buat ketawa 🤣🤣🤣
Anik
thor satuin farah sm gunawan yak hihi
Anik
thor buat farah bahagia ya
kasian farah sm queen
Yuli Astuty
sedih, lucu, bacanya
De'Rini: Terima kasih kakak 🙏🤗
total 1 replies
Susi sukam
terus berkarya ya author,,,, akohhhhhh padamyuuuuuuu😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍🤭🤭
De'Rini: Terima kasih kakak 🤗
total 1 replies
Susi sukam
sesak dada guaaaa 😭😭😭😭😭
Susi sukam
kena banget nasehat nya Thor,,,lopeyouuuuu😁😁😁👍👍👍👍👍👍👍👍
De'Rini: 😘🥰😘😘😘🥰
total 1 replies
Susi sukam
seperti diriQ,, pacaran sama siapa,,,, nikah ma siapa 😂🤭🤭
Susi sukam
terhanyut dalam cerita guaaaa😭😭😭😭👍👍👍the best nie author
De'Rini: Terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!