NovelToon NovelToon
First Love

First Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:315k
Nilai: 5
Nama Author: Vie

Menceritakan dua kisah, antara Gibran anak broken home yang bertemu dengan Caramel. Dari pertemuan yang tak terduga, membuat Gibran merubah sikapnya secara perlahan demi mempertahankan hubungannya. Disisi lain dirinya juga harus mengalami penderitaan selama berada di rumahnya.

Selamat membaca:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20. Botol mineral

...Selamat Membaca📖...

Revan dan Bram menatap Gibran, Caramel secara bergantian.

"Kok lo bisa sama dia si?" tanya Revan

"Bukan urusan lo!" kilah Gibran, "Turun lo!"

Asep turun dari motor milik Gibran, melepas helemnya. Kemudian memberikannya kepada Gibran.

"Lo nggak pake helem Van?"

"Nggak, pala gue sakit."

"Ya udah, yang lain diman?"

"Warjok."

Gibran mengangguk, kemudian dia menaiki motor miliknya. Sedangkan Caramel masih berdiri tegak, dia menundukkan kepalanya. Ah malu sekali dirinya, kenapa harus ada Revan si, pasti cowok ini akan mengadu pada Jihan dan siap siap saja besok di sekolah dirinya harus menjawab berbagai pertannyaan dari ketiga sahabatnya.

"Naik,"

"I...iya."

"Lo nggak apa-apain dia kan bos, sampai gugup gitu dianya." ujar Bram

Caramel langsung menatap Bram. "Hah? kita nggak ngapa-ngapain kok."

"Udah cepetan naik!" Caramel memboceng dibelakang Gibran, dia berpegangan pada tasnya kuat. "Nanti gue warjok."

Gibran mengegas motornya, meninggalkan Revan dan Bram di depan gedung kosong.

...🎨🎨🎨...

Setelah makan malam Caramel pergi ke kamarnya, dia tidak ikut gabung di ruang tengan.

Dia mengambil ponselnya yang dari tadi bergetar, sudah banyak sekali pesan dari grub.

...Baby Grils...

Jihan

Lo tadi ngapain di dalem gedung sama Gibran, Mel.

Putri

Maksud lo, Caramel?

Jihan

Iya, lah masa lo:/

Naura

Jangan-jangan....mereka kiss-kissan lagi.

Putri

@CaramelClrssa

Naura

Kemama tu anak?

Jihan

Lagi bayangin kejadian tadi kali:))

Caramel berdecak kesal, membaca chat dari temen luknuc-nya.Tidak perlu menunggu besok, ternyata mereka sudah bertanya tanya malam ini juga melalu grub WhatsApp. Ah dasar Revan mulutnya kaya mulut kaum hawa, ember!

^^^Caramel^^^

^^^Nggak ada kiss-kissan, gue cuma bantuin Gibran doang!^^^

Putri

Tapi lo berharap kan?

^^^Caramel^^^

^^^NGGAK SAMA SEKALI!^^^

Caramel membuang ponselnya keatas kasur. AHH! Caramel berteriak kencang, membuat Alana yang sedang berjalan didepan kamarnya, membuka pintu kamar putrinya.

"Ada apa sayang?"

"Bun...bunda? ngapain bunda kesini?"

"Bunda yang harusnya bertanya sama kamu, ngapain kamu teriak-teriak?!"

"Nggak pa-pa kok, udah ya bunda keluar!" Caramel mendorong tubuh Alana pelan, hingga keluar dari kamarnya. Alana mengerutka keningnya, melihat tingkah putrinya ini.

"Kamu sakit ya?" Alana menempelkan punggung tangannya ke kening Caramel.

"Apaan si bunda?" Caramel melepas tangan Alana dari keningnya, kemudian berlari masuk kedalam kamarnya. "Udah ya bun, aku mau tidur." ucap Caramel sambil mengunci pintu kamar.

...🎨🎨🎨...

Caramel berjalan dengan Fania, wakil ketua XII MIPA 2. Tak sengaja tadi mereka bertemu di depan parkiran utama SMA Pradipta, mereka berjalan sambil bercanda gurau. Fania anaknya memang sangat asik, pandai dan juga bijak, satu lagi dia juga jago bela diri walupun tidak terlalu mahir. Makanya dia terpilih menjadi wakil ketua di kelasnya.

Tak sengaja pandangan Caramel tertuju pada geng Antraxs yang berjalan membelah lapangan upacara. Dia menatap Gibran, yang sedang tertawa bersama anggotanya, entah apa yang dibicarakan mereka. Sepertinya Gibran sudah lebih baik dari kemarin, Caramel langsung mengalihkan pandangannya kedepan sebelum Gibran menyadari jika dirinya memperhatikannya.

Jam pelajaran pertama adalah bu Hera, sangat membosankan pagi-pagi harus mendengarkan ceramah dari guru bahasa Indonesia ini. Sebagian murid memang sudah tidur di belakang, sekarang Caramel pun mulai ngantuk. Dia melipat tangannya diatas meja, kemudian mulai memejamkan matanya.

"Gue tidur dulu ya, Han. Nanti kalo bu Hera mengarah kesini bangunin gue!"

"Siap, tenang aja, liat tu Putri juga sudah terlelap dalam mimpinya."

Caramel hanya mengangguk.

Terlihat Naura sedang mengerjain Putri, sepertinya cewek ini sudah tertidur pulas. Dia mencoret-coret telapak tangan Putri dengan pulpoinya.

"Mel...Caramel, bangun!"

"Iya bentar lagi,"

Bu Hera sudah berada di didepan meja Caramel, Jihan masih berusaha membangunkan Caramel. Sedangkan Naura, di tidak peduli dengan tatapan bu Hera, dia masih membiarkan Putri tidur. Kasian kalo dibangunin...

"CARAMEL, PUTRI....ANDRE, BIMA, FAJAR. BANGUN!"

Mendengarkan teriakan dari bu Hera, Caramel, dan ketiga murid di belakang langsung bangun. Sedangkan Putri masih tidur pulas, entah apa yang sedang ia impikan sekarang, sampai tidak mendengar bom meledak di depannya.

"PUTRI!" bu Hera memukul meja Putri dengan cukup keras. Sehingga Putri langsung bangun, jangan tanya sekarang dia kaget setengah mati melihat bu Hera dengan raut wajah seperti singa yang ingin memakan mangsanya. Apalagi dia baru bangun dari tidurnya.

"Puas, mimpi apa kamu?"

"Hemm,"

"Apa?....sekarang kalian berdiri di depan tiang bendera, sampai jam pelajaran saya selesai!"

Kalian? emang siapa lagi yang tidur selain dirinya? pikir Putri. Dia berdiri dari duduknya, diikuti Caramel, apakah Caramel juga. Tapi dia juga senang jika Caramel ikut di hukum, berarti dia tidak sendirian.

Caramel dan Putri menuruni tangga dengan malas, diikuti Andre, Bima dan Fajar di belakag mereka. Sebelumnya ketiga cowok itu sudah pergi ke kamar mandi terlebih dahulu buat cuci muka.

Sekarang mereka sudah berdiri di depan tiang bendera, Caramel dan Putri berdiri di depan, sedangkan tiga murid lainya berada di belakang.

Cuaca cukup panas sekarang, matahari bersinar terik. Keringat sudah bercucuran di badan mereka.

Gibran berjalan menyusuri koridor sekolah, dia sangat bosan di dalam kelas. Matanya tertuju pada cewek yang berdiri di lapangan upacara, pasti dihukum sama bu Hera. Gumannya dalam hati, dia tersenyum melihat wajahnya kusam.

"Pit," Gibran memanggil upit, kelas XII IPS 3. Upit langsung berjalan menghanpiri Gibran.

"Ada apa, bang?"

"Gue minta tolong dong."

"Apa bang?"

"Sekarang lo beli minum, terus lo kasih sama tu cewek. Yang rambutnya diikat panjang." Gibran memberikan selembar uang seratus ribu kepada Upit.

"Kembaliannya buat lo."

"Beneran bang? siap kalo gitu."

"Satu lagi," Gibran membisikkan telinga Upit, takut Revan ataupun yang lainnya dengar. Bisa repot urusannya, apalagi Asep dia salah satu anggota yang memiliki mulut seperti kaum hawa.

"Udah itu aja?"

"Iya,"

"Ya udah gue ke kantin dulu ya bang."

Bima menggeser tubuh putri tiba-tiba hingga gadis itu kehilangan keseimbangannya. "Geser lagi dong panas nih,"

"Maksud lo apa ya?" Putri menoleh ke belakang, "Lo mau berlindung di belakang gue, hah?!"

"Ya elah panas nih, bentar aja."

"Lo cewek apa cowok si, takut amat sama matahari?" ujar Andre

"Banci dia mah." sambung Fajar, membuat Bima menatapnya tajam.

"Udah lah, kalian ribut mulu dari tadi? ketahuan bu Hera, bisa ditambah lagi nanti hukuman kit-." Caramel menggantungkan ucapannya, saat pundaknya di teput seseorang. Dia menoleh ke samping.

"Ini buat lo." ucap Upit sambil memberikan satu botol air mineral.

"Buat gue, dari siapa?"

"Lo pikir sendiri deh....satu lagi katanya makasih."

"Makasih? makasih buat apa?"

"Mana gue tauk, ya udah gue pergi dulu ya. bay!"

"Pit, gue nggak dapet apa?" ucap Putri, dia merasa iri. "NGGAK!"

Putri mendengus kesal, sedangkan Caramel masih menatap botol mineral ini. Dari siapa ya? beracun nggak ya kalo diminum?

Bersambung....

1
Dini Angraini
Wah2 jahat banget sih pacaran sama caramel kok tunangannya sama mona thor.Caramel semoga bila kamu tahu gibran segeralah pergi sejauh mungkin dan cepat move on ya jangan nangis.
Eneng Sutirah
matak tong buka hpnya kasep hahaaa
Eneng Sutirah
aduh gelis...yg baca serasa muda lagi..hatur nuhun neng vie novelmu keren" semua.
baru netass nih
lanjut dongg thorrr, lmaa bngd ga up
Ai laelasari
Hai kak aku mampir membawa like jangan lupa mampir di novel aku ya "MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND"
Fingky Yufimila
udah gak lanjut lagi kah??
SyaSyi
mampir aku thor
salam my Kids My Hero
kisah Aluna
kanjengprewty_
Baperrr
kanjengprewty_
Cemburu ya babang gibran
kanjengprewty_
Kamu manisss banget si gibran jadi tambah syg
Dhina ♑
Ya Allah Vie, apa kabar, niat hati ingin dukung tuntas, tapi aku tersesat
NURHAYATI NUR
gagalin pertunangannya toorr aaahhh ga seru dh
Sumariyasih
q baca novel ini ko kasihan sama caramelnya ya, dibohongin, tpi, tetap semangat n sehat selalu.
Buana
Apa yg terjadi dgnmu, Thor...😩
Aq msh setia..
Tiara
kok g dilanjutin thor
Buana
kok blm up sich Thor...
aq msh setia lh nungguin....
Linda Yogya
kok blm up Thor..msh setia nungguin kelanjutannya
Rina SahaRa Budiarti
mampir lagi
Ernis Widayanti
like
Umi Zahwa
cerita tentang remaja gini emang sedikit pembacanya di platform ini krn kebanyakan pembaca tu emak2 yg sukanya cerita yg ada adegan iya2nya 😅😅😅
semangat terus berkarya ya thor.. ceritamu bagus.. aku suka 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!