Aleena Keisha(24), desainer interior KALA JIVA Singapura. Kemenangan lomba desain hotel Bandung membawanya promosi ke Jakarta, kota yang menyimpan luka masa lalunya.
Hari pertama kerja, ia menabrak pintu kaca lobi. CEO KALA JIVA, Keanu Zayn Malik(30) terpaku. Gadis itu adalah Aleena, murid olimpiade matematika yang 7 tahun lalu pernah ia bimbing dan hilang kontak.
Gosip guru-murid dulu telah menghancurkan beasiswa Aleena. Zayn memberontak orang tuanya dan membangun KALA JIVA dari nol. Kini takdir mempertemukan mereka sebagai Bos dan Bawahan. Aleena tak mengenalinya sama sekali, malah mengira Zayn sudah beristri dan punya anak. Mampukah Zayn meluruskan semuanya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon winda siregar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
RTPB - 20
Satu tahun sudah Aleena bekerja di KALA JIVA Interiors. Prestasinya cemerlang hanya saja dia kurang beruntung, selalu ada saja halangan untuk bertemu pemilik perusahaan tempat dia bekerja. Padahal Aleena ingin sekali mengenal dan berjabat tangan dengan pria itu.
Dari yang Aleena kenal pria yang bernama Zayn itu pria yang sangat misterius. Wajahnya tidak pernah sekalipun muncul di majalah - majalah bisnis. Hanya siluet tubuh pria itu yang kelihatannya gagah dan tampan.
Rasa penasaran itu Aleena jadikan motivasi untuk bekerja lebih giat agar Aleena bisa mendapatkan promosi secepatnya dan bisa bekerja langsung dibawah kepemimpinan pria itu.
Dari informasi yang Aleena dengar pria yang bernama Zayn adalah pria yang sangat cerdas dan pekerja keras. Buktinya pria itu bisa membangun perusahaan ini selama enam tahun menjadi perusahaan yang besar dan mempunyai beberapa cabang perusahaan di luar negara Indonesia.
Mengenai keterangan pribadi pria itu memang benar-benar rahasia. Apakah pria itu sudah berkeluarga atau belum tidak ada yang tahu.
Hari ini Aleena akan persentase proyek pembangunan hotel yang akan dibangun di Bandung. KALA JIVA Interiors mengadakan lomba disemua kantor cabang, siapa yang punya desain paling bagus akan mendapatkan promosi.
Aleena tidak mau melepaskan kesempatan ini. Dia sangat berharap menang dan mendapatkan promosi untuk pulang ke Indonesia. Dia sudah sangat merindukan Jakarta. Merindukan Ayah dan Ibunya juga rumah petak satu-satunya peninggalan orang tuanya.
Persentase berlangsung selama satu jam via zoom meet lima cabang yang tersebar di beberapa negara. Dengan penuh percaya diri Aleena memperkenalkan desainnya.
Pemenangnya akan diumumkan pekan depan sekaligus promosi apa yang akan didapatkan.
Selama satu minggu Aleena tidak bisa tidur dengan tenang. Lomba ini persis sama tegangnya dengan lomba Olimpiade matematika yang pernah dia ikuti saat SMA karena hadiahnya dia bisa mendapatkan beasiswa kuliah di Universitas Negeri di Indonesia. Saat itu Aleena menang dan lolos kuliah di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia.
Tibalah hari yang sangat menegangkan bagi Aleena. Pengumuman sudah keluar. Aleena dipanggil ke ruangan pimpinan cabang Singapore.
"Selamat Aleena kamu memenangkan lomba. Desain kamu yang akan dipakai nanti untuk proyek hotel di Bandung Indonesia. Kamu bersiap - siap, minggu depan kamu akan di promosikan ke kantor pusat" Ucap Kepala Pimpinan di tempat Aleena bekerja.
"Alhamdulillah.... Thankyou Sir" Aleena menyambut jabatan tangan pimpinannya.
Begitu keluar dari ruangan pimpinan Aleena segera menghubungi satu - satunya kerabat yang dia punya di dunia ini.
"Shil aku punya kabar gembira, tebak apa?"
"Kamu sudah punya pacar?" Sambut Shila melalui panggil selular.
"Aaah kamu, itu aja yang ditanya terus. Aku dapat promosi, kembali ke Jakarta minggu depan" Sorak Aleena kegirangan.
"Haaah benarkah Al? Selamaaat.. Aku akan menjemput kamu di Bandara" Shila sangat senang mendengar berita ini.
"Aku akan mulai beres - beres dan mengirimkan barang - barangku. Aku titip ke rumah kamu dulu ya. Nanti saat aku sampai di Indonesia aku akan mengurus rumah orang tuaku pada penyewa, setelah itu aku ingin merenovasinya. Aku ingin memperbaiki rumah orang tuaku" Ucap Aleena haru.
"Akhirnya kamu pulang juga, wellcome home"
Berita ini bagaikan mimpi indah tapi lebih indah dari semua itu, saat dia terbangun mimpi ini tidak hilang, benar - benar nyata.
Dengan penuh semangat Aleena mulai packing - packing barangnya. Tidak banyak hanya barang - barang yang sangat penting, selebihnya dia akan meninggalkannya di negara ini.
"Ayah.. ibu.. Aku pulaaaang"
Satu minggu kemudian di Bandar Soekarno Hatta.
"Aleeeee" Teriak Shila girang begitu melihat kedatangan Aleena.
"Shila, tolong cubit aku. Aku masih merasa semua ini seperti mimpi"
"Iiih kamu" Shila mencubit pinggang Aleena.
"Aaaaw.. " Pekik Aleena karena sakit.
"Sakit kan?"
"Iya sakit, kamu kenceng banget cubitnya" Protes Aleena.
"Biar kamu sadar kalau ini bukan mimpi"
"Shil kita ke makam ayah ibu ya"
"Okey.. "
Shila mengantar Aleena ke makam ayah dan ibunya. Begitu berada di hadapan makam ayah dan ibunya air mata Aleena langsung tumpah.
Selama ini dia begitu tegar menjalani semua cobaan hidupnya. Tapi begitu berhadapan dengan ayah ibunya dia rapuh.
"Ayah.. Ibu... Aleena pulaaaang. Maaf Aleena lama pulangnya, walau begitu Aleena selalu mendoakan kalian dari sana. Mulai hari ini Aleena akan lebih sering datang mengunjungi kalian. Aleena kangen hiks.. hiks.."
Shila menyentuh bahu Aleena untuk menguatkan. Dia begitu kasihan dengan nasib sahabatnya ini. Seandainya dia yang jadi Aleena pasti sudah lama kalah.
Setelah puas menumpahkan isi hatinya Aleena dan Shila pun pulang. Hari ini dia akan menginap di rumah Shila. Besok Aleena akan mulai mencari kontrakan untuk sementara waktu selama renovasi rumahnya berlangsung.
Aleena juga membeli tanah yang ada di samping rumah orang tuanya agar rumahnya jadi lebih besar. Satu tahun ini tabungan Aleena cukup untuk membangun rumah sederhana yang nyaman seperti impiannya.
Pagi ini Aleena berangkat menuju kantor pusat KALA JIVA Interiors. Hari baru semangat baru dan kehidupan yang baru.
Dengan semangat empat lima Aleena berangkat ke kantornya memakai taxi. Beruntung kemarin dia berhasil mendapatkan kontrakan yang letaknya tidak jauh dari kantor jadi biaya taxi setiap harinya tidak begitu mahal.
Pagi ini Aleena memakai kemeja berwarna biru muda dengan jilbab warna senada bercorak bunga - bunga kecil. Aleena melangkah dengan penuh percaya diri dan semangat yang full.
Bruuuuuk....
Tiba-tiba kaki Aleena mundur beberapa langkah. Baru saja dia menabrak kaca di depan pintu masuk lobby. Aleena mengusap kepalanya karena merasa sakit.
"Sepertinya aku terlalu bersemangat" Gumamnya sendiri melihat ke kanan dan ke kiri, takut kalau ada yang melihatnya, rasa malu jauh lebih sakit dari rasa sakit itu sendiri.
Tanpa Aleena sadari ada sepasang mata yang melihat kejadian itu.
"Ceroboh.. Kaca sebesar itu bisa - bisanya dia tidak melihat" Ucap seorang pria yang baru saja hendak turun dari mobilnya.
Aleena melangkah masuk menuju bagian HRD untuk melaporkan kedatangannya di kantor pusat ini.
"Bu Aleena Keisha.. Selamat datang di kantor ini. Ini nametag anda dan silahkan bertemu atasan anda. Ruangan anda berada di lantai empat belas" Ucap seorang wanita.
"Terimakasih" Aleena meraih nametagnya yang baru lalu memasangnya.
Sesuai intruksi Aleena naik ke lantai empat belas dan langsung menemui atasannya.
"Selamat pagi Pak, saya Aleena Keisha dari cabang Singapore ingin melapor" Ucap Aleena memperkenalkan diri.
"Wah ini dia sang juara kita, akhirnya kamu datang juga. Saya sangat suka sekali dengan desain yang kamu buat. Kalau begitu ayo kita langsung ke ruangan CEO. Saya ingin memperkenalkan kamu langsung kepada Pak Zayn. Dia sangat penasaran dengan pemenang lomba desain kemarin dan ingin segera berkenalan dengan kamu. Ayo kita naik ke atas, ruangan beliau hanya beda satu lantai saja dari ruangan kita" Sambut sang manajer baru Aleena.
Aleena tersenyum ramah dan menunduk hormat lalu mengikuti pria itu naik ke lantai atas untuk bertemu dengan pemilik perusahaan ini. Sudah lama dia ingin melihat pria misterius yang diam-diam kesuksesan nya menjadi panutan Aleena dalam bekerja.
"Kamu tunggu disini, saya masuk duluan" Ucap sang manajer.
Aleena menunggu di ruang tunggu tepat berada di depan pintu sang CEO. Aleena membaca papan nama yang tertera di pintu.
K. Zayn M.
CEO
"Ternyata ini nama kamu, tapi K. Zayn. M. Mengapa aku merasa mirip nama seseorang?" Aleena langsung mengingat sebuah nama yang tak pernah benar-benar hilang dalam hatinya.
Keanu Z. Malik.
Apakah keduanya adalah nama yang sama?
.
.
BERSAMBUNG
🥺🥺🥺🥺 sesulit itu untuk mereka meraih bahagia 💪💪💪💪
kenapa masih mencuri lihat ke Keisha aleena
sdah pangling Aleena ma Zayn Keanu.
ikutan sedih dengan kisah kalian,semoga cepat bersama Pak KEANU dan KEISHA 💪
akhirnya pak Keanu memanggil KEISHA Nama panggilan sayang terucap juga💃💃💃💃
kasihan ma Aleena hatinya tertahan 6 THN yg lalu ma Zayn keanu
tapi penasaran ma hidup Zayn 6 THN yg lalu kenapa Sampek bisa dan menikah .mana manggil sayang lagi pas di bandara.tapi sekarang hatinya katanya masih memikirkan Aleena.
tambah kepo ma penasaran baca lanjutannya
bukannya kamu sdah nikah yaaa
💃💃💃 liburan diBandung Allena 💪