NovelToon NovelToon
Gulungan Dewa Naga 2

Gulungan Dewa Naga 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Epik Petualangan / Fantasi
Popularitas:12.2k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Season kedua ini akan berfokus pada persiapan Yang Zhen dalam menghadapi ancaman invasi skala penuh dari Sekte Pedang Langit ibu kota yang berniat merebut energi Jiwa Iblis Darah Kuno.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 1 Pengantar Season 1 ke Season 2

Note Author: Ini adalah season 2 dari cerita Gulungan Dewa Naga, jadi jika kalian ingin membaca cerita ini... Pastikan kalian sudah membaca Season 1nya.

Kalian bisa Tap Profil Author untuk menemukan season 1nya.

Jadi terimakasih dan silahkan nikmati season 2 ini 😊😊

...****************...

Wuuung.

Suara mesin kapal kayu raksasa terdengar menderu halus membelah lautan awan mendung di atas benua utara.

Di dalam geladak mewah kapal kekaisaran tersebut, seorang pria muda berambut pirang duduk bersandar di atas kursi beludru merah.

Pria itu adalah Feng Yu, utusan pribadi dari Pangeran Ketiga Kekaisaran Pusat yang membawa otoritas mutlak.

Di tangannya, terdapat sebuah gelas kristal berisi anggur merah berusia ratusan tahun.

Slurp.

"Anggur dari perbatasan utara ini terasa sangat masam dan tidak memiliki kelas," keluh Feng Yu meletakkan gelasnya ke atas meja perak.

Ia menatap seorang ajudan berseragam emas yang sedang berdiri kaku di hadapannya.

"Jarak kita ke Kota Awan Merah tinggal beberapa mil lagi, Tuan Utusan," lapor ajudan itu menundukkan kepalanya.

"Pasukan Sekte Pedang Langit dipastikan telah hancur total di alun-alun kota tersebut."

Feng Yu hanya tersenyum meremehkan mendengar kehancuran sekte besar yang selama ini menjadi pion mereka.

"Master Sekte Jian Tian hanyalah anjing tua yang tidak berguna," komentar Feng Yu dengan nada bosan.

Pria pirang itu menopang dagunya dan mengetukkan jarinya ke sandaran kursi.

Tuk tuk.

"Bacakan laporan intelijen lengkap tentang pemuda bernama Yang Zhen itu," perintah Feng Yu kepada ajudannya.

"Aku ingin tahu bagaimana seekor tikus desa bisa merobohkan anjing penjaga kekaisaran kita dalam waktu kurang dari setengah tahun."

Ajudan itu segera mengeluarkan sebuah gulungan perkamen tebal dari dalam saku seragamnya.

Srak.

"Semua bermula beberapa bulan yang lalu di awal Musim Pertama, Tuan," buka sang ajudan membaca baris pertama gulungan tersebut.

"Yang Zhen dulunya hanyalah seorang pemuda buangan dari keluarga rendahan yang dianggap tidak memiliki masa depan kultivasi."

Feng Yu mengangkat sebelah alisnya merasa sedikit tertarik.

"Seorang pemuda sampah yang tiba-tiba menjadi kuat? Cerita klasik yang sangat membosankan," ejek sang utusan.

"Bagaimana dia bisa mendapatkan kekuatannya?"

Ajudan itu menelan ludahnya saat membaca rincian kekuatan target mereka.

Glek.

"Laporan menyebutkan bahwa ia tiba-tiba membangkitkan sebuah hukum alam yang tidak pernah tercatat dalam sejarah kekaisaran," jelas ajudan itu dengan nada serius.

"Dia menyebutnya sebagai Sub Bending Gravitasi."

"Sebuah kemampuan memanipulasi gaya tarik bumi tanpa memerlukan elemen angin atau tanah tingkat tinggi."

Feng Yu tertawa pelan mendengar nama teknik yang terdengar aneh tersebut.

Hahaha.

"Manipulasi gaya tarik bumi? Kedengarannya seperti trik sirkus jalanan," remeh Feng Yu mengambil kembali gelas anggurnya.

"Lalu apa yang dia lakukan dengan trik sirkus itu di awal musim perjalanannya?"

"Dia mulai dengan menghancurkan geng preman lokal yang menguasai pasar perbatasan, Tuan," lanjut sang ajudan.

"Setelah itu, dia menggunakan pengetahuan alkimianya yang misterius untuk mengambil alih Asosiasi Alkemis secara paksa."

Ajudan itu membalik halaman perkamennya untuk mencari rincian lebih lanjut.

"Dia menundukkan Ketua Asosiasi Alkemis Gu Yan dengan memberikan formula pil penyempurnaan yang hilang selama ribuan tahun."

"Dari situlah dia mulai membangun fondasi kekayaannya," gumam Feng Yu menganggukkan kepalanya pelan.

"Lalu dari mana dia mendapatkan pasukan monster yang membantai tetua Sekte Pedang Langit itu?"

Ajudan itu menunjuk dua nama yang digarisbawahi dengan tinta merah di dalam gulungan laporannya.

"Dia merekrut dua orang anak jalanan bernama Wang Hao dan Hua Mulan," sebut sang ajudan.

"Yang Zhen mencekoki Wang Hao dengan Pil Penguat Tulang secara ekstrem hingga kulit pemuda itu bermutasi menjadi Baja Hitam yang kebal senjata tajam."

"Sedangkan Hua Mulan diajari teknik pedang angin yang sangat presisi dan mematikan."

Feng Yu mendecihkan lidahnya merasa sedikit terkesan dengan metode pelatihan barbar tersebut.

Cih.

"Menciptakan pasukan elit dari anak jalanan menggunakan pil mutasi," komentar Feng Yu menatap langit-langit kapal.

"Pemuda ini memiliki otak seorang jenderal militer yang cukup cerdas."

"Tidak hanya itu, Tuan," sela ajudan itu kembali membaca laporannya.

"Dia juga berhasil menaklukkan hati Su Lin, seorang putri dari keluarga cabang yang memiliki mutasi Inti Es Berat."

"Gadis itu kini menjadi istri sekaligus perisai absolut bagi Yang Zhen di setiap pertarungannya."

Feng Yu tersenyum sinis mendengar adanya kelemahan emosional dari musuh mereka.

"Seorang wanita? Itu adalah kelemahan yang sangat bagus untuk kita eksploitasi nanti," ucap utusan kekaisaran tersebut.

Pria itu lalu memberikan isyarat dengan tangannya agar ajudannya melanjutkan cerita.

"Lalu bagaimana Musim Pertama itu berakhir dan membuatnya menjadi penguasa kota?" tanya Feng Yu penasaran.

"Setelah menguasai ekonomi kota melalui Asosiasi Alkemis, Yang Zhen memimpin kudeta berdarah," jawab ajudan itu dengan suara sedikit bergetar.

"Dia menyerbu Istana Penguasa Kota yang lama, membantai seluruh prajurit penjaga, dan memenggal kepala penguasa kota sebelumnya di hadapan publik."

"Itulah titik di mana dia resmi mendirikan rezim diktatornya di Kota Awan Merah dan menutup kisah awalnya."

Suasana di dalam geladak kapal itu mendadak hening sejenak.

Meskipun Feng Yu adalah utusan kekaisaran yang sombong, ia harus mengakui bahwa jalan darah Yang Zhen sangatlah efisien.

"Sebuah transisi kekuasaan yang sangat bar-bar namun efektif," puji Feng Yu memutar-mutar gelasnya.

"Lalu apa yang memicu invasi dari Sekte Pedang Langit hingga berujung pada kehancuran mereka hari ini?"

Ajudan itu menggulung bagian pertama laporannya dan membuka bagian kedua yang lebih baru.

Srak.

"Ini adalah awal dari Musim Kedua, Tuan Utusan," lapor ajudan itu dengan tatapan mata yang semakin serius.

"Setelah menguasai istana, Yang Zhen menemukan rahasia terbesar yang disembunyikan oleh leluhur kota tersebut di ruang bawah tanah."

"Rahasia apa? Harta karun emas?" tebak Feng Yu dengan nada bosan.

"Bukan, Tuan. Sebuah kolam darah yang menyegel Jiwa Iblis Darah Kuno," ralat ajudan itu.

Mendengar nama iblis kuno itu, Feng Yu langsung menghentikan gerakan tangannya.

"Iblis Darah Kuno? Monster yang diramalkan bisa menghancurkan satu benua itu tersegel di bawah kota rendahan itu?" kejut Feng Yu.

"Benar, Tuan. Sekte Pedang Langit mencium kebocoran energi itu dan mencoba merampasnya dari tangan Yang Zhen."

Ajudan itu menarik napas panjang sebelum membacakan tingkat kegilaan musuh mereka.

Haaaah.

"Namun Yang Zhen tidak menyerahkan energi itu. Dia justru mencabut pusaka Pedang Meteorit Penindas Jiwa dan menundukkan sisa jiwa pendiri kota menjadi golem pelayannya."

"Dan puncaknya, Yang Zhen mengekstrak energi iblis darah itu ke dalam tubuhnya sendiri untuk menembus Tahap Inti Emas tingkat puncak."

Prang.

Gelas kristal di tangan Feng Yu langsung retak akibat tekanan tanpa sadar dari jari-jarinya.

"Menyerap energi iblis secara langsung? Dia benar-benar orang gila yang mencari mati!" seru Feng Yu tidak percaya.

"Tapi kegilaan itu berhasil, Tuan," potong ajudan tersebut menundukkan kepalanya dalam-dalam.

"Dengan kekuatan baru itulah dia mengalahkan Jenderal Pelopor, membelah proyeksi Master Sekte, dan membantai puluhan ribu prajurit ibu kota hari ini."

Feng Yu terdiam cukup lama, memproses seluruh rekam jejak berdarah pemuda bernama Yang Zhen tersebut.

Dari pemuda buangan, menguasai alkimia, merekrut monster jalanan, mengkudeta kota, hingga menyerap energi iblis prasejarah.

Perjalanan singkat dari Musim Pertama menuju penutupan Musim Kedua itu benar-benar terdengar seperti sebuah mitos legenda.

Namun Feng Yu adalah utusan kekaisaran yang telah melihat ratusan orang jenius mati di bawah pedang kekuasaan mutlak pusat.

"Dia memang tikus yang bermutasi menjadi monster yang cukup berbahaya," aku Feng Yu berdiri dari kursi mewahnya.

Pria itu berjalan mendekati jendela geladak dan melihat lampu-lampu Kota Awan Merah dari kejauhan.

"Tapi monster perbatasan tetaplah monster perbatasan. Dia tidak tahu seberapa luas dan mengerikannya langit kekaisaran yang sesungguhnya."

Feng Yu memancarkan aura Tahap Langit tingkat menengah miliknya, dipadukan dengan kesombongan darah bangsawan emas.

Wush.

"Perintahkan juru mudi untuk menurunkan kapal ini tepat di tengah alun-alun kota mereka," perintah Feng Yu tanpa menoleh ke belakang.

"Kita akan mengajarkan pemuda kampungan ini bahwa hukum gravitasi buatannya tidak ada artinya di hadapan hukum kekaisaran."

Ajudan itu segera memberi hormat militer dengan sangat kaku.

"Siap laksanakan, Tuan Utusan Feng Yu!" sahut ajudan itu langsung berlari menuju ruang kemudi.

Kapal terbang raksasa itu mulai menukik turun menembus awan mendung, diiringi oleh kepakan sayap elang raksasa yang menariknya.

Di bawah sana, Yang Zhen, Su Lin, Mulan, dan Wang Hao telah berdiri menanti kedatangan tamu sombong mereka.

Peralihan cerita dari pertarungan sekte lokal menuju panggung perebutan kekuasaan skala benua kini telah dimulai.

Musim Kedua yang akan dipenuhi oleh darah, konfrontasi arogan, dan keruntuhan kekaisaran sudah berada tepat di depan mata.

1
mbono keling
💪👍💪👍💪👍💪💪
Predi Siswanto
agak membosan kan sampai sekarang cuman berkutat disatu kota
DD
kok diulang Thor 😅
iwakali
RoboCop
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Jlebz 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Clink 🔥🌽
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Waooow jlebz 🔥🌽
Yan Panungkek
lanjutkan karyanya author kami tunggu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!